Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Eksplorasi Bentang Alam Pulau Banyak Sebagai Sumber Belajar Kontekstual Berbasis Diferensiasi Proses Dian Aswita; Nafisah Hanim; Saudah Saudah; Lasri Lasri; Tuti Marjan Fuadi
UNM Journal of Biological Education Vol 9, No 2 (2026): Vol 9 No 2 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84260

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi potensi bentang alam Pulau Banyak sebagai sumber belajar biologi kontekstual pada materi ekosistem. Tujuannya adalah memetakan fitur alam lokal dan merancangnya ke dalam alur pembelajaran yang mendukung diferensiasi proses sesuai Kurikulum Merdeka. Menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di kawasan wisata bahari Pulau Banyak serta analisis dokumen kurikulum. Analisis data menggunakan teknik kualitatif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentang alam Pulau Banyak memiliki karakteristik morfologi yang kaya, mencakup komponen abiotik seperti karakteristik substrat dan komponen biotik berupa formasi vegetasi mangrove serta pesisir. Fitur-fitur tersebut memiliki relevansi kuat dengan capaian pembelajaran biologi, khususnya pada sub-materi komponen biotik & abiotik, interaksi komponen ekosistem, aliran energi dan siklus materi, serta perubahan dan keseimbangan lingkungan. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rancangan pembelajaran berdiferensiasi yang membagi aktivitas eksplorasi peserta didik ke dalam jalur pengamatan fisik, pemetaan spasial, dan analisis dampak lingkungan. Pemanfaatan laboratorium alam ini terbukti potensial dalam menciptakan pengalaman belajar yang inklusif, relevan, dan bermakna bagi peserta didik melalui interaksi langsung dengan fenomena alam nyata. Hasil temuan ini memberikan panduan praktis bagi guru dalam mengontekstualisasikan materi biologi sekaligus mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi secara efektif di sekolah.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT MUKIM ACEH DALAM KONSTRUKSI PENGETAHUAN KONSERVASI LINGKUNGAN UNTUK PENGUATAN ECO-CITIZENSHIP Puspita Annaba Kamil; Syahrul Ridha; Sanusi Sanusi; Lasri Lasri
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/kkdzfv43

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi kearifan lokal masyarakat adat Mukim Aceh dalam konstruksi pengetahuan konservasi lingkungan untuk penguatan eco-citizenship. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus etnografi. Informan penelitian terdiri atas tokoh adat, perangkat mukim, guru, siswa, masyarakat lokal, dan akademisi yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara tematik melalui reduksi data, kategorisasi, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat Mukim Aceh masih mempertahankan praktik konservasi lingkungan berbasis adat seperti perlindungan hutan, pengelolaan sumber air, gotong royong, dan penerapan sanksi adat terhadap perusakan lingkungan. Integrasi kearifan lokal dalam pendidikan lingkungan mampu meningkatkan kesadaran ekologis, partisipasi sosial, dan perilaku ramah lingkungan siswa. Penelitian ini menemukan bahwa kearifan lokal Mukim Aceh tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai model pendidikan ekologis berbasis komunitas yang menekankan relasi spiritual, sosial, dan ekologis secara holistik. Temuan ini menjadi kontribusi utama penelitian karena menghasilkan rancangan  model penguatan eco-citizenship berbasis adat lokal yang berbeda dari pendekatan pendidikan lingkungan konvensional yang cenderung bersifat teoritis dan kurang kontekstual.
A Community-Based Ecotourism Development Model In Aceh: A Socio-Ecological Perspective Saprijal Saprijal; Muhammad Junaidi; Lasri Lasri; Fitri Zulfidar; Heri Akmal
Jurnal Community Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jcpds.v12i1.14800

Abstract

Nature tourism models are one type of local ecotourism-based tourism for communities living in the surrounding area. Nature tourism has amazing prospects due to its beauty, so it needs to be developed in accordance with the potential of the surrounding environment. The purpose of this study is to determine the model for developing Socio-Ecological nature tourism and the sustainable use of nature tourism. The research method used qualitative research, data collection techniques of observation, interviews and documentation. Data analysis techniques included data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study show that the development model has attractions, amenities, accessibility and availability of information services, security, and tour guides, opening opportunities for private investment in businesses such as homestays, lodgings/hotels, children's playgrounds and ensuring security. Its utilisation is through face-to-face communication between the Aceh Besar Disparpora government and the management, trust building to achieve commitment, commitment to process, building mutual understanding, preserving nature and the environment, creating job opportunities for the local community such as traders, accommodation providers and photographers, and maintaining the cleanliness and upkeep of the tourist environment.