p-Index From 2021 - 2026
7.907
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Aesculapius Medical Journal

Hubungan Kecerdasan Emosional Terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa Di Masa Pandemi COVID-19 Ni Luh Gede Taman Kristanti; Putu Nita Cahyawati; I Gde Yudhi Kurniawan
AMJ (Aesculapius Medical Journal) Vol. 2 No. 3 (2022): October
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The COVID-19 pandemic has had a major impact on various sectors of life, including the world of education in Indonesia Online learning is one of the developments that occur in the field of education. This condition can affect the stress level of students. Previous studies have reported that there is a link between emotional intelligence and stress. The purpose of this study was to determine the relationship between emotional intelligence and stress levels of students from the Faculty of Medicine and Health Sciences, Warmadewa University during the COVID-19 pandemic. This research is an analytic study with a cross sectional design. The sample of this study were 106 students of the Faculty of Medicine and Health Sciences, Warmadewa University. This survey revealed, out of 106 respondents, 67.9% had high emotional intelligence and 32.1% students with low emotional level. Analysis of stress levels obtained 59.4% of students classified as normal and 40.6% classified as stressed. Statistical analysis shows that there is a relationship between emotional intelligence and stress levels with a p value <0.05 and an OR of 2.675. These results indicate that respondents who have low emotional intelligence are 2 times more likely to experience stress than respondents who have high emotional intelligence.
Hubungan antara Postur dan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Pegawai Mekanik Bengkel Motor di Denpasar Putu Ananda Angelita; Ni Wayan Rusni; Putu Nita Cahyawati
AMJ (Aesculapius Medical Journal) Vol. 3 No. 1 (2023): February
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja. Beberapa faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja di antaranya adalah aktivitas kerja fisik, stasiun kerja tidak ergonomis, sikap paksa, pekerjaan yang monoton, kebutuhan kalori yang kurang, dan waktu kerja-istirahat yang kurang tepat. Pekerja mekanik di bengkel sepeda motor melakukan pekerjaan fisik yang lebih dominan dengan beban kerja yang tidak ringan serta risiko ergonomi seperti postur tubuh yang tidak nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara postur dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada pegawai mekanik bengkel motor di Denpasar. Sampel penelitian adalah pegawai mekanik bengkel motor di Denpasar yang berjumlah 50 orang. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekataan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan seluruh pekerja adalah laki-laki, mayoritas termasuk kategori usia muda (13-25 tahun), dan bekerja >8 jam per hari. Mayoritas pekerja (76%) memiliki IMT normal dan 64% memiliki masa kerja ≤5 tahun. Hasil analisis uji Spearman Correlation menunjukkan adanya hubungan bermakna antara postur kerja dengan kelelahan kerja (p<0.05, r = 0.364) serta beban kerja dengan kelelahan kerja (p<0.05, r = 0.378) pada pegawai mekanik bengkel motor di Denpasar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara postur dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada pegawai mekanik bengkel motor di Denpasar. Kata kunci: kelelahan kerja, postur kerja, beban kerja
Hubungan Kadar Kreatinin dan Ureum dengan Derajat Anemia pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik di RSUD Sanjiwani Gianyar Ni Wayan Ayu Maha Dewi; Luh Gede Sri Yenny; Putu Nita Cahyawati
AMJ (Aesculapius Medical Journal) Vol. 3 No. 1 (2023): February
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) masih menjadi masalah kesehatan dunia yang ditandai dengan peningkatan prevalensi setiap tahunnya. PGK menyebabkan terjadinya kerusakan ginjal yang dinilai dengan peningkatan kadar kreatinin dan ureum. Masalah kesehatan yang dapat terjadi pada pasien PGK salah satunya adalah anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar kreatinin dan ureum dengan derajat anemia, dengan menggunakan metode penelitian analitik dengan rancangan studi cross-sectional. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder dari rekam medis. Sampel penelitian adalah pasien PGK di RSUD Sanjiwani Gianyar yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik consecutive sampling sebanyak 80 sampel. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita PGK didominasi oleh laki-laki (60%), dengan rentang usia 50-59 tahun (55%), serta didominasi oleh PGK stadium V (78,8%). Rerata kadar kreatinin dan ureum tertinggi ditemukan pada PGK stadium V, yaitu sebesar 11,41 mg/dL dan 143,72 mg/dL, sedangkan rata-rata kadar hemoglobin terendah didapatkan pada PGK derajat V (9,07 g/dL). Hasil uji One way anova menunjukkan nilai p=0,003 untuk kreatinin dan p=0,001 untuk ureum (p < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kadar kreatinin dengan pasien anemia sedang (p=0,003) dan pasien anemia berat (p=0,003) yang menggunakan uji post hoc Bonferroni, serta terdapat hubungan yang bermakna antara kadar ureum dengan pasien anemia sedang (p=0,022) dan pasien anemia berat (p=0,022) yang menggunakan uji post hoc Games-Howell.
Hubungan Faktor Genetik dan Gaya Hidup dengan Miopia pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa I Putu Arya Suryanta Wiguna; Putu Nita Cahyawati; I Putu Rustama Putra
Aesculapius Medical Journal Vol 4 No 1 (2024): February
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.4.1.2024.116-122

Abstract

[Relationship of genetic and lifestyle factors with myopia in students of the Faculty of Medicine and Health Sciences, University of Warmadewa ] Myopia is a common disease with a high prevalence in the world, and is one of the refractive disorders, common in children and adults. Risk factors for myopia are genetics and lifestyle factors, especially close-up viewing activities. The aim of this research is to determine the relationship between genetic and lifestyle factors and myopia in students at the Faculty of Medicine and Health Sciences, Warmadewa University. The research design used was observational analytic with a cross sectional design. The research was conducted at the Faculty of Medicine and Health Sciences, Warmadewa University with a total sample of 132 people with inclusion criteria, namely students at the Faculty of Medicine and Health Sciences, Warmadewa University and willing to take part in the research and exclusion criteria, namely not coming during the research and having a history of congenital eye disorders. Data was obtained using a questionnaire. Data were analyzed univariately and bivariately using the chi-square test with a confidence level of 95% and results were significant if the p value was ≤0.05. And the results obtained are that the incidence of myopia in FKIK Unwar students is 74.2%, there are 93.9% of FKIK Unwar students who have genetic factors for myopia, there are 64.4% of FKIK Unwar students who have a lifestyle at high risk of myopia, and There is a relationship between genetic factors and myopia, but there is no relationship between lifestyle and myopia.
Gambaran Pasien Miopia di Rumah Sakit Mata Bali Mandara Tahun 2022 Gst Ayu Kade Devina Muryantisa; Putu Nita Cahyawati; I Made Pariartha
Aesculapius Medical Journal Vol 4 No 2 (2024): June
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.4.2.2024.261 - 269

Abstract

[Overview of Myopia Patients at Bali Mandara Eye Hospital in 2022] Myopia is the most common abnormal refractive that occurs with a prevalence of myopia in the world of 49.8%, in Indonesia around 25% and in the province of Bali 25%. The results of a survey conducted at the largest eye hospital in Eastern Indonesia, the Bali Mandara Eye Hospital, recorded a fairly high prevalence of myopia, namely 1,418 patients in 2022. This research aims to find out the picture of myopia patients at the Bali Mandara Eye Hospital in 2022. This research uses a descriptive method with a cross sectional approach. The sampling technique used in this research was simple random sampling with a total of 133 respondents. Data were processed using Statistical Product and Service Solution (SPSS) version 23 with univariate analysis. In this study, the description of myopia patients based on sociodemographics was dominated by the age group 12-25 years (41.4%), women (51.9%), students (41.4%), and those live in Bali (95%). Based on clinical symptoms, patients generally present with complaints of blurred vision (89.5%), mild myopia (54.9%) and lateralization in both eyes (83.5%). Based on the history of comorbidities, the results showed that only 2 (1.5%) had a history of diabetes mellitus and only 1 (0.8%) had a history of hypertension. Based on the type of management, the highest number was pharmacological and non-pharmacological management (82.7%).
Co-Authors A. Lestarini Agus Santosa Anak Agung Gede Raka Gunawarman Anak Agung Ngurah Mayun Wirajaya Anak Agung Raka Budayasa Anak Agung Sri Agung Aryastut Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Anak Agung Sri Agung Aryastuti Asri Lestarini Asri Lestarini Atmaja, Ni Putu Velentina Putri Surya Ayu Savitri Siskayani Ayu Switi D. Wijaya Datya , Aulia Iefan De Luh Pratiwi Angganing Lestari Desak Putu Citra Udiyani Desak Putu Citra Udiyani Desak Putu Oki Lestari Dewa Ayu Putu Ratna Juwita Dewi, Ni Wayan Erly Sintya Diah Padmawati Dian Puspitha Giribaldi Pemecutan Gst Ayu Kade Devina Muryantisa Gustu Rama I Dewa Gede Amara Putra Wibawa I Gde Suranaya Pandit I Gede Ketut Deny Patmantha Putra Tjahyadi I Made Adi Putra Wiguna I MADE PARIARTHA I Made Toya Ariawan I Made Wira Supanji I Nengah Sujaya I Nyoman Gede Maha Putra I Putu Arya Suryanta Wiguna I Putu Rustama Putra Jihvani, Putu Ayu Krishna Kadek Berliantara Komang Trisna Sumadewi Kurniawan, I Gde Yudhi Lestarini, Asri Luh Gde Evayanti Luh Gde Sita Maharani Luh Gede Pradnyawati Luh Gede Pradnyawati Luh Gede Pradnyawati Luh Gede Sri Yenny Made Indra Wijaya N. K. E. Saniathi Ni Kadek Elmy Saniathi Ni Kadek Novia Puspita Dewi Ni Luh Anik Puspa Ningsih Ni Luh Gede Taman Kristanti Ni Made Dwinda Handayani Ni Putu Satya Deva Jayanti Ni Wayan Armerinayanti, Ni Wayan Ni Wayan Ayu Maha Dewi Ni Wayan Erly Sintya Dewi Ni Wayan Rusni Ni wayan Sedani, Ni wayan Ningsih, Ni Luh Anik Puspa Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Paramitha, I Gusti Ayu Mas Diah Peranawa, I Wayan Yoga Diva Pradnyawati, Luh Gede Puspa Ningsih, Ni Luh Anik Putra, I Putu Rustama Putra, IGB Gita Pranata Putu Alit Sudarsana Sudarsana Putu Ananda Angelita Putu Utari Fridayanthi Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu Riandra, Ni Putu Indah Kusumadewi Ruspita Sari, Ni Ketut Adelia Sari, Ni Luh Putu Eka Kartika Sarilan, I Putu Satria Udayana Silfia Maharani Suaridewi, I Gusti Agung Ayu Mas Sudiadewi, Ni Putu Eka Tanjung Subrata Tri Wisananda Putra Trinia Amanda Udiyani, Desak Putu Citra Velentina Putri Wardana, Made Kusuma Wardana, Ni Komang Sara Kusuma Wijaya, D. Wijaya, Putu Austin Widyasari Wirajaya, Anak Agung Ngurah Mayun Witari, Ni Putu Diah Yogiswara, Gde Candra Yoni, Putu Diah Paramitha Dwi