cover
Contact Name
M. Miftach Fakhri
Contact Email
fakhri@lontaradigitech.com
Phone
+6285242157825
Journal Mail Official
adi.isma@unsulbar.ac.id
Editorial Address
Jalan Abdullah Dg. Sirua, Kompleks BTN CV Dewi Blok B6 Nomor 12, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sipakatau
ISSN : 30315905     EISSN : 30315972     DOI : https://doi.org/10.61220/jsipakatau
The journal publishes research articles on various educational innovations of interest and impact on educational development. The journal publishes articles with interdisciplinary content and cross-cutting dimensions relating to education from various cultural perspectives. The journal covers, but is not limited to the following areas: Social Education Science Business and Economics Engineering and Vocational
Articles 131 Documents
Entrepreneurship Training Using Geodetic Global Positioning System in Vocational High School: Pelatihan Kewirausahaan Menggunakan Global Positioning System Geodetik di Sekolah Menengah Kejuruan Ishak; Ridwan; Furqan Ali Yusuf
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2445

Abstract

This community service program aims to improve the entrepreneurial skills of students at SMK Negeri 5 Majene through training in the use of Geodetic GPS. Although this school has shown positive development in vocational education, the entrepreneurial aspect still needs strengthening, especially in the utilization of the latest technology. The training was designed to provide students with a practical understanding of Geodetic GPS applications in business contexts, such as land mapping and area mapping management. The implementation of activities includes the preparation of training materials, workshops, and evaluation of training results. The results showed an increase in student competence in using Geodetic GPS for entrepreneurship, although there were constraints related to the availability of tools and activity schedules. This program succeeded in improving technology-based business skills among students and is expected to support them in facing an increasingly digital world of work. Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa di SMK Negeri 5 Majene melalui pelatihan penggunaan GPS Geodetik. Meskipun sekolah ini telah menunjukkan perkembangan positif dalam pendidikan kejuruan, aspek kewirausahaan masih memerlukan penguatan, terutama dalam pemanfaatan teknologi terkini. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan siswa pemahaman praktis mengenai aplikasi GPS Geodetik dalam konteks bisnis, seperti pemetaan lahan dan pengelolaan pemetaan kawasan. Pelaksanaan kegiatan mencakup penyusunan materi pelatihan, workshop, dan evaluasi hasil pelatihan. Hasilnya menunjukkan peningkatan kompetensi siswa dalam menggunakan GPS Geodetik untuk kewirausahaan, meskipun terdapat kendala terkait ketersediaan alat dan jadwal kegiatan. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan bisnis berbasis teknologi di kalangan siswa dan diharapkan dapat mendukung mereka dalam menghadapi dunia kerja yang semakin digital.
Improving Competence and Entrepreneurship through Skills in Using Total Station in Vocational High School: Peningkatan Kompetensi dan Wirausaha Melalui Keterampilan Menggunakan Total Station Sekolah Menengah Kejuruan Taufiq Natsir; Anas Arfandi; Dwi Wahyuni Aprianti; Raeny Tenriola Idrus
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2446

Abstract

This study aims to improve students' competence and entrepreneurship through skills training on the use of Total Station at SMKN 5 Majene. Despite adequate school facilities, the curriculum related to surveying technology, especially the use of Total Station, is still underemphasized, even though this tool is standard in modern construction projects. This program conducted training and workshops involving lecturers who are mapping survey experts. In addition, this program also equips students with entrepreneurial knowledge, opens up career opportunities in the surveying and mapping sector, and increases the competitiveness of graduates in the work industry. The methods used include practical training, ongoing coaching, and comprehensive evaluation to ensure objectives are achieved. The results obtained are that the participants (students) of SMKN 5 Majene have the knowledge and skills in operating a Total Station and have entrepreneurial knowledge who are ready to work and able to utilize their technical skills in the world of work in the field of construction and surveying, which is also expected to contribute to the development of the local economy. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kewirausahaan siswa melalui pelatihan keterampilan penggunaan Total Station di SMKN 5 Majene. Meskipun fasilitas sekolah memadai, kurikulum terkait teknologi survei, khususnya penggunaan Total Station, masih kurang ditekankan, padahal alat ini menjadi standar dalam proyek konstruksi modern. Program ini melaksanakan pelatihan dan workshop yang melibatkan para dosen pengabdi ahli survei pemetaan. Selain itu, program ini juga membekali siswa dengan pengetahuan kewirausahaan, membuka peluang karir di sektor survei dan pemetaan, serta meningkatkan daya saing lulusan di industri kerja. Metode yang digunakan mencakup pelatihan praktis, pembinaan berkelanjutan, dan evaluasi komprehensif untuk memastikan tujuan tercapai. Hasil yang diperoleh adalah para peserta (siswa) SMKN 5 Majene memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan Total Station serta telah memiliki pengetahuan kewirausahaan yang siap bekerja dan mampu memanfaatkan keterampilan teknisnya dalam dunia kerja di bidang konstruksi dan survei, yang juga diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal.
Improving Teacher Competence Through Scientific Article Writing Training: Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Ivan Fachrul Marsa; Jusbaeni; Taufiq Natsir; Ulmiah Muis; Andi Abidah
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2447

Abstract

Scientific writing training was conducted at SMAN 7 Sinjai as an effort to improve the competence of educators in writing scientific articles. This activity was motivated by the low ability of teachers to conduct research and write research results in the format of articles that can be published in reputable journals. This programme was implemented for eight months using online and offline training methods, including licensing, site preparation, socialisation, training, mentoring, and evaluation. The results of the activities showed that the training participants successfully gained an understanding of scientific article writing techniques, including literature searches, the use of tools such as the Mendeley application, and writing formats according to journal standards. In addition, the teachers successfully drafted scientific articles for publication submission. This programme is expected to contribute to improving teachers' professionalism and motivate them to contribute to the development of science through scientific publications. Abstrak Pelatihan penulisan karya ilmiah dilakukan di SMAN 7 Sinjai sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam menulis artikel ilmiah. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan guru dalam melakukan penelitian serta menuliskan hasil penelitian dalam format artikel yang dapat diterbitkan di jurnal bereputasi. Program ini dilaksanakan selama delapan bulan dengan metode pelatihan daring dan luring, meliputi tahap perizinan, persiapan lokasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan berhasil memperoleh pemahaman tentang teknik penulisan artikel ilmiah, termasuk pencarian literatur, penggunaan alat bantu seperti aplikasi Mendeley, serta format penulisan sesuai standar jurnal. Selain itu, para guru berhasil menyusun draft artikel ilmiah untuk pengajuan publikasi. Program ini diharapkan berkontribusi dalam meningkatkan profesionalisme guru dan memotivasi mereka untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan melalui publikasi ilmiah.
Exploring the Art Potential of Elementary Teachers: Sponge Painting Workshop: Menggali Potensi Seni Guru SD: Workshop Melukis Pemandangan dengan Media Spons Tangsi; Siti Asmaulul Izmi; Dwi Wahyuni Hamka; Jusbaeni; Sri Riski Wulandari
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2454

Abstract

This community service focuses on improving the competence of Pao-Pao State Elementary School teachers in implementing sponge media as an art teaching aid. Through focused training, teachers were intensively trained to master sponge painting techniques and understand the significance of art in the learning process. The evaluation results showed a significant improvement in teachers' ability to create innovative and interesting artworks. Thus, it is expected to stimulate students' creativity and make art learning more fun and interactive. The importance of continuous training in developing the quality of art education at the primary school level is also emphasised in this study. The training not only provides direct benefits for the teachers, but also has a positive impact on the students' learning process and ultimately, on improving the overall quality of education. Abstrak Pengabdian masyarakat ini fokus pada peningkatan kompetensi guru Sekolah Dasar Negeri Pao-Pao dalam mengimplementasikan media spons sebagai alat bantu mengajar seni lukis. Melalui pelatihan yang terarah, para guru dilatih secara intensif untuk menguasai teknik-teknik melukis menggunakan spons serta memahami signifikansi seni dalam proses pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan guru dalam menciptakan karya seni yang inovatif dan menarik. Dengan demikian, diharapkan dapat merangsang kreativitas siswa dan membuat pembelajaran seni menjadi lebih menyenangkan dan interaktif. Pentingnya pelatihan berkelanjutan dalam pengembangan kualitas pendidikan seni di tingkat sekolah dasar juga ditekankan dalam penelitian ini. Pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi para guru, tetapi juga berdampak positif pada proses pembelajaran siswa dan pada akhirnya, pada peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Earthworm Cultivation by Utilizing Organic and Inorganic Waste: Budidaya Cacing Tanah Dengan Memanfaatkan Limbah Organik dan Anorganik Mustarin, Amirah; Nurmila; Muhammad Wiharto; Kasmawati; Asrijal
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2451

Abstract

The new paradigm of waste today is that it can be a resource. The concept of waste management is carried out with the 3R concept (reduce, reuse, and recycle). Reuse activities on billboard advertising waste are one form of waste use that can be reused for organic fertilizer production purposes. Efforts to manage solid advertising waste are carried out by the Sikamaseang Group, Maros Baru District, Maros Regency, by utilizing the waste as a container in the production of vermicast (worm waste), which can be used in fish farming activities in ponds. Training and coaching activities for members of the Sikamaseang Group farmer group are carried out actively with demonstration and practice methods involving all program participants. The results of these activities are containers and media for cultivating Lumbricus rubellus worms, which are used as organic fertilizer in fish farming. The knowledge and skills possessed by the participants can be applied to the production of fertilizer needs in fisheries activities in Maros Baru District, Maros Regency. Abstrak Paradigma baru sampah saat ini ialah dapat menjadi sebuah sumber daya. Konsep pengelolaan sampah tersebut dilakukan dengan konsep 3R (reduce, reuse, dan recycle).  Kegiatan guna ulang (reuse) pada limbah reklame billboard  merupakan salah satu bentuk penggunaan limbah yang dapat dipakai kembali untuk keperluan produksi pupuk organik. Upaya pengelolaan limbah padat advertising dilakukan oleh Kelompok Sikamaseang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros dengan memanfaatkan limbah tersebut sebagai wadah dalam produksi kascing (limbah cacing) yang dapat digunakan pada kegiatan budidaya ikan di tambak. Kegiatan pelatihan dan pembinaan anggota kelompok tani Kelompok Sikamaseang dilaksanakan secara aktif dengan metode demontrasi dan praktik yang melibatkan seluruh peserta program. Hasil kegiatan tersebut ialah wadah dan media budidaya cacing Lumbricus rubellus yang digunakan sebagai pupuk organik dalam budidaya ikan.  Pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki perserta dapat diaplikasikan untuk produksi kebutuhan pupuk dalam kegiatan perikanan di Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros.
Basic Training of Arduino Microcontroller Based on Wokwi for Beginner Student Groups: Pelatihan Dasar Mikrokontroller Arduino Berbasis Wokwi Pada Kelompok Mahasiswa Pemula Ahmad Risal; Della Fadhilatunisa; Ninik Rahayu Ashadi; Fadhlirrahman Baso; Anita Candra Dewi
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2452

Abstract

The community service conducted by the team of lecturers from Universitas Negeri Makassar was held at the Electronics Workshop, Department of Educational Electronics, with 15 beginner students registered as participants. The problems identified by the research team, in collaboration with the participants during the socialization, were as follows: (1) The lack of understanding among beginner participants regarding the practice of Arduino-based microcontroller with Wokwi, (2) New students, as beginners, found it difficult to practice with Arduino-based microcontrollers using Wokwi, (3) Beginner participants in the microcontroller practice needed guidance and mentoring from competent individuals to effectively simulate the Arduino-based microcontroller with Wokwi.To address the problems faced by the partners, the solutions offered through this Community Service Program (PKM) were as follows: (1) Providing training to stimulate the potential and interest of the participants, (2) Offering training that integrates knowledge (mathematics, science, and technology) with hardware and software for beginner participants, inviting competent speakers in the field of Arduino-based microcontroller using Wokwi, (3) Conducting training and mentoring to help participants demonstrate Arduino-based microcontroller practice with Wokwi, led by a competent instructor.The method of implementing this activity involved training for beginner students, specifically new students. After being trained, they were mentored to apply the knowledge gained in order to enhance their professionalism in using the Wokwi application. The training was carried out in two main stages: (1) Preparation phase, and (2) Implementation phase of the training. Overall, the results of the Arduino-based microcontroller practice training in the Electronics Workshop of the Educational Electronics Department can be concluded as satisfactory and successful in accordance with the planned objectives. This is reflected in various indicators, including the alignment between planning and implementation, the attendance rate of participants in each session, and the results of the participants' feedback surveys. All the materials planned in the training proposal were successfully delivered as intended. The attendance of the training participants in each session reached 100% of the total 15 registered participants. The activity was also successful in improving the participants' knowledge, skills, and motivation to become more proficient in using the Wokwi application. Abstrak Pengabdian oleh tim dosen Universitas Negeri Makassar ini dilaksanakan di Bengkel Elektronika, Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika, dengan melibatkan mitra kelompok mahasiswa pemula sebanyak 15 mahasiswa yang terdaftar. Identifikasi masalah yang berhasil dilakukan oleh tim peneliti bersama para peserta sosialisasi adalah sebagai berikut: (1) Kurangnya pemahaman peserta pemula dalam melakukan praktik mikrokontroler Arduino berbasis Wokwi, (2) Mahasiswa baru yang terlibat dalam praktik mikrokontroler Arduino berbasis Wokwi merasa kesulitan dalam melaksanakan praktik tersebut, (3) Peserta pemula dalam praktik mikrokontroler membutuhkan pendampingan serta pembinaan dari pihak yang kompeten untuk melakukan simulasi praktik mikrokontroler Arduino berbasis Wokwi.Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra, solusi yang ditawarkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah: (1) Memberikan pelatihan untuk membangkitkan potensi dan minat yang dimiliki peserta, (2) Memberikan pelatihan yang mengkolaborasikan ilmu pengetahuan (matematika, sains, dan teknologi) yang telah diperoleh dengan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) kepada peserta pemula, dengan mengundang pemateri yang kompeten di bidang mikrokontroler Arduino berbasis Wokwi, (3) Melakukan pelatihan dan pembinaan kepada peserta pemula dalam mendemonstrasikan praktik mikrokontroler Arduino berbasis Wokwi oleh pemateri yang kompeten. Metode pelaksanaan kegiatan ini berupa pelatihan kepada peserta pemula di kalangan mahasiswa baru. Setelah diberikan pelatihan, peserta dibimbing untuk menerapkan hasil pelatihan tersebut dalam rangka meningkatkan profesionalisme mereka dalam menggunakan aplikasi Wokwi. Pelatihan ini dilaksanakan melalui dua tahapan utama: (1) tahap persiapan, dan (2) tahap pelaksanaan pelatihan. Secara umum, hasil pelaksanaan kegiatan pelatihan praktik mikrokontroler berbasis Arduino di Bengkel Elektronika Pendidikan Teknik Elektronika ini dapat disimpulkan dengan memuaskan dan berhasil sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Hal ini tercermin dari berbagai indikator, termasuk kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan, tingkat kehadiran peserta dalam setiap pertemuan, serta hasil pengisian angket oleh peserta. Semua materi yang telah direncanakan dalam proposal pelatihan dapat disampaikan dengan baik sesuai rencana. Kehadiran peserta pelatihan pada setiap pertemuan mencapai 100% dari total 15 peserta yang terdaftar. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi peserta untuk menjadi lebih terampil dalam menggunakan aplikasi Wokwi.
Food Diversification of Moringa Plants into Chips as a Healthy Snack for the Community: Diversifikasi Pangan Tanaman Kelor Menjadi Keripik Sebagai Camilan Sehat Untuk Masyarakat Andi Asmawati; Karim, Hilda; Muhammad Junda; Ristiana, Evi; Inayah, Faidhul
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2453

Abstract

Moringa-based food product development can provide significant nutritional and economic benefits to the community. The manufacturing process includes plucking and boiling moringa leaves, followed by mashing together garlic and shallots. The dough is mixed with wheat flour, starch, margarine, eggs, and moringa water, then kneaded until evenly distributed. Moringa noodles are molded according to taste using a noodle maker, then fried in hot oil until golden brown. Once cooled, packaged. This opportunity not only increases the nutritional value of food products, but also provides great economic potential for local farmers and housewive. Abstrak Pengembangan produk pangan berbasis kelor dapat memberikan manfaat nutrisi dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Proses pembuatan mencakup memetik daun kelor, diikuti dengan penghalusan bersama bawang putih dan bawang merah. Adonan dicampur dengan tepung terigu, tepung kanji, margarin, telur, dan air kelor, kemudian diuleni hingga merata. Adonan dicetak sesuai selera, kemudian digoreng dalam minyak panas hingga berwarna golden brown. Setelah dingin, keripik kelor dapat dimasukkan kedalam kemasan. Peluang ini tidak hanya meningkatkan nilai gizi produk pangan, tetapi juga memberikan potensi ekonomi bagi petani dan ibu rumah tangga.
Sustainable Tourism Destination Management Strategy: Improving Service Quality and Visitor Satisfaction: Strategi Pengelolaan Destinasi Wisata Berkelanjutan: Meningkatkan Kualitas Layanan dan Kepuasan Pengunjung Ramdhan Kurniawan; Faridah Iriani; Minrohayati
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2448

Abstract

Taman Kota 1 BSD is one of the green open spaces that has great potential to be developed as a sustainable tourism destination. This article discusses sustainable management efforts at Taman Kota 1 BSD which include improving the quality of facilities, empowering local communities, and applying digital technology for promotion and management. Through service activities that actively involve the community, there is a significant increase in key indicators such as visitor satisfaction, community participation, and environmental awareness. Survey results show that facility and service improvements, community training, and the use of digital technology have successfully improved the quality of this tourist destination. In addition, waste management and environmental education programs also contribute to environmental sustainability. With a holistic strategic approach, Taman Kota 1 BSD is expected to continue to be a model of a sustainable tourist destination that provides economic, social, and environmental benefits to the surrounding community. Abstrak Taman Kota 1 BSD merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Artikel ini membahas upaya pengelolaan berkelanjutan di Taman Kota 1 BSD yang mencakup peningkatan kualitas fasilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, dan penerapan teknologi digital untuk promosi dan manajemen. Melalui kegiatan pengabdian yang melibatkan masyarakat secara aktif, terjadi peningkatan signifikan pada indikator utama seperti kepuasan pengunjung, partisipasi masyarakat, dan kesadaran lingkungan. Hasil survei menunjukkan bahwa peningkatan fasilitas dan layanan, pelatihan masyarakat, serta penggunaan teknologi digital telah berhasil meningkatkan kualitas destinasi wisata ini. Selain itu, program pengelolaan sampah dan edukasi lingkungan juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Dengan pendekatan strategis yang holistik, Taman Kota 1 BSD diharapkan dapat terus menjadi model destinasi wisata berkelanjutan yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat sekitar..
Training on Innovation in Public Administration Management: Building Information Systems for Transparency and Accountability: Pelatihan Inovasi dalam Manajemen Administrasi Publik: Membangun Sistem Informasi untuk Transparansi dan Akuntabilitas Abiyasa Eka Saputra; Devi Rahmah Sope; Marnoto; Sopi; Said Hamzali
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2449

Abstract

Kemang Sub-district, Bogor Regency, aims to improve transparency, accountability, and efficiency in public services through the application of information technology. The main challenges faced by this village are limited utilization of technology, lack of transparency, and limited accountability in the management of village funds. To address these issues, a training was conducted that included needs identification, module development, face-to-face and online training, hands-on practice, and mentoring and evaluation. The results of the training showed an increase in the skills of village officials in using information systems, increased community participation in decision-making, and improved administrative efficiency. The developed village information system allows the community to access information related to village activities and budgets in a transparent manner, thus increasing community trust in the village government. Collaboration with NGOs and educational institutions also provided the necessary support in developing the village information system. Thus, this training not only increases the capacity of village officials, but also supports participatory and sustainable development in Pondok Udik Village. Abstrak Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, bertujuan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pelayanan publik melalui penerapan teknologi informasi. Tantangan utama yang dihadapi desa ini adalah keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi, kurangnya transparansi, dan keterbatasan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan pelatihan yang mencakup identifikasi kebutuhan, penyusunan modul, pelatihan tatap muka dan daring, praktik langsung, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan aparatur desa dalam menggunakan sistem informasi, peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan, serta peningkatan efisiensi administrasi. Sistem informasi desa yang dikembangkan memungkinkan masyarakat mengakses informasi terkait kegiatan dan anggaran desa secara transparan, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa. Kolaborasi dengan LSM dan institusi pendidikan juga memberikan dukungan yang diperlukan dalam mengembangkan sistem informasi desa. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas aparatur desa, tetapi juga mendukung pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan di Desa Pondok Udik.
Anti-Bullying Program Development: Building a Safe and Supportive School Environment for Adolescents: Pengembangan Program Anti-Bullying: Membangun Lingkungan Sekolah Yang Aman Dan Mendukung Bagi Remaja M. Rusdi; Radi Udin Alfian Sangaji; Dedi Gunawan Saputra; Eko Prasetyo; Andro Ruben Runtu
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2450

Abstract

Bullying significantly impacts students' mental, social, and academic well-being, particularly in schools. This study analyzes bullying and proposes an anti-bullying program through a descriptive literature review. By reviewing scientific journals and research reports, it identifies the prevalence, causes, impacts, and effectiveness of existing programs. Findings indicate that 30-40% of students experience physical, verbal, or cyberbullying. Contributing factors include power imbalances, limited teacher involvement, and weak family support. Bullying impacts include anxiety, depression, low self-confidence, and declining academic performance.Programs emphasizing empathy and cooperation with active student participation are more effective than teacher-centered approaches. This study introduces a novel framework combining technology for reporting and monitoring cases with a community-based strategy involving students, teachers, and parents. This approach is essential to address challenges like cyberbullying in the digital era. By promoting collaboration among all school stakeholders, the program aims to create a safe and inclusive environment for students. The study provides evidence-based insights and practical solutions for developing more effective anti-bullying strategies, adaptable for schools in Indonesia and beyond. Abstrak Bullying berdampak signifikan pada kesejahteraan mental, sosial, dan akademik siswa, terutama di lingkungan sekolah. Penelitian ini menganalisis fenomena bullying dan mengusulkan program anti-bullying melalui tinjauan literatur deskriptif. Dari berbagai jurnal ilmiah dan laporan penelitian, ditemukan bahwa 30-40% siswa mengalami bullying, baik fisik, verbal, maupun siber. Faktor penyebabnya meliputi ketimpangan kekuasaan, minimnya keterlibatan guru, dan lemahnya dukungan keluarga, sedangkan dampaknya mencakup kecemasan, depresi, rendahnya kepercayaan diri, dan penurunan prestasi akademik. Program yang menekankan empati dan kerja sama dengan melibatkan siswa secara aktif terbukti lebih efektif dibandingkan pendekatan tradisional yang berfokus pada guru. Studi ini memperkenalkan kerangka baru yang mengintegrasikan teknologi untuk pelaporan dan pemantauan kasus, serta strategi berbasis komunitas yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua. Pendekatan ini relevan untuk mengatasi tantangan seperti cyberbullying di era digital. Dengan mendorong kolaborasi seluruh elemen sekolah, program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif. Studi ini memberikan wawasan berbasis bukti serta solusi praktis untuk mengembangkan strategi anti-bullying yang lebih efektif dan dapat diterapkan di sekolah-sekolah Indonesia.

Page 7 of 14 | Total Record : 131