Claim Missing Document
Check
Articles

PEMERIKSAAN PMS IBU HAMIL: UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI KEHAMILAN DI DESA BANDAR SETIA KABUPATEN DELI SERDANG Riska Susanti Pasaribu; Lasria Simamora; Ridesman Ridesman; Juliana Munthe; Marlina Simbolon
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 1 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/a65k4a29

Abstract

Penyakit Menular Seksual (PMS) masih menjadi tantangan kesehatan global dengan dampak yang signifikan, khususnya pada ibu hamil dan janin. Penularan dari ibu ke anak dapat menimbulkan berbagai komplikasi kehamilan, antara lain keguguran, persalinan prematur, infeksi bawaan, hingga kematian bayi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai PMS dan melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan triple eliminasi terhadap HIV, sifilis, dan hepatitis B. Kegiatan ini berlangsung di Desa Bandar Setia, wilayah kerja Puskesmas Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dan melibatkan 46 ibu hamil. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan dengan media leaflet, pengukuran tingkat pengetahuan melalui pre-test dan post-test, serta pemeriksaan menggunakan rapid diagnostic test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan. Sebelum diberikan penyuluhan, sebanyak 21 peserta (45,6%) memiliki pengetahuan yang kurang, setelah dilakukan edukasi, terdapat 2 orang (4,3%) yang masih berpengetahuan kurang. Pemeriksaan triple eliminasi mendeteksi 2 orang (4,4%) menunjukkan hasil yang diduga reaktif terhadap HIV. Selain itu, ditemukan pula 4 ibu hamil (8,6%) dengan indikasi positif sifilis, serta 1 orang (2,2%) yang diduga terinfeksi hepatitis B. Adapun 39 responden lainnya (84,8%)  dengan hasil non-reaktif. Temuan ini menegaskan pentingnya pelaksanaan skrining rutin bagi ibu hamil serta peran edukasi dalam mencegah penularan vertikal PMS. Kegiatan ini memberikan bukti bahwa penyuluhan kesehatan reproduksi dan pemeriksaan triple eliminasi sangat efektif dalam mendukung upaya eliminasi penularan PMS dari ibu ke anak. Diperlukan sinergi berkelanjutan antara petugas kesehatan, kader masyarakat, dan lembaga pendidikan guna memperluas cakupan kegiatan serta menjamin keberlanjutan program di tingkat komunitas.
Pemberdayaan Kelompok Ibu-Ibu Posyandu Peduli ASI (KIPAS) Dalam Optimalisai Pengolahan Katuk SUM (Snack Ibu Menyusu) Untuk Mencegah Stunting Di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 Pinem, Srilina; Simamora, Lasria; Sembiring, Adelina; Saragih, Ramot; Brahmana, Listra; Rinayanti, Herna; Ernamari; Asih , Kismi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1710

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian Kelompok Ibu-Ibu Posyandu Peduli ASI (KIPAS) dalam mengoptimalkan pengolahan daun katuk menjadi Katuk SUM (Snack Ibu Menyusu) sebagai upaya peningkatan kualitas ASI dan pencegahan stunting pada balita. Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Deli Serdang. Upaya pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dini melalui pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dan dukungan gizi seimbang bagi ibu menyusui. Daun katuk dikenal sebagai salah satu tanaman lokal yang berkhasiat dalam meningkatkan produksi ASI, namun pemanfaatannya dalam bentuk olahan pangan masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Ibu-Ibu Posyandu Peduli ASI (KIPAS) dalam mengoptimalkan pengolahan katuk menjadi produk inovatif bernama SUM (Snack Ibu Menyusu) sebagai alternatif camilan sehat dan bergizi untuk mendukung kelancaran laktasi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan keterampilan pengolahan pangan, pendampingan produksi, serta evaluasi tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu-ibu Posyandu mengenai pentingnya ASI eksklusif dan gizi ibu menyusui, serta keterampilan dalam mengolah daun katuk menjadi produk pangan yang bernilai tambah. Program ini diharapkan mampu mendukung kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal, meningkatkan kualitas gizi ibu menyusui, serta berkontribusi dalam pencegahan stunting di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang
Efektivitas Edukasi Konsumsi Jus Moringa oleifera Terstruktur dalam Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Nifas di Desa Bangun Rejo, Sumatera Utara Simamora, Lasria; Pasaribu , Riska Susanti; Nainggolan , Anna Waris; Br Pinem, Srilina
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.7458

Abstract

Pemberian ASI eksklusif adalah intervensi kesehatan yang paling efektif untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas bayi. Cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, masih berada pada kisaran 49,60%. Di desa Bangun Rejo, keluhan kurangnya produksi ASI menjadi penghambat utama. Tanaman Kelor (Moringa oleifera) mengandung senyawa fitosterol dan protein yang berperan sebagai laktagogum alami untuk merangsang hormon prolaktin. Penelitian Quasi-Experimental dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest ini bertujuan menguji efektivitas jus kelor dan edukasi terhadap produksi ASI pada 30 ibu nifas. Intervensi dilakukan selama dua minggu melalui konsumsi jus terstruktur dan pendampingan keluarga. Data dianalisis menggunakan Paired Sample t-test. Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan produksi ASI yang signifikan secara statistik, dengan nilai pada pre-test dan pada post-test. Kombinasi konsumsi Jus Kelor dan edukasi berbasis keluarga terbukti efektif meningkatkan produksi ASI secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan pangan lokal yang ekonomis merupakan strategi aplikatif untuk mendukung keberhasilan menyusui di tingkat komunitas.
Edukasi dan Promosi Kesehatan Tentang Jumlah Perdarahan Kala IV di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024 Ika Damayanti Sipayung; Lasria Simamora
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v2i3.1048

Abstract

One of the global targets of MGDS is to reduce maternal mortality and neonatal mortality. The maternal mortality rate in Indonesia is still high at 390 per 100,000 live births. Referring to the relationship between birth management and various treatments, the biggest cause of maternal mortality is postpartum hemorrhage. Efforts have been made in problems related to bleeding, even several studies have conducted IMD in handling bleeding problems considering that IMD can affect the oxytocin hormone associated with bleeding. The purpose of this study was to see how IMD affects the amount of bleeding in the fourth stage. This study was a Quasi Experiment using primary data. The population and sample were all primiparous mothers totaling 46 respondents using the Purposive Sampling method. Data were analyzed univariately and bivariately using the Independent t-test. The results showed that there was a significant effect between IMD and the amount of bleeding in the fourth stage. The average amount of bleeding in the fourth stage of respondents who underwent Early Breastfeeding Initiation was 150.63 with a standard deviation of 22.149. Meanwhile, respondents who did not undergo Early Breastfeeding Initiation had an average of 166.09 bleeding in the fourth stage with a standard deviation of 21.580. The statistical test obtained a P value of 0.000. With this study, it is clear that there is an effect of IMD on the amount of bleeding in the fourth stage of labor. Midwives and doctors are expected to implement IMD to reduce maternal and infant morbidity and mortality.
Co-Authors Ade Sri Mulyani Adelina Sembiring Anna Waris Nainggolan Arfina Rahmi Sitorus Arfina Rahmi Sitorus Arjuna, Ratu Putri Arlina Sinaga Asih , Kismi Askinah Askinah Askinah Askinah Asnita Sinaga Astaria Br Ginting Bella Setiani Brahmana, Listra Cyntia Yun, Deby Damayani Damayani Damayanti Sipayung, Ika Damayanty S Dara Hevriandriana Dara Hevriandriana Deby Cintia Yun Deby Cintya Yun Deby Cintya Yun Deby Cyntia Yun Desita Desita Dewi Safitri Dewi Sari Br.Pasaribu Dewi Sari, Dewi Dewi, Eva Ratna Dina Afriani Dorma Silaban Dorma Silaban Eka Purnama Sari Eka Purnamasari Elfira Rusana Endang Panjaitan Enita Deriana Sagala Erin Padilah ernamari Erny Syarifah Rajagukguk Etrawati Etrawati Fauzianty, Ariska Febriana Sari Fithri, Nurhamida Fitria Agustina Friany Martogi Gultom Henni Rista Henni Rista Henny Rista Henny Rista Heny Rista Herna Rinayanti Manurung Hotnida Sari, Adek Hutabarat, Dewi Sartika Hutasoit, Renni Ika Damayanti Sipayung Ika Damayanti Sipayung Indra Septian Manurung Joiseva Pardosi Joiseva Pardosi Juliana Munthe Juliana Munthe Juliana Sibarani, Masintan Jusnita Khairani Munthe Khairunnisa Situmorang Lidia Sinuhaji Lisa Putri Utami D Lisa Putri Utami Damanik Lisdayanti Simanjuntak Lumianna Simorangkir Lumianna Simorangkir Luwiana, Thessa Sri Manurung, Basaria Maria Siahaan Marlina Lamawati Simbolon Marlina Marlina Marlina Simbolon Martina Ariani Meily Siburian Meily Siburian Metawati Panjaitan, Polma Ria Natalia Sinuhaji, Lidya Ninsah M Putri Sembiring Ninsah Mandala Putri Sembiring Ninsah Putri Sembiring Nisa, Rika Khairatun Nur Azizah Nur Fatimah Sam Pohan Nurmalina Hutahaean Padhilah Pasmi Paikem Paikem Paikem Paikem Panjaitan, Polma Ria Metawati Parida Hanum Pasaribu , Riska Susanti Pasaribu, Juliyanti Pasaribu, Riska Susanti Pinem, Srilina Purba, Edy Marjuang Purnamasari, Eka RETNO WAHYUNI Riani Mawardah Ridesman Ridesman Ridesman Ridesman Ridesman, Ridesman Rinayanti, Herna Riska Susanti Pasaribu Riska Susanti Pasaribu Riska Susanti Pasaribu Rosmiaty Silaban Saragih, Ramot Sartika Sartika Sembiring, Adelina Sembiring, Isyos Sari Sembiring, Mediana Sembiring, Ninsah M.P Br. Sembiring, Ninsah Putri Siahaan, Maria Sianipar, Hanna Yuni Simanullang, Ester Simbolon, Angelina br Simbolon, Marlina Simbolon, Marlina SINAGA, ASNITA Sinaga, Cindy Julia br SINAGA, ROSMANI Siswahyudianto Sitorus, Rumondang Sonia Novita Sari Sriana Ningsih Sriana Ningsih Srilina Br Pinem Srilina Br Pinem Srilina Br.Pinem Srilina Br.Pinem Suci Triana Ginting, Siska Susanti Pasaribu, Riska Susilawati Susilawati Tarigan, Imarina tetti seriati situmorang Titine Juniati Situmorang Wahyuni, Retno Winda Nainggolan Yesica Geovany Sianipar