cover
Contact Name
Dewi Ariyanti Soffi
Contact Email
dewiariyanti50@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwisesa@ub.ac.id
Editorial Address
UPT PKM Universitas Brawijaya Gedung Layanan Bersama Lt. 9 Jl. MT. Haryono No. 169 Malang, Jawa Timur Indonesia 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 29621097     DOI : -
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal nasional yang mencakup pelbagai isu dan permasalahan sosial di masyarakat. Jurnal ini bertujuan menyebarluaskan gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai pelbagai pihak, terutama kalangan civitas akademik, dalam lingkup pengabdian masyarakat. Jurnal Wisesa diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Penulis yang tertarik untuk menerbitkan kajiannya pada jurnal ini dapat mengunggah naskah melalui sistem OJS dengan terlebih dahulu memperhatikan "Panduan Unggah Naskah". Penulis wajib mengikuti panduan penulisan naskah jurnal ini. Naskah yang tidak sesuai dengan panduan atau ditulis dalam format berbeda akan ditolak oleh Editor sebelum melalui proses penilaian lebih lanjut.
Articles 71 Documents
AKTIVISME PERDAMAIAN DIGITAL DAN PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DI KALANGAN PEMUDA LINTAS IMAN DI MALANG Emi Setyaningsih; Mohamad Anas; M. Lukman Hakim
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.2.1

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharmaperguruan tinggi, selain pengajaran dan penelitian. Melalui kegiatan pengabdian ini, dosendiharapkan dapat mengimplementasikan keilmuannya untuk memperkuat kesadaran perdamaiandan moderasi beragama di kalangan pemuda lintas iman. Kegiatan dengan judul AktivismePerdamaian Digital dan Penguatan Moderasi Beragama di Kalangan Pemuda Lintas Iman di Malang initerselenggara atas kerja sama antara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijayadengan Lakpesdam PCNU Kota Malang. Kegiatan dilaksanakan di Oase Café and Literacydengan peserta para pemuda lintas iman yang dikoordinir oleh Duta Damai Jawa Timur. Bentukkegiatan dilakukan melalui lokakarya, diskusi, dan pelatihan literasi digital yang berfokus padapenguatan narasi damai, toleransi, serta penggunaan media sosial secara bijak. Hasil dari kegiatanini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai-nilai moderasi beragama sertakemampuan mereka dalam memproduksi konten digital kolaboratif yang mendukungperdamaian dan penghargaan terhadap keberagaman di ruang digital.
PENGUATAN PROFESIONALISME CALON GURU PPKN MELALUI MODEL SIMULASI MENGAJAR BERBASIS 4C: Penguatan Profesionalisme Calon Guru PPKn melalui Model Simulasi Mengajar Berbasis 4C (Critical, Creative, Collaborative, Communicative) Wikan Sasmita; Hamidah Ulfa Fauziah; Etty Andyastuti; Agus Widodo; Nursalim; Suratman
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.2.4

Abstract

This community service program aims to strengthen the professionalism of prospective Pancasila and Citizenship Education (PPKn) teacher students through the implementation of a 4C-based teaching simulation model (critical thinking, creativity, collaboration, and communication). The background of the activity is based on the need to strengthen 21st-century teacher competencies that require mastery of critical thinking skills, learning creativity, professional collaboration, and effective communication as an integral part of teacher professionalism. The implementation method uses a participatory training approach structured in four stages, namely pre-implementation (need assessment and professionalism pre-test), core implementation (4C concept strengthening workshop and preparation of learning tools), teaching simulation practice (10–15 minutes of microteaching per participant accompanied by observations using the 4C rubric), and reflection and evaluation (peer feedback, self-reflection, and professionalism post-test). Program evaluation is carried out through a comparison of pre-test and post-test scores, supported by microteaching observation data and participant reflections to describe changes in professionalism quantitatively and qualitatively. The expected outcomes of this activity are an increase in the professional attitudes of prospective PPKn teachers, the ability to design and implement innovative learning, and strengthening the 4C competencies reflected in the quality of communication, creative learning strategies, collaboration with colleagues, and critical thinking skills in pedagogical decision-making. This program also produces outputs in the form of 4C-based learning tools, a teaching simulation assessment rubric, and recommendations for implementing models for developing microteaching learning in study programs.
EDUKASI EKOLOGI DALAM MEWUJUDKAN PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN PADA PELAJAR SEKOLAH DASAR Ayu Kartika; Mondry; Keenan Abdurachman Putra; Nayla Hilwa Rosano; Friska Ananta Octavia
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2026.05.1.8

Abstract

Tindakan yang tepat dalam menghadapi persoalan ekologi saat ini semakin mendesak. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya penanaman perilaku ramah lingkungan sebagai upaya memperbaiki dan menjaga lingkungan. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan muncul dan berkembang perilaku ramah lingkungan pada pelajar, khususnya siswa-siswi SDN Arjowinangun II Kota Malang. Kegiatan edukasi ekologi diharapkan dapat memberikan pengetahuan lingkungan serta inspirasi maupun memantik tindakan nyata upaya penyelamatan lingkungan dari partisipan. Adapun kegiatan ini dilakukan dengan beragam metode pembelajaran dan melibatkan salah satu organisasi lingkungan di Malang Raya, yaitu Trash Hero Tumapel. Secara kognitif, partisipan telah memiliki pengetahuan dasar mengenai ekologi termasuk permasalahan ekologi apa saja yang tengah terjadi saat ini, wawasan mendetail mengenai limbah sebagai salah satu persoalan lingkungan, serta tindakan apa yang dapat dilakukan oleh pelajar dalam menjaga lingkungan.
EKOTEOLOGI DALAM AKSI: PARTISIPASI MAN 2 KOTA MALANG DALAM GERAKAN PENANAMAN POHON DI GUNUNG ARJUNO-WELIRANG Aji Saputra, Mochammad Ronaldy; Samsudin; Ula, Miftachul; Aprilianto, Pratama; Johan Perdana, Rintahani Johan Perdana; Suga Pratama, Rizky; Yudha Saputra, Faisal
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2026.05.1.9

Abstract

Artikel ini mengkaji implementasi konsep ekoteologi melalui partisipasi aktif MAN 2 Kota Malang dalam gerakan penanaman pohon bersama Yayasan Grojogan Sewu di Lereng Gunung Arjuno-Welirang pada 13–14 Januari 2026. Penelitian pengabdian menggunakan metode deskriptif kualitatif ini melibatkan 15 partisipan (5 guru dan 10 siswa). Program dirancang melalui tiga tahapan: perencanaan kolaboratif, pelaksanaan integratif, dan evaluasi reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil mentransformasikan nilai ekoteologi Kementerian Agama RI dari wacana menjadi praktik multipihak secara konkret. Melalui penanaman 1.000 bibit pohon, program ini berkontribusi pada rehabilitasi ekosistem sekaligus berfungsi sebagai model pembelajaran holistik untuk membangun kesadaran kritis-ekologis berbasis nilai keislaman. Kendati dibatasi oleh jumlah sampel dan durasi aksi yang singkat, program ini menghasilkan rekomendasi strategis untuk pelembagaan program dan kemitraan jangka panjang. Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat sipil menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan agama yang responsif dan praksis ekologi yang berkelanjutan.
LITERASI KEUANGAN MELALUI EDUKASI INVESTASI EMAS UNTUK MEMPERKUAT EKONOMI UMKM PADA KOMUNITAS “MBOIS” MALANG RAYA Sugiastuti, Reika Happy; Arik Prasetya; Ika Ruhana; Anni Rahimah; Nesya Nandini Maulida Widitya; Novita Tasya Sabila
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2026.05.1.6

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kegiatan dari dari Tridharma Perguruan Tinggi di samping dharma pendidikan dan penelitian. Dengan adanya pengabdian kepada masyarakat diharapkan selalu ada keterkaitan bahkan kemanunggalan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Pengabdian ini mengambil judul “Literasi Keuangan melalui Edukasi Investasi Emas untuk Memperkuat Ekonomi UMKM pada Komunitas UMKM “MBOIS” Malang Raya”. Emas adalah salah satu bentuk investasi yang bisa melindungi dari inflasi dan menjaga nilai uang secara jangka panjang, sehingga emas dianggap sebagai bentuk investasi yang aman dan tidak terpengaruh kebijakan moneter yang diterapkan oleh bank sentral. Emas juga memiliki nilai likuiditas yang tinggi dan mudah jual kembali, hal ini sangat memudahkan dalam permodalan terutama para pelaku UMKM.
EDUKASI POTENSI EKONOMI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI KELURAHAN BINTORO, JEMBER Abul Haris Suryo Negoro; Dewi Ariyanti Soffi; Laili Rahma Halimah; Fuat Albayumi; Atik Rahmawati; Widowati; An’ngam Khafifi; Pristhalia Vernanda Gunawan; Jeki
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2026.05.1.5

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat Kelurahan Bintoro, Kabupaten Jember dalam mengelola sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan partisipatif, tindakan (sosialisasi, pelatihan, pendampingan), observasi, dan refleksi. Alat yang digunakan meliputi lembar evaluasi, dokumentasi, serta fasilitas penimbangan sampah dari mitra Bank Sampah “Sahabat IBU”. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 85% terhadap pengolahan sampah organik menjadi kompos, eco-enzyme, dan media tanam. Terbentuk kelompok “Bintoro Hijau” serta tumbuhnya minat wirausaha lingkungan (eco-preneurship) di kalangan ibu rumah tangga dan pemuda. Kolaborasi dengan Bank Sampah memberikan insentif ekonomi dan saluran pemasaran, yang berdampak pada penurunan volume sampah ke TPS hingga 30%. Kesimpulan kegiatan ini adalah edukasi berbasis kemitraan efektif mendorong pemberdayaan ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan. Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya pendampingan lanjutan, penguatan kelembagaan kelompok, serta perluasan program ke wilayah lain di Kelurahan Bintoro.
DIGITAL CIVIC ENGAGEMENT BERBASIS LITERASI DIGITAL DALAM PENGUATAN KEWARGANEGARAAN INKLUSIF DI DESA KARANGANYAR Sasmita, Wikan; Hamidah Ulfa Fauziah; Agus Widodo; Etty Andyastuti; Nursalim; Yunita Dwi Pristiani; Irawan Hadi Wiranata; Idang Ramadhan; Moch. Zaini; Nasrudin; Ambiro Puji Asmaroini; Ardhana Januar Mahardhani; Hadi Cahyono; Sunarto
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2026.05.1.2

Abstract

Transformasi digital telah mengubah pola partisipasi masyarakat, termasuk dalam praktik kewarganegaraan di wilayah pedesaan. Namun, rendahnya literasi digital masih menjadi kendala utama dalam mewujudkan partisipasi digital yang inklusif. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat digital civic engagement melalui peningkatan literasi digital masyarakat Desa Karanganyar. Metode yang digunakan adalah participatory action research melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi program. Kegiatan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas perangkat desa, pemuda, kelompok perempuan, dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital peserta sebesar 78% berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test. Tingkat partisipasi peserta selama program mencapai 85%, dengan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas sosial berbasis digital sebesar 70%. Selain itu, kelompok perempuan dan lansia mulai aktif memanfaatkan media digital untuk memperoleh informasi publik dan berpartisipasi dalam forum komunitas digital desa. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi digital berperan strategis dalam memperkuat digital civic engagement yang inklusif dan partisipatif. Oleh karena itu, program literasi digital perlu diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kebijakan pembangunan desa guna mendukung masyarakat yang adaptif di era digital.
EDUKASI MULTIKULTURAL UNTUK MENINGKATKAN TOLERANSI DAN KUALITAS HUBUNGAN INTERPERSONAL DI SEKOLAH Janvierna Lusie Putri, Mas Fierna; Yatti Rosmiati
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2026.05.1.1

Abstract

Keberagaman sosial, budaya, dan latar belakang peserta didik di lingkungan sekolah memerlukan penguatan pendidikan  multikultural  guna  membangun  hubungan  interpersonal  yang  harmonis,  toleran,  dan  inklusif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, diskusi kelompok, workshop interaktif, simulasi role play, studi  kasus,  dan  refleksi  pengalaman  siswa  terkait  keberagaman  dan  hubungan  sosial  di  sekolah.  Peserta kegiatan  berjumlah  32  siswa  SMP  IPTEK  Kota  Tangerang  Selatan.  Evaluasi  program  dilakukan  melalui observasi, angket pre-test dan post-test, refleksi peserta, serta umpan balik guru pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan  adanya  peningkatan  pemahaman  siswa  mengenai  toleransi  aktif  dari  43,7%  menjadi  84,3%. Sebanyak 81,2% siswa menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap dampak stereotip dan prasangka sosial dalam  hubungan  interpersonal.  Selain  itu,  hasil  observasi  menunjukkan  meningkatnya  keterbukaan  siswa dalam bekerja sama lintas kelompok pertemanan, meningkatnya kemampuan komunikasi interpersonal, serta menurunnya  kasus  miskomunikasi  antar  siswa  dari  10–12  kasus  menjadi  3–4  kasus  setelah  kegiatan berlangsung.   Tingkat   partisipasi   siswa   selama   kegiatan   mencapai   sekitar   90%,   menunjukkan   bahwa pendekatan  partisipatif  lebih  efektif  dalam  membangun  kesadaran  sosial  siswa  dibandingkan  metode penyuluhan satu arah.
MEMBANGUN MENTAL PRODUKTIF DAN DISIPLIN SISWA MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN DIRI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS MUHAMMADIYAH 8 Syarifah Ida Farida; Muhammad Mansyur; Heri Priyanto
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2026.05.1.3

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan mental produktif dan disiplin siswa melalui pelatihan manajemen diri pada siswa SMA Muhammadiyah 8 Ciputat Tangerang Selatan. Permasalahan yang dihadapi siswa saat ini meliputi rendahnya kedisiplinan, kurangnya kemampuan mengatur waktu, menurunnya motivasi belajar, serta kurang optimalnya pengelolaan diri dalam kegiatan akademik maupun nonakademik. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan yang mampu membentuk sikap produktif dan disiplin sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi, dan evaluasi pemahaman peserta. Materi yang diberikan mencakup pentingnya manajemen diri, pengaturan waktu, penetapan tujuan, pengendalian diri, serta pembentukan kebiasaan positif. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SMA Muhammadiyah 8 Ciputat Tangerang Selatan dengan antusias dan partisipasi aktif selama pelatihan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan manajemen diri memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya disiplin dan produktivitas. Siswa menjadi lebih memahami cara mengatur waktu, meningkatkan tanggung jawab, serta membangun kebiasaan positif dalam kegiatan belajar maupun aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, pelatihan manajemen diri dapat menjadi salah satu upaya efektif dalam membentuk karakter siswa yang disiplin, produktif, dan bertanggung jawab.
MANAJEMEN MEDIA SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN POTENSI SISWA DALAM DUNIA BISNIS Mohamad Duddy Dinantara; Hamdi Supriadi; Septi Rostika Anjani
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2026.05.1.4

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan dan bisnis. Media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai media promosi, pemasaran, serta pengembangan kreativitas dan potensi generasi muda dalam dunia usaha. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman dan keterampilan mengenai manajemen media sosial bagi siswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan produktif. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 8 Ciputat Tangerang Selatan dengan tujuan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada siswa mengenai pengelolaan media sosial dalam mendukung pengembangan potensi bisnis dan kewirausahaan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, diskusi interaktif, dan praktik langsung pembuatan konten media sosial yang menarik dan edukatif. Materi yang diberikan meliputi pengenalan digital marketing, strategi branding, pengelolaan akun media sosial, pembuatan konten kreatif, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi bisnis. Peserta kegiatan terdiri dari siswa-siswi SMA Muhammadiyah 8 Ciputat yang memiliki minat dalam bidang kewirausahaan dan teknologi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki peningkatan pemahaman mengenai pentingnya media sosial dalam dunia bisnis, mampu membuat konten promosi sederhana, serta memahami strategi dasar dalam membangun personal branding dan pemasaran digital.