p-Index From 2021 - 2026
11.753
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Waste Technology R.E.M (Rekyasa Energi Manufaktur) Jurnal Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur & Energi JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Multitek Indonesia : Jurnal Ilmiah Adimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Elemen Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Penelitian IPTEKS Jurnal Teknik Mesin Cakram Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Kontribusia : Research Dissemination for Community Development Jurnal Abdi Insani ScienceEdu : Jurnal Pendidikan IPA CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Jurnal Penelitian Inovatif ARMATUR : Artikel Teknik Mesin dan Manufaktur TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Jurnal Teknik Mesin Sinergi Surya Teknika: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Journal of Engineering Science and Technology National Multidisciplinary Sciences Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia AutoMech : Jurnal Teknik Mesin International Applied Science Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Journal of Innovative and Creativity Jurnal Polimesin MEDIAKOM : Jurnal Ilmu Komunikasi ABDIMASTEK J-Proteksion : Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Jurnal Penelitian IPTEKS Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Jenis Knalpot terhadap Torsi dan Daya pada Mesin Bore Up 200 Cc Nely Ana Mufarida; Ferdian Tegar Al-Azizi; Arief Alihudien
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i3.6325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis knalpot terhadap torsi dan daya pada mesin sepeda motor yang telah mengalami bore up menjadi 200 cc. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana variasi desain dan konstruksi knalpot memengaruhi performa mesin, khususnya dalam menghasilkan tenaga dan torsi optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan membandingkan beberapa jenis knalpot, yaitu knalpot standar, racing, dan free flow, menggunakan dynamometer untuk mengukur hasil torsi dan daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan knalpot racing menghasilkan peningkatan daya dan torsi yang signifikan dibandingkan knalpot standar, sedangkan knalpot free flow memberikan peningkatan yang lebih kecil tetapi stabil pada putaran mesin tinggi. Sintesis hasil menunjukkan bahwa desain knalpot dengan hambatan gas buang rendah dan resonansi optimal mampu meningkatkan efisiensi volumetrik mesin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemilihan jenis knalpot sangat berpengaruh terhadap performa mesin bore up, sehingga penting untuk disesuaikan dengan kebutuhan performa dan efisiensi bahan bakar.
Pengaruh Variasi Jenis Pelarut Dan Jenis Cat Sebagai Inhibitor Korosi Terhadap Laju Korosi Baja Astm A36 Dewi Amalia; Kosjoko, Kosjoko; Nely Ana Mufarida
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.6521

Abstract

This study aims to analyze the effect of solvent variations in paint mixtures on the corrosion rate of ASTM A36 steel in a seawater immersion environment. ASTM A36 steel is widely used in construction and marine structures but is susceptible to corrosion due to exposure to seawater containing high concentrations of chloride ions. One commonly applied method for corrosion control is surface coating using paint as a physical inhibitor, whose effectiveness is strongly influenced by the type of solvent used. The solvent variations investigated in this study include thinner A special, thinner A ordinary, and thinner B. The research employed a quantitative experimental method. ASTM A36 steel specimens were coated with paint using a 50:50 ratio of paint to solvent and then immersed in natural seawater for 30 days. The corrosion rate was determined using the weight loss method. In addition, surface morphology observations after immersion were conducted using an optical microscope to identify the type and severity of corrosion damage. The results indicate that variations in solvent type within the paint mixture affect the corrosion rate of ASTM A36 steel. Certain combinations of paint and solvent were able to reduce the corrosion rate more effectively than others. These differences are attributed to the solvent’s ability to form a protective coating with good adhesion and uniformity on the steel surface. Therefore, selecting an appropriate solvent type can enhance the effectiveness of paint coatings as a corrosion control method for ASTM A36 steel in marine environments.
Pengaruh Sudut Kerja Pisau Potong Terhadap Unjuk Kerja Mesin Perajang Singkong Priagung Sujud Prasetyo; Kosjoko Kosjoko; Nely Ana Mufarida
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.6525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut kerja pisau potong (25°, 35°, dan 45°) terhadap unjuk kerja mesin perajang singkong yang digerakkan motor listrik. Metode yang digunakan adalah eksperimen langsung di laboratorium dengan pengujian performa berdasarkan waktu perajangan, konsistensi ketebalan irisan, dan ketahanan pisau terhadap keausan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut pisau 35° menghasilkan waktu perajangan tercepat (38,5 detik per 500 gram) dengan konsistensi irisan yang tinggi (rata-rata 2,05 mm) dan keausan pisau yang paling minimal. Sudut 25° cenderung menghasilkan irisan lebih tipis namun kurang seragam, sedangkan sudut 45° membutuhkan waktu lebih lama dan menyebabkan keausan pisau lebih cepat. Simpulan penelitian ini merekomendasikan penggunaan sudut pisau 35° untuk optimalisasi produktivitas, kualitas hasil, dan efisiensi perawatan mesin perajang singkong.
Pengaruh Efektivitas Inhibitor Korosi Alami dari Ekstrak Daun Jeruk Purut, Jeruk Nipis, dan Nanas pada Baja Karbon ASTM A36 dengan Media Air Laut Wisnu Iqbal Yuniar; Kosjoko Kosjoko; Nely Ana Mufarida
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.6575

Abstract

Korosi merupakan permasalahan utama pada baja karbon ASTM A36 yang banyak digunakan pada konstruksi maritim, terutama akibat paparan lingkungan air laut yang kaya akan ion klorida. Penggunaan inhibitor korosi kimia sintetis dinilai efektif, namun berpotensi menimbulkan dampak Memberikan pengaruh yang merugikan terhadap lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan untuk menganalisis efektivitas inhibitor korosi alami (green inhibitor) yang berasal dari ekstrak daun jeruk purut (Citrus hystrix), daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia), dan daun nanas (Ananas comosus) terhadap laju korosi baja karbon ASTM A36 dalam media air laut. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan metode perendaman (weight loss) selama 30 hari pada suhu ruang. Ekstrak daun diaplikasikan sebagai inhibitor dengan variasi waktu perendaman awal 1, 2, dan 3 hari, kemudian spesimen direndam dalam air laut. Laju korosi dihitung berdasarkan kehilangan massa, serta didukung dengan pengamatan mikroskopik permukaan baja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh ekstrak daun mampu menurunkan laju korosi baja ASTM A36 dibandingkan spesimen tanpa inhibitor. Inhibitor ekstrak daun jeruk nipis menunjukkan efektivitas tertinggi dengan laju korosi terendah sebesar 0,11 mmpy pada perendaman 3 hari, diikuti oleh daun jeruk purut sebesar 0,14 mmpy dan daun nanas sebesar 0,34 mmpy. Dengan demikian, ekstrak daun jeruk nipis, jeruk purut, dan nanas berpotensi sebagai inhibitor korosi alami yang ramah lingkungan dan ekonomis untuk perlindungan baja karbon di lingkungan maritim.
Pengaruh Konsentrasi Zat Pelarut Pada Proses Ekstraksi Kulit Buah Naga Merah Sebagai Penurunan Laju Korosi Baja ASTM A36 David Maulana; Kosjoko Kosjoko; Nely Ana Mufarida
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.6588

Abstract

Korosi merupakan permasalahan utama pada material baja karbon rendah seperti ASTM A36, terutama pada lingkungan air laut yang bersifat agresif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi zat pelarut alkohol pada proses ekstraksi kulit buah naga merah sebagai inhibitor korosi alami terhadap laju korosi baja ASTM A36. Ekstrak kulit buah naga merah dibuat menggunakan variasi konsentrasi alkohol sebesar 70%, 89%, dan 96%, kemudian diaplikasikan melalui proses perendaman baja selama 1, 3, dan 5 hari. Spesimen selanjutnya diuji dalam media air laut selama 30 hari. Laju korosi dihitung menggunakan metode kehilangan berat (weight loss), sedangkan efisiensi inhibitor ditentukan berdasarkan perbandingan laju korosi dengan dan tanpa inhibitor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi alkohol dan lama waktu perendaman secara signifikan menurunkan laju korosi baja. Nilai laju korosi terendah diperoleh pada konsentrasi alkohol 96% dengan waktu perendaman 5 hari sebesar 0,0032 mmpy, disertai efisiensi inhibitor tertinggi mencapai 82,32%. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah naga merah berpotensi sebagai inhibitor korosi alami yang ramah lingkungan dan efektif untuk perlindungan baja di lingkungan laut.
Pengaruh Suhu Terhadap Karakteristik, Nilai Kalor, Dan Volume Minyak Polyethylene Dengan Metode Pirolisis Hamdan Katsiro; Nely Ana Mufarida; Bagus Setya Rintiyarna; Nurhalim Nurhalim
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.6665

Abstract

Peningkatan penggunaan plastik di Indonesia berkontribusi terhadap bertambahnya volume limbah plastik yang sulit terdegradasi dan berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu jenis limbah tersebut berasal dari polyethylene (PE) sisa proses pelapisan pipa baja metode 3LPE (Three Layer Polyethylene). Limbah ini umumnya tidak dimanfaatkan kembali karena telah tercemar oleh material lain. Penelitian bertujuan untuk menganalisis suhu pirolisis terhadap volume, rendemen, karakteristik fisik, serta nilai kalor minyak produk pirolisis limbah polyethylene sebagai BBM. Pengambilan data yang digunakan adalah dengan eksperimen pendekatan kuantitatif dari proses pirolisis tanpa udara pada suhu 500°C selama 180 menit menggunakan bahan baku avfal PE sebanyak 2 kg. Minyak hasil pirolisis selanjutnya diuji karakteristiknya meliputi densitas, viskositas/kekentalan, dan nilai kalor. Penelitian menunjukkan bahwa pada saat suhu 500°C diperoleh volume minyak sebesar 250 ml dengan rendemen 11,05%. Minyak pirolisis memiliki densitas 0,924 g/ml, viskositas 0,754 Pa·s, dan nilai kalor sebesar 17.385,67 cal/gram. Secara visual, minyak berwarna coklat gelap, berbau menyengat, bersifat encer, dan mudah terbakar. Temuan ini menunjukkan bahwa limbah polyethylene dari proses 3LPE berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif melalui metode pirolisis, meskipun diperlukan peningkatan kualitas agar karakteristiknya mendekati standar bahan bakar konvensional.
Perbandingan Karakteristik Kadar Air Dan Kadar Karbon Briket Biomassa Berbasis Tempurung Kelapa, Sekam Padi, Dan Serbuk Kayu Jati Putih Fendi Hermawan; Kosjoko Kosjoko; Nely Ana Mufarida; Nurhalim Nurhalim
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.6671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan karakteristik kadar air dan kadar karbon pada briket biomassa berbahan dasar tempurung kelapa, sekam padi, dan serbuk kayu jati putih. Proses pembuatan briket dilakukan melalui tahapan pirolisis pada suhu 500 °C selama 2 jam, penumbukan, pengayakan 50 mesh, pencampuran perekat maizena sebesar 10%, pencetakan, dan pengeringan. Pengujian laboratorium dilakukan untuk menentukan kadar air dan kadar karbon terikat sebagai parameter mutu briket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket sekam padi memiliki kadar air terendah sebesar 4,85%, diikuti serbuk kayu jati putih sebesar 5,62% dan tempurung kelapa sebesar 7,79%. Sementara itu, kadar karbon tertinggi diperoleh pada briket tempurung kelapa sebesar 66,8%, diikuti serbuk kayu jati putih sebesar 62,9% dan sekam padi sebesar 38,7%. Hasil ini menunjukkan bahwa tempurung kelapa memiliki potensi terbaik sebagai bahan baku briket biomassa berkualitas.
Komposit Berbasis Serat Serabut Kelapa Dan Serbuk Kayu Jati Dengan Resin Polyester Sebagai Bahan Alternatif Dasboard Mobil Reza Fahlevi; Nely Ana Mufarida; Kosjoko Kosjoko
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v6i1.7027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mekanik komposit berbasis resin poliester dengan penguat serat kelapa dan serbuk kayu jati sebagai bahan alternatif dashboard mobil. Pengujian yang dilakukan meliputi uji tarik dan uji kekerasan untuk mengevaluasi kemampuan material dalam menahan beban tarik serta ketahanan permukaan terhadap deformasi. Pembuatan spesimen komposit dilakukan dengan metode hand lay-up dengan variasi fraksi volume serat kelapa dan serbuk kayu jati, sedangkan resin poliester berfungsi sebagai matriks. Uji tarik dilakukan mengacu pada standar ASTM D3039 untuk memperoleh nilai kuat tarik, regangan, dan modulus elastisitas, sedangkan uji kekerasan digunakan untuk mengetahui tingkat kekerasan permukaan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi fraksi volume penguat berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik komposit. Komposisi tertentu menghasilkan nilai kuat tarik dan kekerasan yang memenuhi karakteristik material dashboard mobil, seperti kekuatan yang memadai, bobot ringan, dan ketahanan permukaan yang baik. Dengan demikian, komposit serat kelapa dan serbuk kayu jati berpotensi digunakan sebagai bahan alternatif dashboard mobil yang ramah lingkungan dan ekonomis.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI NaOH DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP PEMBUATAN BIOETANOL DARI SERBUK TONGKOL JAGUNG Bintang Yudhistira Adi Wibowo; Kosjoko Kosjoko; Nely Ana Mufarida
Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/suryateknika.v9i2.2084

Abstract

Krisis energi global mendorong pengembangan bahan bakar alternatif yang lebih berkelanjutan, salah satunya bioetanol. Tongkol jagung sebagai limbah pertanian memiliki kandungan lignoselulosa yang berpotensi dikonversi menjadi bioetanol, namun diperlukan pretreatment untuk meningkatkan efisiensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi NaOH dalam proses delignifikasi serta waktu fermentasi terhadap produksi bioetanol dari serbuk tongkol jagung. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi konsentrasi NaOH 5%, 10%, dan 15% serta waktu fermentasi selama 72, 96, dan 120 jam. Parameter yang dianalisis meliputi kadar glukosa, rendemen bioetanol, kadar bioetanol, dan nilai kalor bioetanol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH 15% menghasilkan kadar glukosa tertinggi sebesar 19%. Kombinasi perlakuan NaOH 15% dan fermentasi selama 120 jam menghasilkan kadar bioetanol tertinggi sebesar 80%, rendemen tertinggi sebesar 17%, serta nilai kalor tertinggi sebesar 1560,37 Cal/gram. Temuan ini menunjukkan bahwa proses delignifikasi dan durasi fermentasi berperan penting dalam meningkatkan efisiensi konversi biomassa menjadi bioetanol, memberikan potensi bagi pengembangan energi terbarukan berbasis limbah pertanian
Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram (Kg) Nely Ana Mufarida; Ayun Baskara
MULTITEK INDONESIA Vol 19 No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/mtkind.v19i2.12781

Abstract

Perubahan kondisi cuaca dan musim yang tidak menentu sering menyebabkan kerusakan bahan baku buah-buahan atau sayuran, seperti pembusukan dan penurunan mutu sebelum diolah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun ulang mesin vacuum frying yang berfungsi menggoreng bahan pangan dengan tekanan rendah sehingga menghasilkan produk dengan kualitas warna, aroma, dan kandungan gizi yang lebih baik dibandingkan proses penggorengan konvensional. Perancangan pada alat terdiri dari beberapa bagian: Tabung Penggorengan 60 cm x 30 cm menggunakan plat stailess steel, Tabung Vakum dengan ukuran 60 cm x 23 cm serta saluran pipa ke tabung berukuran 1 inchi dengan bahan stainless serta komponen komponen penunjang lainnya seperti, Pompa Air, Vacuum Gauge, Selenoid Valve, Sensor Suhu, Pengontrol Kelayakan dan Penggunaan Minyak Goreng, Pintu Penutup Kolam Penampungan Air, Serta Kran Penguras. Dengan demikian, penerapan vacuum frying efektif dalam menjaga kualitas produk olahan buah serta memberikan dampak positif bagi pemgerajin usaha pada sektor pengolahan makanan di tengah meningkatnya permintaan pasar dan tantangan perubahan musim.
Co-Authors Abadi Sanosra Aditya Dimas Pratama Aditya Surya Manggala Agus Hari Cahyono Ahmad Abi Sodik Aji Sangjoko Alfian Anggraista Ali Usman Amelia novinda sari Aminulloh, Romi Amri Gunasti Andik Irawan Andre, Irham Andrean Angga Dwinanda Anggraista, Alfian Aqilah Zulfa Azzahra Ardhi Fathoni Syam PN Ardhi, Nusantara Fathonisyam Putra Arief Alihudien Ariyanto Ariyanto Ariyanto, Ariyanto Asroful Abidin Ayun Baskara Azimansyah, Rafidan Bagus Setya Rintiyarna Bahri, Hairul Bahri, Mokh Hairul Bahri, Mokh. Hairul Baskara, Ayun Beni Pamuji Lestar Bintang Yudhistira Adi Wibowo Budi Satria Bakti Cahyono, Agus Hari David Maulana Dekiyanto Dwi Haryono Desta, Senki Dewi Amalia Dwi Bayu Kristanto Dwi Yunita Haryanti Dwinanda, Angga Eko Budi Satoto Erna Ipak Rahmawati Febri Ari Sandi Fendi Hermawan Ferdian Tegar Al-Azizi Feti Fatimah Finali, Asmar Firmansyah Firmansyah Firmansyah, Firmansyah Fitriana Fitriana Fitriana, Fitriana Galatea, Chusnul Khotimah Gery Retanubun Gilang, Aditya Hamdan Katsiro Hamduwibawa, Rofi Budi Harum Tri Wahyudi Hawaij, Dedi Maulana Hidayat, Rahmat Hifni, Mada Naufal Hilmi Raharjo Iin Ervina, Iin Ikhfan Tri Wahyulianto Putra Ilanka Cahya Dewi Ilanka Cahya Dewi Ilham Maulana Indra Eka Prasetya Irawati Irawati Irawati Irawati Iskandar Umarie Iswahyudi Jawantino Samawa Juariyah Juariyah Junet Rimet Khoiri, Yasirul Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko kosjoko kosjoko Kosjoko, Kosjoko Lakum, Yuslih Latifa Mirzatika Al-Rosyid Lestar, Beni Pamuji M. Wildanul Kahfi Machmud Effendy Mihrozi, Moch Iqbal Moch Iqbal Mihrozi Moch Taufik Moch. Arif Wibowo Moh Hasan Noval Moh. Ainul Yaqin Muarifin Muarifin, Muarifin Muh Andrea Wahyu Muhammad Nabiil Hadiyyatullah Muhammad Reza Ardian Putra Muhammad Zaenuri Muhammad Zainur Ridlo Muhtar Muhtar Muhtar Muhtar Nanang Saiful Rizal Noval, Moh Hasan Nurhalim Nurhalim Nurhalim Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurlina, Ika Tyas Octa, Hakim Orisanto Darma Setiawan Prakosa, Gilang Satria Pranoto, Rachmad Adi Pratama, Mokhammad Yoga Prayogi Donny Dharmawan Priagung Sujud Prasetyo Probowulan, Diyah Putra, Dhian Wahana Putra, Ikhfan Tri Wahyulianto Putra, Muhammad Reza Ardian Rachmad Adi Pranoto Rahmat Hidayat Retanubun, Gery Reza Fahlevi Romadhon, Muhammad Firly Rusdiana Setyaningtyas Sandi, Febri Ari Setiyo Ferdi Yanuar Shofiyah, Rohimatush Sholehuddin, Ilham Sodik, Ahmad Abi Sofia Ariyani Sofia Ariyani Sofyan Rofi Soleh, Abdullah Robeid Suharso, Wiwik Sultan Maulana Abdul Wahid Surahman, Andika Susi Wahyuning Asih Sutikno Sutikno Sutikno Syah, Moch. Thoriqur Rahman Taufan Abadi Taufik, Moch Toha, Kamil Totok Dwi Kuryanto Ukasyah Shibghaturrahman Ulumudin, M Ikhya Ulya Anisatur Rosydah Ulya Anisatur Rosyidah Umarie, Iskandar Umilasari, Reni Wahyu, Muh Andrea Wahyudi, Harum Tri Wahyudi, Irfan Sholeh Wibowo, Moch. Arif Winahyu, Pawestri Wisnu Iqbal Yuniar Yanuar, Setiyo Ferdi Yaqin, Moh. Ainul Yasirul Khoiri Yuslih Lakum Zuhairi, Rafi