Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI HAND HYGIENE SEBAGAI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM MENGHADAPI ADAPTASI KEBIASAAN BARU PANDEMI COVID 19 DI PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA Hani Handayani; Sri Mulyanti; Nina Pamela Sari; Aida Sri Rachmawati; Rossy Rosnawanty; Fitri Nurlina; Yuyun Solihatin; Neni Nurhasanah; Ucu Rikmal; Alma Nurazmi Syahidah
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) adalah jenis virus baru penyebab penyakit saluran pernafasan. Virus ini bermula dari Cina. Novel corona virus merupakan salah satu keluarga dengan virus penyebab SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS (Middle East Respiratory Syndrome). Tanda dan gejala umum infeksi Covid19 antara lain gejala gangguan pernafasan akut seperti demam, batuk, sesak nafas, sakit tenggorokan, pilek, pneumonia ringan hingga berat. Masa inkubasi rata-rata 5-6 hari dengan masa inkubasi terpanjang 14 hari. Covid-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui sentuhan fisik dan cairan batuk/bersin. Orang yang paling berisiko tertular penyakit ini adalah orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19. Rekomendasi standar untuk mencegah penyebaran infeksi adalah melalui cuci tangan secara teratur. Berdasarkan hal tersebut edukasi hand hygiene sebagai penerapan protocol kesehatan dalam menghadapi adaptasi kebiasaan baru pandemic covid.19 di Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya.
SIMULASI TANGGAP DARURAT BENCANA PADA MASYARAKAT DESA SINDANG JAYA KECAMATAN CIKALONG Hani Handayani; Yuyun Sholihatin; Asep Setiawan; Ida Herdiani; Hana Ariyani; Miftahul Falah; Bayu Brahmantia; Neni Sholihat; Saryomo Saryomo; Rossy Rosnawanty; Indra Gunawan; Neni Nuraeni; Ida Rosidawati; Sri Mulyanti; Nina Pamela Sari; Aida Sri Rachmawati; Tatang Kusmana; Fitri Nurlina; Lilis Lismayanti; Nia Restiana; Usman Sasyari; Oni Sahroni
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menjadikannya sebagai negara yang memiliki lebih kurang 17.504 buah pulau dengan luas. daratan 1.922.570 km2 dan luas perairan 3.257.483 km2 atau sekitar 70% luas Indonesia merupakan perairan, sedangkan 30% sisanya merupakan daratan. Namun selain diberkahi oleh kekayaan alam yang melimpah, letak Indonesia yang unik ini pun membawa konsekuensi logis bahwa Indonesia merupakan negara dengan memiliki potensi kerawanan bencana geologi yang cukup tinggi dan tersebar dari ujungbarat pulau Sumatera hingga selatan pulau Papua. Hal ini disebabkan oleh letak geologis Indonesia yang dilalui oleh dua jalur pegunungan muda dunia yaitu Pegunungan Mediterania di sebelah barat dan Sirkum Pasifik sebelah timur (Pasific Ring of Fire) serta berada pada pertemuan tiga lempeng besar dunia yaitu Lempeng Pasifik yang bergerak ke arah baratbaratlaut dengan kecepatan sekitar 10 cm per tahun, Lempeng Indo-Australia yang bergerak keutara-timurlaut dengan kecepatan sekitar 7 cm per tahun, serta Lempeng Benua Eurasia yang bergerak ke arah baratdaya dengan kecepatan 13 cm pertahun
PENANGGULANGAN HIPERTENSI MELALUI EDUKASI HIPERTENSI DAN SCREENING TEKANAN DARAH DI KOTA TASIKMALAYA Nina Pamela Sari; Sri Mulyanti; Aida Sri Rachmawati; Hani Handayani; Fitri Nurlina; Tatang Kusmana; Azril Muzamil; Agung Alwi Ayudiani Prastika
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi masalah kesehatan perlu mendapatkan perhatian karena morbiditas dan mortalitasnya yang tinggi. Badan Kesehatan Dunia World Health Organization (WHO) menyatakan jumlah penderita hipertensi akan terus meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang membesar. Pada 2025 mendatang, diproyeksikan sekitar 29% warga dunia terkena hipertensi.Persentase penderita hipertensi saat ini paling banyak terdapat di negara berkembang. Data Global Status Report on Non Communicable Disesases tahun 2010 menyebutkan persentase penderita hipertensi saat ini paling banyak terdapat 40% di negara ekonomi berkembang, sedangkan negara maju hanya 35%. Data statistik terbaru menyatakan bahwa terdapat 24,7% penduduk Asia Tenggara dan 23,3% penduduk Indonesia berusia 18 tahun ke atas mengalami hipertensi pada tahun 2014 (WHO, 2015)
PEMBERDAYAAN TIM PENDAMPING KELUARGA (TPK) MELALUI EDUKASI MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) DALAM MENURUNKAN ANGKA STUNTING DI TASIKMALAYA Falah, Miftahul; Kurniawati, Ade; Muhammad, Taofik; Febrian, Kaka Azi Fadhilah; Sabrina, Putri Nur; Zamaludin, Helmi Fauzan; Lismayanti, Lilis; Sari, Nina Pamela; Setiawan, Asep; Gunawan, Indra; Saefulloh, Muhammad; Pratiwi, Anggia Suci; Lestari, Asti Tri; Nurlina, Fitri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35714

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Stunting bisa disebabkan oleh malnutrisi yang dialami ibu saat hamil, atau anak pada masa pertumbuhannya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberdayakan tim pendamping keluarga (TPK) untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui edukasi Makanan Pendamping ASI (MPASI) dalam mencegah dan penurunan angka stunting. Metode pengabdian yang digunakan melalui Pendidikan Kesehatan dan pelatihan masak makanan pendamping ASI berbasis bahan pangan local yang ada di masyarakat. Hasil pengabdian didapatkan respon yang baik dari para kader dan Masyarakat. Peserta memahami bahwa bahan pangan lockal bisa menjadi sumber makanan yang bergizi jika diolah dengan benar. Kesimpulanya pelatihan pengolahan bahan makanan local yang bergizi berlu bermanfaat bagi Masyarakat menengah kebawah. Disarakan untuk kader dan masyarakat yang sudah mengikuti kegiatan ini bisa mempraktekan di rumah masing-masing.
Lingkungan Fisik Rumah Penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kota Tasikmalaya Falah, Miftahul; Lismayanti, Lilis; Sari, Nina Pamela; Handayani, Hani; Fadhilah, Nur
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 6 No. 2 (2023): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/jikes.v6i2.562

Abstract

Abstrak Kejadian ISPA banyak ditemukan di pelayanan kesehatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran lingkungan fisik rumah pada penderita ISPA di Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah penderita ISPA sebanyak 185 penderita dan sampel penelitian 65 orang penderita ISPA. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan daftar isian Keputusan Menteri Kesehatan RI No.829/Menkes/SK/ VII/1999 tentang persyaratan kesehatan perumahan. Analisis univariat digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas lingkungan fisik penderita ISPA tidak sesuai yaitu luas ventilasi sebanyak 36 rumah (55,4%), kelembaban rumah 65 rumah (100%), jenis lantai  tidak kedap air 61 rumah (93,8%), jenis dinding tidak kedap air 56 rumah (86,2%), pencahayaan ruang utama 61 rumah (93,8%), pencahayaan ruang tidur 64 rumah (98,5%). Untuk kepadatan penghuni 64 rumah (98,5%), suhu ruang utama 46 rumah (70,8%) dan ruang tidur 50 rumah (76,9%) sudah sesuai Kepmenkes. Disimpulkan bahwa masih banyak rumah tidak sehat pada penderita ISPA seperti luas ventilasi, suhu, kelembaban, dan pencahayaan sehingga kondisi tersebut dapat menambah risiko terjadinya komplikasi. Diharapkan masyarakat dapat meminimalkan faktor yang mempengaruhi ISPA dengan cara memperhatikan lingkungan sekitar tetap sehat. Kata kunci: luas ventilasi, kelembaban, pencahayaan   Abstract Tamansari health services frequently see ISPA cases. The goal of this study was to describe the physical environment of the home in ARI patients at Tamansari Public Health Center in Tasikmalaya. The descriptive method was used in the study. The study sample consisted of 65 patients chosen at random. The instrument in this study adopted of the Minister of Health, Indonesia No.829/Menkes/SK/VII/1999 concerning housing health requirements. Univariate analysis used in the study. The results showed that the majority of the physical environment of ARI sufferers was not suitable, such as ventilation (55.4%), humidity (100%), types of floors (93.8%), types of walls (86.2%), main room lighting (93.8%), bedroom lighting (98.5%). Whereas the occupant density (98.5%), the temperature of the main room (70.8%) and the bedrooms (76.9%) are in accordance with the Minister of Health. It is concluded that patients with ISPA have many unsanitary houses, such as ventilation area, temperature, humidity, and lighting, and that these conditions can increase the risk of complications. It is hoped that by focusing on the surrounding environment, the community will be able to reduce the factors that affect ISPA and keep it healthy. Keywords: ventilation area, humidity, lighting
PENGARUH PENGETAHUAN PASIEN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS: TINJAUAN SISTEMATIS NAILA APRILIYANI; SARI, NINA PAMELA
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7343

Abstract

Tuberculosis continues to be a major global health concern, with Indonesia being one ofthe countries with a high burden of cases. Patient adherence to treatment plays a crucialrole in preventing disease transmission, reducing mortality rates, and avoiding drugresistance. However, many patients do not follow treatment guidelines, whichcomplicates tuberculosis control efforts. Poor treatment adherence is often influenced byvarious factors, including patients’ knowledge of tuberculosis, family support, andsocioeconomic conditions. Limited understanding of the importance of regular treatmentand inadequate family support may worsen patients’ conditions and reduce the likelihoodof successful treatment outcomes. This study aims to examine the factors influencingtreatment adherence among tuberculosis patients, with a particular focus on the role ofpatient knowledge and family support. A systematic review methodology was employedby analyzing articles published between 2021 and 2024, retrieved from PubMed, GoogleScholar, and ScienceDirect. The literature search followed the PRISMA framework toidentify relevant studies. Among the four articles included in this review, good patientknowledge and strong family support were found to have a significant influence ontuberculosis treatment adherence. Patients with better understanding of tuberculosistreatment and strong family support tended to be more adherent to therapy, therebyreducing the risk of drug resistance and improving treatment success rates.Key Words: Tuberculosis, Treatment, Adherence, Family Support.
Pengelolaan Hiperkolesterolemia Lansia melalui Intervensi Nonfarmakologis Berbasis Komunitas Silvia Rizki Nurcahyani; Nina Pamela Sari
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7355

Abstract

Hypercholesterolemia is a major risk factor for cardiovascular disease in the elderly, where the aging process causes a decline in fat metabolism and an increased potential for cholesterol accumulation in the blood. To address this issue, this article aims to synthesize various community-based non-pharmacological interventions used to control cholesterol levels in the elderly in Indonesia. The method used is a descriptive systematic literature review based on the PRISMA 2017–2025 guidelines, by reviewing five articles that met the following criteria: elderly population, non-pharmacological intervention, community-based, and pre-post outcome data. The results of the synthesis indicate that interventions in the form of health education, cholesterol screening, and physical activity such as elderly exercise consistently increase knowledge, awareness, and reduce total cholesterol levels, as seen in studies by Harianja et al. (2020), Risnawati & Sari (2022), Astuti (2022), Athiutama et al. (2023), and Subagyo et al. (2025). Overall, a community approach combining health education and regular physical activity has been shown to be effective as a non-pharmacological strategy in controlling cholesterol in older adults, although most studies still use pre-experimental designs and community services, so further research with more robust methodology is needed.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DIARE PADA ANAK SEKOLAH DASAR: LITERATUR REVIEW M Permana, Rhinda Putri; Pamela Sari, Nina
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7508

Abstract

Diare adalah salah satu penyakit menular yang masih sering terjadi pada anak sekolah dasar dan umumnya disebabkan oleh rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya kebiasaan mencuci tangan dengan benar. Literature review ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi PHBS dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan diare pada anak usia sekolah. Lima artikel dianalisis menggunakan pendekatan naratif dengan rentang publikasi 2023-2025 serta fokus pada intervensi edukasi kesehatan di lingkungan sekolah dasar. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa seluruh penelitian melaporkan peningkatan skor pengetahuan dan kemampuan praktik CTPS setelah edukasi diberikan, sementara beberapa artikel juga mencatat peningkatan sikap dan perubahan perilaku sehat yang berlangsung setelah intervensi. Secara umum, terjadi kenaikan nilai pre-test ke post-test secara konsisten pada semua sampel penelitian. Dengan demikian, edukasi PHBS dan CTPS dapat disimpulkan sebagai langkah promotif yang efektif dalam mencegah diare pada anak serta dapat diterapkan sebagai program berkelanjutan di sekolah.
LITERATURE REVIEW: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMSI FAST FOOD PADA REMAJA Alfia Khoirunnisa; Nina Pamela Sari
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7511

Abstract

This research is a literature review aimed at examining the factors influencing fast food eating habits among adolescents. Articles were collected from databases such as Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect, with a publication period between 2021 and 2025. Ten articles that met the criteria were then analyzed using a narrative synthesis method. The research findings reveal that fast food consumption habits are influenced by personal factors (such as knowledge, attitudes, self-control, and nutritional status), social factors (including peer influence, family support, and pocket money), as well as environmental factors like easy access, taste, and cost. Furthermore, exposure to social media and digital marketing has proven to increase adolescents' interest in fast food. This study concludes that adolescents' eating patterns are shaped by the interaction between internal and external elements, so prevention efforts must be carried out comprehensively
EFEKTIVITAS JUS MENTIMUN UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH TERHADAP KELUARGA Devia Nurafnisa; Nina Pamela Sari
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7524

Abstract

Hypertension, commonly referred to as high blood pressure, is a long-term health concern that is growing more common, particularly among working adults. A cost-effective and natural solution that an increasing number of families are beginning to use is cucumber juice, which is believed to possess qualities that can help lower blood pressure. This study aims to evaluate the effectiveness of cucumber juice in reducing blood pressure by looking at the latest scientific research. A thorough review of available studies was carried out by gathering articles from sites such as Google Scholar, PubMed, and Garuda, utilizing pertinent search terms from 2019 to 2024. The findings indicate that drinking cucumber juice (150–200 mL) daily for a period of 5 to 7 days resulted in significant decreases in both systolic and diastolic blood pressure, especially in individuals with prehypertension or mild hypertension. These advantages are attributed to the high potassium and magnesium content in cucumbers, along with their natural diuretic effects. In a home setting, cucumber juice is regarded as a safe, affordable, and convenient alternative treatment. In conclusion, cucumber juice is viewed as an effective option for managing blood pressure, particularly in attempts to enhance family health
Co-Authors Ade Kurniawati Agung Alwi Ayudiani Prastika Aida Sri Rachmawati Aida Sri Rachmawati Alamsyah Firdaus Alfia Khoirunnisa Allysa Putri Dierayani Alma Nurazmi Syahidah Anggia Suci Pratiwi Apep Ibnu Mu’ti Asep Mukhsin Asep Muksin Asep Muksin Asep Setiawan Asep Setiawan Asep Setiawan Asita Elengoe Asti Tri Lestari, Asti Tri Azril Muzamil Bayu Brahmantia Bayu Brahmantia Bayu Brahmantia Bin Sansuwito, Tukimin Devia Nurafnisa Eri Nugraha Fanny Dwi Nopianti Faridah Mohd Said Fauza, Nazwa Isni Fauziah Solihah Nur Hayati Febrian, Kaka Azi Fadhilah Fitri Nurlina Fitri, Gita Nur Gandi Sukma Nugraha Gita Nur Fitri Haeya Firda Nisa Hana Ariyani Hani Handayani Hani Handayani Hani Handayani, Hani Helmi Fauzan Zamaludin Herdiani, Ida Himatul Aliyah, Ima III Dioso, Regidor Indra Gunawan Indra Gunawan Indra Gunawan Kaka Azi Fadhilah Febrian Kamilia Azhari Kiki Meilani Kurniawati, Ade Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti Lilis Lismayanti M Permana, Rhinda Putri Maulana, Muhammad Rizki Mia Ilmiati Miftahul Falah Miftahul Falah Muhammad Saefulloh Munirah Munirah NAILA APRILIYANI Nandini, Vira Nian Neni Nuraeni Neni Nuraeni Neni Nurhasanah Neni Sholihat Neni Sholihat Nugraha, Gandi Sukma Nur Fadhilah Nuri Lestari Nuri Qudrotillah Oni Sahroni Putri Maharani Gandari Putri Nur Anjeli Putri Nur Sabrina Regidor III Dioso Restiana, Nia Rina Sholihach Rosidawati, Ida Rosnawanty, Rosy Sabilla, Reysa Putri Sabrina, Putri Nur Salsabilla Fuji Firmanda Saryomo Saryomo Sasyari, Usman Silvia Rizki Nurcahyani siti Desi Nazila Sopi Cahyani Sri Mulyanti Sri Wahyuni Taofik Muhammad Taopfik Muhammad Tatang Kusmana Tri Setiawan Tukimin Bin Sannsuwito Tukimin bin Sansuwito Ucu Rikmal Wilda Nur Mahmudah Yuli Setia Anggreani Yusuf Rifai Romli Yuyun Sholihatin Yuyun Solihatin Zainal Muttaqin Zamaludin, Helmi Fauzan