Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PKM PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELEGENCE (AI) Lamada, Mustari S; Sanatang, Sanatang; Fatahillah, Fatahillah; Zainuddin, Zainuddin; Pattiroi, Muhammad Nauval
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi di bidang Artificial Intelligence (AI) telah memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru dan tenaga pendidik terkait penggunaan media pembelajaran berbasis AI. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan para pendidik dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu pembelajaran yang interaktif dan efektif. Metode yang digunakan meliputi pengenalan konsep dasar AI, aplikasi AI dalam pendidikan, serta praktek langsung penggunaan platform dan perangkat lunak berbasis AI. Hasil dari program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, membantu siswa dalam memahami materi dengan lebih baik, dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di era digital.
ANALISIS HUKUM TERHADAP WANPRESTASI ATAS PERJANJIAN HUTANG PIUTANG (Studi Putusan Pengadilan Negeri Nomor 686/Pdt.G/2021/Pn.Mdn) Sinaga, Ridana; Sulaiman, Sulaiman; Fatahillah, Fatahillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 6 No. 4 (2023): (Oktober)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v6i4.13651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum yang dilakukan hakim terhadap putusan nomor 686/pdt.g/2021/pn.mdn) serta untuk mengetahui akibat hukum wanprestasi dalam putusan nomor: 686/pdt.g/2021/pn.mdn. Dasar hukum wanprestasi Pasal 1238 KUH Perdata menjelaskan; Debitur dinyatakan lalai dengan surat perintah, atau dengan akta sejenis itu, atau berdasarkan kekuatan dari perikatan sendiri, yaitu bila perikatan ini mengakibatkan debitur harus dianggap lalai dengan lewatnya waktu yang ditentukan. Kajian ini menggunakan metode penelitian Yuridis normatif, dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa bahwa pertimbangan hukum yang dilakukan hakim pengadilan negeri medan dalam memutuskan putusan nomor 686/pdt.g/2021/pn-mdn adalah majelis hakim pengadilan negeri medan telah mempertimbangkan segala alat bukti yang diajukan oleh kreditur dan debitur. Tetapi majelis hakim hanya mempertimbangkan alat bukti yang dapat dibuktikan secara tertulis, sehingga alat bukti pengakuan debitur dikesampingkan. Alat bukti pengakuan yang dimaksud adalah dimana debitur tidak dapat membayar hutangnya akibat pandemi covid-19 sehingga debitur termasuk dalam keadaan memaksa (Force Majure). Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 1244 BW dan Pasal 1245 BW, secara umum pandemi covid-19 dikualifikasikan sebagai keadaan memaksa dan dapat dikatakan sebagai Force Majure yang bersifat relatif.  Hal ini sebagaimana didalam Pasal 1866 KUH Perdata/Pasal 164 HIR, alat bukti yang diakui dalam perkara perdata terdiri dari bukti tulisan, bukti saksi, persangkaan, pengakuan dan sumpah. Apabila melihat ketentuan Pasal 164 HIR, maka jelas pengakuan menurut undang-undang merupakan salah satu alat bukti dalam proses penyelesaian perkara perdata. Akibat hukum dari putusan tersebut adalah debitur yang belum tentu bersalah dinyatakan melakukan Wanprestasi dan dihukum untuk membayar hutang dan memberikan jaminan rumah kepada kreditur.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK MENYUSUI BAGI NARAPIDANA WANITA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (Studi Penelitian Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Sigli) Salsabila, Salsabila; Saputra, Ferdy; Fatahillah, Fatahillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 7 No. 2 (2024): (April)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v7i2.16554

Abstract

Perlindungan hukum terhadap hak narapidana, terutama wanita yang dijatuhi hukuman penjara dan menjalani masa hukuman didalam Lapas atau rutan dengan memperoleh pembinaan dan fasilitas khusus yang sesuai dengan kebutuhan narapidana wanita. Tujuannya guna melindungi hak-hak mereka agar dapat terpenuhi dengan layak dan maksimal tanpa adanya diskriminasi. Manfaat dalam penelitian ini  untuk memberikan gambaran terkait tantangan dan kendala yang dihadapi narapidana wanita dalam menyusui bayinya selama menjalani hukuman di Lapas serta mengevaluasi kebijakan dan peraturan yang berlaku terkait perlindungan hak menyusui bagi narapidana wanita di Lapas. Maka dari itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang bagaimana perlindungan hukum yang diberikan lapas terhadap hak narapidana wanita menyusui di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Sigli, apa saja yang menjadi kendala dalam pemenuhan hak menyusui bagi narapidana wanita dan bagaimana upaya yang dilakukan guna mengatasi kendala dalam implementasi hak-hak narapidana wanita. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis empiris, data yang didapatkan melalui hasil penelitian lapangan dan kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan dengan mewawancarai informan dan responden untuk mendapatkan data primer, dan penelitian kepustakaan dilakukan dengan mempelajari buku, literasi, teori serta perundang-undangan terkait kemudian dilakukannya pengkajian bahan hukum dan analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlindungan yang dilakukan oleh pihak lapas maupun instasi negara yang terkait masi belum sepenuhnya mengalami kemajuan, meskipun masih memiliki kendala berupa anggaran dan kurangnya tenaga ahli yang belum mencapai maksimal, namun untuk mengatasi kendala dalam pemenuhan hak-hak narapidana wanita menyusui pihak lapas sudah melakukan upaya untuk mengatasi kendala dalam pemenuhan perlindungan hak menyusui di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB sigli dengan melakukan kerjasama antara Lapas dan beberapa instansi seperti Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Dan Anak, Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat hal ini menunjukkan sikap bijak guna meningkatkan kebutuhan dan memberikan perlindungan terhadap para narapidana wanita terutama yang hamil atau menyusui. Saran penulis untuk meningkatkan program tersebut diperlukannya pelatihan mentor ibu, telemedicine, kebun gizi, kemitraan lokal, dan pelatihan staf tentang kebutuhan khusus ibu menyusui. Hal ini mencerminkan transformasi positif sistem peradilan pidana Indonesia yang lebih manusiawi.Saran penulis Melakukan program mentor yaitu dengan sediakan konsultasi online dengan dokter kandungan dan laktasi. Kebun kegiatan kebun sayur untuk memperbaiki nutrisi ibu menyusui. 
EFEKTIFITAS PENYELESAIAN SENGKETA PERDATA OLEH MEDIATOR DALAM PROSES MEDIASI DI MAHKAMAH SYARIAH SINGKIL Wandira, Ayu; Nurarafah, Nurarafah; Fatahillah, Fatahillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 7 No. 3 (2024): (Agustus)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v7i3.17117

Abstract

Mediator adalah pihak netral yang membantu para pihak dalam proses perundingan guna mencari berbagai kemungkinan penyelesaian sengketa tanpa menggunakan cara memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian. Berdasarkan PERMA No.1 Tahun 2016 Pasal 13 bahwa Setiap Mediator wajib memiliki Sertifikat Mediator yang diperoleh setelah mengikuti dan dinyatakan lulus dalam pelatihan sertifikasi Mediator yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung atau lembaga yang telah memperoleh akreditasi dari Mahkamah Agung. Mediasi merupakan cara penyelesaian sengketa secara damai yang tepat, efektif, dan dapat membuka akses yang lebih luas kepada Para Pihak untuk memperoleh penyelesaian yang memuaskan serta berkeadilan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Efektifitas penyelesaian sengketa oleh mediator dalam proses mediasi di Mahkamah Syariah Singkil, untuk mengetahui hambatan yang dihadapi oleh mediator dalam proses mediasi serta untuk mengetahui dan memahami upaya yang dilakukan mediator dalam mengtasi hambatan yan terjadi pada proses mediasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan undang-undang dan kasus yang dengan kata lain adalah jenis penelitian hukum sosiologis yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa katakata tertulis atau wawancara langsung dengan pihak-pihak yang terkait.Hasil penelitian menunjukan bahwa penyelesaian sengketa oleh mediator dalam proses mediasi sudah efektif karena tingkat keberhasilan mediasi disetiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. Hambatan yang dialami pada saat mediasi yaitu para pihak tidak ada Itikad baik untuk berdamai dan juga sering diwakili oleh kuasa hukumnya pada saat proses mediasi dan keterbatasan jumlah hakim mediator juga sangat berpengaruh karena kebanyakan para pihak lebih memilih hakim mediator dari pada mediator non hakim sehingga upaya yang dilakukan mediator mahkamah syariah singkil yaitu meningkatkan lagi kemampuan mediator dalam berkomunikasi dengan para pihak sehingga para pihak dapat memahami maksud dan tujuan mediasi yaitu mencapai kesepakatan Bersama sehingga tidakakan ada pihak yan merasa dirugikan juga mengusulkan penambahan hakim mediator supaya jika sedang ada sidang mediator yang lain tetap bisa melakukan mediasi.
PELAKSANAAN PEMBAYARAN ZAKAT PERDAGANGAN OLEH PELAKU USAHA COFFEE SHOP (Studi Penelitian Di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen) Aprilia, Desra; Aksa, Fauzah Nur; Fatahillah, Fatahillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 7 No. 4 (2024): (Oktober)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v7i4.18366

Abstract

Zakat adalah suatu kewajiban yang diwajibkan kepada umat Islam dan merupakan rukan Islam yang keempat dan telah ditetapkan dalam Al-Quran, Sunnah Nabi, Ijma para ulama. Zakat bertujuan untuk membersihkan diri dari harta yang kotor serta menjaga keberkahan dalam harta. Permasalahan yang dikaji berfokus pada pemahaman dan pelaksanaan pembayaran zakat perdagangan oleh pelaku usaha coffee shop di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris dan biasa dikenal dengan penelitian lapangan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Dalam pengumpulan data yang berhubungan dengan objek kajian, penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwasanya ada pelaku usaha coffee shop yang belum sepenuhnya memahami mengenai zakat perdagangan seperti Havana Coffee shop dan Rumoh Tuha Coffee shop sehingga belum melaksanakan pelaksanaan pembayaran zakat perdagangan yang semestinya sudah wajib ditunaikan oleh pelaku usaha coffee shop tersebut, dan ada juga yang sudah paham terkait dengan zakat perdagangan usaha coffee shop seperti Dee Faree Coffee shop, WD coffee shop, dan Starblack coffee shop yang ada di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Terkait dengan pelaksanaanya pelaku usaha coffee shop sudah melaksanakan pembayaran zakat perdagangan sebesar 2,5% pertahunnya dan langsung menyalurkan kepada Masyarakat yang berhak menerima zakat.  Diharapkan kepada para pelaku usaha coffee shop di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen untuk lebih mempelajari terkait pelaksanaan zakat perdagangan supaya lebih memahami dan kedepannya dapat melaksanakan kewajiban zakat.
KEDUDUKAN NON MUSLIM DALAM PEMBERLAKUAN HUKUM CAMBUK DI ACEH (ANALISIS YURIDIS QANUN NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG HUKUM JINAYAT) Makarima, Suraiya; Hamdani, Hamdani; Fatahillah, Fatahillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 7 No. 4 (2024): (Oktober)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v7i4.19132

Abstract

Aceh adalah tempat khusus di mana mereka mengikuti aturan-aturan tertentu berdasarkan kepercayaan Islam, terutama dalam hal keluarga, hukum sehari-hari, dan aturan tentang apa yang benar dan salah. Hal ini telah menyebabkan beberapa situasi yang sulit, terutama bagi orang-orang yang tidak mengikuti Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran non-Muslim dalam penegakan hukum cambuk di Aceh, sebagaimana tertuang dalam Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji perspektif pelaku non-Muslim dalam proses pengambilan keputusan ketika menghadapi pelanggaran kerangka hukum ini. Metode penelitian sangat penting dalam setiap penelitian, karena berfungsi sebagai kerangka acuan yang menguraikan langkah-langkah yang diperlukan dalam proses penelitian. Dalam hal ini, penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian yaitu Penerapan Qanun Jinayah yang ditetapkan oleh Mahkamah Syariah di Aceh memiliki ketentuan khusus bagi non-Muslim. Pertama, non-Muslim akan dikenakan peraturan ini jika mereka melakukan tindak pidana bersama Muslim. emerintah Aceh beserta Pemerintah Kabupaten dan Kota serta instansi terkait harus sungguh-sungguh menegakkan hukuman cambuk sebagai bentuk hukuman bagi pelanggar syariat.    Kata Kunci:  Non-Muslim, Hukum Cambuk, Hukum Jinayat
PKM Pelatihan Pembuatan Modul Ajar berbasis AI bagi Guru TIK di SMK Lu’mu, Lu’mu; Fatahillah, Fatahillah; Ruslan, Ruslan; Syawaluddin, Ahmad; Zainuddin, Zainuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui (1) Teknik memahami dan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai alat bantu dalam proses pembuatan buku ajar, (2) teknik menggunakan berbagai platform dan aplikasi AI untuk menyusun modul ajar yang efektif, efisien, dan menarik, (3) teknik pemanfaatan AI sebagai mitra kreatif dalam menyusun bahan ajar, dan (4) teknik memotivasi guru dalam memproduksi modul ajar yang siap digunakan dalam proses pembelajaran TIK di SMK. Berdasarkan hasil evaluasi pada akhir kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, diketahui bahwa secara keseluruhan peserta yang telah mengikuti pelatihan ini cukup memahami tentang cara membuat modul ajar berbasis AI. Berdasarlan hasil evaluasi yang kami lakukan dengan jalan berdiskusi langsung dengan peserta ternyata 95% telah mengetahui dengan baik tentang cara membuat modul ajar berbasis AI dengan baik. Selanjutnya 5% peserta lainnya belum memahami materi dengan, karena faktor jaringan yang sering terputus/lambat. Kata kunci: modul, ajar, internet, AI, TIK
Co-Authors A. Hamid, Muhibuddin Ahmad Zulfi Fahmi Akmal, Syarifah Amrizal Amrizal Andayani, Made Susi Lissia Aprilia, Desra Arif Rahman Arnita Arnita Ashidiqqie, Iqbal Ayu Wandira Aziz, Muhammad Alvin Nur Azzukhrof, Atifa Budiarti, Yessi Davical Latuperissa, Dandy Destiana, Siti Wulan Dwi, Mhadu Arpita Faisal Faisal Fauzah Nur Aksa Ferdy Saputra Fitri Suryani Hafas, Muhammad Haisani, Ariela Adelina Hakim, Lurfhia Haida Hamdani Hamdani Hapidin, Ahmad Hardiana, Putri Harun Harun Hendar Riyadi, Hendar Hisam Ahyani Indayani, Juwita Izhar Izhar, Izhar Johari Johari Khairatunnisa Khairatunnisa Laeli, Fatnur Lamkaruna, Rima Lu’mu, Lu’mu Makarima, Suraiya Manfarisyah, Manfarisyah Mardicko, Afri Mertayasa, I Nengah Eka Miftahul Huda Muhibuddin Muhibuddin, Muhibuddin Mustopa Mustopa Nasrianti, Nasrianti Nurarafah, Nurarafah NURUL FAIZAH Pangestu, Amanda Kurnia Pattiroi, Muhammad Nauval Purnami, Tyas Rahma Faelasofi, Rahma Raihan Putri Ratna Dewi Puspita Sari Rizki Hanriko Ruslan Ruslan Safrida Diniyati, Cut Nur Safutri, Lhutfia Wahyu Sahrani, Khairi Saifuddin Muhammad Jalil Salahuddin Salahuddin Salsabila, Salsabila Sanatang Sapautri, Serly Dwi Selamat Meliala Septiani, Linda Shafina, Shafina Sinaga, Aviv Event Adviadri Sinaga, Ridana Sofyan Jafar Subiantoro, Rijadi Sulaiman Sulaiman Syawaluddin, Ahmad Tri Widya Kurniasari Ulpah, Ghina WASTRIANI, EUIS Widianingsih, Heni Yantahin, Muliaty yesi budiarti, yesi Yoga Budi Bhakti Yustisi, Nabhani Zahra, Massyura Awwaly Zainuddin, Zainuddin Zul Akli