cover
Contact Name
M. Miftach Fakhri
Contact Email
fakhri@lontaradigitech.com
Phone
+6285242157825
Journal Mail Official
adi.isma@unsulbar.ac.id
Editorial Address
Jalan Abdullah Dg. Sirua, Kompleks BTN CV Dewi Blok B6 Nomor 12, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sipakatau
ISSN : 30315905     EISSN : 30315972     DOI : https://doi.org/10.61220/jsipakatau
The journal publishes research articles on various educational innovations of interest and impact on educational development. The journal publishes articles with interdisciplinary content and cross-cutting dimensions relating to education from various cultural perspectives. The journal covers, but is not limited to the following areas: Social Education Science Business and Economics Engineering and Vocational
Articles 131 Documents
Training on Flying Fish Egg Processing to Increase Household Income: Pelatihan Pengolahan Telur Ikan Terbang Untuk Meningkatkan Pendapatan Rumah Tangga  Harianto, Dedi Harianto; Andi Sawe Ri Esso; Supratman Tajuddin
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 1 Issue 6 October 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2433

Abstract

The Community Partnership Program (PKM) is implemented in Village Kalukuang, Galesong District, Takalar Regency, South Sulawesi Province. This initiative is motivated by several issues, primarily the limited capacity of housewives to develop the processing of flying fish eggs, which affects their income. The challenges are rooted in three aspects: (1) a lack of knowledge and skills in managing flying fish eggs, (2) insufficient access to marketing opportunities, and (3) the non involvement of local government. These limitations significantly impact household income derived from processing flying fish eggs. To address this issue, it is essential to expand knowledge and enhance skills, thereby improving these constraints through training, knowledge-sharing, and skill development. The methods employed to resolve these problems include mentoring, discussions, and question and answer sessions. Abstrak Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di laksanakan di Desa Kalukuang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini dimotivasi oleh beberapa permasalahan, yaitu keterbatasan kemampuan ibu rumah tangga dalam mengembangkan pengolahan telur ikan terbang sehingga mempengaruhi pendapatan mereka. Hal ini di dasari tiga aspek yaitu, (1) kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola telur ikan terbang (2) akses yang dimiliki untuk memasarkan masih kurang (3) tidak melibatkan peran pemerintah setempat. Keterbatasan yang dimiliki ini mempengaruhi pendapatan rumah tangga dalam mengelolah telur ikan terbang. Untuk megatasi masalah ini perlu pengetahuan yang lebih luas dan keterampilan yang cukup sehingga keterbatasan tersebut dapat ditingkatkan dengan memberikan pelatihan, pengetahuan dan peningkatan keterampilan. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan yakni; pendampingan, diskusi, dan tanya jawab.
Making Household Crafts from Coconut Shells with Economic Value: Pembuatan Kerajinan Rumah Tangga Berbahan Dasar Batok Kelapa Bernilai Ekonomis Helmy, Ahnaf Riyandirga Ariyansyah Putra; Sahril Nurfadhilah, Ulfaizah; Ridwan; Baharuddin, Akmal; Noor Fadilah Romadhani
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 1 Issue 6 October 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2436

Abstract

The use of coconut shells as a material for making household crafts has become a common practice in many tropical regions around the world. Coconut shells, the hard outer part of the coconut fruit, have a strong and durable texture, making them an ideal material for various types of craft products. One of the most common examples of coconut shell use is the production of cups, ladles, and ashtrays. Overall, the use of coconut shells as a material for creating household crafts such as cups, ladles, and ashtrays not only supports sustainable recycling practices but also creates unique products that showcase the beauty of nature. Skilled and creative artisans can produce a wide range of useful and attractive items from coconut shells, making them a valuable part of local culture and the craft industry. Abstrak Penggunaan batok kelapa sebagai bahan untuk membuat kerajinan rumah tangga telah menjadi praktik umum di banyak daerah tropis di seluruh dunia. Batok kelapa, yang merupakan bagian keras luar dari buah kelapa, memiliki tekstur yang kuat dan tahan lama, membuatnya menjadi bahan yang ideal untuk berbagai macam produk kerajinan. Salah satu contoh paling umum dari penggunaan batok kelapa adalah pembuatan cangkir, centong, dan asbak. Secara keseluruhan, penggunaan batok kelapa sebagai bahan untuk membuat kerajinan rumah tangga seperti cangkir, centong, dan asbak tidak hanya mendukung praktik daur ulang yang berkelanjutan, tetapi juga menciptakan produk-produk unik yang memanfaatkan keindahan alam. Para pengrajin yang terampil dan kreatif dapat menghasilkan berbagai macam barang yang berguna dan menarik dari batok kelapa, menjadikannya sebagai bagian yang berharga dari budaya lokal dan industri kerajinan.
Introduction to Sexual Education Using Animated Video for Early Childhood: Pengenalan Pendidikan Seksual Menggunakan Video Animasi untuk Anak Usia Dini Dwi Rezky Anandari Sulaiman; M. Miftach Fakhri; Sanatang; Shabrina Syntha Dewi; Irwansyah Suwahyu
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 1 Issue 6 October 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2431

Abstract

Sex education for early childhood is a crucial step in preventing sexual abuse, particularly within an educational environment rooted in Islamic values. This program introduced sex education through animated videos at Al-Furqan Islamic Kindergarten, utilizing child-friendly and religiously appropriate educational media. Through an Action Research approach, the program was implemented in five stages: preparation, implementation, evaluation, reflection, and improvement actions. The results indicate that animated videos effectively enhanced children's understanding of self-protection and body boundaries. The program also alleviated parental concerns about the sensitive nature of the topic through their involvement in educational sessions and discussions, which helped create a supportive educational environment. Evaluation demonstrated a significant improvement in children's comprehension, while reflection provided valuable insights for continuous improvement, including developing a communication guide for parents. Overall, animated videos proved to be an effective method for introducing comprehensive sex education to young children, integrating Islamic values, and fostering collaboration between schools and families. Abstrak Pendidikan seksual pada anak usia dini merupakan langkah penting dalam pencegahan kekerasan seksual, terutama dalam lingkungan pendidikan berbasis nilai keislaman. Program ini memperkenalkan pendidikan seksual melalui video animasi di TK Islam Al-Furqan sebagai media edukasi yang ramah anak dan sesuai dengan nilai agama. Melalui pendekatan Action Research, kegiatan ini terbagi dalam lima tahap: persiapan, pelaksanaan, evaluasi, refleksi, dan tindakan perbaikan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tentang perlindungan diri dan batasan tubuh. Program ini juga mengurangi kekhawatiran orang tua terkait sensitivitas materi melalui keterlibatan mereka dalam sesi edukasi dan diskusi, yang membantu menciptakan lingkungan edukatif yang suportif. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anak-anak, sedangkan refleksi menghasilkan masukan berharga untuk perbaikan berkelanjutan, termasuk pengembangan panduan komunikasi bagi orang tua. Secara keseluruhan, video animasi terbukti sebagai metode efektif untuk mengenalkan pendidikan seksual yang komprehensif pada anak usia dini, mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, dan mendorong kolaborasi antara sekolah dan keluarga.
Enhancing Literacy Skills Through Interactive Learning Approaches: Meningkatkan Kemampuan Literasi Melalui Pendekatan Pembelajaran Interaktif Ahmad, Ahmad; Nur Rahmi; Dedi Harianto; Sri Asmira; Nurwahida
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2438

Abstract

This study aims to improve students' literacy skills at Sekolah Pustaka Lontara through interactive literacy-based learning. The issue of low reading interest and literacy comprehension among students has prompted the need for more effective and enjoyable teaching methods. The interactive learning implemented includes activities such as group reading, group discussions, and educational games designed to stimulate interest and reading skills. The research uses a qualitative approach with techniques such as observation, interviews, and analysis of students' learning outcomes. The results show a significant improvement in students' literacy comprehension, reflected in literacy test results and student responses to reading activities. The use of interactive learning also encourages students to be more actively engaged and enjoy the learning process. This program demonstrates that an interactive approach can be an effective solution to enhancing literacy skills in schools facing challenges related to resources and student interest. The study recommends integrating interactive methods into the curriculum to achieve more optimal literacy outcomes. Abstrak Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa di Sekolah Pustaka Lontara melalui pembelajaran interaktif berbasis literasi. Permasalahan rendahnya minat baca dan pemahaman literasi di kalangan siswa memicu perlunya metode pengajaran yang lebih efektif dan menyenangkan. Pembelajaran interaktif yang diterapkan melibatkan kegiatan membaca bersama, diskusi kelompok, serta permainan edukatif yang dirancang untuk merangsang minat dan keterampilan membaca. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman literasi siswa, yang tercermin dari hasil tes literasi dan respons siswa terhadap kegiatan membaca. Penggunaan pembelajaran interaktif juga mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dan menikmati proses belajar. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan interaktif dapat menjadi salah satu solusi efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi di sekolah-sekolah yang masih menghadapi tantangan dalam hal sumber daya dan minat siswa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi metode interaktif dalam kurikulum untuk mencapai hasil literasi yang lebih optimal.
Strengthening the Understanding of Business Administration Students Regarding the Marketing Management Process in Businesses: Penguatan Pemahaman Mahasiswa Administrasi Bisnis Mengenai Proses Manajemen Pemasaran pada Usaha Yusi Irensi Seppa; Maya Kasmita; Andi Muhammad Rivai; Aris Baharuddin; Siti Syarifah Wafiqah Wardah
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2440

Abstract

In planning and implementing marketing management, the marketing environment and marketing management process need to be considered. This Community Service aims to provide strengthening of UNM Business Administration students' understanding of the marketing management process at PT. Victoria Care Indonesia Tbk. This community service activity focuses on the material of the marketing management process. The method of delivering information used is by providing reinforcement of students' understanding through theory and practice/direct visits to the company. From the results of the observations made, the results of the most optimal marketing management process at PT. Victoria Care Indonesia Tbk in Bali are designing marketing strategies. The results of this community service activity are that they can improve the skills that will be needed when entering the workforce, can understand the marketing management process in a company to be able to increase sales of its products. can develop new ideas and innovations and can have a competitive advantage to realize the character of students who have an entrepreneurial spirit for the interests and goals of the Business Administration study program, Faculty of Social Sciences, UNM. Abstrak Dalam merencanakan dan melaksanakan manajemen pemasaran, lingkungan pemasaran dan proses manajemen pemasaran perlu untuk diperhatikan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk dapat memberikan penguatan pemahaman mahasiswa Administrasi Bisnis UNM mengenai proses manajemen pemasaran di PT. Victoria Care Indonesia Tbk. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada materi proses manajemen pemasaran. Metode penyampaian informasi yang digunakan adalah dengan pemberian penguatan pemahaman mahasiswa melalui teori dan praktik/kunjungan langsung di perusahaan. Dari hasil observasi yang dilakukan diperoleh hasil proses manajemen pemasaran yang paling optimal di PT. Victoria Care Indonesia Tbk di Bali adalah merancang strategi pemasaran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu dapat meningkatkan keterampilan yang akan diperlukan ketika memasuki dunia kerja, dapat memahami proses manajemen pemasaran di suatu perusahaan untuk dapat meningkatkan penjualan produknya. dapat mengembangkan ide-ide baru dan inovasi serta dapat memiliki keunggulan bersaing untuk mewujudkan karakter mahasiswa yang berjiwa kewirausahaan untuk kepentingan dan tujuan dari program studi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial UNM.
Enhancing Added Value of Village Agriculture Sector through Strengthening the Capacity of BUMDes Based on Digital Economy: Meningkatkan Nilai Tambah Sektor Pertanian Desa melalui Penguatan Kapasitas BUMDes Berbasis Ekonomi Digital Hajar Dewantara; Basri Bado; Sitti Hasbiah; Ilma Wulansari Hasdiansa; Andi Anggi Kemalasari
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2439

Abstract

Village-owned enterprises (BUMDes) are institutions established to manage economic potential and resources in the village to improve community welfare. In Kassi Village, Jeneponto Regency, BUMDes has significant potential in developing the agricultural sector, but this potential has not been fully utilized. This research aims to increase the added value of the agricultural sector through strengthening the capacity of BUMDes by utilizing digital technology. The application of e-commerce, digital marketing, and data management is expected to expand market access for local products and improve their competitiveness. The methods used include identification of training needs, ongoing mentoring, and monitoring and evaluation of the BUMDes digitalization process. The program results show an increase in operational efficiency and expansion of marketing networks, as well as an increase in the added value of agricultural and tourism products. Analysis shows that the training on sustainable agriculture and basic technology has had a significant impact on improving participants' knowledge and skills, as evidenced by the increase in average pretest to posttest scores. The high correlation between the initial and final scores indicates that the training was effective for all participants. This digital transformation through BUMDes has the potential to become a model for other villages in Indonesia, making digital economic empowerment a strategic solution to improve the welfare of rural communities in an inclusive and sustainable manner. Abstrak Usaha milik desa (BUMDes) adalah lembaga yang didirikan untuk mengelola potensi ekonomi dan sumber daya di desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Desa Kassi, Kabupaten Jeneponto, BUMDes memiliki potensi yang signifikan dalam mengembangkan sektor pertanian, tetapi potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertanian melalui penguatan kapasitas BUMDes dengan memanfaatkan teknologi digital. Penerapan e-commerce, pemasaran digital, dan manajemen data diharapkan dapat memperluas akses pasar untuk produk lokal dan meningkatkan daya saingnya. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan pelatihan, pendampingan yang berkelanjutan, serta pemantauan dan evaluasi proses digitalisasi BUMDes. Hasil program menunjukkan peningkatan efisiensi operasional dan perluasan jaringan pemasaran, serta peningkatan nilai tambah produk pertanian dan pariwisata. Analisis menunjukkan bahwa pelatihan tentang pertanian berkelanjutan dan teknologi dasar memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, seperti yang dibuktikan dengan peningkatan rata-rata skor pretest dan posttest. Korelasi tinggi antara skor awal dan akhir menunjukkan bahwa pelatihan tersebut efektif bagi seluruh peserta. Transformasi digital melalui BUMDes memiliki potensi untuk menjadi model bagi desa-desa lain di Indonesia, menjadikan pemberdayaan ekonomi digital sebagai solusi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan secara inklusif dan berkelanjutan.
Training on Teaching Module Development Based on the Implementation of Technology-Integrated Independent Curriculum for Madrasah Aliyah Teachers: Pelatihan Pengembangan Modul Ajar Berbasis Implementasi Kurikulum Merdeka Terintegrasi Teknologi bagi Guru-Guru Madrasah Aliyah Darmawan, Fitrah Asma; Mustamin; Saharuddin
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2441

Abstract

The Community Partnership Programme (PKM) activities were carried out in Bangkala sub-district, Jeneponto district, South Sulawesi Province, the partners in this PKM activity were Madrasah Aliyah (MA) teachers in Bangkala District, Jeneponto Regency. The objectives of this activity are to: a) Increase the knowledge of madrasah aliyah teachers related to IKM-based teaching modules b) Train partners related to the development of IKM-based teaching modules. The method of implementation is by discussion, lecture and workhop. This activity was carried out to a group of 15 partners and then evaluation and monitoring were carried out regularly for 3 months. The outputs obtained are: 1) Increased partner knowledge related to IKM-based teaching modules; 2) Partners are able to develop IKM teaching modules. Abstrak Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan di kecamatan Bangkala kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan, Mitra dalam kegiatan PKM ini merupakan guru-guru Madrasah Aliyah (MA) di Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto. Tujuan kegiatan ini adalah untuk: a) Meningkatkan pengetahuan guru madrasah aliyah terkait modul ajar berbasis IKM b) Melatih mitra terkait dengan pengembangan modul ajar berbasis IKM. Metode pelaksanaan yaitu dengan diskusi, ceramah dan workhop. Kegiatan ini dilaksanakan kepada kelompok mitra yang berjumlah 15 orang dan selanjutnya evaluasi dan monitoring dilakukan secara berkala selama 3 bulan. Luaran yang diperoleh adalah: 1) Peningkatan pengetahuan mitra terkait dengan modul ajar berbasis IKM; 2) Mitra mampu mengembangkan modul ajar IKM.
Teachers' Creativity in Designing Innovative Entrepreneurship-Based Learning in Vocational High Schools: Peningkatan Kreatifitas Guru Dalam Merancang Pembelajaran Inovatif Berbasis Kewirausahaan di Sekolah Menengah Kejuruan A. Ramli Rasyid; Taufiq Natsir; Muhammad Asriadi
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2442

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance teachers' creativity in designing innovative, entrepreneurship-based learning at SMK Negeri 1 Tinambung. Situation analysis revealed that the school’s teaching methods remain predominantly conventional, limiting student engagement and motivation, which is essential for modern educational demands. To address this, the proposed solutions included teacher creativity enhancement training, assistance in integrating technology into teaching, and the formation of an innovative learning community. The program successfully increased teachers' knowledge and skills in applying entrepreneurship-based learning strategies and educational technology, despite time and facility limitations. Results indicate improved teacher ability to create relevant, inspiring lessons, positively impacting students’ learning motivation. Abstrak Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam merancang pembelajaran inovatif berbasis kewirausahaan di SMK Negeri 1 Tinambung. Analisis situasi menunjukkan bahwa pembelajaran di sekolah ini masih dominan menggunakan metode konvensional yang kurang sesuai dengan tuntutan zaman, sehingga menurunkan minat dan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, diusulkan solusi berupa pelatihan peningkatan kreativitas guru, pendampingan penggunaan teknologi dalam pembelajaran, dan pembentukan komunitas pembelajaran inovatif. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kompetensi guru dalam menerapkan strategi pembelajaran berbasis kewirausahaan dan teknologi pendidikan, meskipun terdapat hambatan dalam hal waktu dan fasilitas. Hasil menunjukkan adanya peningkatan keterampilan guru dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dan inspiratif, yang berdampak pada motivasi siswa untuk belajar.
Training on Making Lightweight Concrete Using Hazelnut Shell Waste Aggregate for Brick Press Craftsmen: Pelatihan Pembuatan Beton Ringan Menggunakan Agregat Limbah Cangkang Kemiri pada Pengrajin Batako Press Rahman, Mohammad Junaedy; Helmy, Ahnaf Riyandirga Ariyansyah Putra; Asnur, Moeh. Kay Muddin; Iriandy
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2443

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to utilize candlenut shell waste as additional aggregate in the manufacture of pressed bricks, providing an innovative solution for waste management while supporting sustainable development. Candlenut shell waste, which is abundant but often thrown away, is processed into environmentally friendly construction materials. Training was provided to brick craftsmen in Makassar to introduce new methods that can improve the quality and mechanical strength of bricks, including compressive strength and thermal insulation properties.The training activities lasted for six months, covering the preparation, implementation, and evaluation stages. Participants were trained on how to mix candlenut shell waste with other raw materials, molding techniques, and the curing process to ensure product quality. As a result, candlenut shell-based bricks have a lighter weight and competitive quality compared to conventional bricks, while providing ecological benefits by reducing the environmental footprint. The positive response from the community shows great potential for further development, including product variations and business opportunities based on this innovation. With continued support, this program not only improves community skills but also encourages collaboration to create real social and economic impacts, making waste management part of the green development solution. Abstrak Program Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah cangkang kemiri sebagai agregat tambahan dalam pembuatan batako press, memberikan solusi inovatif untuk pengelolaan limbah sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. Limbah cangkang kemiri, yang melimpah namun sering terbuang, diolah menjadi bahan konstruksi ramah lingkungan. Pelatihan diberikan kepada pengrajin batako di Makassar untuk memperkenalkan metode baru yang mampu meningkatkan kualitas dan kekuatan mekanis batako, termasuk kekuatan tekan dan sifat insulasi termal. Kegiatan pelatihan berlangsung selama enam bulan, mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta dilatih tentang cara mencampur limbah cangkang kemiri dengan bahan baku lain, teknik pencetakan, hingga proses curing untuk memastikan kualitas produk. Hasilnya, batako berbasis cangkang kemiri memiliki bobot yang lebih ringan dan kualitas yang kompetitif dibandingkan batako konvensional, sambil memberikan manfaat ekologis dengan mengurangi jejak lingkungan. Respon positif dari masyarakat menunjukkan potensi besar untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk variasi produk dan peluang usaha berbasis inovasi ini. Dengan dukungan yang berkelanjutan, program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat tetapi juga mendorong kolaborasi untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang nyata, menjadikan pengelolaan limbah sebagai bagian dari solusi pembangunan hijau.
Improving Digital Financial Literacy of Rural MSMEs Actors through Socialization of the Kledo Application: Peningkatan Literasi Keuangan Digital Pelaku UMKM Pedesaan melalui Sosialisasi Aplikasi Kledo Faizah Khaeruddin; Maya Kasmita; Andi Muhammad Rivai; Nurul Aliah; Asmaul Husnah Nasrullah
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2444

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Su'rulangi Village face challenges in financial management caused by low financial literacy and minimal use of technology. The community service program aims to improve the financial literacy of MSME actors through the use of free financial recording applications. The methods used include an initial survey; training planning and preparation; training implementation; and training evaluation. The results of the program in the long and short term show a significant increase in the understanding and use of digital financial applications, which contributes to better financial management. Although there are obstacles such as limited internet access and changes in habits, development opportunities through regular mentoring and improving internet infrastructure are identified as important steps for the sustainability of the program. Abstrak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Su’rulangi menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan yang disebabkan oleh rendahnya literasi keuangan dan minimnya pemanfaatan teknologi. Program pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM melalui pemanfaatan aplikasi pencatatan keuangan gratis. Metode yang dilakukan mulai survei awal; perencanaan dan persiapan pelatihan; pelaksanaan pelatihan; dan evaluasi pelatihan.  Hasil program terdapat jangka panjang dan jangka pendek menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penggunaan aplikasi keuangan digital, yang berkontribusi pada pengelolaan keuangan yang lebih baik. Meskipun ada hambatan seperti keterbatasan akses internet dan perubahan kebiasaan, peluang pengembangan melalui pendampingan berkala dan peningkatan infrastruktur internet diidentifikasi sebagai langkah penting untuk keberlanjutan program.

Page 6 of 14 | Total Record : 131