cover
Contact Name
Desrianti Sahida
Contact Email
dessabki14@gmail.com
Phone
+6281338860310
Journal Mail Official
dessabki14@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Depati Parbo. RT. 001/000. Desa Pendung Hiang. Kecamatan Tanah Kampung. Kota Sungai Penuh. Provinsi Jambi
Location
Kota sungai penuh,
Jambi
INDONESIA
Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27158861     DOI : https://doi.org/10.47827/jer
EDU RESEARCH : Jurnal Penelitian Pendidikan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies), dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan proses pembelajaran. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review process’ setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak tiga bulan sekali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember.
Articles 515 Documents
DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP INTERAKSI DAN KOLABORASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN Yelliza Gusti; Yulisamarhan
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial terhadap interaksi dan kolaborasi siswa dalam konteks pembelajaran. Era digital telah mengubah cara siswa berkomunikasi dan berkolaborasi, sehingga media sosial menjadi alat penting dalam proses belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan survei yang melibatkan 200 siswa dari berbagai sekolah menengah. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur frekuensi penggunaan media sosial, tingkat interaksi antar siswa, dan kualitas kolaborasi dalam tugas kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang intensif berhubungan positif dengan peningkatan interaksi siswa, namun juga menunjukkan adanya tantangan seperti distraksi dan penyebaran informasi yang tidak akurat. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan lembaga pendidikan dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk meningkatkan interaksi dan kolaborasi siswa secara efektif.
DEVELOPMENT OF LEARNING MEDIA ASSISTED BY CANVA AND WORDWALL ON STATIC FLUID MATERIAL AT SMA NEGERI 11 JAMBI CITY Ayuni, Frety; Astalini; Veronika Sirait, Jeliana
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbantuan Canva dan Wordwall pada materi fluida statis di Kelas XI Fase F-4 di SMA Negeri 11 Kota Jambi. Produk tersebut merupakan media pembelajaran yang dinilai layak berdasarkan penilaian dari validator ahli materi dan media, serta respon dari guru dan siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 11 Kota Jambi pada tanggal 5 Februari 2025, dengan pengumpulan data melalui angket yang disebarkan kepada guru dan siswa untuk uji coba produk dan kepada validator ahli untuk validasi produk. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif, dimana data kualitatif diperoleh melalui observasi dan umpan balik dari validator ahli, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari skor validasi dan persentase respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbantuan Canva dan Wordwall pada materi fluida statis layak untuk diujicobakan, dengan skor validasi materi sebesar 88% dan 96%, dikategorikan sangat layak. Skor validasi media sebesar 87,5% dan 95%, juga dikategorikan sangat layak. Respons guru menunjukkan 96,7% sangat tertarik, sementara 3,3% tertarik. Respons siswa dalam uji coba kelompok besar menunjukkan 54,8% sangat tertarik, dan 45% tertarik, yang menegaskan bahwa media pembelajaran tersebut menarik dan efektif.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN AI DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Rifky Lana Rahardian; Trisna Rukhmana; Al-Ikhlas; Iriana Bakti; Anang Susilo; Rian Novita
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran di sekolah serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru, siswa, dan tenaga kependidikan, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui personalisasi materi, otomatisasi tugas administratif, dan peningkatan motivasi belajar siswa melalui fitur interaktif seperti gamifikasi dan simulasi. Namun, implementasi AI juga menghadapi beberapa tantangan, seperti kesenjangan infrastruktur teknologi, kurangnya pemahaman guru tentang AI, serta kekhawatiran mengenai berkurangnya interaksi sosial dalam pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan AI dalam pendidikan dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran jika didukung oleh infrastruktur yang memadai, pelatihan guru yang intensif, dan pendekatan yang seimbang antara teknologi dan interaksi manusia. Rekomendasi yang diberikan mencakup peningkatan akses teknologi di semua wilayah, program pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta evaluasi berkala untuk memastikan bahwa AI digunakan secara optimal dan bertanggung jawab. Dengan demikian, AI dapat menjadi katalisator transformasi pendidikan menuju sistem yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.
ANALISIS KRITIS TERHADAP LEGALITAS DAN ETIKA NIKAH SIRI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Hendri
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.522

Abstract

Nikah siri, atau pernikahan tanpa pencatatan resmi, sering menjadi perdebatan dalam masyarakat, terutama dalam konteks hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legalitas dan etika nikah siri dari perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nikah siri memiliki implikasi hukum yang kompleks. Secara teologis, banyak ulama berpendapat bahwa nikah siri dapat dianggap sah jika memenuhi syarat-syarat dasar seperti adanya wali dan saksi. Namun, dari perspektif hukum positif di Indonesia, nikah siri sering kali bertentangan dengan Undang-Undang Perkawinan yang mewajibkan pencatatan resmi. Selain aspek legal, penelitian ini juga mengkaji dimensi etika, termasuk dampak sosial dan psikologis terhadap pasangan dan anak-anak yang dihasilkan dari pernikahan tersebut. Kesimpulannya, meskipun nikah siri dapat dianggap sah dalam konteks tertentu, tantangan legal dan etis yang dihadapinya memerlukan perhatian serius untuk melindungi hak-hak individu dan kepentingan sosial yang lebih luas.
KONSEP KEBENARAN DALAM FILSAFAT ILMU KEISLAMAN : PERSPEKTIF AL-GHAZALI DAN IBN RUSHD Yelliza Gusti; Inal Aprizal; Julhadi
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.523

Abstract

Konsep kebenaran dalam filsafat ilmu Keislaman merupakan tema yang mendalam dan kompleks, terutama ketika dipandang melalui lensa pemikiran dua tokoh besar: Al-Ghazali dan Ibn Rushd. Al-Ghazali, dengan pendekatan sufistiknya, menekankan bahwa kebenaran sejati tidak hanya dapat dicapai melalui akal tetapi juga melalui pengalaman spiritual dan revelasi. Ia berargumen bahwa pengetahuan yang diperoleh melalui akal saja sering kali tidak memadai dan dapat menyesatkan, sehingga penting untuk mengintegrasikan intuisi dan wahyu dalam pencarian kebenaran. Di sisi lain, Ibn Rushd (Averroes) menekankan pentingnya rasionalitas dan argumentasi logis dalam menemukan kebenaran. Ia berpendapat bahwa akal dan wahyu tidak bertentangan, melainkan saling melengkapi. Ibn Rushd berusaha mengembalikan peran filsafat sebagai alat untuk memahami ajaran agama, dan meyakini bahwa kebenaran filosofis adalah satu dan tidak terbagi. Kedua pemikir ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman kebenaran dalam konteks Islam, dengan Al-Ghazali menekankan dimensi spiritual dan Ibn Rushd menekankan rasionalitas. Diskursus antara keduanya membuka ruang bagi perdebatan yang lebih luas mengenai metode pencarian kebenaran dalam tradisi intelektual Islam, menciptakan jembatan antara iman dan akal yang relevan hingga saat ini.
PEMIKIRAN BURHANI TENTANG MUHAMMADIYAH BERKEMAJUAN DITINJAU DARI FILSAFAT PENDIDIKAN Marhadi Efendi; Firdaus; Mursal; Ahmad Lahmi
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Burhani mengenai konsep Muhammadiyah Berkemajuan dalam perspektif filsafat pendidikan. Muhammadiyah sebagai organisasi Islam memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Pemikiran Burhani menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai keislaman dan modernitas dalam pendidikan, sehingga menghasilkan generasi yang tidak hanya berakhlak mulia tetapi juga terampil dan inovatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, dengan analisis kualitatif terhadap karya-karya Burhani dan dokumen terkait Muhammadiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Burhani mengedepankan pendidikan holistik yang mencakup aspek spiritual, intelektual, dan sosial. Ia berargumen bahwa pendidikan harus mampu menjawab tantangan zaman, serta menyiapkan siswa untuk berkontribusi secara aktif dalam masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran Burhani dapat menjadi pijakan dalam merumuskan strategi pendidikan yang relevan dengan konteks sosial dan budaya Indonesia, sekaligus mendukung visi Muhammadiyah Berkemajuan.
STUDI PERBANDINGAN MUHAMMADIYAH JAWA DAN MUHAMMADIYAH SUMATERA BARAT Zulpandri; Rismalaini; Desi Asmaret
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik organisasi, pengaruh sosial, serta implementasi program-program dakwah Muhammadiyah di dua wilayah berbeda, yaitu Jawa dan Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis komparatif, yang melibatkan wawancara mendalam dengan pengurus dan anggota Muhammadiyah di kedua wilayah, serta analisis dokumen organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Muhammadiyah di Jawa dan Sumatera Barat memiliki visi dan misi yang sama, terdapat perbedaan signifikan dalam pendekatan dakwah, respon terhadap isu sosial, serta adaptasi budaya lokal. Di Jawa, Muhammadiyah cenderung lebih terintegrasi dengan arus modernisasi, sementara di Sumatera Barat, pendekatan yang lebih kontekstual dan tradisional masih sangat kuat. Penelitian ini memberikan wawasan tentang dinamika organisasi Muhammadiyah yang beragam serta pentingnya mempertimbangkan konteks lokal dalam pelaksanaan program dakwah.
ANALISIS KONTRIBUSI FILSAFAT ILMU KEISLAMAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN Yondrizal; Zulpandri; Riki Saputra
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi filsafat ilmu keislaman dalam dunia pendidikan. Filsafat ilmu keislaman, yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pemikiran kritis dan ilmiah, memiliki peran penting dalam membentuk landasan epistemologis pendidikan yang holistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur, di mana peneliti mengkaji berbagai sumber yang berkaitan dengan filsafat ilmu dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat ilmu keislaman memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan paradigma pendidikan yang berorientasi pada pengembangan karakter, etika, dan spiritualitas siswa. Selain itu, integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum pendidikan mampu mendorong pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan dengan konteks masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan filsafat ilmu keislaman dalam pendidikan tidak hanya memperkaya proses belajar mengajar, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan individu yang berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Dengan demikian, penelitian ini mengusulkan perlunya peningkatan kesadaran akan pentingnya filsafat ilmu keislaman dalam pengembangan sistem pendidikan yang lebih baik di Indonesia.
PENGARUH DUKUNGAN ORANG TUA TERHADAP PEMILIHAN KARIR SISWA DI SMA N 1 2X11 KAYUTANAM Sri Astuti Eka Putri; Budi Santosa; Linda Yarni; Alfi Rahmi
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.528

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi bahwa siswa yang memiliki dukungan orang tua yang tinggi namun anaknya memiliki pemilihan karir yang rendahpada dirinya karena anaknya tidak sadar akan pentingnya karir dalam dirinya sendiri seperti mereka tidak peduli dengan informasi dunia karir yang diberikan oleh orang tuanya serta adanya dukungan orang tua yang rendah akan tetapi anaknya memiliki pemilihan karir yang bagus pada diri karena orang tidak memberikan informasi mengenai dunia karir dan perkuliah dengan baik kepada anaknya dan ada sebagian siswa memiliki pengetahuan karir yang bagus akan tetapi dukungan orang tuanya rendah penyebabnya kurang perhatian orang tua terhadap fasilitas anak dalam memilih karir seperti informasi karir yang kurang, kurang bertanya kepada anak mengenai karir. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas yaitu dukungan orang tua terhadap variabel terikat yaitu pemilihan karir siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama dukungan orang tua berpengaruh terhadap pemilihan karir siswa dengan diperolehnya keputusan bahwa HO ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa dukungan orang tua berpengaruh secara signifikan terhadap pemilihan karir siswa. Kedua, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dukungan orang tua terhadap pemilihan karir siswa yaitu sebesar 20,4%. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis koefisien determinasi dengan nilai sebesar 0,204 termasuk kepada tingkat hubungan lemah atau rendah yaitu berada pada rentang interval koefisien korelasi product moment 0,20 – 0,399, menunjukkan bahwa proporsi pengaruh variabel dukungan orang tua sebesar 20,4% sedangkan sisanya 79,6% yang memiliki hubungan yang kuat dengan rentang interval koefisien korelasi product moment 0,60 – 0,799, yang berarti dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF THE PANCASILA DIMENSIONAL STUDENT PROFILE (FAITH, DELIBERATION TO THE ALMIGHTY GOD AND NOBLE IMAGES) AT MTSN 1 KERINCI Qutrul Nada, Fitria; Pandapotan Simaremare, Tohap; Utami, Sundari
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.529

Abstract

The background to this research reveals the problems that occur at MTsN 1 Kerinci, where the Pancasila Student Profile program has not been fully implemented and is still less visible in practice. Most teachers experience difficulties in organizing appropriate activities, especially in aligning the implementation of the Pancasila Student Profile with effective and relevant projects or activities to support these values.This research aims to analyze the implementation and inhibiting factors in implementing the dimensions of Faith, Fear of God Almighty, and Noble Character in the Pancasila Student Profile. This research was conducted at MTsN 1 Kerinci, Air Hangat Timur District, Kerinci Regency. Data collection techniques used include observation, interviews and documentation. The implementation of the values ​​of being devoted to God Almighty and having noble morals has been effective. In the P5 Program, teachers act as planners, facilitators, companions, supervisors and moderators. As part of the implementation of the P5 Teaching Module with the theme "Dhuha Prayer," this program was designed and implemented with the support of worship facilities and teacher guidance in carrying out the Dhuha Prayer in congregation and reflection on faith. Teachers also regularly supervise and guide students, while facilitating scheduled discussions to deepen their understanding of religious values. However, there are still several obstacles in its implementation, such as a lack of understanding by some teachers regarding the P5 concept, limited references to examples of comprehensive activity flows, and difficulties in aligning activity schedules with academic schedules. In addition, the high workload of teachers limits the time available to provide in-depth guidance, while the level of student activity in carrying out the program still needs to be increased. In conclusion, the implementation of the dimensions of the Pancasila Student Profile (Faith, Fear of God Almighty, and Noble Morals) has proceeded in accordance with the teacher's role in implementing P5. Teachers play a role in project planning, as well as carrying out functions as facilitators, companions, supervisors and moderators. However, in its implementation there are still several inhibiting factors that need to be overcome