p-Index From 2021 - 2026
10.206
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Tematik Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal) PREMISE: Journal of English Education and Applied Linguistics Conciencia Pedagogia: Jurnal Pendidikan FKIP e-PROCEEDING FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman Humanistika : Jurnal Keislaman Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam IQRO: Journal of Islamic Education Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Jurnal Penelitian IPTEKS Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman Jurnal Pendidikan dan Konseling Borneo Law Review Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Al Ibtidaiyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Journal of Contemporary Islamic Education Jurnal Kiprah Pendidikan International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An Journal of Nusantara Education Pancaran Pendidikan ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal kiprah pendidikan JELEDUC Edumaspul: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Relevansi Kurikulum Merdeka Berbasis Literasi Digital Menuju Generasi Indonesia Emas 2045 Susandi, Ari; Amelia, Delora Jantung; Huda, Mochammad Miftachul; MZ, A.F. Suryaning Ati; Khasanah, Linaria Arofatul Ilmi Uswatun
Journal of Nusantara Education Vol. 4 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v4i2.148

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pada pengembangan kemampuan adaptasi dan pembelajaran sepanjang hayat. Berikut adalah beberapa poin penting dalam paradigma ini yaitu pembelajaran berpusat pada siswa,peningkatan keterampilan abad ke-21, integrasi teknologi, pembelajaranlintas disiplin, pengembangan karakter dan etika dan keterlibatan komunitas. Kurikulum Merdeka menekankan pada pengembangan kemampuan adaptasi dan pembelajaran sepanjang hayat. Penelitian Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk  mengetahui Relevansi Kurikulum Merdeka Terhadap Literasi Digital Menuju Generasi Indonesia Emas 2045 Pendekatan studi kasus melalui bedah artikel ilmiah digunakan karena peneliti ingin melakukan pengambilan data secara mendalam serta menyertakan berbagai sumber informasi. Kurikulum Merdeka adalah paradigma baru dalam pendidikan yang bertujuan untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Paradigma ini menekankan pada pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, pemecahan masalah, dan literasi digital. Dalam menghadapi abad ke-21, dunia mengalami perubahan yang cepat dan kompleks, terutama karena perkembangan teknologi dan globalisasi. Literasi digital juga penting dalam mengatasi kesenjangan digital yang ada di kalangan siswa. Guru yang memahami literasi digital dapat membantu siswa yang memiliki akses terbatas terhadap teknologi atau yang tidak terbiasa dengan penggunaan teknologi. Dengan pemahaman literasi digital, guru dapat merancang strategi pembelajaran yang inklusif dan memberikan bimbingan serta dukungan kepada siswa yang membutuhkannya menuju generasi emas indonesia 2045 mendatang. _________________________________________________________________________________ The Independent Curriculum emphasizes the development of adaptability and lifelong learning. Here are some important points in this paradigm, namely student-centered learning, improving 21st century skills, technology integration, cross-disciplinary learning, character and ethics development and community involvement. The Independent Curriculum emphasizes the development of adaptability and lifelong learning. Research The research uses a descriptive qualitative approach, which aims to determine the Relevance of the Independent Curriculum to Digital Literacy Towards the Golden Generation of Indonesia 2045. The case study approach through scientific article analysis is used because researchers want to collect data in depth and include various sources of information. The Independent Curriculum is a new paradigm in education that aims to face the challenges of the 21st century. This paradigm emphasizes the development of 21st century skills, such as critical thinking skills, creativity, collaboration, communication, problem solving, and digital literacy. In facing the 21st century, the world is experiencing rapid and complex changes, especially due to technological developments and globalization. Digital literacy is also important in overcoming the digital divide that exists among students. Teachers who understand digital literacy can help students who have limited access to technology or who are not familiar with using technology. With an understanding of digital literacy, teachers can design inclusive learning strategies and provide guidance and support to students who need it towards the golden generation of Indonesia 2045.
The Effectiveness of Online Learning for Low Grades in Elementary Schools: Efektifitas Pembelajaran Daring Untuk Kelas Rendah di Sekolah Dasar Ari Susandi; Khosiah , Nur; Soliha, Imro Atus
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2021): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v10i2.975

Abstract

The purpose of this study is to describe the effectiveness of learning during low-grade classes at Muhammadiyah elementary school in the city of Probolinggo which still has some depth in applying it using qualitative descriptive research methods then for the data technique using a questionnaire or online questionnaire using the google form feature which is shared. to 133 respondents from guardians of grade one to grade three with data sources obtained from principals, educators, parents, students, learning with an online system (brave) is still effectively carried out by implementing several strategies, we can see that it has not been effectively done By implementing several strategies, we can see that the results of the questionnaire that have been distributed to all respondents through online media in the form of google form have not been effective, there are still many who respond disagree with the five questions that have been made and asked to students and it seems that it is not yet effective.
Nilai Kearifan Lokal Tari Boran Sebagai Upaya Membentuk Karakter Religius Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Susandi, Ari; Wibowo, Teguh Hadi; Irmaningrum, Rizka Novi; Mustafidah, Nurmashani
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 7 No 1 (2023): AnCoMS, Desember 2023
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v7i1.521

Abstract

Subyek penelitian ini adalah dari tiap angkatan mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar sebanyak lima puluh mahasiswa pada prodi pendidikan guru sekolah dasar yang dipilih berdasarkan latar belakang budaya, agama, adat istiadat, tujuan penelitian ini untuk menemukan sebuah teori terkait karakter religius dalam kearifan lokal daerah Lamongan dalam tari boran, metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif menyajikan data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi serta teknik analisis data melalui floe chart analisis model Milles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kearifan lokal pada tari boran ini memiliki nilai karakter religius yang kuat untuk dapat membentuk pribadi sesama mahasiswa ditingkat perguruan tinggi untuk saling menjaga, menghormati budaya, adat istiadat, agama yang ada di kabupaten Lamongan, kemudian ditemukan bahwa nilai karakter religius dalam tari boran ini cocok untuk calon pendidik dalam memberikan upaya untuk membina seluruh individu menjadi pribadi yang selalu mencintai agama dan melestarikan budaya setempat
Tradition Sraddha at The Grave Mbah Buyut Ki Sarengat to Improve The Character of Courtesy and Religiousness Students Lamongan Regency Susandi, Ari; Muhammad, Devy Habibi; Andini, Nesi Anti; Irmaningrum, Rizka Novi
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 8 No 1 (2024): AnCoMS, Oktober 2024
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v8i1.629

Abstract

The tradition of sraddha at the tomb of Mbah Buyut Ki Sarengat is an activity that is often carried out every year in Tlanak Village, Kedungpring District, Lamongan Regency, which is held for three days starting on Rebo Kliwon, Kemis Legi, Friday Pahing. This tradition is carried out to express gratitude to Gusti Allah Almighty and to honor Mbah Buyut Ki Sarengat as the elder of Tlanak Village. The object of this study is to discuss the origins and procedures for implementing the tradition. The purpose of this study is to improve the courtesy and religious character of the Kedungpring Lamongan community. The results of the research on the nyadran tradition at the tomb of Mbah Buyut Ki Sarengat produced the origin of this tradition who was also a figure who spread Islam in Tlanak Village and could improve the courtesy and religious character of the students in Kedungpring Lamongan.
Konsep Pendidikan Karakter Presfektif Al-Ghazali dan Abdullah Nashin Ulwan Yuliana Wardanik; Devy Habibi Muhammd; Ari Susandi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2132

Abstract

Writing this journal aims to find out how the thought of the concept of character education from the two Sufistic figures, namely Imam Al Ghazali and Abdullah Nashih Ulwan. Imam Al Ghazali's character education methods, exemplary methods, advice, stories, while the similarities and differences of Imam Al Ghazali are more spiritual, while the concept that Abdullah Nasih Ulwan is promoting is basic and general in nature and in accordance with the education of his time. While the similarities of thought of the two figures are that the ultimate goal of an education is to reach the level of taqarrub, then the similarities of the two figures are in the method section, namely the method of exemplary, advice, stories / stories and habituation.
Konsep Khalifatullah Terhadap Pengembangan Kepemimpinan Pendidikan Islam Persfektif M. Quraish Shihab dan Al-Gazali Nikmatul Musayadah; Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2134

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Konsep khalifatullah dalam Perspektif M. Quraish Shihab dan Al-Ghazali, serta Persamaan dan Perbedaan Konsep Khalifah M. Quraish Shihab dan perspektif Al-Ghazali. Adapun jenis penelitian ini yaitu penelitiaan kepustakaan dan metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Pemikiran M Quraish Shihab dan Al-Ghazali mengenai konsep khalifatullah memiliki pengertian yang sama, yaitu sebagai seorang pengganti, penerus atau pewaris. perbedaan pemikiran ke dua tokoh tersebut yaitu M Quraish Shihab lebih cenderung pada peran manusia dalam mengemban tanggung jawab dan tugas yang ditentukan Tuhannya. Sedangkan Al-Ghazali lebih cenderung pada kesultanan atau mengenai hal yang berhubungan dengan politik dan pemerintahan.
Pola Asuh Orang Tua dan Lingkungan Sosial dalam Menumbuhkan Akidah pada Anak Usia Dini Siti Maryam; Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2135

Abstract

As the main burden of family education, growing the creed from an early age must be closely monitored by parents. Aqidah education given to children by the family can be used as a step to keep them from deviant behavior and free them from moral depravity. In order for high moral children to realize this, as parents, one must instill a high creed. Therefore, along with the higher trust in children, the pattern of parental guidance is very important in doing it early on. The formulation of the problem is how the pattern of parental guidance and the social environment that develops beliefs or beliefs to early childhood and the factors that affect it. The purpose of this study is to find out the parenting and social environment in cultivating early childhood faith and the factors that affect the process of early childhood faith growth. This research is a library research technique (library research) data collection technique in this study is to read and record the information contained in the data.The results of this study suggest that parental parenting and social environments can increase trust in early childhood. In increasing early childhood confidence there are various methods that can be lived by parents is to educate habituation, example, advice and praise or reprimand. While in growing the faith in children precisely in the social environment that can be done by getting used to good things in children and paying attention to the child's social association. If the parenting of parents and the social environment in growing the creed in children is good, it will affect the character of the child.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah Pada Siswa MTs Nurul Huda Kedopok Kota Probolinggo Yulistian Hartini; Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2136

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran, upaya guru“Pendidikan Agama Islam serta mengetahui akibat dari upaya Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah Pada Siswa”MTs Nurul Huda. Penelitian ini dirancang dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara obeservasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digubakan adalah reduksi data, display/ penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa. 1) Pelaksanaan pembelajaran materi Ahlussunnah Wal Jama’ah pada Siswa Kelas 4 MTs Nurul Huda.sudah sesuai dengan materi pembelajaran dan tujuan pembelajaran dengan menggunakan Rencana Program Pembelajaran Aswaja, pengamalan“Tawasuth, i’tidal, Tasamuh, Tawazun, Amr Ma’ruf Nahi Munkar,”dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi. 2) dampak penanaman nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah Pada Siswa MTs Nurul Huda adalah siswa dapat memiliki budi pekerti yang berakhlak, memiliki toleransi kepada teman serta, memiliki rasa patuh kepada orang tua dan pengajar di sekolah. Keywords: Guru Pendidikan Agama Islam, Ahlussunnah Wal Jama'ah
Peranan Guru Mata Pelajaran Aqidah Dalam Menanamkan Nilai Keagamaan Pada Siswa MTs. Nurul Huda Kareng Lor Kedopok Probolinggo Ainaul Karomah; Devy Habibi Muhammad; Ari Susandi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2138

Abstract

Tujuan penelitian adalah; 1) untuk mengetahui aqidah dalam menanamkan nilai keagamaan pada siswa MTs Nurul Huda. 2) Untuk mengetahui upaya guru dalam menanamkan nilai keagamaan pada siswa MTs Nurul Huda. 3) Untuk mengetahui faktor penunjang dan penghambat dalam menanamkan nilai keagamaan pada siswa MTs Nurul Huda. Penelitian ini dirancang dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara obeservasi dan dokumentasi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah; 1) Peran guru mata pelajaran aqidah akhlak di MTs. Nurul Huda dalam menanamkam nilai-nilai keagamaan telah dilakukan dengan optimal. Dengan beberapa faktor pendukung yang mumpuni. Diharapkan mampu menjadikan siswa di MTs. Nurul huda menjadi Siswa yang tidak hanya cerdas secara intelaktual maupun secara spiritual. Mengingat dengan perkembangan zaman yang sedemkiian rupa, siswa diharapkan bisa tidak mudah ikut arus zaman yang merusak masa melainkan mampu menggapai cmasa depan yang cerah. 2) Diantara faktor penunjang yang sangat mempengaruhi dalam menanamkan nilai-nilai keagamman di MTs. Nurul Huda yaitu Tenaga pendidik dan Lingkungannya. Dimana latar belakang pendidik yang didominasii oleh alumni pondok pesantren serta lingkungan yang religius mampu mewujudkan siswa menjadi insanul kamil . Kata kunci: Guru Mata Pelajaran Aqidah, Nilai Keagamaan
Pembelajaran Kitab Mafahim dalam Meningkatkan Faham Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Santri Di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Tempuran Bantaran Probolinggo Budi Hartono; Benny Prasetiya; Ari Susandi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2170

Abstract

Madrasah ialah salah satu tipe pembelajaran Islam Indonesia yang bertabiat konvensional buat menguasai, mendalami, serta mengamalkan anutan Islam dengan menekankan berartinya akhlak agama Islam selaku prinsip hidup tiap hari. Dalam kehidupan beriktikad banyak terangkai problematika sekitar analogi. Perbandingan itu berbentuk perbandingan penerapan amaliah serta kultur.Solusi untuk mengatasi permasalahan adalah dengan mengajarkan Islam damai, Islam toleran, dan Islam yang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW (ahlussunnah wal jamaah). Ada pula tujuan dari penelitian ini ialah: Mendefinisikan pemograman penataran Kitab Mafahim dalam tingkatkan faham Ahlus Sunnah wal Jama’ ah. Mendefinisikan penerapan penataran buku Mafahim dalam tingkatkan faham Ahlus Sunnah wal Jama’ ah. Mendeskripsikan evaluasi pembelajaran kitab Mafahim dalam meningkatkan faham Ahlus Sunnah wal Jama’ah.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif karena penelitian yang akan dilakukan akan berusaha mendeskripsikan tentang pembelajaran kitab mafahim dalam meningkatkan faham ahlus sunnah wal jama’ah santri di pondok pesantren Miftahul Ulum, Tempuran, Probolinggo, alasan menggunakan pendekatan ini karena data yang dikaji atau diteliti berbentuk perkata tercatat ataupun perkataan dari banyak orang ataupun sikap yang dicermati. Dari hasil riset bisa disimpulkan kalau dalam melakukan penataran wajib melaksanakan suatu pemograman penataran dengan membagikan bimbingan, memotivasi santri biar santri dapat aktif, inovatif, serta suka kala cara penataran. Kemudian dilakukan sebuah pelaksanaan pembelajaran dengan sistem yang telah direncanakan. Yang terakhir evaluasi pembelajaran yang dilakukan diakhir pembelajaran yaitu pada waktu semesteran dengan memberikan tes tulis dan pengamatan langsung terhadap santri.
Co-Authors A.Fauzi Abdul Hakim Habibullah Abdurrohman Sholeh AF Suryaning Ati MZ Agustiarini Eka Dheasari Ahmad Ipmawan Kharisma Ahmad Shiddiq Ainaul Karomah Al Ibad, M Kamal Aliyah Andini, Nesi Anti Anwar Sholeh Anwar Sholeh Arfian Mudayan Arfian Mudayan Ari Hidayat, Muhammad Yayad Aribbilah, Ilhamuddin Aries Dirgayunita Asripa Asripa Asrizal Saiin Benny Prasetiya Benny Prasetya Budi Hartono Budi Setiawan Budi Setiawan Delora Jantung Amelia Devi Habibi Muhammad Devy Habibi Muhammad Diana Atika Sari Dwi Nur Agustin Elawati Dewi Fahmudita, Afika Fathihah, Elisa Fathur Rozi Fifit Trisnayanti Abdi Fitria, Natasya Ayu FitrianingsihWulandari Heri Kusuma Huda, Mochammad Miftachul Humairah Humairah Humairah Humairah, Humairah Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ike Septianti Imro Atus Soliha Inggar Dinanti, Regita Irmaningrum, Rizka Novi Izzuddin Ibnu Abdis Salam Kharisma, Ahmad Ipmawan Khasanah, Linaria Arofatul Ilmi Uswatun Khasanah, Linaria Arofatul Ilmi Uswatun Laili, Viviana Nisful Laily Oktavianingrum M.Basori Alwi Mafruhan, Mafruhan Mandala Putra, Andi Marwan Marwan Marwan Marwan Maulidin, Muhammad Rizky Mohammad Arifin Muhammad Fadhli Muhammad Husin Muhammad Husin Muhammad Tholibin Muhammad, Devi Habibi Mulyono, Khubby MZ., AF Suryaning Ati Nikmatul Musayadah Nisa, Alifia Wahyuni Choirun Nur Khosiah Nur Mashani Mustafidah Nurhidayat, M. Arif Nurul Ipmawati Nurul Widya Agustin Oriza Zativalen Oriza Zativalen Oriza Zativalen, Oriza Pinna Nur Latifah Reza Hilmy Luayyin Riami Riami Rizka Novi Irmaningrum Rizkia Pangestika, Rintis Rofi'atul Ummah Rofi’atul Ummah Saiful Badar Salsabilah, Iqriana Nafi'a Siti Maryam Siti Mas'ula Siti Mas’ula Sri Sugiarti sumiati sumiati Suna Syamsul Huda Teguh Hadi Wibowo Ummah, Rofi'atul Verra Ayu Fatmawati Virly Afna Aulia Winda Susanti Wulandari Yuliana Wardanik Yulina Fadilah Yulistian Hartini Zainuddin Abbas