Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Relevansi Pemikiran Paulo Freire terhadap pendidikan Kritis di Era Digital Perspektif Filsafat Islam Fatahillah, Fatahillah; Widianingsih, Heni; Riyadi, Hendar; Huda, Miftahul; Ulpah, Ghina
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11301

Abstract

Paulo Freire's thoughts, especially his criticism of the banking model and the notion of problematic education, remain relevant to examine the challenges of education in the digital age. Learning transformation that utilizes modern technology is often trapped in a one-way knowledge delivery pattern that marginalizes the critical participation of students. Therefore, this study aims to analyze the relevance of Freire's thinking to the development of digital-based critical education, focusing on dialogical principles, the formation of critical awareness (conscientização), and efforts to overcome digital inequalities. This research uses a descriptive qualitative approach with the library research method. Data was collected through a search of academic literature in the form of books, scientific journal articles, and credible scientific sources that discuss Paulo Freire's thoughts and their application in the context of digital education. The analysis was carried out thematically to identify the linkage between Freire's principles and critical education practices in the digital age. The analysis shows three key findings. First, the concept of Freire model banking has an analogy with passive digital learning practices, so that the transformation towards problematic education requires a reconstruction of pedagogical relationships based on collaboration and reflection. Second, Freire's dialogical principles proved relevant in building digital critical awareness, encouraging students to criticize algorithmic bias, misinformation, and power structures in cyberspace. Third, the implementation of digital critical education is faced with the gap in digital access and literacy, but also opens up liberative opportunities for the democratization of knowledge through cross-border collaboration. The results of the study confirm that the relevance of Freire's thinking in the digital era lies in its ability to inspire humanistic, participatory, and transformative educational models. Educators and policymakers need to integrate dialogical principles and critical awareness into digital learning designs, while addressing structural barriers such as inequality of access to technology. Thus, digital education can function not only as a means of knowledge transfer, but also as a space of liberation that enables students to become active subjects of social change.
Pengembangan buku cerita untuk meningkatkan karakter tanggung jawab siswa di sekolah dasar Safutri, Lhutfia Wahyu; Faizah, Nurul; Shafina, Shafina; Fatahillah, Fatahillah
Kajian Pendidikan, Seni, Budaya, Sosial dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Yayasan Mitra Persada Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58881/kpsbsl.v2i2.106

Abstract

This study was motivated by the lack of research on instilling discipline character values among 5th grade elementary school students, although this has a significant impact on children's character development. The purpose of this study was to develop a story e-book that can instill discipline values in students. The method used was research and development with the ADDIE model, involving students as participants in product trials. Data were collected through questionnaires to measure the acceptability of the e-book. The results showed that the e-book was well received, with an acceptance percentage reaching 83%. This finding suggests that the use of interactive media in learning can increase student interest and help them understand the importance of discipline. This study concludes that the development of e-books is effective in instilling discipline character.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penelitian mengenai penanaman nilai karakter disiplin di kalangan siswa kelas 5 SD, meskipun hal ini memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan karakter anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-book cerita yang dapat menanamkan nilai disiplin pada siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE, melibatkan siswa sebagai partisipan dalam uji coba produk. Data dikumpulkan melalui angket untuk mengukur keberterimaan e-book. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-book tersebut diterima dengan baik, dengan persentase keberterimaan mencapai 83%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif dalam pembelajaran dapat meningkatkan minat siswa dan membantu mereka memahami pentingnya disiplin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan e-book efektif dalam menanamkan karakter disiplin
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK DALAM BENTUK 3 DIMENSI PADA MATERI PANCASILA SEBAGAI NILAI KEHIDUPAN KELAS IV SEKOLAH DASAR Purnami, Tyas; Fatahillah, Fatahillah; Sapautri, Serly Dwi; Laeli, Fatnur; Destiana, Siti Wulan; Haisani, Ariela Adelina
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 7 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i7.2090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran buku pop up book dalam bentuk 3 dimensi pada materi pancasila sebagai nilai kehidupan di UPT SDN 2 Bulok Rejo pada siswa kelas IV. Pengembangan ini merupakan jenis R&D (Research And Development). Dalam mengembangkan media pembelajran pop up book menggunakan jenis model ADDIE yaitu 1). Analisis, 2). Desain, 3). Development, 4).Implementasi dan 5). Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian pengembangan R&D (Research and Developmen) dapat mengetahui kebutuhan pengembangan Pop up book 3 dimensi sebagai media pembelajaran PKn pada materi pancasila sebagai nilai kehidupan. Simpulan penelitian pengembangan yang di implemtasikan peneliti yaitu untuk menciptakan suati media pembelajaran yang inovatif dan kreatif serta karakter media pembelajaran yang dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan , imajinatif dan partisipatif untuk peserta didik.
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENGURUSAN SERTIFIKASI HALAL BAGI PELAKU USAHA RESTAURAN/RUMAH MAKAN/KAFE DI KOTA LHOKSEUMAWE Manfarisyah, Manfarisyah; Fatahillah, Fatahillah; Jafar, Sofyan; Nasrianti, Nasrianti
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v2i1.9426

Abstract

Pengabdian ini dilakukan berawal dari keprihatinan akan banyaknya restoran/rumah makan/kafe di kota Lhokseumawe tidak bersertifikat halal. Sedangkan tentang sertifikasi halal dan mencantumkan label halal merupakan kewajiban yang telah diatur dengan aturan perundang-undangan. Undang-undang Sistem Jaminan Produk Halal sudah ditetapkan sejak Tahun 2014. Untuk Provinsi Aceh secara khusus telah ditetapkan dalam Qanun Sistem Jaminan Produk Halal sejak Tahun 2016. Permasalahannya: Banyak pelaku usaha tidak mengurus sertifikasi halal, Apa hambatan dalam penerapan Sertifikat halal di Kota Lhokseumawe.Metode yang digunakan dengan menyebarkan kuisioner dan wawancara untuk mengetahui pengetahuan pelaku usaha tentang sertifikasi halal, alasan dan hambatan dalam pengurusan label halal. Mengadakan pertemuan untuk penyuluhan, dengan memanggil pemateri sesuai substansi pengabdian. Menawarkan pedampingan bagi pelaku usaha yang mengurus sertifikasi halal. Hasil dari pengabdian ini adalah bertambahnya ilmu bagi pelaku usaha dan timbulnya kesadaran pentingnya sertifikat halal pada produk dan tempat usaha yang dijalankan, sebagai tanggungjawab hukum, moral dan tanggungjawab kepada Allah dalam menjalankan usaha sebagai amal ibadah, bakan hanya sekedar mencari keuntungan saja.Hasil menunjukkan bahwa walaupun sertifikat halal telah diwajibkan, namun belum berjalan dengan baik, data menunjukkan Restoran.Rumah makan dan kafe di wilayah Kota Lhokseumawe lebih banyak tidak memiliki sertifikat halal, hambatannya: kurang pengetahuan dan kurang informasi dari pihak terkait. Pemerintah Kota Lhokseumawe tidak melaksanakan pengawasan secara rutin dan tidak adanya sanksi bagi pelaku usaha yang tidak memiliki sertifikat halal pada  usaha yang dijalankan.Disarankan Kepada Majelis Pemusyawaratan Ulama Provinsi Aceh untuk  melimpahkan kewenangan Majelis Pemusyawaratan Ulama kabupaten kota untuk melaksanakan pengawasan dan bersama dinas terkait,. Kepada pelaku usaha disarankan untuk segera mengurus sertifikasi halal karena menyediakan produk halal merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan. 
Mengintegrasikan Aspek Pendidikan Kewarganegaraan dalam Program Pembelajaran Emosional Mandiri untuk Meningkatkan Kesadaran Sosial Siswa di SD Negeri 2 Rantau Kijang Zahra, Massyura Awwaly; Aziz, Muhammad Alvin Nur; Azzukhrof, Atifa; Fatahillah, Fatahillah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas integrasi aspek pendidikan kewarganegaraan dalam program pembelajaran emosional mandiri untuk meningkatkan kesadaran sosial siswa di SD Negeri. Pendidikan kewarganegaraan bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan sebagai warga negara yang aktif dan bertanggung jawab, sementara pembelajaran emosional mandiri membantu siswa mengembangkan kesadaran diri, regulasi emosi, dan keterampilan hubungan. Integrasi ini penting karena membantu siswa memahami nilai-nilai kewarganegaraan dan mengelola emosi mereka. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang nilai-nilai kewarganegaraan, kemampuan mempraktikkannya dalam situasi emosional, dan peningkatan empati terhadap orang lain. Faktor pendukung integrasi antara lain dukungan kepala sekolah dan guru, ketersediaan program terintegrasi, sumber daya pembelajaran, serta keterampilan dan pengetahuan guru. Tantangan integrasi meliputi keterbatasan waktu dan sumber daya, serta kesulitan dalam mengukur dampaknya. Dengan mengatasi tantangan tersebut, integrasi ini dapat berhasil meningkatkan kesadaran sosial siswa dan mempersiapkan mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan peduli.
Sosialisasi Sengketa dan Penyelesaian Sengketa Tanah di Gampong Paloh Mambu Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara Sulaiman, Sulaiman; Faisal, Faisal; Fatahillah, Fatahillah; Putri, Raihan
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sengketa tanah dalam kehidupan masyarakat diseluruh Indonesia sering terjadi. Sengketa tanah tersebut berupa perampasan hak atas tanah milik orang lain dan juga terjadi dalam satu obyek tanah terdapat sertifikat ganda serta transaksi jual beli tanah masih mengandalkan surat dari keuchik (kepada desa). Kasus tersebut sering terjadi terkait sengketa tanah di seluruh Indonesia. Berdasarkan hasil sosialisasi pemahaman hukum tentang sengketa dan penyelesaian sengketa tanah terjadi juga di Gampong Paloh Mambu Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Hasil dari sosialisasi tersebut diharapkan dapat memahami dan diterapkan di Gampong Paloh Mambu oleh perangkat pemerintah Gampong Kecamatan Nisam. Pemahaman hukum tentang pertanahan perlu mendapat edukasi kepada seluruh masyarakat Indonesia dan khususnya di Gampong Paloh Mambu. Penyelesaian sengketa mempunyai tujuan untuk mencapai kesepakatan bersama secara adil dan bijaksana dengan para pihak. Salah satu cara adalah dengan menggunakan jalur Alternative Dispute Solution (ADR) atau sering disebut penyelesaian secara alternative. Penyelesaian secara alternative tersebut dapat dilakukan melalui proses mediasi dalam penyelesaian sengketa tanah untuk mencapai kesepakatan bersama atau sama-sama menang (win-win solution). Dengan penyelesaian alternative tersebut, para pihak akan mendapatkan perlindungan hukum atau mendapatkan kepastian hukum atas hak serta rasa keadilan dalam menemukan jalan penyelesaian problematika yang dialami serta dalam mempertahankan hak-hak yang seharusnya dimilikinya.
Eksistensi Etika Islam dalam Bingkai Moderasi Akhlak Berbasis Agama di Indonesia Perspektif Imam Ghazali Fatahillah, Fatahillah; Mustopa, Mustopa; Hapidin, Ahmad; Ahyani, Hisam; Ahmad Zulfi Fahmi
Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Vol. 32 No. 1 (2023): Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam
Publisher : Prodi Studi Agama-agama Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/empirisma.v32i1.721

Abstract

The concept of ethics from Ghazali's perspective, especially regarding the existence of Islamic ethics, is based on good morals or noble character, so this concept needs to be applied in a pluralistic Indonesian society. Where in this case, within the frame of moderation of religion-based morality in Indonesia in the current era, the application of morality as offered by Ghazali is a must; this is because, in the concept of religious moderation in Indonesia, there are Islamic values that reflect good morals, namely in the form of attitude 1 ) tolerance, 2) non-violence, 3) acceptance of tradition, and 4) high national commitment. This research is a type of library research whose object of study uses library data in the form of books, journals, and other relevant sources of literature as the data source. Besides that, the researcher reads, reviews, and analyzes the existing literature to conclude. This research concludes that Ghazali's relevance regarding Islamic ethics in the framework of moderation of religion-based morality in Indonesia. The present era is relevant; this is proven by prioritizing Islamic ethics will manifest karimah (beginning) morals, then, in the end, will embody Islamic values rahmatan lil natural in all human activities.
Legitimasi Hukum Terhadap Perlindungan Ekologi dan Pembangunan Berkelanjutan Di Aceh Fatahillah, Fatahillah; Arnita, Arnita; Nurarafah, Nurarafah
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v4i6.303

Abstract

Penelitian ini fokus pada tantangan lingkungan di Aceh, terutama dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Dampak deforestasi dan perubahan iklim global meningkatkan tekanan sosial dan ekonomi di Aceh, menciptakan dilema antara eksploitasi sumber daya alam dan pelestarian lingkungan. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis isu-isu lingkungan di Aceh dengan penekanan pada legitimasi hukum, termasuk dampak deforestasi, perubahan iklim, dan pengelolaan sumber daya alam. Penelitian ini juga mencari pendekatan hukum yang lebih efektif untuk melindungi ekologi Aceh. Metode penelitian mencakup studi pendahuluan, analisis peran hukum lingkungan, dan formulasi strategi penguatan hukum yang berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Data diperoleh dari literatur, dokumen hukum, studi kasus, dan wawancara dengan pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada undang-undang perlindungan lingkungan, implementasinya di Aceh masih kurang efektif karena kurangnya penerapan dan penegakan hukum serta konflik kebijakan. Penelitian ini menyoroti kompleksitas konflik antara pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan, menekankan perlunya pendekatan hukum yang komprehensif. Kesimpulan utama adalah adanya kesenjangan antara niat legislatif dan realitas penerapan hukum lingkungan di Aceh. Diperlukan pendekatan seimbang yang memungkinkan pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan berjalan bersamaan, serta peningkatan kesadaran lingkungan di masyarakat. Pendekatan terintegrasi, adaptif, dan kolaboratif diperlukan untuk mengatasi tantangan lingkungan di Aceh dan memastikan keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA WASTRIANI, EUIS; BHAKTI, YOGA BUDI; FATAHILLAH, FATAHILLAH
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.3021

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Model pembelajaran Berbasis Proyek terhadap hasil belajar Fisika siswa pada eksperimen diterapkan pada siswa kelas XI SMK Wirabuana 2 Bojong Gede. Metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Berbasis proyek tersebut dengan menggunakan Quasi Experiment Research. selain itu penulis menggunakan metode ilmiah dalam menyusun langkah kerja. Akhirnya penulis dapat menarik kesimpulan bahwa Model Pembelajaran Berbasis Proyek dapat memengaruhi berpikir sains siswa sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar Fisika siswa. Hal ini dibuktikan oleh hasil belajar siswa yang menggunaka Model Pembelajaran Berbasis proyek lebih tinggi dibandingkan dengan Model pembelajaran berbasis Discovery.
Penggunaan Konsep Steam Education Era 4.0. dalam Internalisasi Literasi Kewarganegaraan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah Fatahillah, Fatahillah; Budiarti, Yessi; Ashidiqqie, Iqbal
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 2 No. 02 (2022): Artikel Riset Edisi Agustus 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v2i02.1646

Abstract

Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah adalah sumber Literasi Nilai Kewarganegaraan dan Sosial yang pokok bagi segenap Kader Muhammadiyah yang harus senantiasa dijaga kesinambungan arus Internalisasi nilainya melalui pembelajaran di Sekolah Muhammadiyah Tingkat Sekolah Dasar,  sementara pada masa Pandemi Covid 19 diberlakukan Pembatasan aktivitas sosial yang mengganggu aktivitas pembelajaran terutama dalam Internalisasi Literasi, kemudian Peneliti melakukan penelusuran mengenai apa yang terjadi berdasarkan sudut pandang STEAM Education dalam dua rumusan masalah sebagai pertanyaan dalam penelitian ini yakni: 1) Bagaimana Implementasi Internalisasi Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah di Masa Pandemi Covid-19 apabila dikaji mengacu pada Konsep Steam Education. 2) Langkah apa saja yang harus dilakukan untuk melakukan Internalisasi Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah di masa Pandemi Covid -19 berdasarkan acuan Konsep Steam Education. Penelusuran. Penelitian menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan mengambil tradisi Fenomenologi, dianalisis menggunakan teori analisis Domain. Implementasi Internalisasi dilakukan secara Cross Dicipliner, Eksploratif, dan Konstektual yang dihadapkan pada tantangan keterbatasan Kemampuan dan sarana; Langkah yang harus dilakukan dengan menggunakan Pendekatan Saintifik melalui Proses Mengamati, Menanya, Mengumpulkan Informasi, Mengasosiasikan, Mengkomunikasikan. Implementasi berjalan baik namun dihadapkan beberapa tantangan baik bersifat konseptual maupun bersifat teknis; langkah yang dilaksanakan sudah cukup tepat, namun kurang berlandaskan pada kaidah ilmiah.
Co-Authors A. Hamid, Muhibuddin Ahmad Zulfi Fahmi Akmal, Syarifah Amrizal Amrizal Andayani, Made Susi Lissia Aprilia, Desra Arif Rahman Arnita Arnita Ashidiqqie, Iqbal Ayu Wandira Aziz, Muhammad Alvin Nur Azzukhrof, Atifa Budiarti, Yessi Davical Latuperissa, Dandy Destiana, Siti Wulan Dwi, Mhadu Arpita Faisal Faisal Fauzah Nur Aksa Ferdy Saputra Fitri Suryani Hafas, Muhammad Haisani, Ariela Adelina Hakim, Lurfhia Haida Hamdani Hamdani Hapidin, Ahmad Hardiana, Putri Harun Harun Hendar Riyadi, Hendar Hisam Ahyani Indayani, Juwita Izhar Izhar, Izhar Johari Johari Khairatunnisa Khairatunnisa Laeli, Fatnur Lamkaruna, Rima Lu’mu, Lu’mu Makarima, Suraiya Manfarisyah, Manfarisyah Mardicko, Afri Mertayasa, I Nengah Eka Miftahul Huda Muhibuddin Muhibuddin, Muhibuddin Mustopa Mustopa Nasrianti, Nasrianti Nurarafah, Nurarafah NURUL FAIZAH Pangestu, Amanda Kurnia Pattiroi, Muhammad Nauval Purnami, Tyas Rahma Faelasofi, Rahma Raihan Putri Ratna Dewi Puspita Sari Rizki Hanriko Ruslan Ruslan Safrida Diniyati, Cut Nur Safutri, Lhutfia Wahyu Sahrani, Khairi Saifuddin Muhammad Jalil Salahuddin Salahuddin Salsabila, Salsabila Sanatang Sapautri, Serly Dwi Selamat Meliala Septiani, Linda Shafina, Shafina Sinaga, Aviv Event Adviadri Sinaga, Ridana Sofyan Jafar Subiantoro, Rijadi Sulaiman Sulaiman Syawaluddin, Ahmad Tri Widya Kurniasari Ulpah, Ghina WASTRIANI, EUIS Widianingsih, Heni Yantahin, Muliaty yesi budiarti, yesi Yoga Budi Bhakti Yustisi, Nabhani Zahra, Massyura Awwaly Zainuddin, Zainuddin Zul Akli