Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis Of Factors Causing Lateness To School In Grades III And V Of SDN 06/Ii Tanjung Agung And Its Impact On Learning Outcomes Nuras, Fadhlan Ramadhan; Apdoludin, Apdoludin; Subhanadri, Subhanadri
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 9, No 2 (2025): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i2.12632

Abstract

This study aims to identify and analyze the underlying causes of student tardiness and its impact on learning outcomes among Grade III and Grade V students at SDN 06/II Tanjung Agung. Employing a qualitative descriptive method, data were collected through observation, interviews with teachers and students, and documentation of attendance records. The findings indicate that tardiness is caused by both internal factors such as oversleeping, lack of time discipline, and poor sleep habits and external factors, including long commuting distances, transportation issues, and family responsibilities. These delays often result in students missing core subject explanations, reducing their understanding and academic performance. Teachers generally respond with verbal warnings and counseling, though responses vary depending on frequency and student behavior. The study concludes that addressing student tardiness requires a collaborative effort involving both school and family, with an emphasis on behavioral support, routine reinforcement, and context sensitive educational policies. These findings can inform school strategies and educational policymaking to foster student punctuality and improve learning engagement.
Peningkatkan Proses dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dengan Mengunakan Model Role Playing di Kelas V SDN 088/II Sungai Mengkuang Meylana Ronauli, Febby; Aprizan, Aprizan; Subhanadri, Subhanadri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.6902

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki proses pembelajaran serta meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia dengan menerapkan model pembelajaran Role Playing pada siswa kelas V SDN 088/II Sungai Mengkuang. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa, dimana hanya 10% siswa mencapai kategori baik dan 65% siswa masih memerlukan bimbingan dengan standar ketuntasan yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), dengan batas nilai minimal sebesar 70. Metode yang diterapkan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 20 siswa sebagai subjek penelitian. Masing-masing siklus penelitian mencakup empat langkah pokok, yakni tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, kegiatan pengamatan, serta proses refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian hasilnya dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tiga aspek utama yang menjadi fokus penelitian. Persentase kinerja guru mengalami peningkatan dari 80% pada siklus pertama hingga mencapai 100% pada siklus kedua. Keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran mencapai 100% pada kedua siklus dengan peningkatan kualitas partisipasi yang substansial. Ketuntasan hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, yaitu dari 70% pada siklus pertama menjadi 100% pada siklus kedua. Model Role Playing terbukti efektif menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, bermakna, dan menyenangkan, serta mampu mengembangkan tidak hanya aspek kognitif tetapi juga keterampilan sosial dan kemampuan berpikir kritis siswa mengalami perkembangan yang positif.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTU PAPAN PINTAR KELAS IV SDN 032/II MUARA BUNGO Elfita, Wilda; Avana, Nurlev; Subhanadri, Subhanadri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50500

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas pada siswa kelas IV SDN 032/II Muara Bungo yang dilatarbelakangi observasi awal yang menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa, dapat dilihat berdasarkan nilai rata-rata ujian semester ganjil pada mata pelajaran Matematika yaitu 60. Rata-rata nilai tersebut masih dibawah kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah yaitu 75. Hal ini menunjukkan masih rendahnya hasil belajar siswa pada matapelajaran matematika. Oleh karena itu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah model pembelajaran CTL. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan model CTL dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklus terdiri atas perencanaa, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN 032/II Muara Bungo yang berjumlah 24 siswa. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa lembar observasi keterlaksanaan model CTL. Sedangkan data kuantitatif berupa data yang diperoleh dari 1) Presentase keterlaksanaan model CTL yang diperoleh dari  jumlah jawaban Ya dan Tidak pada lembar observasi, 2) peningkatana hasil belajar yang diperoleh dari hasil proses belajar pendidik, proses belajar peserta didik dan hasil bealajar siswa dengan menggunakan model CTL. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain: 1) keterlaksanaan model CTL pada mata pelajaran matematika berkatagori sangat baik,dengan perolehan dari lembar observasi pendidik pada Siklus I sebesar 73,65% dan siklus II sebesar 92,3%. Hasil lembar observasi peserta didik pada siklus I memperoleh sebesar 49,9 dan pada siklus II sebesar 87,4% 2) hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika setiap siklus mengalami peningkatatan di aatas nilai KKTP yaitu 75%, setelah diterapkan model CTL. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah 54,10%, dan hasil belajar siswa pada siklus II sebesar 83,30%. Penerapan model CTL dapat meningkatkan dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar, dan dapat membantu siswa agar tetap fokus dalam berbagai situasi pembelajaran yang sedang terjadi sehingga terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPAS di SDN 211/II Tuo Limbur lilisuryati, lilisuryati; Subhanadri, Subhanadri
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/w1rkss65

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran berdiferensiasi di SDN 211/II Tuo Limbur. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan Guru kelas V, Kepala Sekolah dan Peserta didik di SDN 211/II Tuo Limbur. Instrumen pengumpulan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, pedoman wawancara atau lembar pertanyaan. Data dianalisis menggunakan model Miles & Huberman dengan urutan langkah pengumpulan data, reduksi data, verivikasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan Data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan proses pembelajaran berdiferensiasi di SDN 211/II Tuo Limbur dilaksanakan di setiap tingkatan kelas (V). Kegiatan pembelajaran berjalan secara baik. Hal ini dapat dilihat dari kelengkapan elemen proses pembelajaran berdiferensiasi pada setiap tahapan yang dilakukan guru, antara lain: 1) Perencanaan, yang terdiri atas menyiapkan pertanyaan pemandu dan menerapkan kegiatan berjenjang yang memiliki berbagai tingkat tantangan dan kompleksitas. 2) Pelaksanaan, yang terdiri atas melakukan kegiatan diskusi di dalam kelas sesuai minat dan profil belajar peserta didik, mengembangkan kegiatan pembelajaran yang bervariasi sesuai gaya belajar peserta didik (visual, auditori, kinestetik), dan membentuk kelompok belajar yang fleksibel. 3) Evaluasi, menggunakan instrumen penilaian seperti penilaian
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar IPAS Siswa SD Nurhidayati, Nurhidayati; Subhanadri, subhanadri
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/s9kvhg05

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa yang terlihat dari kurangnya minat mereka dalam kegiatan belajar. Permasalahan ini diidentifikasi berdasarkan data awal yang diperoleh melalui observasi. Penelitian ini berfokus pada penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Game Tournament). Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan penerapan model tersebut sekaligus meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral dari Kemmis dan Taggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 16 siswa kelas V SDN NO 022/VI Pulau Tengah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, hasil belajar, dan catatan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Penerapan model pembelajaran TGT dapat meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa kelas V SDN No 022/VI Pulau Tengah. Pada siklus I persentase siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi sebesar 31% dan meningkat pada siklus II menjadi 75%. (2) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan menggunakan model TGT. Pada siklus I siswa yang mencapai KKM sebanyak 57% dan meningkat pada siklus II menjadi 81%. Hal ini menujukkan bahwa model TGTdapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Berdasarkan data tersebut, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V dan memberikan dampak positif pada hasil belajar mereka. Penelitian ini merekomendasikan guru kelas untuk menggunakan model kooperatif tipe TGT sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa
Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman dengan Menggunakan Model Scramble di Kelas V SDN NO. 175/VI Ngaol Ilir Susanti, Susi; Subhanadri, Subhanadri
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v12.83

Abstract

This research was motivated by the low proficiency of students in the Indonesian language subject during the learning process, where teachers predominantly relied on lecture and question-and-answer methods. The study aimed to enhance the learning skills of fourth-grade students at SD 175/VI Ngaol Ilir through the implementation of the Scramble model. The Scramble model involves creatively arranging words or letters randomly to form answers or matching concepts related to the given questions. The research was designed as a classroom action research (CAR) study with the objective of determining whether the Scramble model could improve students' skills. Conducted over two cycles, the research utilized instruments such as teacher observation sheets, reading skill observation sheets, and achievement tests. The results indicated that applying the Scramble model significantly improved students' reading comprehension. This was evidenced by the increase in average reading comprehension scores from the final tests, with the first cycle achieving a completeness rate of 51.11%, which rose to 76.67% in the second cycle—a 25.56% improvement. Thus, it can be concluded that the Scramble model effectively enhances students' reading comprehension skills
Guided Inquiry Sebagai Strategi Efektif Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV  SD Negeri 131/II SKB Putri, Silvia Ristia; Subhanadri, Subhanadri; Apdoludin, Apdoludin
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v12.86

Abstract

This research is motivated by the low critical thinking skills of grade IV D students of SDN 131/II SKB. This study aims to improve the learning process and critical thinking skills of students using the Guided Inquiry learning model. The research method used is Classroom Action Research (CAR). The research was conducted in two cycles, each cycle consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the research were 35 students of class IV D. The object of the research is the process and critical thinking skills of students. The data collection techniques used are observation and test techniques. The data collection instruments used observation sheets, critical thinking ability test sheets for students and documentation. Analysis of research data used qualitative and quantitative data analysis. The results of the study can be seen that the learning process and critical thinking skills of students have increased, this is evidenced by the assessment of teacher and student performance and the results of critical thinking ability tests. In the assessment of teacher performance in cycle I meeting I was 84% and in cycle I meeting II increased to 88% so that the percentage of teacher performance in cycle I 86% can be considered very good. While in cycle II meeting I increased to 91% and in meeting II increased to 96% so that the percentage of teacher performance in cycle II was 93.5%. In addition, the results of the assessment of the student learning process in each cycle per meeting increased, namely in cycle I meeting I from 72.06% to meeting II 76.57% there was an increase of 6.26%. Furthermore, cycle I meeting II to cycle II meeting I from a value of 76.57% to 81.84% there was an increase of 6.88%. Then from cycle II meeting I 81.84% to cycle II meeting II 89.16% there was a significant increase reaching 8.94%. And students' critical thinking skills also increased during the pre-cycle reaching a value of 45.71% in the (less critical) category. In cycle I it increased to 71.43% in the (critical) category and in cycle II it increased significantly to 91.43% in the (very critical) category, thus achieving the target indicator of critical thinking skills success, which is 65%.
Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar Ipas Menggunakan Model Index Card Match Yurti, Sinta Ligurni; Subhanadri, Subhanadri; Aldino, Aldino
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v12.99

Abstract

Observasi yang menunjukkan hasil belajar IPAS yang rendah di kalangan siswa kelas IV di SDN 219/II BTN Lintas Asri menjadi dasar penelitian ini. Kriteria hasil belajar rendah (KKTP) pada ujian tengah semester menjadi bukti dari hal tersebut. Kajian ini secara spesifik menginvestigasi dampak implementasi model Kartu Indeks terhadap optimalisasi motivasi dan hasil belajar. Fokus penelitian diarahkan pada peserta didik kelas IV di SDN 219/II BTN Lintas Asri dalam konteks mata pelajaran IPAS. Penelitian ini mengadopsi metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilaksanakan melalui dua siklus berkelanjutan. Masing-masing siklus diimplementasikan melalui empat fase prosedural yang sistematis. Fase-fase tersebut adalah perancangan (planning), implementasi tindakan (action), observasi (observation), dan diakhiri dengan fase refleksi kritis (reflection).Penelitian pada mata pelajaran IPAS ini mengambil lokasi di Kelas IV SDN 219/II BTN Lintas Asri dan dilaksanakan selama semester kedua tahun ajaran 2024–2025. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelas IV, dengan total 18 orang. Komposisi demografis subjek penelitian terbagi menjadi 10 peserta laki-laki dan 8 peserta perempuan. Penelitian ini menggunakan gabungan teknik kualitatif dan kuantitatif untuk mengumpulkan data. Penjelasan berikut berlaku untuk hasil analisis data: (1) Berdasarkan kuesioner motivasi belajar pada siklus I, penerapan model pembelajaran Index Card Match meningkat dari 72,22% menjadi 100% pada siklus II. (2) Berdasarkan lembar observasi guru, pendekatan pembelajaran Index Card Match diterapkan 83,33% dari waktu di siklus I dan 94,44% dari waktu di siklus II. (3) Berdasarkan lembar observasi siswa, adopsi model pembelajaran Index Card Match meningkat dari 72,22% di siklus I menjadi 86,66% di siklus II.  Berdasarkan analisis data pada Siklus I, implementasi model pembelajaran Index Card Match menghasilkan tingkat pencapaian Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 66,67%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, persentase ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan yang cukup berarti hingga mencapai 88,89%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pendekatan Index Card Match secara efektif telah mengoptimalkan proses pembelajaran IPAS. Efektivitas tersebut diverifikasi melalui adanya peningkatan signifikan pada aspek motivasi dan capaian hasil belajar peserta didik.
Penyuluhan Narkoba Bagi Generasi Muda Milenial di Desa Teluk Kayu Putih Hendra, Jhony; Sartika, Diza; Subhanadri, Subhanadri; Wahyu, Muhammad; Satar, Abdul; Liani, Helfi; Zulkifli, Zulkifli
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 7 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i3.3005

Abstract

Abstract: Drugs are a physical and mental health problem that has an impact on anxiety disorders, social behavior disorders, depression, lowers consciousness, disrupts quality of life and even causes death. The partner's problem is the lack of education for the young millennial generation in Teluk Kayu Putih Village regarding drug abuse. This service takes place in Teluk Kayu Putih Village, VII Koto District, Tebo Regency, Jambi Province. The aim of this outreach is to increase public awareness about the dangers of drug abuse for the young millennial generation. The material is presented through lecture and discussion methods with the help of power point slides and an LCD projector. The results of the outreach show that the generation of millennial youth in Teluk Kayu Putih Village is aware of the dangers and consequences of drug abuse. Keywords: drugs; millennial young generation  Abstrak: Narkoba merupakan masalah kesehatan fisik dan mental yang berdampak terhadap gangguan kecemasan, gangguan prilaku sosial, depresi, menurunkan kesadaran, mengganggu kualitas hidup bahkan sampai menyebabkan kematian. Permasalah mitra yaitu kurangnya edukasi kepada generasi muda milenial di Desa Teluk Kayu Putih terhadap penyalahgunaan narkoba. Pengabdian ini bertempat di Desa Teluk Kayu Putih, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Tujuan penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda milenial. Materi disampaikan melalui metode ceramah dan diskusi dengan bantuan slide power point dan proyektor LCD. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa generasi pemuda milenial Desa Teluk Kayu Putih menyadari bahaya dan konsekuensi penyalahgunaan narkoba. Kata kunci: penyalahgunaan narkoba; generasi muda milenial 
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN PROGRAM K3 (KEAGAMAAN, KESEHATAN DAN KEPENDIDIKAN) DI DESA RANTAU LANGKAP Wiyoko, Tri; Abdulah, Abdulah; Subhanadri, Subhanadri; Putra, Randi Eka; Hartini, Jusri
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i2.1390

Abstract

Online learning has had a low impact on children's reading interest and literacy in Rantau Langkap Village. Then the lack of sports activities in the afternoon which doesn't do much walking. As well as the problems found in Rantau Langkap Village, namely the medicinal plant garden program (Toga) in the yards of residents' homes. Community service activities are carried out in the village of Rantau Langkap, Tebo Ulu District, Tebo Regency, Jambi Province. The method for implementing this service is using service learning community service activities in March 2023. The results of community service activities show that; Religious activities are carried out by teaching reading the Koran in accordance with recitation and reciting both iqra' and juz amma in early childhood up to elementary school children. Tutoring activities are carried out by helping students in the Rantau Langkap village to have increasing writing, numeracy, and reading skills. In addition, it improves students' intellectual abilities, insight, motivation, and creativity. Health activities that have been carried out by reviving the sports sector so that they maintain health and can strengthen friendships between youth and women in Rantau Langkap Village.
Co-Authors Abdulah Abdulah Abdulah Abdulah abdulah, abdulah Ade Kusuma Adryan Eko Putra Ahmad Ikmal Al Ayubi, Sholahudin Aldino, Aldino Ambiyar, Ambiyar Andika Dimas Saputra Andini putri Anjliana, Roza Apdoludin Apdoludin Apdoludin Apdoludin, Apdoludin Aprizan, Aprizan Ardila, Mutiara Arisetya, Mutia Arisman Sabir AVANA, NURLEV Avana, Nurlev Ayu Afelia Indah Azhari, Fitria Aziz, Ishak Desmawati Desmawati Desyandri Desyandri Dewa Fentrioga Dhini Mufthi Dhini Mufti Dodi Irawan2 Eko Putra, Adryan Elfita, Wilda Eni Rosita Sari Kustriyana Fauziah Fauziah Firman Firman Fitria Azhari Gusriyanti, Gusriyanti Guswita, Reni Guswita, Sari Habibie, Zulqoidi R. Hakiki, Muhammad Hamzah, Iri Hartini, Jusri Heni Pujiastuti Hidayat, Puput Wahyu Indriyani, Ririn Insan, Ida Linur Iri Hamzah JHONY HENDRA, GHAZALI INDRA PUTRA Jusri Hartini Kartika, Rani Kevin Waldo Liani, Helfi lilisuryati, lilisuryati megawati megawati Megawati megawati Meylana Ronauli, Febby Monika, Ira MORI SAPUTRA, DEKA ISMI Mufthi, Dhini Muhammad Wahyu, Muhammad Mustofa Abi Hamid Nofrianni, Elvima Nuras, Fadhlan Ramadhan Nurhana, Siti Nurhidayati Nurhidayati Nurlev Avana Opi Andriani Pambudi, Ifnu Diky Paslah, Randi Puput Wahyu Hidayat Puput Wahyu Hidayat Putra, Randi Eka Putri Ayu Ningsih Putri Ningsih Putri, Dea Irwana Putri, Irma Yunita Putri, Silvia Ristia R. Habibie, Zulqoidi Ramdhan Witarsa Refril Dani Refril Dani Reni Guswita RESTI UTAMI Restya Dyah Agustiana Ririn Indriyani Rita Zunarti Sabir, Arisman Safitri, Mella Sapitri, Regina Saputra, Deddy Rahmat Saputra Rahmat Sari Guspita Sari Guswita Sartika, Diza Satar, Abdul Sazia, Ayu Siska Siska Siti Nurhana Suci amilia Sumianto Sumianto Sumiyanti, Sumiyanti Sundari Sundari Susi Susanti Syalsa Dwi Desta Toni Affandi Tri Wiyoko Tri Wulandari Ulia Ulia Yenni Fitra Surya Yuni Suprapto, Yuni Yurti, Sinta Ligurni Zulkifli Zulkifli