cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 248 Documents
Model Pendidikan Inklusif untuk Kesadaran Kewarganegaraan yang Aktif dan Bertanggung Jawab Harahap, Auliyana Rahmah; Ndona, Yakobus
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.952

Abstract

Artikel ini membahas tentang hak dan kewajiban warga negara Indonesia dalam perspektif ideologi Pancasila dan konstitusi UUD NRI Tahun 1945. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, penulis menguraikan bagaimana hak dan kewajiban tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain, melainkan saling melengkapi dan seharusnya dilaksanakan secara seimbang. Artikel ini menekankan bahwa pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai Pancasila dan ketentuan konstitusi menjadi dasar utama dalam membentuk kesadaran warga negara akan tanggung jawab sosial dan kontribusinya terhadap pembangunan bangsa. Dengan pemenuhan hak yang disertai pelaksanaan kewajiban, kehidupan berbangsa dan bernegara dapat berlangsung harmonis sesuai cita-cita kemerdekaan.
Integrasi Filsafat Ilmu dalam Kurikulum Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Studi Literatur, Teoretis dan Praktis) Rinawati, Ari Sativa; Rahman, Bujang; Nurwahidin, Muhammad
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi filsafat ilmu dalam kurikulum pendidikan guru sekolah dasar melalui pendekatan studi literatur, telaah teoretis, dan analisis praktis. Filsafat ilmu diposisikan sebagai fondasi epistemologis, ontologis, dan aksiologis yang dapat memperkuat kualitas pemahaman calon guru terhadap hakikat ilmu, pembelajaran, dan nilai-nilai pendidikan. Studi ini mengidentifikasi keterbatasan penerapan filsafat ilmu dalam kurikulum pendidikan guru saat ini, serta merumuskan model integratif yang relevan dengan konteks pendidikan dasar. Melalui analisis literatur kritis dan telaah kurikulum dari beberapa LPTK di Indonesia, ditemukan bahwa filsafat ilmu belum terstruktur secara eksplisit dalam pembentukan kompetensi pedagogik calon guru. Hasil kajian ini menawarkan kerangka konseptual untuk integrasi filsafat ilmu yang bersifat kontekstual dan aplikatif, guna membentuk guru sekolah dasar yang reflektif, kritis, dan memiliki kesadaran epistemik dalam praktik pendidikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi perumusan kebijakan kurikulum pendidikan guru yang lebih berakar pada landasan filosofis keilmuan.
Efektivitas Mode Deactivation Group Counseling Untuk Mereduksi Off Task Behavior Peserta didik di SMP Negeri 1 Parumbak Salsabila, Faradiza; Dewi, Ika Sandra; Rijal, Rijal; Taufiq, Muhammad
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1009

Abstract

Off task behaviour bisa dikatakan sebagai suatu bentuk perilaku yang bersifat mengganggu orang lain dan tidak diharapkan muncul saat peserta didik melaksanakan aktivitas belajar. Perilaku ini sering kali dilakukan peserta didik secara spontan karena kurangnya minat peserta didik terhadap kegiatan pembelajaran yang berlangsung, sehingga mereka melakukan tindakan-tindakan yang seharusnya tidak dilakukan. Apabila off task behaviour pada peserta didik tidak ditangani dengan baik maka perilaku off task pada peserta didik akan selalu dilakukan sehingga dapat mempengaruhi prestasi belajar peserta didik di kelas. Dalam mereduksi off task behaviour pada peserta didik saat aktivitas pembelajaran di kelas, penelitian ini menggunakan cara yang berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya yaitu dengan penggunaan mode deactivation group counseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan desain penelitian eksperimen dengan metode Quasi Experimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, pada tabel independent sample t-test diperoleh nilai Sig. sebesar 0,001 (< 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa mode deactivation group counseling efektif untuk mereduksi off task behavior pada peserta didik di SMP Negeri 1 Patumbak.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Budaya Anti-Kekerasan Seksual Terhadap Anak: Analisis Nilai-nilai Pancasila di Lingkungan Sekolah Assingkily, Muhammad Shaleh; Putri, Noni
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1013

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan isu krusial yang mengancam keselamatan dan martabat peserta didik di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) dalam membangun budaya anti-kekerasan seksual terhadap anak melalui pendekatan nilai-nilai Pancasila. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus di tiga sekolah yang memiliki program pendidikan karakter dan kebijakan perlindungan anak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila, terutama kemanusiaan, keadilan sosial, dan persatuan, memiliki potensi transformatif dalam membentuk kesadaran siswa tentang pentingnya perlindungan terhadap anak dan pencegahan kekerasan seksual. Namun, pembelajaran PPKn di sekolah masih bersifat normatif dan belum mengintegrasikan isu kekerasan seksual secara eksplisit dalam kurikulum maupun praktik pembelajaran. Faktor budaya sekolah dan kapasitas guru menjadi penentu utama dalam efektivitas internalisasi nilai-nilai Pancasila secara kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penyusunan modul ajar tematik, pelatihan guru yang berperspektif perlindungan anak, serta penguatan kebijakan pendidikan berbasis nilai-nilai Pancasila yang responsif terhadap isu sosial. Temuan ini memperkaya wacana Pendidikan Kewarganegaraan kritis berbasis lokal sebagai strategi preventif dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, adil, dan manusiawi.
Melukis Perasaan, Merangkai Harapan: Ekspresi Diri Anak Panti Asuhan Melalui Seni Prameswari, Sekar Aulia; Utami, Ririn Dessy; Harahap, Riska Nurjannah; Harahap, Rhiza Khairani; Sinambela, Sanny Grace; Maiya, Rezky; Pranika, Pranika; Husna, M. Faisal; Nurlaili, Nurlaili
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1022

Abstract

Remaja yang tinggal di panti asuhan sering menghadapi tantangan emosional akibat keterpisahan dari keluarga dan kurangnya dukungan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas seni lukis sebagai media ekspresi emosi dalam kegiatan art therapy bagi remaja putri di Panti Asuhan Al-Washliyah Gedung Johor, Medan. Metode yang digunakan adalah praktik langsung, di mana 15 remaja putri tingkat SMP diberi kesempatan untuk mengekspresikan emosi melalui lukisan di atas pouch kanvas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta mampu mengungkapkan perasaan yang sulit diungkapkan secara verbal, seperti konflik keluarga, kesedihan, dan ketidaknyamanan hidup. Kegiatan ini juga memperlihatkan peningkatan kepercayaan diri, kesadaran emosional, dan kesejahteraan psikologis. Dengan demikian, seni terbukti sebagai media terapeutik yang efektif dalam mendukung perkembangan psikososial anak-anak panti asuhan.
Pelatihan Desain Grafis Berbasis Aplikasi Canva untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa SMP IT Tenggarong Seberang Azqia, Laili; Efrianti, Meylika; Maulisa, Maulisa; Sumiatun, Siti; Sakina, Mamnuatus; Nasrullah, Amin
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1054

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa SMPIT Tenggarong Seberang dalam desain grafis melalui pelatihan penggunaan aplikasi Canva. Canva merupakan salah satu platform desain visual digital yang menawarkan berbagai fitur intuitif dan mudah digunakan, sehingga sangat sesuai untuk digunakan dalam konteks pembelajaran. Pelatihan ini dirancang dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahapan pengenalan antarmuka Canva, praktik pembuatan desain poster, evaluasi hasil karya, serta umpan balik personal terhadap peserta. Sebanyak 44 siswa kelas VII terlibat aktif dalam pelatihan yang dilaksanakan pada April 2025, dengan pendekatan metode seperti sosialisasi, pelatihan langsung berbasis simulasi, pendampingan praktik, dan refleksi kegiatan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan baik dari sisi partisipasi maupun hasil kreativitas siswa. Pada siklus pertama, partisipasi siswa tercatat sebesar 56% dengan nilai rata-rata kreativitas desain sebesar 67,95. Setelah pelatihan tahap kedua, partisipasi meningkat menjadi 84% dan skor kreativitas mencapai rata-rata 83,4. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas penggunaan Canva dalam memfasilitasi siswa untuk mengembangkan ide-ide kreatif secara visual. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan dampak positif bagi guru dalam mengembangkan media ajar berbasis digital, hal ini terlihat dari respon yang mengungkap pelatihan memberikan dampat positif, serta pelatihan ini memberikan inovasi sebagai media pembelajaran efektif. Secara keseluruhan, pelatihan ini membuktikan bahwa Canva dapat menjadi media yang relevan dan strategis dalam mendukung pembelajaran abad ke-21.
Studi Kualitatif: Penerapan Metode Tahsin dalam Meningkatkan Pemahaman Membaca Al-Qur’an pada Anak-anak Remaja dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Kesatuan Dusun III, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara Madina, Ahsani; Hartono, Hamidah
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1060

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melakukan penerapan metode tahsin sebagai bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh seluruh Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab 1 semester empat bertempatkan di Desa Kesatuan Dusun III, Kec. Perbaungan, Kab. Serdang Bedagai. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Fokus pengumpulan data pada penelitian ini adalah mengamati langsung fakta di lapangan melalui observasi, wawancara, dan angket. Penelitian ini dilakukan secara terbuka, melalui proses belajar belajar antara guru dan murid. Hasil penelitian menunjukkan Pertama, anak-anak termotivasi terhadap metode yang diterapkan. Kedua, tingkat ketelitian dan pemahaman al-qur’an lebih baik dari sebelumnya. Ketiga, dalam aspek makraj dan tajwid mampu meningkatkan kemampuan belajar anak-anak. Temuan ini menunjukkan bahwa metode tahsin tidak hanya berperan dalam meningkatkan keterampilan membaca al-qur’an, tetapi juga membangun semangat belajar dan hubungan sosial dimasyarakat, adanya pengabdian masyarakat dapat meningkatkan mutu dan semangat belajar anak-anak di Desa Kesatuan Dusun III Kec. Perbaungan, Kab. Serdang Bedagai.
Strategi Pengelolaan Sarana dan Prasarana Sekolah Dalam Meningkat Efektifitas Pembelajaran Soleha, Safa'atun; Syahira, Nur; Nurumairoh, Nurumairoh; Tumini, Tumini; Romadhan, Riski; Alvarishi, Shalman; Redhi, Redhi; Andriesgo, Johan
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1072

Abstract

Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan sangat penting untuk keberhasilan pembelajaran, khususnya di sekolah dengan keterbatasan sumber daya.  Studi ini meneliti strategi pengelolaan efektif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan menelaah hubungan antara manajemen fasilitas dan prestasi siswa.  Metode penelitian kualitatif dan tinjauan pustaka terhadap 25 dokumen ilmiah terpilih digunakan untuk menganalisis lima dimensi pengelolaan fasilitas: perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan evaluasi.  Analisis tematik mengungkapkan bahwa strategi pengelolaan yang komprehensif, responsif terhadap kebutuhan lokal, dan melibatkan semua pemangku kepentingan, berdampak positif pada peningkatan pembelajaran kognitif, afektif, dan psikomotorik.  Oleh karena itu, pengelolaan sarana dan prasarana yang terencana dan kontekstual meningkatkan kualitas pembelajaran dan membangun budaya sekolah yang kolaboratif dan akuntabel.  Temuan ini berguna bagi kepala sekolah dan pengambil kebijakan untuk membangun manajemen fasilitas yang berkelanjutan, serta memperkaya pengetahuan di bidang manajemen pendidikan.
Implementasi Kewirausahaan Sekolah melalui Pengelolaan Kebun Sawit di SMA Negeri 4 Tapung Ramadhan, Muhammad Aryo; Herlinda, Herlinda; Ulfa, Merrina; Ainy, Zulfa; Aulia, Puja
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kewirausahaan sekolah melalui pengelolaan kebun sawit di SMA Negeri 4 Tapung serta menganalisis dampak, faktor pendukung, dan hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebun sawit dimanfaatkan sebagai unit usaha produktif sekolah yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendapatan alternatif, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual bagi peserta didik. Pengelolaan kebun dilakukan oleh unit khusus yang diketuai langsung oleh kepala sekolah dengan melibatkan guru, tenaga kependidikan, serta siswa. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan dana sekolah, penguatan tata kelola manajemen, serta pembentukan karakter siswa seperti kemandirian, tanggung jawab, dan kerja keras. Pelaksanaan program juga menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan waktu, pengetahuan teknis, fluktuasi harga pasar, dan risiko lingkungan. Faktor pendukung utama meliputi ketersediaan lahan, dukungan internal sekolah, dan potensi ekonomi komoditas sawit. Kesimpulannya, program kewirausahaan berbasis kebun sawit di SMAN 4 Tapung merupakan inovasi pendidikan yang efektif dalam membangun kemandirian sekolah dan jiwa kewirausahaan siswa, serta dapat dijadikan model inspiratif bagi sekolah lain yang memiliki potensi lokal serupa.
Evaluasi Program Pendidikan Karakter di SD Negeri 106804 Percut Adinda Lubis, Nurul; Nur'aini, Intan; Wahyuni, Sri
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1085

Abstract

Penelitian ini berfokus pada upaya mengevaluasi pelaksanaan program pendidikan karakter di Sekolah Dasar Negeri. Pendidikan karakter dipandang sebagai fondasi penting dalam membentuk kepribadian siswa agar tumbuh menjadi individu yang berakhlak baik, bertanggung jawab, serta memiliki integritas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, serta telaah dokumen terkait. Temuan menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter telah banyak diintegrasikan dalam proses pembelajaran dan berbagai kegiatan sekolah. Meski demikian, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan pelatihan bagi guru, kurangnya fasilitas pendukung, serta belum konsistennya penerapan nilai-nilai karakter dalam keseharian siswa di lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil evaluasi ini, disarankan adanya peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan, dukungan kebijakan yang lebih kuat, serta peran aktif orang tua untuk memperkuat keberhasilan program pendidikan karakter di tingkat sekolah dasar.