Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Pembiayaan Pendidikan Berbasis Digital Pada Pondok Pesantren di Klaten Priyanta, Priyanta; Hidayati, Dian; Sudarsono, Bambang; Hasanah, Enung
Manajemen Pendidikan Volume 19, No. 1, Tahun 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jmp.v19i1.4018

Abstract

Implementation of technology-based education financial management in Islamic boarding schools in Indonesia can provide an effective solution for managing funds. however, the lack of education financial management is reflected in the use of applications that are not yet optimal, which results in the data collection, processing and data search processes being less efficient. this research aims not only to determine the capacity of Islamic boarding schools in Klaten in facing changes in digital-based education financial management, but also to describe and analyze digital-based education financial management at Islamic boarding schools in Klaten. the research method used is descriptive qualitative research. the results of this research show that Islamic boarding schools in Klaten have implemented digital-based education financial management with the syahriah application. the process involves planning, organizing, implementing, and monitoring. the benefits of digital-based payments provide convenience for guardians of santri, including payment of tuition fees, top-ups, and monitoring of arrears. for treasurers/staff, using this application helps in checking, minimizing errors, providing payment notifications, and increasing the efficiency of financial reports. even though there are obstacles such as not understanding its use, outreach to student guardians and a quick response from BSI is a solution to these technical obstacles. the conclusion from this research is that the Islamic boarding school in Klaten has succeeded in implementing digital-based financial management providing significant benefits for student guardians and the treasurer/staff. even though there are technical obstacles, the solution presented is quite suitable.
Implementasi Manajemen Mutu Program Tahfizhul Qur'an Di Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta Cahyono, Eko; Hasanah, Enung; Sukirman, Sukirman
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i2.5069

Abstract

Tahfizhul Qur’an menjadi salah satu program unggulan di banyak pesantren. Program tahfizhul Qur’an yang bermutu adalah yang memiliki manajemen yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap implementasi manajemen mutu program tahfizhul Qur’an di Madrasah Aliyah dan Ulya Pesantren Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini mengambil sumber data berupa hasil wawancara, catatan dari pengamatan langsung, data dokumen, foto dan statistik. Teknik analisis dilakukan melaui trianggulasi data dengan membandingkan data yang diperoleh terhadap hasil wawancara, observasi dan dokumen untuk mengecek kebenaran dan memperkaya data analisis. Hasil penelitian mengungkap implementasi manajemen program tahfizhul Qur’an berupa; (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengawasan dan (4) tindak lanjut manajemen mutu program tahfizhul Qur’an. Saran dalam penelitian ini adalah perlunya meningkatkan kualifikasi guru pengampu tahfizh dan panduan pelaksanaan program tahfizhul Qur’an.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menjamin Mutu Pendidikan Pada Masa Pandemi Covid-19 di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Ali, Sahid; Hasanah, Enung
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i1.1735

Abstract

Pendidikan adalah hak seluruh warga negara, di masa pandemi Covid 19 siswa tetap harus mendapatkan pendidikan yang layak. Kondisi pandemi mengharuskan kepala sekolah memiliki kemampuan dalam pengelolaan proses pembelajaran agar mutu pendidikan tetap terjamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan kepala sekolah dalam menjamin mutu pendidikan pada masa pandemi covid-19 di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan penentuan partisipan terpilih (purposive sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi lapangan. Kami melakukan analisis data menggunakan metode analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran kepemimpinan SMA Muhammdiyah 3 Yogyakarta dalam menjamin mutu pendidikan dilakukan melalui 3 hal utama yaitu pengembangan LMS, pelatihan penggunaan LMS, dan penilaian kinerja guru online. Semua praktik kepemimpinan tersebut merupakan bentuk kepemimpinan adaptif yang menyesuaikan dengan kondisi proses pembelajaran jarak jauh yang harus dilaksanakan pada masa pandemi covid-19.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS DAN INOVASI PEMBELAJARAN GURU PADA MASA COVID-19 Tobing, Putri; Hasanah, Enung
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i2.1789

Abstract

Kreativitas meliputi hasil yang baru. Secara umum kreatifitas guru memiliki fungsi utama yaitu membantu menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat dan efisien. Adapun pentingnya kreativitas guru dalam pembelajaran antara lain: (1) Kreatifitas guru berguna dalam transfer informasi lebih utuh, (2) Kreatifitas guru berguna dalam merangsang siswa untuk lebih berpikir secara ilmiah, (3) Produk kreatifitas guru akan merangsang kreatifitas siswa. Adanya guru kreatif yang terus menerus akan timbul inovasi dalam pembelajaran. Tujuan mengembangkan kreatifitas dalam mengembangkan pembelajaran yang inovasi untuk mendeskripsikan dan menganalisa pelaksanaan proses pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Peran kepala sekolah dalam mengembangkan kreativitas guru di SDN Napabalano adalah 1) kepala sekolah yang memenuhi kebutuhan guru; 2) Kepala sekolah  adalah dengan adanya pendampingan (guru tua dan guru muda); 3) kepala sekolah mengadakan kegiatan (training, workshop) terkait penggunaan teknologi dan kegiatan lainnya untuk mengembangkan pembelajaran guru khususnya di masa pandemic covid-19 saat ini. 4) kepala sekolah melaksanakan evaluasi dan selalu diikuti oleh kegiatan tindak lanjut terhadap hasil evaluasi.
Pengembangan Keterampilan Kepemimpinan Mahasiswa Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Hasanah, Enung; Suyata, Suyata; Ghazi, M Ikhsan Al; Fauzia, Fauzia; Akbar, Sahrul
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4579

Abstract

Kepemimpinan merupakan aspek pokok yang harus dikembangkan sebagai karakter wajib mahasiswa kependidikan. Untuk itu diperlukan berbagai strategi agar dapat mengembangkan kepemimpinan para mahasiswa. Dalam konteks ini, pembelajaran berbasis proyek, diyakini sebagai salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkam berbagai aspek kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterampilan kepemimpinan yang dimaknai mampu berkembang berdasarkan pengalaman mahasiswa mengikuti pembelajaran proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian fenomenologi. Jumlah partisipan dalam penelitian ini sebanyak 24 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan kepemimpinan yang dapat dirasakan oleh mahasiswa sebagai hasil keikutsertaan mereka dalam pembelajaran proyek adalah keterampilan merencanakan, keterampilan berkomunikasi yang efektif, keterampilan mengatur waktu, keterampilan literasi, keterampilan networking, keterampilan mengambil keputusan, dan melakukan refleksi.
Penerapan Kurikulum Darurat Pada Masa Covid-19 Di SMK Muhammadiyah Semin, Yogyakarta Sumarbini, Sumarbini; Hasanah, Enung
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i2.1798

Abstract

Pandemi covid 19 berdampak pada berbagai hal salah satunya pada dunia pendidikan. Pemerintah menyatakan bahwa pendidikan harus tetap berjalan namun kesehatan masayarakat adalah paling utama. Lembaga pendidikan harus menyiapkan strategi khusus guna melaksanakan pembelajaran di tengah masa pandemi covid 19 karena proses pembelajaran tidak bisa dilakukan secara tatap muka atau langsung tapi dengan sistem daring/online. Kepala SMK Muhammadiyah Semin menerapakan kurikulum darurat covid 19 guna melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 719/P/2020 tentang pelaksanaan kurikulum darurat covid 19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif sampel purposif (purphosif sampling) dengan teknik wawancara dan observasi. Dari penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa langkah dalam penerapan kurikulum darurat covid 19 yaitu 1). Penyederhanaan KI/KD, 2) Pembuatan modul untuk siswa, 3). Pembuatan RPP sesuai KI/KD yang sudah disederhanakan, 4). Pelatihan guru tentang penggunaan aplikasi belajar yang akan digunakan secara daring. Hambatan dalam penerapan kurikulum darurat covid 19 antara lain 1). Belum siapnya sumber daya yang ada baik guru dan siswa, 2). Sulitnya akses internet karena letak geografis berupa pegunungan, dan 3). Sulitnya pengendalian proses belajar secara daring.
Best Practice Literacy Culture on Teachers' and Students' Reading Interest in Kindergartens, Sukorejo District, Kendal Regency Rasjidah, Nur; Hasanah, Enung
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i4.5824

Abstract

Budaya literasi membaca dan menulis merupakan hal sangat penting dalam dunia pendidikan, sebagai leadership dapat menggerakkan seluruh warga sekolah menerapkan budaya literasi. Kegiatan seperti apa yang dapat meningkatkan minat baca bagi guru dan siswa terkait dengan pelaksanaan budaya literasi serta factor-faktor pendukung apa saja agar budaya literasi dapat terlaksana dan pengaruh budaya literasi seperti apa yang dapat meningkatkan minat baca dan menulis bagi siswa. Metode penelitian fenomenologi, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara individual, observasi dan dokumentasi, Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis fenomenologi dengan aplikasi atlas. ti 8. Menerapkan suatu kebiasaan yang baik dengan membaca buku sebanyak 5 halaman di setiap harinya, memberikan dampak positif yaitu minat baca guru meningkat dan melalui kegiatan pembiasaan membacakan buku cerita 5 menit setiap harinya sebelum masuk inti pembelajaran di mulai, adanya fasilitas pojok baca dan gerakan baca buku bersama dapat mempengaruhi minat baca siswa. dan adanya kegiatan literasi menulis yang dilakukan siswa dan hasilnya ditempel di mading.
Implementasi Akreditasi dalam Perspektif Guru dan Kepala Sekolah di Yogyakarta Hasanah, Enung; Sukirman, Sukirman; Afriliandhi, Cucu; Wijayanto, Asnawi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i3.2250

Abstract

Implementasi penjaminan mutu sekolah berbasis akreditasi merupakan salah satu bentuk penjaminan mutu yang dilakukan oleh pemerintah secara komprehensif, oleh sebab itu semua sekolah/madrasah wajib melakukan reakreditasi sekolah setiap lima tahun sekali. Hasil akreditasi menjadi gambaran kualitas sekolah secara umum yang dengan mudah dibaca oleh masyarakat. Dalam hal ini, guru dan kepala sekolah merupakan orang-orang yang secara langsung mengalami pelaksanaan kebijakan akreditasi dari pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi penjaminan mutu sekolah berbasis akreditasi di Yogyakarta menurut persepsi guru dan kepala sekolah. Penelitian ini akan menggunakan metode survei. Sampel penelitian kuantitatif ditentukan secara random dengan jumlah responden sebanyak 410 orang. Teknik pengumpulan data kuantitatif menggunakan kuesioner yang dibagikan secara online mulai bulan Maret-Juni 2021. Teknik analisis data dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas para guru dan kepala sekolah memiliki persepsi positif tentang implementasi akreditasi sekolah sebagai salah satu cara untuk menjamin mutu pendidikan di sekolah. Persepsi positif ini merupakan salah satu factor pendukung untuk terjadinya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap hasil akreditasi sebagai basis ukuran mutu sekolah di Indonesia.
Implementation of the Deep Learning Approach in Elementary Schools Afrikasari, Fitri; Hasanah, Enung; Hidayati, Dian
Global Education Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The deep learning approach is the latest innovation in the Indonesian education system proposed by the Ministry of Primary and Secondary Education in early 2025. The essence of this approach is to create a learning process that is aware, meaningful, and joyful for students. The purpose of the study is to examine the implementation of deep learning from the way teachers plan, organize, implement, and evaluate deep learning in elementary schools. The research method uses a qualitative method with interview data collection techniques and observation of learning in the classroom. The respondent is an elementary school classroom teacher in the Mantrijeron Yogyakarta Ministry of Education who has implemented deep learning. Thematic data analysis with the help of atlas.ti application 9. The results of the research of elementary school teachers implementing deep learning are still very limited, starting from making a learning plan exactly the same as the example from the ministry, there are no new innovations, learning activities that are just following the directions of the curriculum reference book have not shown creativity independently of the teacher and in terms of organizing students, educators emphasize more on grouping students in learning. A tool to measure the success of deep learning can be done by means of project-based assessments, percentages and self-assessment.
The Implementation of the Link and Match Program Between Vocational High Schools and the Business-Industrial Sectors Ningsih, Oktasari Wardia; Suyatno, Suyatno; Hasanah, Enung
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v5i2.208

Abstract

Learning in Vocational High Schools aims to produce graduates who are job-ready with skills relevant to their vocational fields. However, there remains a mismatch between graduates' competencies and labor market demands, exacerbated by limited practical facilities and weak synergy between schools and the business and industrial sectors (DUDI). The revitalization program for vocational schools through the link and match approach was launched to address this issue by emphasizing curriculum alignment and intensive collaboration with industry. This study aims to examine the implementation of the link and match program at SMK Negeri 1 Pengasih, Bantul, Yogyakarta. A qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the implementation of link and match at SMK Negeri 1 Pengasih has been systematically carried out through industry-based curriculum alignment, industrial work practice, training for vocational teachers, Memorandums of Understanding (MoUs) with industry partners, and competency-based skill assessments. The program has succeeded in enhancing graduates' competencies and competitiveness, although it faces challenges such as limited internship quotas, differing industry standards, and inadequate practical facilities. Strong collaboration among schools, industries, and the government is essential for success, with recommendations including improved facilities and strengthened partnerships to optimize the program’s effectiveness.