Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pemanfaatan Bahan Alami Sebagai Rodentisida Dan Pengusir Tikus Pada Kelompok Tani Di Desa Negeri Agung, Kecamatan Gunung Pelindung, Kabupaten Lampung Timur Rosa, Emantis; Yulianti; Azizah, Enur
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 : Maret (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the pests that is a problem for plants is rats. As a result, it can cause a decrease in production, crop failure and can even cause plants to die and losses to farmers. To overcome rat pest attacks, it is necessary to control them. Farmers have not received much information on control efforts derived from natural ingredients. Hence, in this service activity, outreach was carried out on "The Use of Natural Ingredients as Rodenticides and Rat Repellents to Farmer Groups in Negeri Agung Village, Gunung Pelindung District." The results show an increase in knowledge and understanding among participants from the low category of 40% to the high category of 90%, with an average increase of 50%.
Penyuluhan Edukasi Jamur Kulit Dan Upaya Pencegahannya Pada Ibu- Ibu Kelompok Pengajian Desa Karang Sari, Kecamatan Jati Agung Rosa, Emantis; Yulianti; Kanedi, M.; Marcelia, Selvi; Septiani, Linda
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 7 : Agustus (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toadstools can live everywhere in various ecosystems, with various habitats, one of which can infect the skin. The skin is an important part of the human body, because the skin acts as a protector for the body's internal organs, on the other hand, the skin is also a part of the body that is quite sensitive to several infectious diseases rather than microorganisms such as viruses, bacteria and fungi. This outreach activity aims to provide education to the community about knowledge and understanding of the fungus as well as efforts to prevent it among the women of the Koran Sari Village study group, Jati Agung Region. The results of this activity assessment show an increase from 45.3% to 77.3% with an average increase of 30.6%, whereas from the results of the assessment process the criteria for paying attention, asking, giving opinions and answering questions is more than not paying attention, not asking, and not giving opinions and not answering.
Uji Potensi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Anthelmintik Terhadap Ascaridia galli pada Ayam Petelur (Gallus domesticus) Utami, Hanifa Fauzia; Rosa, Emantis; Pratami, Gina Dania; Busman, Hendri
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 8, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v8i3.6475

Abstract

Dalam menjalankan usaha peternakan unggas, para peternak tak lepas dari hambatan dan masalah yang harus dihadapi, salah satunya adalah penyakit yang menyerang unggas. Ascaridia galli merupakan nematoda parasitik yang sering ditemukan pada unggas. Penanggulangan cacing oleh peternak dapat dilakukan dengan pemberian anthelmintik dari bahan-bahan kimiawi atau anthelmintik sintetik. Namun, penggunaan anthelmintik sintetik dalam jangka panjang dapat mengakibatkan resistensi terhadap cacing dan meninggalkan residu pada daging serta telur. Oleh karena itu, disarankan menggunakan bahan alami. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui potensi tepung daun kelor dan efektivitasnya sebagai anthelmintik terhadap A. galli. Perlakuan pemberian tepung daun kelor dilakukan dengan cara dicampurkan pada pakan dengan 4 dosis berbeda selama 14 hari. Data jumlah telur cacing dalam Egg Per Gram (EPG) kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dan didapatkan perbedaan yang signifikan, maka selanjutnya dilakukan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung daun kelor berpotensi sebagai anthelmintik terhadap cacing A. galli karena mampu mereduksi nilai EPG sebelum perlakuan. Dosis efektif pemberian tepung daun kelor yakni terdapat pada dosis 20% dari 120 kg pakan namun belum mampu mencapai standar efektivitas (≥ 95 %).  
KARAKTERISTIK DAN POLA SEBARAN PHYTOTELMATA SEBAGAI TEMPAT PERINDUKAN ALAMI NYAMUK DI KEBUN RAYA LIWA LAMPUNG BARAT Sitinjak, Mentoria Alviani; Rosa, Emantis; Agustrina, Rochmah; Sutyarso
Biospecies Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v13i2.9540

Abstract

Liwa Botanical Garden (KRL) is an ex-situ plant conservation area which has a large collection of plants. Therefore, there will be many types of plants in KRL that have phytotelmata. Phytotelmata is a plant in which the organs can hold water and is used by various organisms including mosquitoes as natural breeding grounds. The aim of this study was to determine the phytotelmata characteristics and phytotelmata distribution patterns in the Liwa Botanical Garden, West Lampung. This research was carried out in November 2019 - January 2020 at the Liwa Botanical Garden and the University of Lampung Botanical Gardens. The study was conducted descriptively with a survey method approach. The data obtained is displayed in tables and figures. The results showed that there were 7 types of phytotelmata in the Liwa Botanical Garden namely phytothelmata in the plants of Nepenthes mirabilis, Cyathea coopei, Bambusa sp. Areca catechu, Musa sp. Colocasia gigantea, and Crynum asiaticum with 2 phytotelmata distribution patterns: in groups with IP values ranging from 0.813-1,194 and uniform distribution patterns with IP values of -2.08.Keywords: Phytotelmata, Natural Breeding Ground, Kebun Raya Liwa.
DETEKSI KRISTAL PROTEIN PADA ISOLAT BACILLUS SP. DENGAN PEWARNAAN COOMASSIE BRILLIANT BLUE Siallagan, Maria Denada; Ekowati, Christina Nugroho; Sumardi, Sumardi; Rosa, Emantis
Biospecies Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v13i2.9562

Abstract

Bacillus is one of the genera of bacteria that has the potential to be developed in the field of biotechnology. Bacillus is able to produce protein crystals during the stationary phase in its life cycle. This protein crystal is a protoxin that is active will be pathogenic in insects. In this study, protein crystal staining was carried out using coomassie brilliant blue dye on the isolate of Bacillus sp. with isolate code B1, B2, and B3. Before being stained, the three isolates were bred on Nutrient Broth (NB) medium at pH 5, pH 7, and pH 9, then incubated for 72 hours. Based on research results, the three isolates were detected to produce protein crystals. Crystal protein of Bacillus sp. on media with a pH of 5 and pH 7 located at the end of the spore, while the protein crystal of Bacillus sp. isolate on media with a pH of 9 located on the outside of the spores.
Penyuluhan Pencegahan Penularan Penyakit Malaria kepada Masyarakat di Balai Desa Kediri Kecamatan Gadingrejo Pringsewu Marcellia, Selvi; Rosa, Emantis; Septiani, Linda; Islami, Suryadi; Andrifianie, Femmy; Damayanti, Ervina; Afriyani, Afriyani
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3037

Abstract

Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit dari genus Plasmodium. Penyakit ini menyerang sel eritrosit dan ditandai dengan gejala berupa demam, menggigil, anemia, dan splenomegali, dalam kondisi akut ataupun kronis yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Kabupaten Pringsewu menurut sumbe ryang didapat dari data SP2TP UPT Puskesmas Rawat Inap Gadingrejo, terdapat delapan kasus malaria pada tahun 2018 dan dua kasus pada Januari hingga April 2019. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi pencegahan penularan penyakit malaria serta memberi pemahaman mengenai bubuk abate sebagai upaya pencegahan jentik nyamuk. Metodedari penyuluhan ini adalah metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab seputar materi yang telah disampaikan. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 7 Desember 2021 bertempat di Balai Desa Desa Kediri Kecamatan Gadingrejo Pringsewu. Hasil dari penyuluhan memberikan peningkatan pengetahuan kepada peserta, yaitu sebesar 19%, karena sebelum pemaparan materi hanya 70% dan sesudah pemaparan materi menjadi 89%.Kata kunci: abate, malaria, nyamuk Anopheles sp., Plasmodium sp.
Penyuluhan Tentang Penyakit Dermatitis Atopik Bijak Dalam Pencegahan dan Penanganan Penyakit Dermatitis Atopik di Kampung Belajar D’lima Bandar Lampung Marcellia, Selvi; Jausal, Annisa Nuraisa; Rosa, Emantis; Setyaningrum, Endah
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3228

Abstract

Dermatitis atopik adalah peradangan pada kulit yang menimbulkan gejala yang menggagu, seperti ruam kemerahan serta kulit yang gatal, kering dan bersisik. Sasaran penyuluhan ini adalah adik-adik dari jenjang SD-SMA dengan tujuan umum untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya penyakit pada dermatitis atopik. Kemudian memiliki tujuan khusus agar adik-adik mampu mengetahui pennyakit dermatitis atopik serta pencegahan dan penanganannya yang baik dan benar. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14 desember 2020 bertempat di Kampung Belajar D’Lima Bandar Lampung. Adapun hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah berdasarkan data kuesioner peserta penyuluhan banyak yang belum memahami sebelum materi dipaparkan. Berdasarkan data kuesioner ke-1 24 lembar yang telah diberikan kepada peserta, ternyata terdapat 4 peserta yang sudah memahami materi. Sedangkan, setelah penyampaian materi pada pengisian kuesioner ke-2 24 lembar yang telah diberikan kepada peserta, terdapat 6 peserta yang masih belum memahami. Dengan demikian dapatdisimpulkan bahwa hasil dari penyuluhan memberikan peningkatan pengetahuan kepada adik-adik yang berada di Kampung Belajar D’Lima Bandar Lampung.Kata Kunci : Dermatitis Atopik, Pencegahan, Penanganan
PELATIHAN PEMBUATAN TIE DYE (IKAT CELUP) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, PRODUKTIVITAS, DAN KESEHATAN LANSIA DI UPTD PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA TRESNA WERDHA NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Septiani, Linda; Kusumaningtyas, Intan; Idris, Mohamad; Mulya, Ireniza Pradevi; Setyaningrum, Endah; Rosa, Emantis; Happy, Terza Aflika
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3358

Abstract

Pelatihan pembuatan Tie dye (ikat celup) di UPTD PSLU (Pelayanan Sosial Lanjut Usia) Tresna Werdha Natar Lampung Selatan, dirancang sebagai upaya meningkatkan aktivitas, produktivitas, dan kesehatan lanjut usia (lansia). Kegiatan ini mengkombinasikan aktivitas yang bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Selain itu, aktivitas ini juga merangsang kreativitas dan memberikan rasa pencapaian, yang berkontribusi pada peningkatan kesehatan jasmani dan rohani. Hasil karya Tie dye dapat dimanfaatkan secara personal atau diproduksi untuk dijual, sehingga mendukung keberlanjutan produktivitas lansia. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah dan praktik secara bersama-sama. Para lansia diajak melakukan senam otak menggunakan jari-jari tangan agar merangsang otak untuk fokus dan melatih koordinasi tangan sebelum pelatihan dimulai. Lansia diajarkan teknik dasar pembuatan Tie dye, seperti mengikat, melipat, dan mencelupkan kain untuk menghasilkan pola-pola unik. Aktivitas tersebut melibatkan gerakan fisik ringan yang membantu menjaga kebugaran tubuh serta melatih keterampilan motorik halus. Pelatihan ini diikuti oleh 45 orang lansia di Aula UPTD PSLU Tresna Werdha sebagai sarana pemberdayaan yang bermanfaat bagi lansia penghuni panti. Dengan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa para lansia sangat antusias, bahagia, dan memberikan respon positif pada saat praktik. Pada pelatihan ini sebanyak 93% lansia berhasil menyelesaikan pembuatan Tie dye-nya. Pelatihan ini tidak hanya memperkaya keterampilan, tetapi juga meningkatkan kesehatan fisik dan mental serta menciptakan ruang interaksi sosial yang bermakna di antara penghuni UPTD PSLU. Kata kunci: Aktivitas, Kesehatan, Lansia, Produktivitas, Tie dye
LANSIA SEHAT DAN MANDIRI: EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN SENAM KEBUGARAN DI UPTD PSLU TRESNA WERDHA NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Septiani, Linda; Kusumaningtyas, Intan; Happy, Terza Aflika; Mulya, Ireniza Pradevi; Idris, Mohamad; Andrifianie, Femmy; Rosa, Emantis; Setyaningrum, Endah; Lusina, Septia Eva
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3616

Abstract

Peningkatan jumlah lansia merupakan tantangan global dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Di Indonesia, tren ini terus meningkat setiap tahun, sehingga diperlukan strategi intervensi terpadu untuk menjaga kesehatan fisik dan mental serta meningkatkan kualitas hidup lansia. Salah satu aspek penting namun sering terabaikan dalam pelayanan kesehatan lansia adalah kesehatan reproduksi termasuk perubahan akibat menopause pada wanita dan andropause pada pria, yang dapat menimbulkan gangguan fisiologis dan emosional. Di sisi lain, rendahnya aktivitas fisik pada lansia juga memperbesar risiko penyakit degeneratif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang kesehatan reproduksi serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya senam kebugaran dalam menjaga kualitas hidup. Kegiatan dilaksanakan di UPTD PSLU Tresna Werdha Natar, Kabupaten Lampung Selatan, melalui dua pendekatan utama, yaitu edukasi interaktif tentang kesehatan reproduksi dan pelatihan senam bugar lansia. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi langsung terhadap keterlibatan peserta dalam kegiatan senam. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman lansia mengenai kesehatan reproduksi sebesar 80% serta partisipasi aktif dalam kegiatan fisik senam kebugaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi yang dikombinasikan dengan latihan fisik sederhana dapat menjadi strategi efektif dalam mewujudkan lansia yang sehat dan mandiri. Kata kunci: lansia, kesehatan reproduksi, senam kebugaran, menopause, andropause
Pelatihan Penggunaan Tanaman Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) untuk Kesehatan di Pekon Banjar Agung Udik, Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung Yulianty, Yulianty; Rosa, Emantis; Nurcahyani, Endang; Pertiwi, Prima Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 6 (2024): JPMII - Desember 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.619

Abstract

Belimbing wuluh termasuk salah satu jenis tanaman yang dapat ditemui di pekarangan rumah. Nama ilmiah tanaman ini adalah Averrhoa bilimbi L. Masyarakat di Pekon Banjar Agung Udik umumnya menggunakan buah belimbing wuluh untuk campuran dalam suatu masakan, namun bagian-bagian lain seperti daun, bunga, dan batang kurang mendapat perhatian, sehingga perlu dilakukan suatu upaya untuk melakukan pelatihan dan praktik dalam menggunakan tanaman belimbing wuluh untuk meningkatkan kesehatan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah ceramah, diskusi, pelatihan dan dilanjutkan dengan praktik penggunaan tanaman belimbing wuluh. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan tanaman belimbing wuluh yang lebih bervariasi. Hasil rerata nilai pretest yang diberikan adalah 74,29 . Hasil rerata nilai post-test yaitu 95,71. Terjadi peningkatan sebesar 21,42 poin. Hasil kegiatan dalam pengabdian ini masyarakat di Pekon Banjar Agung Udik dapat menerapkan penggunaan semua bagian tanaman belimbing wuluh untuk meningkatkan kesehatan dan dapat menyebarluaskan informasi tentang manfaat tanaman belimbing wuluh.