p-Index From 2021 - 2026
11.753
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Waste Technology R.E.M (Rekyasa Energi Manufaktur) Jurnal Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur & Energi JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Multitek Indonesia : Jurnal Ilmiah Adimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Elemen Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Penelitian IPTEKS Jurnal Teknik Mesin Cakram Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Kontribusia : Research Dissemination for Community Development Jurnal Abdi Insani ScienceEdu : Jurnal Pendidikan IPA CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Jurnal Penelitian Inovatif ARMATUR : Artikel Teknik Mesin dan Manufaktur TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Jurnal Teknik Mesin Sinergi Surya Teknika: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Journal of Engineering Science and Technology National Multidisciplinary Sciences Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia AutoMech : Jurnal Teknik Mesin International Applied Science Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Journal of Innovative and Creativity Jurnal Polimesin MEDIAKOM : Jurnal Ilmu Komunikasi ABDIMASTEK J-Proteksion : Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Jurnal Penelitian IPTEKS Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Dan Pembuatan Alat Filtrasi Oli Untuk Menangkap Partikel Kontaminan Pada Tangki Pelumasan Nely Ana Mufarida; Muarifin
MULTITEK INDONESIA Vol 19 No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/mtkind.v19i2.12783

Abstract

Kinerja sistem pelumasan pada mesin industri sangat dipengaruhi oleh kualitas oli yang digunakan. Kontaminasi berupa partikel logam, serpihan karbon, dan kotoran mikroskopis dapat menyebabkan penurunan efisiensi pelumasan, peningkatan temperatur kerja, hingga percepatan keausan komponen. Penelitian ini merancang dan menganalisis alat filtrasi oli berbasis filter mekanis yang diterapkan pada tangki oli skala industri guna meningkatkan kebersihan oli selama proses operasi. Sistem filtrasi dirancang dengan konsep sirkulasi kontinu, di mana oli dialirkan dari tangki menuju media filter berpori 5mikron menggunakan pompa low-pressure dan dikembalikan kembali ke dalam tangki. Pengujian dilakukan pada oli terkontaminasi partikel padat buatan dengan ukuran <= 50 mikron. Hasil menunjukkan bahwa alat filtrasi mampu menurunkan jumlah partikel hingga 80–90% setelah periode filtrasi 45–90 menit, serta meningkatkan kejernihan oli secara signifikan. Dengan demikian, alat filtrasi mekanis ini terbukti efektif dalam memperpanjang umur pakai oli, meminimalkan downtime mesin, dan mengurangi biaya perawatan pada sistem pelumasan industri.
Model Kewirausahaan Pemanfaatan  Limbah Ikan Lele menjadi Olahan Pangan berbasis Zero Waste Upaya Pencegahan Kasus Stunting di Kabupaten Jember Ilanka Cahya Dewi; Rusdiana Setyaningtyas; Nely Ana Mufarida; Ulya Anisatur Rosyidah
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i1.9246

Abstract

Kabupaten Jember masih menghadapi permasalahan stunting dengan prevalensi sebesar 34,9% yang salah satu penyebab utamanya adalah rendahnya asupan protein hewani dan kalsium pada balita. Di sisi lain, MBS Darul Falah di Desa Cakru memiliki unit budidaya dan produksi fillet lele frozen yang menghasilkan limbah ikan hingga 60–70% dari berat total, berupa kulit, tulang, duri, dan kepala ikan. Limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, padahal bagian-bagian ikan lele memiliki kandungan protein dan kalsium yang tinggi serta berpotensi diolah menjadi pangan bergizi. Kondisi ini menunjukkan pentingnya inovasi pemanfaatan limbah lele berbasis zero waste yang bernilai ekonomi sekaligus mendukung pencegahan stunting. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan model kewirausahaan zero waste berbasis limbah lele, meningkatkan kapasitas santri dan mitra budidaya dalam pengolahan limbah menjadi produk pangan bergizi, serta menghasilkan inovasi produk tinggi protein dan kalsium untuk mendukung pemenuhan gizi balita. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknis pengolahan limbah lele menjadi produk seperti tepung tulang, kerupuk kulit, dan abon kepala lele, pendampingan kewirausahaan, penerapan SOP produksi higienis, serta uji kandungan gizi dasar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dan dihasilkannya produk pangan bernilai gizi dan ekonomi. Simpulannya, pemanfaatan limbah lele berbasis zero waste berpotensi menjadi solusi berkelanjutan untuk pemberdayaan ekonomi pesantren sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.
PEMBERDAYAAN PEMUDA MUHAMMADIYAH CAKRU DALAM PENGEMBANGAN WIRAUSAHA BUDIDAYA AYAM KUNTARA SEBAGAI UPAYA KEMANDIRIAN EKONOMI Nely Ana Mufarida; Nurhalim Nurhalim; Sutikno Sutikno
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6522

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan sebagai respon atas keterbatasan akses permodalan, keterampilan teknis, serta pendampingan usaha yang dihadapi Pemuda Muhammadiyah Cakru, sehingga potensi ekonomi lokal khususnya di sektor peternakan belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas, tingginya risiko usaha, serta terbatasnya peluang peningkatan pendapatan pemuda. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda melalui penguasaan keterampilan budidaya Ayam Kuntara yang berkelanjutan dan penguatan kapasitas kewirausahaan. Mitra dalam kegiatan ini adalah 25 orang Pemuda Muhammadiyah Cakru yang memiliki minat dan komitmen untuk mengembangkan usaha peternakan. Metode pengabdian dilakukan secara partisipatif melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi program dan pemetaan kebutuhan mitra, penyuluhan serta workshop budidaya Ayam Kuntara, pelatihan kewirausahaan, pemasaran digital, dan pencatatan keuangan sederhana, serta praktik langsung pendirian unit usaha percontohan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan, observasi proses dan hasil produksi, serta analisis perubahan pendapatan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan hardskill budidaya sebesar 45% dan softskill kewirausahaan sebesar 40%, penurunan angka kematian ayam hingga 30%, peningkatan produktivitas ternak, serta kenaikan pendapatan rata-rata peserta sekitar 35% per siklus produksi. Selain itu, terbentuk satu kelompok usaha pemuda yang berkelanjutan sebagai wadah pengembangan usaha bersama. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan terpadu antara pelatihan teknis dan kewirausahaan efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda. Hasil pengabdian ini penting sebagai model pemberdayaan pemuda berbasis potensi lokal yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Budidaya Maggot sebagai Alternatif Pakan Lele Berbasis Sampah Organik di Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Falah Jember Ali Usman; Nurhalim Nurhalim; Nely Ana Mufarida
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol 05 No 02: Oktober 2026 (in progress)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2026.v5i2.8392

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan sampah organik melalui budidaya maggot oleh santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Falah di Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, sebagai alternatif pakan lele yang lebih ekonomis dan efisien. Sampah organik dari aktivitas pesantren sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal, sementara biaya pakan komersial terus meningkat dan menjadi beban terbesar dalam produksi lele. Melalui budidaya Black Soldier Fly (BSF), sampah organik diolah menjadi maggot berprotein tinggi yang potensial digunakan sebagai pakan. Kegiatan meliputi edukasi dan pelatihan mengenai teknik budidaya BSF, pembuatan fasilitas budidaya, pengolahan sampah sebagai media, manajemen siklus hidup BSF, serta teknik panen dan pengolahan maggot. Program juga melakukan uji coba penggunaan maggot sebagai substitusi pakan pabrikan dengan mengukur pertumbuhan, kelangsungan hidup lele, dan efisiensi biaya. Hasil menunjukkan bahwa budidaya maggot mampu menurunkan volume sampah organik lebih dari 60% dan menyediakan pakan bernutrisi tinggi. Penggunaan maggot menurunkan biaya pakan 35–40% tanpa menurunkan performa pertumbuhan lele. Selain memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan, program ini meningkatkan keterampilan santri dalam pengelolaan sampah, budidaya berkelanjutan, dan wirausaha.
Pemberdayaan Nasyiatul Aisyiyah Cakru dalam Mendukung Gerakan Zero Stunting Berbasis Keluarga dan Komunitas Iin Ervina; Susi Wahyuning Asih; Nely Ana Mufarida; Asroful Abidin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol 05 No 02: Oktober 2026 (in progress)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2026.v5i2.8393

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Nasyiatul Aisyiyah Cakru dalam mendukung gerakan zero stunting berbasis keluarga dan komunitas di Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Kegiatan difokuskan pada penguatan pemahaman kader mengenai pencegahan stunting melalui edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang, serta peningkatan peran keluarga dalam praktik pengasuhan sehat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi partisipatif, pelatihan berbasis modul, penerapan teknologi sederhana (media digital dan growth chart), pendampingan keluarga berisiko stunting, serta evaluasi berkelanjutan melalui monitoring status gizi dan kolaborasi dengan perangkat desa serta tenaga kesehatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pre-test dan post-test, serta dokumentasi untuk menilai peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman kader mengenai faktor risiko stunting, pola makan bergizi seimbang, serta teknik stimulasi tumbuh kembang. Pre-test dan post-test menampilkan kenaikan rata-rata pemahaman lebih dari 35%. Keluarga sasaran juga memperlihatkan perubahan perilaku positif, seperti praktik MP-ASI sesuai rekomendasi, peningkatan keaktifan posyandu, dan kesadaran memantau status gizi anak. Kolaborasi komunitas menghasilkan kelompok pendukung keluarga sadar gizi sebagai media edukasi berkelanjutan. Simpulannya, program pemberdayaan ini efektif meningkatkan kapasitas kader serta memperkuat partisipasi keluarga dan komunitas dalam pencegahan stunting. Model pendampingan berbasis komunitas mampu mendorong perubahan perilaku berkelanjutan dan berpotensi direplikasi di wilayah lain.
Pengembangan Teaching Factory Mulia Bread dan Cakes sebagai Model Kewirausahaan di SMK Muhammadiyah 5 Kencong Jember Sutikno Sutikno; Feti Fatimah; Nely Ana Mufarida; Amri Gunasti; Iswahyudi Iswahyudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol 05 No 02: Oktober 2026 (in progress)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2026.v5i2.8395

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan mengembangkan Teaching Factory Mulia Bread Cakes sebagai model kewirausahaan berbasis produksi di SMK Muhammadiyah 5 Kencong Jember untuk meningkatkan kompetensi siswa, manajemen unit usaha, dan pengalaman bisnis nyata. Sebelum pengembangan, nilai keterampilan praktik siswa rata-rata 65%, konsistensi kualitas produk 60%, waktu produksi 120 menit per batch, kapasitas produksi 20–30 unit per hari, tingkat penjualan sekitar 50%, pencatatan keuangan belum tertib, dan pendapatan unit usaha sekitar Rp1.500.000 per bulan. Program dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, pelatihan teknis pembuatan roti dan kue sesuai standar industri, pendampingan manajemen usaha, pemasaran digital, serta uji coba produksi dan distribusi. Setelah pengembangan, nilai keterampilan siswa meningkat menjadi 85–90%, konsistensi kualitas 85%, waktu produksi lebih efisien (75–80 menit per batch), kapasitas produksi meningkat menjadi 60–80 unit per hari, tingkat penjualan 85–90%, dan seluruh transaksi keuangan tercatat. Pendapatan unit usaha naik menjadi Rp4.500.000–Rp6.000.000 per bulan. Kesimpulannya, Teaching Factory Mulia Bread Cakes efektif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan industri.
PENGARUH POLA KOMUNIKASI DIGITAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER DI ERA MEDIA SOSIAL Aditya Dimas Pratama; Nely Ana Mufarida; Iin Ervina
MEDIAKOM Vol. 9 No. 02 (2026): Mediakom, Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian berjudul Pengaruh Pola Komunikasi Digital terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember di Era Media Sosial menjelaskan bahwa meningkatnya intensitas penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa menjadikan komunikasi digital sebagai bagian penting kehidupan akademik dan sosial, namun juga berpotensi menimbulkan tekanan psikologis seperti kecemasan, stres, dan penurunan kepercayaan diri akibat cyberbullying, perbandingan sosial, serta overload informasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei analitik. Responden merupakan mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Jember dari berbagai fakultas yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pola komunikasi digital, intensitas dan bentuk interaksi media sosial, serta skala kesehatan mental yang telah tervalidasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier, serta didukung wawancara singkat untuk memperkaya interpretasi. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pola komunikasi digital dengan intensitas tinggi, terutama yang bersifat pasif dan berbasis perbandingan sosial, berpengaruh signifikan terhadap meningkatnya tingkat stres dan kecemasan mahasiswa. Sebaliknya, komunikasi digital yang lebih selektif dan suportif berkorelasi positif dengan kesehatan mental. Simpulan menyatakan bahwa pola komunikasi digital berpengaruh nyata terhadap kesehatan mental mahasiswa, sehingga diperlukan program literasi digital dan intervensi kesehatan mental yang terintegrasi di lingkungan kampus.
Empowering Teratai 49 As-Sakinah Elderly Health Post Management Toward Healthy Independent And Prosperous Seniors Ulya Anisatur Rosyidah; Dwi Yunita Haryanti; Juariyah Juariyah; Nely Ana Mufarida
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2026): Agustus
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/transformasi.v6i2.40189

Abstract

The increasing elderly population in Indonesia necessitates strengthening community-based health services through enhancing the capacity of elderly integrated health post (Posyandu Lansia) management. The Teratai 49 As-Sakinah Elderly Integrated Health Post in Cakru Village continues to face challenges in program management, coordination among administrators, and the development of sustainable activity plans. This community service program aimed to empower the administrators of the Elderly Integrated Health Post through an integrated empowerment model consisting of health education, training, continuous mentoring, organizational management strengthening, and cross-sector collaboration to improve the quality of health services for older adults. The program was conducted from June to August 2025 and involved 10 administrators of the Elderly Integrated Health Post. Program evaluation was carried out using pre-test and post-test assessments to measure knowledge improvement, observational checklists to assess practical skills, and monitoring of elderly participation before and after the intervention. The results demonstrated that the mean knowledge score increased from 50.9 to 85.3, representing a 67.6% improvement with a normalized gain (N-gain) score of 0.70 (high category). In addition, the number of active elderly participants increased from 28 to 41 individuals, while attendance rates improved from 55% to 85%. The success of the program was supported by a participatory approach, continuous mentoring, and collaboration among the Elderly Integrated Health Post administrators, the village government, and the community health center (Puskesmas). This program contributed to strengthening the capacity of the Elderly Integrated Health Post administrators in managing community-based elderly health services and produced an empowerment model with the potential to be replicated in other Elderly Integrated Health Posts to support healthy, independent, and prosperous ageing.
Co-Authors Abadi Sanosra Aditya Dimas Pratama Aditya Surya Manggala Agus Hari Cahyono Ahmad Abi Sodik Aji Sangjoko Alfian Anggraista Ali Usman Amelia novinda sari Aminulloh, Romi Amri Gunasti Andik Irawan Andre, Irham Andrean Angga Dwinanda Anggraista, Alfian Aqilah Zulfa Azzahra Ardhi Fathoni Syam PN Ardhi, Nusantara Fathonisyam Putra Arief Alihudien Ariyanto Ariyanto Ariyanto, Ariyanto Asroful Abidin Ayun Baskara Azimansyah, Rafidan Bagus Setya Rintiyarna Bahri, Hairul Bahri, Mokh Hairul Bahri, Mokh. Hairul Baskara, Ayun Beni Pamuji Lestar Bintang Yudhistira Adi Wibowo Budi Satria Bakti Cahyono, Agus Hari David Maulana Dekiyanto Dwi Haryono Desta, Senki Dewi Amalia Dwi Bayu Kristanto Dwi Yunita Haryanti Dwinanda, Angga Eko Budi Satoto Erna Ipak Rahmawati Febri Ari Sandi Fendi Hermawan Ferdian Tegar Al-Azizi Feti Fatimah Finali, Asmar Firmansyah Firmansyah Firmansyah, Firmansyah Fitriana Fitriana Fitriana, Fitriana Galatea, Chusnul Khotimah Gery Retanubun Gilang, Aditya Hamdan Katsiro Hamduwibawa, Rofi Budi Harum Tri Wahyudi Hawaij, Dedi Maulana Hidayat, Rahmat Hifni, Mada Naufal Hilmi Raharjo Iin Ervina, Iin Ikhfan Tri Wahyulianto Putra Ilanka Cahya Dewi Ilanka Cahya Dewi Ilham Maulana Indra Eka Prasetya Irawati Irawati Irawati Irawati Iskandar Umarie Iswahyudi Jawantino Samawa Juariyah Juariyah Junet Rimet Khoiri, Yasirul Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko kosjoko kosjoko Kosjoko, Kosjoko Lakum, Yuslih Latifa Mirzatika Al-Rosyid Lestar, Beni Pamuji M. Wildanul Kahfi Machmud Effendy Mihrozi, Moch Iqbal Moch Iqbal Mihrozi Moch Taufik Moch. Arif Wibowo Moh Hasan Noval Moh. Ainul Yaqin Muarifin Muarifin, Muarifin Muh Andrea Wahyu Muhammad Nabiil Hadiyyatullah Muhammad Reza Ardian Putra Muhammad Zaenuri Muhammad Zainur Ridlo Muhtar Muhtar Muhtar Muhtar Nanang Saiful Rizal Noval, Moh Hasan Nurhalim Nurhalim Nurhalim Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurlina, Ika Tyas Octa, Hakim Orisanto Darma Setiawan Prakosa, Gilang Satria Pranoto, Rachmad Adi Pratama, Mokhammad Yoga Prayogi Donny Dharmawan Priagung Sujud Prasetyo Probowulan, Diyah Putra, Dhian Wahana Putra, Ikhfan Tri Wahyulianto Putra, Muhammad Reza Ardian Rachmad Adi Pranoto Rahmat Hidayat Retanubun, Gery Reza Fahlevi Romadhon, Muhammad Firly Rusdiana Setyaningtyas Sandi, Febri Ari Setiyo Ferdi Yanuar Shofiyah, Rohimatush Sholehuddin, Ilham Sodik, Ahmad Abi Sofia Ariyani Sofia Ariyani Sofyan Rofi Soleh, Abdullah Robeid Suharso, Wiwik Sultan Maulana Abdul Wahid Surahman, Andika Susi Wahyuning Asih Sutikno Sutikno Sutikno Syah, Moch. Thoriqur Rahman Taufan Abadi Taufik, Moch Toha, Kamil Totok Dwi Kuryanto Ukasyah Shibghaturrahman Ulumudin, M Ikhya Ulya Anisatur Rosydah Ulya Anisatur Rosyidah Umarie, Iskandar Umilasari, Reni Wahyu, Muh Andrea Wahyudi, Harum Tri Wahyudi, Irfan Sholeh Wibowo, Moch. Arif Winahyu, Pawestri Wisnu Iqbal Yuniar Yanuar, Setiyo Ferdi Yaqin, Moh. Ainul Yasirul Khoiri Yuslih Lakum Zuhairi, Rafi