Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATERI ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA Rizha Yulinda Salsabila; Sri Handono Budi Prastowo; Muhammad Effendi
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Discovery Learning adalah suatu model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kurikulum 2013 agar peserta didik mampu lebih aktif, kreatif, dan lebih memahami konsep pada suatu materi yang diajarkan dan dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pengaruh dari penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar peserta didik di SMA. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 4 Jember, dengan peserta didik sebanyak 36 yang terdiri dari 15 peserta didik laki-laki dan 21 peserta didik perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-eksperiment dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Hasil belajar yang didapatkan oleh peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran Discovery Learning pada materi elastisitas dan Hukum Hooke menunjukkan nilai N-gain sebesar 0,37 yang tergolong dalam kategori sedang.Kata Kunci: Discovery Learning, elastisitas, hasil belajar
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS) PADA KONSEP FISIKA MATERI SUHU DAN KALOR DENGAN MENGGUNAKAN TAKSONOMI BLOOM Masnah Datoh; Sri Handono Budi Prastowo; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemamapuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa kelas XI di MA Nuris pada konsep fisika materi Suhu dan Kalor dengan menggunakan taksonomi bloom. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA A 21 siswa dan kelas MIPA B 20 siswa di MA Nuris. Metode pengumpulan data diperoleh melalui tes tertulis, dokumentasi, dan wawancara. Instrument menggunakan pertanyaan tes deskripsi yang terdiri dari 6 soal. Berdasarkan indikator taksonomi bloom berbasis HOTS yaitu menganalisis (C4), menganalisis (C5), dan mencipta (C6) pada materi suhu dan kalor yang telah dipelajari sebelum dites. Data yang dikumpulkan diperoleh dari nilai jawaban siswa dalam pertanyaan tes diagnostic yang telah dijawab. Berdasarkan hasil penelitian tingkat kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa MA Nuris pada kelas XI MIPA A cukup dengan persentase 45,61%, siswa kelas XI MIPA B terdapat persentase sebesar 29,31% dengan kategori rendah. Berdasarkan persentase masing-masing kelas, rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi di MA Nuris adalah 37,46% dengan kategori rendah.Kata Kunci: kemampuan berpikir tingkat tinggi, suhu dan kalor, dan taksonomi bloom
APLIKASI PAPARAN MEDAN MAGNET EXTREMELY LOW FREQUENCY (ELF) TERHADAP NILAI DERAJAD KEASAMAN (pH) TAPE SINGKONG Isnaini Kurnia Sari; Sudarti Sudarti; Sri Handono Budi Prastowo
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 2 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya jumlah penggunaan peralatan elektronik dalam kehidupan sehari-hari berdampak pada meningkatnya intensitas paparan gelombang elektromagnetik di lingkungan. Menanggulangi hal tersebut para peneliti mulai melakukan penelitian memanfaatkan radiasi gelombang elektromagnetik ELF di berbagai bidang, salah satunya dalam bidang pangan berfermentasi seperti olahan tape. Tape yang beredar di pasaran terkadang masih memiliki kekurangan, diantaranya rasa yang terlalu masam, tekstur yang lembek dan berair, serta bau alkohol yang menyengat. Melalui pengontrolan nilai pH dan laju perkembangan mikroba diharapkan dapat meningkatkan kualitas rasa, aroma, dan tekstur yang baik bagi tape. Salah satu solusi untuk dapat melakukan pengontrolan pH yaitu dengan memanfaatkan radiasi gelombang elektromagnetik ELF intensitas 300 µT dalam pengolahan dan pengawetan tape fermentasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan penentuan kelompok sampel dipilih secara acak (randomized subjects post test only control group design). Kelompok eksperimen dalam penelitian ini diberi paparan medan magnet Extremely Low Frequency (ELF) intensitas 300 µT dengan lama paparan 30’ dan pengambilan data dilakukan pada saat jam ke-44, 48, 52, 56, dan 72 setelah peragian. Paparan medan magnet ELF berpengaruh terhadap nilai pH tape singkong, dimana tape singkong yang dipapar medan magnet ELF mengalami penurunan pH yang tidak begitu signifikan sehingga tidak mudah basi dan lebih tahan lama.
IDENTIFIKASI PENGUASAAN KONSEP ELASTISITAS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA KELAS XI Brillianti Asfiyani Romadhona; Sri Handono Prastowo; Maryani Maryani
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar merupakan suatu aktivitas yang menimbulkan perubahan yang relatif permanen sebagai akibat dari upaya-upaya yang dilakukannya. Fisika merupakan mata pelajaran yang tidak hanya menghafal, tetapi konsep-konsep fisika yang ada dalam fisika juga perlu pemahaman yang lebih. Salah satu aktivitas belajar yang sering dilakukan adalah menemukan konsep-konsep materi elastisitas yang ditemukan dalam kehidupan sehari hari. Identifikasi penguasaan konsep siswa perlu dilakukan karena dapat mengetahui sejauh mana penguasaan konsep elastisitas siswa. Taksonomi SOLO dapat dijadikan acuan untuk mengetahui seberapa jauh penguasaan konsep siswa. Tingkat penguasaan konsep siswa menurut Taksonomi SOLO dikategorikan menjadi (1) prestructural., (2) unistructural ., (3) multistructural., (4) relasional., (5) extended abstract. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu mengetahui tingkat penguasaan konsep elastisitas siswa menggunakan Taksonomi SOLO. Kata Kunci: Penguasaan Konsep, Taksonomi SOLO
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA TENTANG ELASTISITAS DI KELAS XI SMA Sri Handono Budi Prastowo; Diana Puspitasari; Trapsilo Prihandono
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fisika merupakan ilmu yang bersifat empiris, artinya setiap hal yang dipelajari dalam fisika didasarkan pada hasil pengamatan tentang alam dan gejala-gejalanya. Salah satu kesulitan siswa pada pelajaran fisika yaitu pada materi elastisitas. Pada materi elastisitas masih sering terjadi miskonsepsi. Salah satu penyebabnya adalah karena kurang pahamnya siswa dalam menangkap dan memahami suatu konsep. Oleh karena itu dilakukan sebuah upaya untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa yaitu dengan melakukan tes pemahaman konsep menggunakan indikator bloom. Tes pemahaman konsep bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman suatu konsep tentang elastisitas pada siswa. Indikator yang digunakan terdiri dari tiga tahapan yaitu translasi, interpretasi dan ekstrapolasi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas XI MIPA 3 SMAN Jatiroto, XI MIPA 1 SMAN Tempeh dan XI MIPA 3 SMAN Candipuro. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep siswa paling baik terdapat pada konsep pegas yaitu pada indikator menghitung konstanta pegas yang disertai grafik hubungan antara gaya (F) dan pertambahan panjang (∆x) dengan nilai translasi 95,9%, interpretasi 95,9% dan ekstrapolasi 93,2%. Sedangkan pemahaman konsep paling rendah terdapat pada indikator menghitung konstanta masing-masing pegas dengan disajikan 3 buah pegas identik dengan nilai translasi 87,7%, interpretasi 88,5% dan ekstrapolasi sebesar 57,95%.
ANALISIS KETERAMPILAN SOSIAL DAN KOGNITIF SISWA SMA DALAM PEMECAHAN MASALAH SECARA KOLABORATIF Arina Wardha; Sri Handono Budi Prastowo; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi keterampilan siswa dalam memecahkan masalah secarakolaboratif. Untuk itu perlu dilakukan tes dan penilaian evaluasi terhadap keterampilan siswa dalammemecahkan masalah menggunakan uji dua tahap, serta alat penilaian keterampilan sosial.Keterampilan diukur tidak hanya dilihat dari kognitif saja, melainkan dilihat dari bagaimana siswamemanajemen berbagai ide solusi dari anggota kelompok untuk dipadu-padankan sehingga dapatdigunakan dalam pemecahan masalah. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakanteknik purposive sampling pada siswa kelas X IPA salah satu SMA Negeri di Kabupaten JemberTahun Ajaran 2017/2018. Instrumen yang digunakan adalah soal tes yang berisi permasalahan fisikadan instrumen penilaian keterampilan sosial siswa. Pengumpulan data diperoleh dengan melakukantes dan observasi kepada siswa kelas X IPA dengan tes pemecahan masalah secara kolaboratif,observasi dilakukan selama siswa berkolaborasi.Kata kunci: Keterampilan kognitif, keterampilan sosial, pemecahan masalah secara kolaboratif
ANALISIS PENGUASAAN KONSEP RANGKAIAN ARUS LISTRIK BOLAK-BALIK PADA SISWA KELAS XII SMA Anggita Nurul Iftitah; Sri Handono Budi Prastowo; Alex Harijanto
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan konsep adalah kemampuan menjelaskan, menginterpretasi, menganalisis, dan mengaplikasikan konsep-konsep fisika dalam menyelesaikan persoalan fisika. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penguasaan konsep siswa SMA kelas XII dan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa pada penguasaan konsep rangkaian arus listrik bolak-balik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dengan instrumen soal uraian yang terdiri dari 8 butir soal. Hasil penelitian menunjukkan, (1) Persentase rata-rata penguasaan konsep rangkaian arus bolak-balik berdasarkan indikator penguasaan konsep Taksonomi Bloom yaitu pengetahuan siswa mencapai 81%, pemahaman 60%, penerapan 65%, analisis 56%, sintesis 48%, dan kemampuan evaluasi siswa mencapai 45%. (2) persentase penguasaan konsep pada sub pokok bahasan arus dan tegangan berkategori kurang baik dengan persentase penguasaan mencapai 50%, penguasaan konsep rangkaian seri RLC yang dimiliki siswa cukup baik yaitu mencapai 73%, sedangkan penguasaan konsep pada sub pokok bahasan daya rangkaian RLC berkategori kurang baik yaitu mencapai 56%. (3) Adapun jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa yaitu persentase rata-rata kesalahan terjemahan 2%, kesalahan konsep 8%, kesalahan strategi 21%, kesalahan hitung 24%, dan soal yang tidak direspon 5%.
PENGUKURAN KADAR AIR BIJI KOPI DENGAN RANCANGAN ALAT KAPASITOR SEBAGAI KAJIAN BAHAN AJAR FISIKA DI SMA Siti Dewi Masiyati; Trapsilo Prihandono; Sri Handono Budi Prastowo
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 2 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancangan bahan ajar kapasitor menggunakan kajian kadar air biji kopi. Kapasitor adalah piranti yang berfungsi untuk menyimpan muatan dan energi listrik dan menggunakan kapasitor dua keping sejajar konduktor. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pengukuran kadar air biji kopi menggunakan rancangan bahan ajar kapasitansi kapasitor dan alat ukur kapasitansimeter dan membuat rancangan alat dan bahan ajar berdasarkan kajian pengukuran kadar air biji kopi menggunakan alat kapasitansi kapasitor. Teknik pengumpulan data adalah eksperimen, analisis pengambilan data menggunakan metoden oven pengering dan metode alami. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi harga kadar air biji kopi maka semakin besar pula nilai kapasitansinya, konduktivitas bahannya semakin besar, volume bahannya semakin kecil, partikelnya semakin merapat. begitupun sebaliknya semakin rendah harga kadar biji kopi semakin kecil pula nilai kapasitansinya, konduktivitas bahannya semakin kecil, volume bahannya juga semakin membesar, partikelnya semakin merenggang. Penelitian ini dapat disimpulkan: Pertama, pengukurngan kadar air biji kopi lebih afektif menggunakan rancangan bahan ajar kapasitor dengan alat kapasitansimeter dibandingkan dengan pengukuran manual. Kedua, metode alami lebih efisien di bandingkan dengan metode oven pengering dari segi pengeringannya dan tempatnya karena metode alami dapat mengeringkan biji kopi ber ton-ton tetapi kelemahannya yakni, bergantung pada cuaca sedangkan metode oven pengering tidak bergantung pada cuaca.
ANALISIS PENGUASAAN KONSEP TEORI KINETIK GAS MENGGUNAKAN TAKSONOMI SOLO PADA SISWA SMAN 1 JEMBER Khosida Afkarina Rachman; Sri Handono Budi Prastowo; Albertus Djoko Lesmono
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan konsep adalah kemampuan siswa dalam memahami makna secara ilmiah baik teorimaupun penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penguasankonsep teori kinetik gas menggunakan taksonomi SOLO. Jenis penelitian ini adalah penelitiandeskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dengan instrumen soal uraianyang terdiri dari 8 butir soal dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan persentase penguasaankonsep teori kinetik gas menggunakan taksonomi SOLO pada siswa SMAN 1 Jember adalah 24%siswa berada pada level prastruktural, 8% siswa berada pada level unistruktural, 14% siswa beradapada level multistruktural, 32% siswa berada pada level relasional, dan 22% siswa berada pada levelabstrak diperluas. Hasil tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu faktor dari dalam, prosespembelajaran, pengalaman dan latihan siswa. Hasil penelitian tersebut memberikan dampak terhadapperencanaan, proses, dan evaluasi pembelajaran fisika.Kata kunci: kalor Penguasaan konsep, teori kinetik gas, dan taksonomi SOLO
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DISERTAI CONCEPT MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Desita Sholikhatul Ummah; Sri Handono Budi Prastowo; Subiki Subiki
FKIP e-PROCEEDING Vol 3 No 2 (2018): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan untuk menghasilkan produk pengembangan dalam bentuk modul kontekstual disertai concept mapping untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan menurut Nieveen (2006) tahapannya meliputi: (1) Preliminary research, (2) Prototyping stage, dan (3) Assesment stage (summative evaluation) instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, lembar observasi, dan tes kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil analisis validasi ahli diperoleh bahwa kategori validitas berada pada tingkat validitas sangat valid dengan koefisien realibilitas sebesar 96,60% dan hasil analisis validasi pengguna diketahui bahwa kategori validitas yang diperoleh adalah sangat valid dengan koefisien realibilitas sebesar 85,71%. Hasil analisis lembar observasi menunjukkan bahwa modul pembelajaran kontekstual concept mapping yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang direncanakan guru, sehingga modul pembelajaran kontekstual concept mapping termasuk kategori praktis sebagai bahan ajar pada materi listrik statis. Hasil analisis pretest dan posttest menunjukkan bahwa rata-rata skor N-Gain adalah 0,643 yang berada dalam kategori sedang.
Co-Authors Adinda Citra Badarsila Agustin Putri Mardiawan Albertus Djoko Lesmono Albertus Djoko Lesmono, Albertus Djoko Alda Alvina Hawa Alex Harijanto Alex Hariyanto Alfi Hidayat Alivea Pisca Dianty Alivia, Haniyah Andi Prastia Andrian Ramadani Andriyan, Moh Anggita Nurul Iftitah Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu Anis Dwi Masinta Anita Puji Pratiwi Aprillia Kartika Agit Wuragil Arina Wardha Asshaumi, Rahmatul Ula Azen Ramadan Bagus Hadi Saputra Bambang Supriadi Bambang Supriadi Bevo Wahono Brillianti Asfiyani Romadhona Chindy Beauty Sapbrina Cindy Ineke Ferdianti Dea Nur Umiel Agustina Debi Devianti Desi Dwi Tungga Tristanti Desita Sholikhatul Ummah Dewi Ika Pratiwi Dina Fadilah Aini Dini Febrianti Dita Fitriani Dya Ayu Safitri Dyah Pratiwi, Sri Septi Emi Ariyani Eny Setyowati Eny Sulistyowati Eri Setyaningsih Erina Septenia Erna Sari Ernasari Ernasari Eza Bintang Ramadhan Fahmi Nur Addinni Febrianti Dwi Lestari Fendy Saputra FITRIYAH Fitroh Fuadah Hediana Alfian Heru Sefrian Subandi Hidayati Hidayati Hidriyatur Rizza I Ketut Mahardika I Ketut Mahardika Ilvi Maulida Nurdiana Imaniyah, Kamilatul Isma Alfia Novita Isnaini Kurnia Sari Jamalludin Jamalludin Jihan Ni'ami Midroro Karina Laksmiari Khosida Afkarina Rachman Klyana Ainun Prastika Kurnia Mas Rahmawati Kurnia, Saidah Intan Lailatul Nuraini Lailiatur Rohmah Laily Ramadhanty Liana Shafa K Linggar Ayu Octaviani Lupita Rahayu Marlina Puji Rahayu Marlina Puji Rahayu Martatino, Ragil Maryani Maryani Maryani Maryani Maryani Maryani Masnah Datoh Mellya Syafiratul H Midroro, Jihan Ni'ami Miftakhun Nikmah Royani Moh Andriyan Mohammad Imam Farisi Mohammad Khairul Yaqin Mohammad Muhsin Arifin Mohammad Wisolus Solihin Muhammad Amiruddin Muhammad Effendi Muhammad Khoirul Huda Nila Mutia Dewi Ninik Megawati Nischaya Hayu Pangestuti Nispul Laili Nur Kamila Nur Sofi Hidayah Octaviani, Linggar Ayu Pramudya Dwi Aristya Putra Prastia, Andi Puji Rahayu Putri, Meylan Kharisma Rahmadani, Novi Fitri Rahmania Amanah Putri Rahmawati . Ratih Hendrawati Rayendra Wahyu Rayendra Wahyu Bachtiar Rayendra Wahyu Bachtiar Reni Dias Agustin Rif’ati Dina Handayani Rif’ati Dina Handayani Rina Dwi Rahayu Riska Uswatun Khasanah Rizha Yulinda Salsabila Rizqi Wahyu Irma Wati Rofiah Al Adawiyah Rojabita Dwirgahayu Nurhidayat Rubiatul Faruqi Santi Afifah Putri Anggraini Shanti Dewi Agustina Shinta Nuriyah Mahbubiyah Royani Silmi Lailatun Nisa Singgih Bektiarso Sinta Mayasari, Sinta Sinta Nuriyah Mahbubiyah Royani Sintia Lestari Siti Dewi Masiyati Siva Nur Ismaya Sri Astutik Sri Septi Dyah Pratiwi Sri Wahyuni Subiki Subiki Sudarti Sudarti Sudarti . Sudarti . Sudarti Sudarti Sudarti Sudarti Supeno Supeno Supeno Supeno Supeno Supeno Supeno Susanti Septiana Sutarto Sutarto Syafira Syaifatul Choiroh Syahira Luqna Aqilla M Talitha Nabilah Tatik Sugiwati Trapsilo Prihandono Tri Ratih Purwatiningsih Tri Wahyuni Purbasari Uzlifatul Jannah Vestnanda, Alfrida Diftia Wahyudianti, Ratih Wuragil, Aprillia Kartika Agit Yeri Suhartin Yusak Maryunianta Yushardi Yushardi Yushardi Zahra Al-Jufri Zainur Rasyid Ridlo