Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN MUTU PRODUK IKAN TONGKOL ASAP MELALUI SOSIALISASI TEKNIK PENGEMASAN PADA POKLASHAR MARNIATI DI WILAYAH DESA TRITIRO Yasnidar, Yasnidar; Hasan, Tahirah; Helena, Shifa; Warsidah, Warsidah; Nurdiansyah, Syarif Irwan
Bina Bahari Vol 2, No 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v2i2.37

Abstract

Smoked cob fish is one of the processed marine fisheries commodities which is much loved by the community, both local people and outside the Tritiro village area. The marketing of this smoked fish product reaches outside the Tritiro village area, which causes the need for packaging that can maintain the quality of the fish until it reaches the customer. This independent community service activity (PKM) aims to improve the quality of smoked fish products produced by smoked fish processing groups through socialization of packaging techniques using a vacuum sealer so as to extend the shelf life of smoked fish, especially in distribution outside the region. The activity was attended by smoked fish processor Poklashar Marniati in the South Kalumpang sub-village, with lecture and practice methods or demonstrations in using a vacuum sealer. The results of the activity show that packaging with a vacuum sealer can increase the durability of smoked tuna so that the risk of damage when shipping out of the area can be minimized. Monitoring and evaluation of packaging socialization activities with this technique is carried out during the PKM activity and up to 3 months after the completion of the activity. The monitoring and evaluation results show that this packaging socialization can increase the productivity of processed smoked fish in the village.Keywords : smoking, vacuum, sealer, smoked cob fish, Tritiro village
KERAGAMAN GASTROPODA DI KAWASAN EKOWISATA MANGROVE TELOK BERDIRI SUNGAI KUPAH KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT: KERAGAMAN GASTROPODA DI KAWASAN EKOWISATA MANGROVE TELOK BERDIRI SUNGAI KUPAH KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT Maria Yuvela Honen; Minsas Minsas; Shifa Helena
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i4.716

Abstract

Gastropoda menjadi salah satu biota yang dapat dijadikan sebagai bioindikator dalam memonitor suatu pencemaran lingkungan dan kerusakan hutan mangrove serta berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekologi pesisir pantai, dan ekosistem mangrove. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi dan struktur komunitas gastropoda di kawasan ekowisata mangrove Telok Berdiri Sungai Kupah, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2023. Metode penentuan stasiun menggunakan metode purposive random sampling ditentukan 3 stasiun berdasarkan rona lingkungan yang berbeda. Metode pengambilan sampel menggunakan metode transek 1 x 1 meter dan sampel dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan komposisi gastropoda didapatkan 6 ordo, 7 famili, 10 genus dan 17 spesies. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah Cerithidea quoyii. Kepadatan gastropoda berkisar 124 ind/m2 sampai 286 ind/m2, paling tinggi ditemukan pada stasiun 2 dan paling rendah pada stasiun 1. Indeks keanekaragaman gastropoda berkisar 0,9250 sampai 2,0068 dengan kategori sedang sampai tinggi. Indeks keseragaman berkisar 0,3722 sampai 0,7604 dengan kategori rendah hingga sedang, dan indeks dominansi berkisar 0,1601 sampai 0,2328 dengan kategori rendah. Korelasi kepadatan gastropoda dengan parameter fisika kimia berkorelasi positif dengan pH tanah yang bernilai 0,86 dan berkorelasi negatif terhadap suhu tanah yang bernilai -0,5.
Assessing Coral Reef Health in Northern Waters of Penata Besar Island West Kalimantan Bariah, Anisah; Safitri, Ikha; Nurrahman, Yusuf Arief; Sofiana, Mega Sari Juane; Helena, Shifa; Faizal, Ibnu
Jurnal Biodjati Vol 9, No 2 (2024): November
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v9i2.38146

Abstract

Penata Besar Island is designated as one of the Coastal and Small Island Conservation Areas (KKP3K) in West Kalimantan, is a critical site for conserving coral reefs and reef fish. Currently, global climate change and anthropogenic activities have exacerbated coral reef bleaching worldwide. In the context of escalating global climate change and human-induced threats, this study evaluates the health condition of coral reefs in the northern waters of Penata Besar Island, Bengkayang Regency. An exploratory approach was employed, utilizing the Line Intercept Transect (LIT) method across four stations at two distinct depths (2-3 m and 5-6 m). The results revealed that coral cover varied with depth. At a depth of 2-3 m, live coral coverage was between 51.2% and 62.4%, classified as good, while at 5-6 m, coverage ranged from 30.4% to 49.4%, categorized as fair. Coral Massive (CM) was the predominant growth form observed. The diversity index (H') ranged from low to medium, the Evennes index (E) from medium to high, and the dominance index (C) was categorized as low. These findings highlight the varying health of coral reefs in different depths and provide a basis and essential insights for targeted conservation efforts.
Keanekaragaman Bivalvia di Pantai Pulau Datok Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara Savaria, Sri; Helena, Shifa; Minsas, Sukal
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i1.87912

Abstract

Pantai Pulau Datok memiliki banyak kekayaan sumber daya alam salah satunya adalah bivalvia. Kepadatan bivalvia di suatu ekosistem berperan penting dalam struktur rantai makanan dan sangat ditentukan oleh faktor lingkungan yang sesuai dengan sifat biologinya. Penelitian ini bertujuan untuk komposisi, struktur komunitas bivalvia dan parameter lingkungan di Pantai Pulau Datok. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga September 2024 dengan menggunakan metode purposive random sampling di empat stasiun. Pengambilan sampel bivalvia dilakukan dengan metode kuadran transek berukuran 1 x 1 dengan 5 titik pengulangan secara acak pada setiap stasiun penelitian. Hasil penelitian menunjukan terdapat 13 spesies bivalia yaitu Solen leanus, Tegillarca granosa, Placamen chloroticum, Meretrix meretrix, Pelecyora insularum, Gafrarium divaricatum, Mysia undata, Atrina vexillum, Vasticardium pectiniforme, Semele cordiformis, Hiatula chinensis, Dallitellina rostrata dan Latona faba. Indeks keanekaragaman (H"™) berkisar antara 0,30-1, indeks keseragaman (E"™) antara 0,23- 0,49, indeks dominansi (C) berkisar 0,55-0,89.
Sosialisasi dan Simulasi Mitigasi Bencana Perubahan Iklim terhadap Sektor Kelautan kepada Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Tanjungpura Shifa Helena; Sukal Minsas; Bambang Kurn; Syarif Irwan Nurdiansyah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1583

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan dan melatih mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Tanjungpura dalam mitigasi bencana perubahan iklim di sektor kelautan. Kegiatan ini melibatkan 50 mahasiswa sebagai mitra yang berasal dari berbagai angkatan di program studi Ilmu Kelautan. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, simulasi, dan diskusi interaktif, yang dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam menghadapi dampak perubahan iklim seperti peningkatan suhu laut, perubahan salinitas, dan kenaikan permukaan air laut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesiapan mahasiswa, yang dievaluasi melalui pertanyaan acak di awal dan akhir kegiatan. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah peningkatan dukungan institusi dalam penyediaan sumber daya dan teknologi untuk simulasi, serta pengembangan program pendidikan berkelanjutan yang fokus pada mitigasi bencana perubahan iklim. Socialization and Simulation of Climate Change Disaster Mitigation in the Marine Sector to Tanjungpura University Marine Science Students The aim of this activity is to socialize and train Tanjungpura University Marine Science students in mitigating climate change disasters in the marine sector. This activity involved 50 students as partners from various classes in the Marine Science study program. Implementation methods include lectures, simulations and interactive discussions, designed to provide understanding and practical skills in dealing with the impacts of climate change such as increasing sea temperatures, changes in salinity and rising sea levels. The results of the activity showed a significant increase in student understanding and readiness, which was evaluated through random questions at the beginning and end of the activity. Recommendations from this activity are increasing institutional support in providing resources and technology for simulation, as well as developing sustainable education programs that focus on climate change disaster mitigation.
Keanekaragaman Bivalvia di Kawasan Ekosistem Mangrove Desa Jeruju Besar Kalimantan Barat Pangamiti, Floraria Maya; Helena, Shifa; Nurdiansyah, Syarif Irwan
Oseanologia Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v4i1.92730

Abstract

Bivalves are benthic organisms from the phyllum Mollusca phylum commonly found in mangrove ecosystems, particularly in areas with muddy or sandy substrates. These organisms play an essential role in maintaining ecosystem balance and serve as environmental bioindicators. This study aims to determine the composition, community structure, and environmental parameters that influence bivalve life in the mangrove ecosystem of Jeruju Besar Village, Sungai Kakap District, West Kalimantan. The research was conducted in December 2024 using a systematic method to determine sampling stationss, with a total of 3 stations. Each station has 3 subplots with a size of 1x1 m2 following the transect line which is placed parallel to a distance of 10m. Bivalve diversity in the mangrove ecosystem area of Jeruju Besar Village consists of 2 species, namely, Geloina expansa and Pharella acutidens. Density Station 1 has a density range (0-0.45 ind/m2), station 2 (0-2.28 ind/ m2), station 3 (0-1.64 ind/ m2). The diversity index (H') of bivalves ranged from (0.451-undefined), uniformity index (E') (0.693-undefined), and dominance index (C) (0.722- 1).
Kelimpahan Kerang Bambu (Solen sp.) di Pantai Mutiara Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara Dahliana, Dahliana; Warsidah, Warsidah; Helena, Shifa; Safitri, Ikha; Minsas, Sukal
Oseanologia Vol 2, No 3 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v2i3.72968

Abstract

Kerang bambu (Solen sp) merupakan jenis moluska yang hidup pada daerah pesisir dengan substrat dasar berupa pasir berlumpur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelimpahan kerang bambu yang ada di Pantai Mutiara Kecamatan Sukadana. Pengambilan data penelitian dilakukan menggunakan metode sistematik sampling dengan penarikan secara horizontal. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 2 spesies solen sp di Pantai Mutiara yaitu Solen corneus Lamerckii dan Solen leanus Dunker dengan kelimpahan 27,6 ind/m2. Hasil uji korelasi kelimpahan solen sp. di pantai Mutiara dengan parameter lingkungan salinitas, pH, DO, suhu dan kecepatan arus sebesar 0,6121. Nilai tersebut menunjukan tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap kelimpahan kerang bambu. Hasil uji korelasi statistik hubungan kelimpahan dengan substrat yaitu terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kelimpahan kerang bambu dengan substrat yaitu sebesar 0,796.
Aktivitas Antioksidan dan Toksisitas Ekstrak Etanol Teripang Acaudina molpadioides Perairan Paloh Sambas Sakina, Haiwatus; Sofiana, Mega Sari Juane; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Warsidah, Warsidah; Safitri, Ikha; Helena, Shifa
Oseanologia Vol 2, No 1 (2023): April
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v2i1.59168

Abstract

Acaudina molpadioides pernah ditemukan terdampar di Paloh, Sambas pada Juli dan September 2021. Teripang ini diketahui memiliki potensi sebagai aktivitas antioksidan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis metabolit sekunder, aktivitas antioksidan dan toksisitas dari ekstrak etanol teripang A. molpadioides asal Paloh, Sambas. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazi). Senyawa metabolit sekunder pada ekstrak etanol A. molpadioides mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan saponin. Ekstrak memiliki aktivitas antioksidan dengan   inhibisi sebesar 32,55% pada konsentrasi 300 ppm. Toksisitas (LC50) ekstrak sebesar 171,22 ppm, yang tergolong dalam kategori sebagai toksik sedang dan dapat berpotensi sebagai antibakteri.
PEMBERDAYAAN MAHASISWA ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA BERSAMA MASYARAKAT DALAM KEGIATAN POROK BEACH CLEAN UP Nurdiansyah, Syarif Irwan; Helena, Shifa
Bina Bahari Vol 2, No 3 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v2i3.38

Abstract

Porok beach clean up is a voluntary effort to clean Porok Beach and marine waters so that the continuity of the marine ecosystem can continue. This activity involves students and the local community. The empowerment of Tanjungpura University marine science students together with the community in the Porok Beach Clean Up activity is to increase student and community awareness in maintaining the sustainable management of Porok beaches and waters as one of the tourist destinations on Lemukutan Island. The activity was attended by 40 students and 10 members of the public, who were actively involved in cleaning directly at the beaches and waters and continued with processing the collected waste and educational lectures by the implementing team. Based on the evaluation after the end of the activity, it showed that there was an increase in participants' awareness and enthusiasm in maintaining the cleanliness of the beaches and waters.Porok, beach clean up, ecosystem, lemukutan
Kepadatan dan Pola Distribusi Kima (Tridacnidae) di Perairan Timur Pulau Penata Besar Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat Sukmajaya, Andira; Sofiana, Mega Sari Juane; Helena, Shifa
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): July
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i2.94660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan pola distribusi kerang kima (Tridacnidae) di perairan timur Pulau Penata Besar, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Juli 2025 di tiga stasiun dengan karakteristik lingkungan berbeda, menggunakan metode belt transect sepanjang 50 meter dan lima plot pengamatan berukuran 10 × 10 meter pada masing-masing stasiun. Analisis kepadatan dihitung berdasarkan jumlah individu per satuan luas, sedangkan pola distribusi dianalisis menggunakan Indeks Morisita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua spesies kima, yaitu Tridacna crocea dan Tridacna squamosa, dengan T. crocea sebagai spesies dominan. Kepadatan tertinggi T. crocea ditemukan di Stasiun II sebesar 0,284 ind/m ², sedangkan T. squamosa memiliki kepadatan sangat rendah dan tidak merata. Pola distribusi T. crocea di semua stasiun bersifat mengelompok dengan nilai Indeks Morisita (Ip) berkisar antara 0,59492"“0,60317. Parameter perairan seperti suhu (28,83"“29,73 °C), salinitas (32,23"“33,20 ppt), dan kedalaman (1,3"“2,9 m) berada dalam kisaran optimal untuk kehidupan kima, namun kecepatan arus yang rendah (0,05"“0,06 m/s) dapat menjadi faktor pembatas. Temuan ini menunjukkan pentingnya perlindungan habitat dan pengelolaan berbasis ekosistem dalam upaya konservasi kima, serta perlunya pelibatan masyarakat lokal dalam strategi konservasi yang berkelanjutan.
Co-Authors . Apriansyah A. Kushadiwijayanto, Arie A.Nurrahman, Yusuf Agustina, Sella Alin, Yulius Amir , Amriani Amran, Arman Anthoni B Aritonang Anthoni B. Aritonang Apriansyah Aprizkiyandari, Siti Arie A. Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arie K Kushadiwijayanto Aritonang, Anthoni Batahan Armanto, Armanto Ashari, Asri Mulya Asri Mulya Azhari Bambang Kurn Bambang Kurniadi Bambang Kurniadi, Bambang Bariah, Anisah Dahliana Dahliana Desriani Lestari Desriani Lestari Dewi Dewi Dyahruri Sanjayasari Edwin Faizal, Ibnu Finirsa, Maura Aulia Gusti Eva Tavita Harianto Harianto Harianto Heru Setiawan Honen, Maria Yuvela Idawati, Nora Ikha Ikha Safitri Ikha Safitri ilmauwati Qurniasih Irawan, Heri Irwan Irwan Nurdiansyah, Sy. Juane, Mega Sari Kasbutin, Hendri Kuncoro, Iwan Kurniadi , Bambang Kurniawan Alam Muza’ki Kushadiwijayanto , Arie Antasari Kushadiwijayanto, Arie Antasari Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lucky Hartanti, Lucky MARIA BINTANG Maria Yuvela Honen Maura, Gabriella Mega Sari Juane Soafiana Mega Sari Juane Sofiana Mega SJ Sofiana Minsas Minsas Minsas, Minsas Minsas, Sukal Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Neva Satyahadewi Nora Idiawati Nurdiansyah , Syarif Irwan Nurdiansyah, Sy. Irwan Nurdiansyah, Syarif Irwan Nurrahman , Yusuf Arief Nurrahman, Yusuf A Nurrahman, Yusuf Arif Palias, Berdya Diatn Pangamiti, Floraria Maya Pratama, Aditya Nugraha Prayitno, Dwi Imam Rahmat, Muhammad Farhan Rahmawati, Rahmawati Ramadhan, Helmi Risko, Risko Rita Kurnia Apindiati Rivaldo, Rendi Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto S.J Sofiana, Mega Safitri , Ikha Sakina, Haiwatus Sari, Atna Sari, Sherin Sastia Satyahadewi , Neva Savaria, Sri Sudiono, Gatot Sukal Minsas Sukal Minsas Sukal Minsas Sukmajaya, Andira Surya Darma Sy Irwan Nurdiansyah Sy. Irwan Nurdiansyah Sy. Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Syarif Irwan Nurdiansyah Tahirah Hasan Tia Nuraya Venansius, Venansius Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah Warsidah, Warsidah Yanieta Arbiastutie yasnidar yasir Yugovic, Ronalld Yuliono, Agus Yusuf Arief Nurrahman Yusuf Nurrahman Yusuf Nurrahman `B Aritonang, Anthoni