Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Edutech

MULTIMEDIA BERBASIS PBL (PROBLEM BASED LEARNING) PADA PEMBELAJARAN PLH UNTUK MEMBANGUN KESADARAN SISWA Rachman, Indriyani
EDUTECH Vol 16, No 1 (2017): JEJARING PENDIDIKAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v16i1.7108

Abstract

Abstract. Environmental education ( PLH) is a learning material that must be studied by all students of various levels of school, particulary for those at the elemen-tary school students. Cutrrently, in some cities in Indonesia, the PLH is a field of incor-porated study in the local content curriculum, while in some cities the PLH is an inte-grated material with other subjects. In delivering the message, the PLH has to be pro-vided in an interesting format. This is a big challenge for those who teach of PLH. This Paper is using the PBL learning method, where students are presented with various problems, discussion, and find solution. This research examines PBL learning method with learning form using several media. This learning test was conducted in 2 big cit-ies: Balikpapan and Bandung. Trial of multimedia usage on learning PLH, teacher give one problem, then student invited to know directly about the problem, then discus-sion and conclusion. At the end of learning activities, students were given a question-naire and interview. The final result shows that the students can understand the materi-al conveyed with maximum on learning PLH.Abstrak. pendidikan lingkungan hidup merupakan materi pembelajaran yang wajib di pelajari oleh seluruh siswa berbagai tingkatan sekolah. Terutama untuk siswa sekolah dasar. Pada saat ini, di beberapa kota diIndonesia, mata pelajaran PLH merupa-kan bidang studi yang tergabung pada kurikulum muatan local, tapi dibeberapa kota PLH bukan merupakan mata pelajaran, tetapi merupakan materi yang terintegrasi dengan mata pelajaran lainnya. Yang menjadi masalah saat ini adalah bagaimana pengajar dapat mengemas pembelajaran pendidikan lingkungan hidup menjadi hal yang menarik dan dapat menyampaikan pesan kepada para siswa. Bila hanya mengandalkan pembelajaran dengan metoda tradisional, dimana siswa mendengarkan guru men-erangkan, Tanya jawab dan test, menjadi sebuah pelajaran yang tidak menarik. Tetapi dengan metoda pembelajaran PBL, yang dimana siswa disuguhkan sebuah masalah, kemudian memikirkan masalah tersebut dan mencari solusinya maka kegiatan pembela-jaran PLH akan menjadi sangat menarik. Penelitian ini meneliti methode pembelajaran PBL dengan bentuk pembelajaran menggunakan beberapa media. Ujicoba pembelaja-ran ini dilakukan di 2 kota besar, yaitu Kota Balikpapan dan Kota Bandung. Ujicoba penggunaan multimedia pada pembelajaran PLH, guru memberikan satu masalah, kemudian siswa-siswa diajak mengenal secara langsung tentang masalah tersebut, lalu diskusi dan mengambil kesimpulan. Akhir pembelajaran, siswa diberikan angket dan
PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP MENGENAI PENGELOLAAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH: PERSPEKTIF PESERTA DIDIK Dewi, Laksmi; Kurniawan, Deni; Matsumoto, Toru; Rachman, Indriyani; Mulyadi, Dadi
EDUTECH Vol 19, No 2 (2020)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v1i2.24624

Abstract

Public awareness of waste management and processing in Indonesia is still very low. Likewise, with students,  warnings are still needed in keeping the environment clean. Environmental education (EE) in schools has started to be widely applied in many schools. Ideally, student awareness in keeping the environment, especially in managing waste, becomes better wherever they are. This study aims to explore students’ perceptions of waste management and processing as one of the implementations of environmental management. It is hoped that Environmental Education can have an impact on students’ perception in managing their daily environment. It also explores students’ pereptions at elementary, junior high, and senior high school levels about: (1) environmental education in a school; (2) waste management and processing as part of environmental education; and (3) waste management and processing by local government. Data collection was carried out randomly to several students taking part in Car Free Day (CFD) activity involving 42 student respondents. and the data was processed using descriptive statistics. It was found that firstly, respondents agreed with the application of environmental education in schools through local content subjects, and the Adiwiyata program itself was felt necessary to add insight and knowledge about managing the environment. Secondly, students’ perceptions of waste management as part of Environmental Education was already good, as shown by their preference to keep the garbage if they couldn’t find a place to throw them. Third, waste management and processing by the local government statistically showed good responses. One example is that many dust bins are placed in public location by grouping waste according to their type.    Lingkungan alam di sekitar kita dan dunia saat ini sedang mengalami kerusakan. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga dan mengelola lingkungan hidup ini. Di Sekolah pendidikan lingkungan hidup (PLH) dilaksanakan sebagai salah satu kurikulum muatan local dengan waktu1 jam pelajaran saja. Tentunya bukan seberapa banyak waktu yang dihabiskan untuk mempelajari kesadaran lingkungan hidup, namun yang paling penting adalah bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya membantu menjaga lingkungan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat tentang implementasi PLH yang diterapkan oleh peserta didik saat di rumah dan di lingkungan sekitarnya. Bukti real mengetahui kesadaran diterapkannya PLH salah satunya terlihat di ruang public, sebagai contohnya saat pelaksanaan Car Free Day (CFD). Tidak sedikit setelah CFD selesai petugas kebersihan harus membersihkan kembali kawasan karena banyaknya sampah yang dibuang masyarakat tidak pada tempatnya. Data diambil kepada 40 orang secara acak terdiri dari anak usia sekolah SD, SMP, dan SMA, serta orang tua.  Simpulan dari penelitian ini adalah kesadaran masyarakat akan menjaga lingkungan cukup baik. Hanya saja belum ada spesifikasi upaya yang dilakukan oleh masyarakat dalam upaya mengurangi, mengolah, dan menggunakan sampah yang ada agar lebih mermanfaat.
Co-Authors Ade Gafar Abdullah, Ade Gafar Akrim, Djusdil Al Fariz, Reza Darma Al Fariz, Reza Dharma Anggraini, Nani Anggun Apprianda Anna Permanasari Aqilah, Siti Aquarini Priyatna Arisona, Risma Dwi Asyifa Imanda Septiana Bibin Rubini Budi Handoyo D Prasetyorini Dadang Jaenudin Dahlia, Karlina Puspa Dedi Abdul Hadi Deni Darmawan Deni Kurniawan, Deni Didit Ardianto Fariz, Reza Darma Al Fumitoshi, Murae Ghina Nisrina Ramadhanti Hafizhul Khair Hapipah, Hepi Herta Novianto Hestiningtyas Yuli Pratiwi Hutagalung, Ira Ida Hamidah Iga Yusmaidah Siregar Indarini Dwi Pursitasari Ira Rumiris Hutagalung Ira Rumiris Hutagalung Ira Rumiris Hutagalung Irfan Tawakkal Irvan Permana Kharisma, Vicka Kodama Yayoi Kodama Yayoi Kodama, Yayoi Kristanti Diana Malo Kuntarti Suhartini Kurniasih, Surti Kusnendar, Jajang Laksmi Dewi, Laksmi Lestari, Suci Putri Maghfiroh, Meilinda Fitriani Nur Marlida, Siti Matsumoto Toru Matsumoto Toru Matsumoto, Toru Mega Subekti Muarif, Samsul Muhammad Ma‘arij Harfadli Muhammad Nur Hudha Muharram, Luthfia Hastiani Mulyadi, Dadi Murae, Fumithosi Murae, Fumitoshi Nia Komalasari Nursafitri, Siti Onoda, Hiroshi Pandyaswargo, Andante Hadi Permanasari*, Anna Pertiwi, Wulan Qiyam Maulana Binu Soesanto Radde, Hasniar A. Rahayu, Ida Rahayu, Mutia Sri Ramadhanti, Ghina Nisrina Ramdiana Rubini*, Bibin Rusman Rusman Safitri, Embun Khoerunnisa Maya Safitri, Tiffany Saldiana, Nur Kamila Santuso, Edy Sattar Yunus Siregar, Iga Yusmaidah Siska Mandalia Slamet Raharjo Soesanto, Qiyam Maulana Binu Sugeng Utaya Sugimaru, Chika Suriansyah, Muhammad Iqbal Suriansyah, Muhammad Iqbal Syaban, Mumun Tawakkal, Irfan Toru Matsumoto Toru Matsumoto Toru Matsumoto Toru Matsumoto Utomo, Laksamana Rayhan Wafa, Wafa Warliyah, Heli Wati Rohawatiningsih Wati Rohmawatiningsih Wati Rohmawatiningsih Wiwin Wiwin, Wiwin Yayoi Kodama Yayoi, Kodama Yustiani, Yonik Meilawati Zuffa Anisa