Claim Missing Document
Check
Articles

Entrepreneurial Soul in Primary School Students: Qualitative approach Sundahry, Sundahry; Fauziah, Fauziah; Subhanadri, Subhanadri; Firman, Firman
Journal of Economics Education and Entrepreneurship Vol 5, No 2 (2024): JEE, AUGUST 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jee.v5i2.11862

Abstract

Introducing an entrepreneurial spirit to elementary school students is an important role very important in increasing their independence and has many benefits very good and will have an impact on his future. How to what is the right way to build an entrepreneurial spirit for elementary school students and what method appropriately applied. Meanwhile introducing and cultivating an entrepreneurial spirit cannot be done instantly for elementary school students for that and the role This teacher really supports the formation of a person's character entrepreneurship in the future. This research uses a qualitative approach with descriptive explanatory analytical studies, this method describes the facts the importance of building an entrepreneurial spirit for elementary school students. The purpose of this research to examine the benefits of building an entrepreneurial spirit in elementary school students through the development of formal education and research this is only limited instilling an entrepreneurial spirit in the family and immediate environment. Through Entrepreneurship training for elementary school students is to foster a sense of be confident, independent and be a person who has high creativity so that they become more productive when they grow up.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Subhanadri, Inet; Dodi Irawan2; Kevin Waldo; Ade Kusuma
Lateralisasi Vol. 11 No. 02 (2023): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v11i02.5892

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa karena adanya dominasi metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 29/II Sungai Mancur Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas Kabupaten Bungo dengan menggunakan Model Problem Based Learning (PBL). Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan desain yang dikembangkan oleh Kemis dan McTaggart, terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran berhasil meningkatkan hasil belajar IPA. Hal ini terbukti dengan keberhasilan aktivitas guru pada siklus I (72,91%). Sedangkan keberhasilan aktifitas peserta didik mencapai (70,83%). Pada siklus II aktifitas guru mengalami peningkatan yaitu mencapai 82,81%. Sedangkan aktivitas peserta didik mencapai 81,25%. Ketuntasan hasil belajar peserta didik pada siklus I yaitu 66,7% yang belum mencapai ketuntasan hasil belajar yaitu 73% dan untuk itu peneliti melanjutkan pada siklus II yang mengalami peningkatan menjadi 77,78%. Kata Kunci : Hasil Belajar IPA, PBL
Pengaruh Pembelajaran Daring terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa PGSD STKIP Muhammadiyah Muara Bungo Aprizan, Aprizan; Subhanadri, Subhanadri; Avana, Nurlev
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1325

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berubah dengan pesat, sehingga menuntut seluruh pemangku dalam dunia pendidikan untuk mampu berdaptasi dengan perubahan-perubahan dan perkembangan tersebut, termasuk dalam pemanfaatan dan penggunaan teknologi. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran semakin terasa ketika dunia dihadapkan dengan mewabahnya virus corona atau Covid 19, pandemi Covid 19 berdampak pada pengalihan pembelajaran secara tatap muka dengan system pembelajaran secara daring. Kemasan pembelajaran daring yang menarik diharapkan dapat memotivasi mahasiswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pembelajaran daring dengan menggunakan media Mind Papping terhadap motivasi belajar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Penelitian ini melibatkan dua kelompok yaitu kelompok yang akan memperoleh perlakuan dan tidak memperoleh perlakuan. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari (1) variabel bebas, (2) variabel terikat. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Randomized Group Only Design. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa motivasi belajar mahasiswa secara daring dengan mengunakan media Mind Mapping lebih tinggi dari pada motivasi belajar mahasiswa yang tidak menggunakan media MindMapping dalam pembelajaran daring
Penyuluhan Narkoba Bagi Generasi Muda Milenial di Desa Teluk Kayu Putih Hendra, Jhony; Sartika, Diza; Subhanadri, Subhanadri; Wahyu, Muhammad; Satar, Abdul; Liani, Helfi; Zulkifli, Zulkifli
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 7, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i3.3005

Abstract

Abstract: Drugs are a physical and mental health problem that has an impact on anxiety disorders, social behavior disorders, depression, lowers consciousness, disrupts quality of life and even causes death. The partner's problem is the lack of education for the young millennial generation in Teluk Kayu Putih Village regarding drug abuse. This service takes place in Teluk Kayu Putih Village, VII Koto District, Tebo Regency, Jambi Province. The aim of this outreach is to increase public awareness about the dangers of drug abuse for the young millennial generation. The material is presented through lecture and discussion methods with the help of power point slides and an LCD projector. The results of the outreach show that the generation of millennial youth in Teluk Kayu Putih Village is aware of the dangers and consequences of drug abuse. Keywords: drugs; millennial young generation  Abstrak: Narkoba merupakan masalah kesehatan fisik dan mental yang berdampak terhadap gangguan kecemasan, gangguan prilaku sosial, depresi, menurunkan kesadaran, mengganggu kualitas hidup bahkan sampai menyebabkan kematian. Permasalah mitra yaitu kurangnya edukasi kepada generasi muda milenial di Desa Teluk Kayu Putih terhadap penyalahgunaan narkoba. Pengabdian ini bertempat di Desa Teluk Kayu Putih, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Tujuan penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda milenial. Materi disampaikan melalui metode ceramah dan diskusi dengan bantuan slide power point dan proyektor LCD. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa generasi pemuda milenial Desa Teluk Kayu Putih menyadari bahaya dan konsekuensi penyalahgunaan narkoba. Kata kunci: penyalahgunaan narkoba; generasi muda milenial 
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Role Playing Berbantu Kartu Bergambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V SDN 130/II Pasir Putih Gusriyanti, Gusriyanti; Reni Guswita; Subhanadri, Subhanadri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.6688

Abstract

masalah dalam penelitian ini adalah di kelas v SDN 130/ll pasir putih di temukan siswa yang kurang tertarik atau bahkan cendrung fasif dalam mengikuti pembelajaran bahasa indonesia, terutama dalam asfek berbicara dan menulis, selama proses praobservasi dalam pembelajaran bahasa indonesia di tingkat sekolah dasar, di temukan sejumlah masalah yang menunjukkan imflementasi kurikuum merdeka, khususnya dalam konteks pembelajaran berdifernsiasi,masih menghadapi berbagai tantangan. oleh karena itu meeningkatkan pemahaman dan kemampuan mereka dalam mata pembelajaran bahasa indonesia salah satu solusi yang dapat di terapkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Role Playing berbantu kartu bergambar. oleh karena itu peserta didik dapat mengekspresikan perasaan dan pengalaman mereka menggunakan model bermain peran, siswa dapat menggembangkan hasrat yang lebih besar untuk mempelajari konsep dan berpartis bahasa indonesia aktip dalam proses penerapan pengetahuan untuk memecahkan masalah dengan mengategorikannya, mengeksplorasi solusi alternatif, dan menemukan cara untuk terlibat dalam pemecahan masalah.
Analysis Of Factors Causing Lateness To School In Grades III And V Of SDN 06/Ii Tanjung Agung And Its Impact On Learning Outcomes Nuras, Fadhlan Ramadhan; Apdoludin, Apdoludin; Subhanadri, Subhanadri
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 9, No 2 (2025): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i2.12632

Abstract

This study aims to identify and analyze the underlying causes of student tardiness and its impact on learning outcomes among Grade III and Grade V students at SDN 06/II Tanjung Agung. Employing a qualitative descriptive method, data were collected through observation, interviews with teachers and students, and documentation of attendance records. The findings indicate that tardiness is caused by both internal factors such as oversleeping, lack of time discipline, and poor sleep habits and external factors, including long commuting distances, transportation issues, and family responsibilities. These delays often result in students missing core subject explanations, reducing their understanding and academic performance. Teachers generally respond with verbal warnings and counseling, though responses vary depending on frequency and student behavior. The study concludes that addressing student tardiness requires a collaborative effort involving both school and family, with an emphasis on behavioral support, routine reinforcement, and context sensitive educational policies. These findings can inform school strategies and educational policymaking to foster student punctuality and improve learning engagement.
Peningkatkan Proses dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dengan Mengunakan Model Role Playing di Kelas V SDN 088/II Sungai Mengkuang Meylana Ronauli, Febby; Aprizan, Aprizan; Subhanadri, Subhanadri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.6902

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki proses pembelajaran serta meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia dengan menerapkan model pembelajaran Role Playing pada siswa kelas V SDN 088/II Sungai Mengkuang. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa, dimana hanya 10% siswa mencapai kategori baik dan 65% siswa masih memerlukan bimbingan dengan standar ketuntasan yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), dengan batas nilai minimal sebesar 70. Metode yang diterapkan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 20 siswa sebagai subjek penelitian. Masing-masing siklus penelitian mencakup empat langkah pokok, yakni tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, kegiatan pengamatan, serta proses refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian hasilnya dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tiga aspek utama yang menjadi fokus penelitian. Persentase kinerja guru mengalami peningkatan dari 80% pada siklus pertama hingga mencapai 100% pada siklus kedua. Keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran mencapai 100% pada kedua siklus dengan peningkatan kualitas partisipasi yang substansial. Ketuntasan hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, yaitu dari 70% pada siklus pertama menjadi 100% pada siklus kedua. Model Role Playing terbukti efektif menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, bermakna, dan menyenangkan, serta mampu mengembangkan tidak hanya aspek kognitif tetapi juga keterampilan sosial dan kemampuan berpikir kritis siswa mengalami perkembangan yang positif.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTU PAPAN PINTAR KELAS IV SDN 032/II MUARA BUNGO Elfita, Wilda; Avana, Nurlev; Subhanadri, Subhanadri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50500

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas pada siswa kelas IV SDN 032/II Muara Bungo yang dilatarbelakangi observasi awal yang menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa, dapat dilihat berdasarkan nilai rata-rata ujian semester ganjil pada mata pelajaran Matematika yaitu 60. Rata-rata nilai tersebut masih dibawah kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah yaitu 75. Hal ini menunjukkan masih rendahnya hasil belajar siswa pada matapelajaran matematika. Oleh karena itu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah model pembelajaran CTL. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan model CTL dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklus terdiri atas perencanaa, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN 032/II Muara Bungo yang berjumlah 24 siswa. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa lembar observasi keterlaksanaan model CTL. Sedangkan data kuantitatif berupa data yang diperoleh dari 1) Presentase keterlaksanaan model CTL yang diperoleh dari  jumlah jawaban Ya dan Tidak pada lembar observasi, 2) peningkatana hasil belajar yang diperoleh dari hasil proses belajar pendidik, proses belajar peserta didik dan hasil bealajar siswa dengan menggunakan model CTL. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain: 1) keterlaksanaan model CTL pada mata pelajaran matematika berkatagori sangat baik,dengan perolehan dari lembar observasi pendidik pada Siklus I sebesar 73,65% dan siklus II sebesar 92,3%. Hasil lembar observasi peserta didik pada siklus I memperoleh sebesar 49,9 dan pada siklus II sebesar 87,4% 2) hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika setiap siklus mengalami peningkatatan di aatas nilai KKTP yaitu 75%, setelah diterapkan model CTL. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah 54,10%, dan hasil belajar siswa pada siklus II sebesar 83,30%. Penerapan model CTL dapat meningkatkan dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar, dan dapat membantu siswa agar tetap fokus dalam berbagai situasi pembelajaran yang sedang terjadi sehingga terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPAS di SDN 211/II Tuo Limbur lilisuryati, lilisuryati; Subhanadri, Subhanadri
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/w1rkss65

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran berdiferensiasi di SDN 211/II Tuo Limbur. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan Guru kelas V, Kepala Sekolah dan Peserta didik di SDN 211/II Tuo Limbur. Instrumen pengumpulan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, pedoman wawancara atau lembar pertanyaan. Data dianalisis menggunakan model Miles & Huberman dengan urutan langkah pengumpulan data, reduksi data, verivikasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan Data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan proses pembelajaran berdiferensiasi di SDN 211/II Tuo Limbur dilaksanakan di setiap tingkatan kelas (V). Kegiatan pembelajaran berjalan secara baik. Hal ini dapat dilihat dari kelengkapan elemen proses pembelajaran berdiferensiasi pada setiap tahapan yang dilakukan guru, antara lain: 1) Perencanaan, yang terdiri atas menyiapkan pertanyaan pemandu dan menerapkan kegiatan berjenjang yang memiliki berbagai tingkat tantangan dan kompleksitas. 2) Pelaksanaan, yang terdiri atas melakukan kegiatan diskusi di dalam kelas sesuai minat dan profil belajar peserta didik, mengembangkan kegiatan pembelajaran yang bervariasi sesuai gaya belajar peserta didik (visual, auditori, kinestetik), dan membentuk kelompok belajar yang fleksibel. 3) Evaluasi, menggunakan instrumen penilaian seperti penilaian
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar IPAS Siswa SD Nurhidayati, Nurhidayati; Subhanadri, subhanadri
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 1 (2025): Maret
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/s9kvhg05

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa yang terlihat dari kurangnya minat mereka dalam kegiatan belajar. Permasalahan ini diidentifikasi berdasarkan data awal yang diperoleh melalui observasi. Penelitian ini berfokus pada penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Game Tournament). Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan penerapan model tersebut sekaligus meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral dari Kemmis dan Taggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 16 siswa kelas V SDN NO 022/VI Pulau Tengah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, hasil belajar, dan catatan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Penerapan model pembelajaran TGT dapat meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa kelas V SDN No 022/VI Pulau Tengah. Pada siklus I persentase siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi sebesar 31% dan meningkat pada siklus II menjadi 75%. (2) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan menggunakan model TGT. Pada siklus I siswa yang mencapai KKM sebanyak 57% dan meningkat pada siklus II menjadi 81%. Hal ini menujukkan bahwa model TGTdapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Berdasarkan data tersebut, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V dan memberikan dampak positif pada hasil belajar mereka. Penelitian ini merekomendasikan guru kelas untuk menggunakan model kooperatif tipe TGT sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa
Co-Authors Abdulah Abdulah Abdulah Abdulah Abdulah abdulah, abdulah Abdullah Abdullah Ade Kusuma Aditya Adryan Eko Putra Ahmad Fauzan Hermandi Ahmad Ikmal Aini, Ilmi Puspa Aldino, Aldino Ali Idrus Ambiyar, Ambiyar Andika Dimas Saputra Andini putri Andriani, Opi Ani Wandira Apdoludin Apdoludin, Apdoludin Aprizan Aprizan Aprizan Aprizan Aprizan, Aprizan Arisman Sabir Ayu Afelia Indah Azhari, Fitria Aziz, Ishak Chindi Anjelia Dea Galuh Firdianti Dea Irwana Putri Dedek Helida Putra Desi Julita Desmawati Desmawati Desyandri Desyandri devi ambar Sari devi Dewa Fentrioga Dhini Mufthi Dhini Mufthi Dhini Mufti Dodi Irawan2 Edi, Mukhamad Eko Putra, Adryan Elfita, Wilda Elvima Nofrianni Eni Rosita Sari Kustriyana Erwindy Nurmeita Sari Fauziah Fauziah Firman Firman Fitria Azhari Fitria Azhari Gusriyanti, Gusriyanti Guswita, Reni Hakiki, Muhammad Hamzah, Iri Hartini, Jusri Heni Pujiastuti Hidayat, Puput Wahyu Ida Linur Insan Ira Monika Irawan, Dodi Iri Hamzah Iri Hamzah Jhony Hendra Jusri Hartini Kartika, Rani Kevin Waldo Liani, Helfi lilisuryati, lilisuryati Megawati Megawati megawati megawati megawati Mella Safitri Meylana Ronauli, Febby Missi Febriani MORI SAPUTRA, DEKA ISMI Muhammad Wahyu, Muhammad Mustofa Abi Hamid Mutia Arisetya Mutiara Ardila Mutiara Syafa Maharani Putri Nadia Viarosa Nofrianni, Elvima Nopita Pitriansyah Nur Laila Nuras, Fadhlan Ramadhan Nurhana, Siti Nurhidayati Nurhidayati Nurlev Avana Pambudi, Ifnu Diky Puput Wahyu Hidayat Puput Wahyu Hidayat Puput Wahyu Hidayat Putra, Randi Eka Putra, Yogi Irdes Putri Ayu Ningsih Putri Ningsih Putri, Irma Yunita Putri, Silvia Ristia Ramdhan Witarsa Randi Eka Putra Randi Eka Putra Randi Eka Putra Randi Paslah Refril Dani Refril Dani Refril Dani Reni Guswita Reni Guswita RESTI UTAMI Restya Dyah Agustiana Ririn Indriyani Rita Zunarti Rita Zunarti Rizki Wahyu Ilahi Roza Anjliana Sabir, Arisman Sapitri, Regina Saputra, Deddy Rahmat Saputra Rahmat Sari Guspita Sari Guswita Sartika, Diza Sasmita Satar, Abdul Sazia, Ayu Sholahudin Al Ayubi Siska Siska Siti Nurhana Sri rahayu Suci amilia sukmawati Sumianto Sumianto Sumiyanti, Sumiyanti Sundari Sundari Susi Susanti Syalsa Dwi Desta Teha Puspita Toni Affandi Tri Wiyoko Tri Wulandari Ulia Ulia Viona Cahyani Wahyu Ilahi, Rizki Wandira, Ani Yenni Fitra Surya Yuni Suprapto, Yuni Yurti, Sinta Ligurni Zulkifli Zulkifli Zulqoidi R. Habibie