Claim Missing Document
Check
Articles

Keragaan Beberapa Galur Jagung Ketan (Zea mays L. var. ceratina Kulesh) Pada Selfing Kedua (S2) Cantika, Devira; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.08.08

Abstract

Jagung ketan memiliki kandungan amilopektin yang lebih tinggi daripada jagung lainnya. Permintaan jagung ketan untuk industri pakan terus meningkat. Peningkatan produksi jagung ketan dapat menggunakan varietas unggul. Pembentukan varietas unggul memerlukan galur yang memiliki karakter unggul sebagai tetua. Dalam penentuan tetua unggul dilakukan proses penilaian penampilan melalui keragaan sebagai identitas galur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan karakter kualitatif dan kuantitatif, untuk menduga nilai heritabilitas arti luas dan koefisien keragaman genetik, dan untuk mendapatkan tetua potensial. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Areng-areng, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur pada September - Desember 2021. Bahan tanam yang digunakan berupa koleksi benih jagung ketan dari CV. Blue Akari yaitu galur S2 hasil persilangan (jagung ketan x jagung ungu manis). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu galur sejumlah 13 perlakuan, setiap perlakuan terdapat 39 satuan percobaan. Variabel pengamatan tanaman yang diamati terbagi menjadi 2 yaitu, karakter kualitatif dan karakter kuantitatif. Analisis karakter kualitatif berdasarkan metode skoring masih terdapat keragaman. Analisis karakter kuantitatif berdasarkan Analisis ragam terdapat beberapa karakter kuantitatif yang berbeda nyata. Analisis KKG memiliki keragaman yang tergolong rendah berkisar antara 0,48 – 10,88%, sedangkan nilai KKF tergolong rendah hingga agak rendah berkisar antara 0,53 – 35,33%. Pendugaan heritabilitas tergolong rendah hingga tinggi berkisar antara 0,058 – 97,79%. Galur yang berpotensi untuk dijadikan tetua unggul yaitu JP-D3, JP-D7, JP-D8, JP-D10, JP-D11, dan JP-D13 karena memiliki keunggulan dan keseragaman pada karakter kualitatif dan karakter kuantitatif.
Keragaan Beberapa Galur Jagung Pakan (Zea mays L.) Pada Generasi S2 Sagala, Gracella Angelica; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.09.03

Abstract

Penggunaan varietas hibrida merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan produksi jagung pakan. Proses mendapatkan hibrida berkaitan dengan keragaan. Pengamatan keragaan akan mempermudah dalam proses seleksi atau pemilihan karakter yang diinginkan oleh pemulia. Keragaan pada jagung pakan menjadi pertimbangan untuk menentukan galur yang berpotensi menjadi tetua hibrida. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keragaan tanaman jagung yang meliputi karakter kuantitatif, karakter kualitatif, nilai duga heritabilitas, koefisien keragaman, dan galur yang berpotensi sebagai calon tetua hibrida. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2021 di Desa Areng-areng, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Perlakuan adalah 26 galur jagung pakan generasi S2 dengan populasi 20 tanaman. Analisis ragam menunjukkan perlakuan berbeda nyata pada semua karakter yang diamati. 6 dari 26 galur memiliki potensi sebagai tetua hibrida yaitu JPA1, JPA8, JPA12, JPA13, JPA22 dan JPA26. Semua galur yang diuji memiliki koefisien keragaman yang tergolong rendah hingga sedang pada semua karakter sedangkan nilai duga heritabilitas memiliki kategori rendah hingga tinggi. Galur yang berpotensi sebagai calon tetua hibrida perlu dilakukan evaluasi pada keturunannya menggunakan seleksi tidak langsung.
Evaluasi Keunikan dan Keseragaman pada Tanaman Jagung Ketan (Zea mays ceratina L.) dalam Uji BUSS Alghifari, Robbi; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 6 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.06.07

Abstract

Jagung ketan (Zea mays ceratina L.) merupakan jenis jagung yang berpotensi sebagai diversifikasi pangan dan bahan industri. Jagung ketan menjadi salah satu sumber plasma nutfah untuk menjadi kultivar-kultivar baru melalui pemuliaan tanaman. Jagung ketan sebagai tanaman yang berpotensi sebagai diversifikasi pangan dan bahan industri juga berbagai hal positif lainnya mengenai jagung ketan ini memiliki kepantasan untuk mendapatkan hak PVT.  Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 hingga Januari 2022 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, yang berlokasi di Jl. Kuping Gajah no.45, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Malang, Jawa Timur. Penelitian disusun dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan menggunakan 5 galur yaitu galur R12-01, R12-02, R12-04, R12-05 dan R12-06 dan masing-masing 4 ulangan. Data hasil pengamatan di analisis menggunakan karakter kualitatif dan kuantitatif dengan analisis ragam dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ 5% dan hasil dapat diinterpretasikan berdasarkan notasi yang berbeda. Pertumbuhan jagung ketan di lahan penelitian berlangsung dengan baik, karena hingga tahap kegiatan pemanenan tidak terdapat kendala yang menimbulkan kerugian yang fatal. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat galur kandidat varietas dapat dinyatakan unik dan seragam, yaitu pada galur R12-01. Namun, ada juga galur yang belum terbilang baik untuk dinyatakan unik dan seragam yaitu pada galur R12-05 dan R12-06. Galur calon varietas dapat dinyatakan unik dan seragam apabila telah memenuhi persyaratan dari PVT.
MorphologicalKeragaan Beberapa Galur Jagung Manis (Zea mays saccharata sturt.) Generasi S2 Performance of Several Sweet Corn (Zea mays saccharata sturt.) Lines At S2 Generation Saefulloh, Muhammad Firdaus; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 7 (2023): Juli
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.07.01

Abstract

Jagung manis mempunyai ciri biji yang berkerut, kulit biji yang tipis dan endosperm berwarna kuning. Jagung manis memiliki kandungan gula pada bijinya sehingga memiliki rasa yang manis. Peningkatan produksi jagung manis dapat dilakukan dengan penggunaan varietas hibrida. Keragaan berfungsi untuk mengetahui karakter genotipe tanaman sehingga dapat mengetahui identitas tanaman tersebut. Tujuan penelitian ini mengetahui keragaan galur jagung manis pada karakter kualitatif dan kuantitatif, nilai duga heritabilitas, koefisien keragaman, dan mengetahui galur mana yang berpotensi menjadi calon tetua hibrida. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan November 2021 sampai Februari 2022 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia. Metode penelitian yang digunakan ialah metode rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Percobaan ini menggunakan 6 galur jagung manis generasi S2. Data yang diamati adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif didapatkan hasil berbeda nyata pada semua karakter yang diamati kecuali karakter letak tongkol dan bobot 100 biji. Pada data kualitatif didapatkan perbedaan antara satu galur dengan galur lainnya. Berdasarkan hasil dapat diketahui keragaan pada masing - masing galur baik karakter kuantitatif maupun karakter kualitatif. Nilai duga heritabilitas dari hasil 6 galur menunjukkan hasil heritabilitas rendah dan sedang. Nilai koefisien keragaman pada karakter kuantitatif didapatkan hasil rendah dan sedang. Galur yang direkomendasikan sebagai calon tetua hibrida adalah galur JM-3. Galur JM-3 memiliki keunggulan hampir pada semua karakter.
Observasi Hasil Persilangan Intraspesifik dan Interspesifik pada Beberapa Galur Labu Huda, Vina Alfa Centauri; Arifin, Azeri Gautama; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.08.06

Abstract

Labu merupakan tanaman penting di Indonesia. Pembuatan keragaman dalam rangka pembentukan varietas unggul dapat dilakukan dengan persilangan intraspesifik maupun interspesifik. Namun, sering kali timbul permasalahan pada rekombinasi gen dalam persilangan interspesifik. Penelitian ini bertujuan mempelajari kompatibilitas persilangan intraspesifik dan persilangan interspesifik pada beberapa galur labu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2022 - February 2023 di green house CV. Blue Akari Kel. Dadaprejo Kec. Junrejo, Kota Batu. Bahan tanam yang digunakan dalam penelitian ini ialah 3 galur inbrida jantan generasi S2, yaitu C. moschata(T44), C. maxima (KJ17), dan C. maxima(JP70). Galur betina yang digunakan adalah 5 galur inbrida C. moschata (T30 dan T45), C. maxima (H59, KJ19, dan KJ24) generasi S2. Penelitian ini menggunakan rancangan perkawinan Line x Tester. Hasil menunjukkan semua galur betina self-compatible. Persilangan Intraspesifik dan Interspesifik pada C. moschatadan C. maxima memiliki tingkat kompatibilitas yang bervariasi. Perbedaan perlakuan menunjukkan adanya pengaruh perlakuan penyerbukan terhadap karakter bobot buah dan bobot 100 biji.
Uji Daya Hasil Jagung Pakan (Zea mays L.) Dari Hasil Top Cross Mitreka, Raka Fauzi; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.03.07

Abstract

Jagung pakan (Zea mays L.) berperan penting sebagai bahan makanan ternak dan bahan baku industri. Selain padi, kebutuhan akan jagung sebagai alternatif kebutuhan karbohidrat semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk. Peningkatan permintaan pasar salah satunya disebabkan oleh perkembangan industri peternakan yang pada proses produksinya memerlukan jagung sebagai campuran pakan ternak. Penggunaan varietas hibrida merupakan salah satu solusi dalam meningkatkan produksi jagung dalam negeri terutama pada jagung pakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Desember 2022 di Kebun Percobaan Agrotechnopark (ATP) Universitas Brawijaya yang terletak di Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 kali ulangan. Pengamatan dilakukan pada karakter kualitatif dan kuantitatif tanaman. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan Program Statistik PKBT-STAT 3.1 dan dilanjut dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%, serta perhitungan nilai KKG, KKF, dan nilai heritabilitas. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan pada setiap karakter, didapatkan bahwa setiap galur yang diuji pada pengamatan warna silk, anther, dan glume memiliki karakter dengan tingkat skor presentase keseragaman yang berbeda-beda. Berdasarkan hasil jumlah skor potensi penampilan dibandingkan dengan karakter potensi hasil dari 27 galur yang diuji, terdapat 2 galur yang memiliki potensi nilai penampilan tinggi disertai dengan nilai potensi hasil tinggi diatas rata-rata seluruh galur dan dibandingkan dengan varietas pembanding Syngenta Perkasa (NK6172). Galur tersebut adalah UB14 dan UB23. Sementara itu didapatkan bahwa nilai KKG, KKF, dan Heritabilitas pada 19 karakter yang diamati termasuk dalam kategori rendah hingga tinggi.
Uji Daya Hasil 10 Galur Jagung Pakan (Zea mays L.) Hasil Top Cross Generasi S2 Aji, Agip Purnama; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.03.02

Abstract

Jagung pakan (Zea mays L.) merupakan jagung yang diperuntukkan khusus sebagai bahan baku pakan ternak. Uji daya hasil dilakukan untuk memilih galur yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi calon tetua hibrida dalam seleksi berulang (recurrent selection). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai potensi hasil, rendemen, dan keragaan dari galur yang diuji dibandingkan dengan varietas jagung pakan hibrida komersil dan untuk mendapatkan informasi heritabilitasnya. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Juni 2023 di Desa Ana Engge, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 3 ulangan dengan 11 perlakuan. Bahan yang diuji adalah 10 galur hasil topcross generasi S2 koleksi CV. Blue Akari dan 1 varietas hibrida komersial (Nusa 01). Terdapat 5 galur yang memiliki potensi hasil, rendemen, dan penampilan yang lebih baik dari varietas pembanding Nusa 01 yaitu galur JA-3, JA-4, JA-6, JA-7, dan JA-8. Terdapat 8 karakter memiliki nilai duga heritabilitas yang tinggi yaitu karakter umur silking, tinggi tanaman, umur panen, diameter tongkol tanpa klobot, panjang tongkol tanpa klobot, jumlah baris, bobot janggel, dan rendemen.
Evaluasi Daya Hasil 26 Genotip Jagung Pakan (Zea mays L.) Dari Hadil Top Cross Muhammad Fathan; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 05 (2024): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman jagung merupakan salah satu komoditas yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. Sehingga, Kebutuhan jagung dalam negeri juga terus meningkat seiring dengan adanya perkembangan industri peternakan yang memerlukan jagung pakan sebagai campuran pakan ternak. Penggunaan varietas hibrida merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan produksi jagung dalam negeri terutama pada jagung pakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan September-Desember 2022, di Dusun Areng-areng, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga kali ulangan. Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari 26 genotipe dan disetiap unit percobaan terdapat 18 tanaman. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan software RStudio-2023.06.1. dan dilanjut dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%, serta dilakukan perhitungan nilai KKG, KKF, dan heritabilitas. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada karakter kualitatif didapatkan bahwa setiap galur memiliki tingkat skor keseragaman yang berbeda. Berdasarkan jumlah skor potensi penampilan yang dibandingkan dengan karakter potensi hasil pada 26 galur yang diuji, terdapat tiga galur yang memiliki nilai potensi penampilan dan potensi hasil yang tinggi di atas rata-rata umum. Galur tersebut adalah JPK-4, JPK-6, dan JPK-18. Nilai KKG dan KKF pada setiap karakter kuantitatif yang diamati termasuk dalam kategori keragaman yang sempit. Sedangkan pada nilai heritabilitas tergolong rendah hingga tinggi.
Efek Polen Jantan Terhadap Karakter Produktivitas Tujuh Galur Jagung Pakan (Zea mays L.) Al-Faiqoh, Rizka; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas pangan kedua setelah beras di Indonesia. Kebutuhan jagung untuk pakan ternak juga cukup tinggi yang menunjukkan ketersediaan dan keberlanjutan produksi dan produktivitas jagung perlu diperhatikan agar tetap stabil dan dapat mendukung produksi dan produktivitas ternak, salah satunya menggunakan benih hibrida. Dalam produksi benih hibrida, diperlukan calon tetua yang memiliki sifat unggul seperti memiliki daya gabung khusus, sebab berpotensi memiliki heterosis tinggi dan berpengaruh pada peningkatan hasil produksi serta biaya produksinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis efek xenia terhadap karakter produktivitas tujuh galur jagung pakan. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari - Juni 2023 di lahan percobaan CV. Blue Akari, di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode pengamatan tanam tunggal dari 7 galur tanaman. Persilangan yang dilakukan berupa crossing dan sibmate. Karakter kualitatif yang diamati yaitu bentuk tongkol dan bentuk biji. Karakter kuantitatif yang diamati diantaranya bobot tongkol per plot, bobot kering tongkol tanpa kelobot, panjang tangkai, panjang tongkol, diameter tongkol, tip filling, jumlah baris biji, bobot janggel, bobot biji, bobot 100 biji, jumlah tongkol per tanaman, rendemen, dan hasil panen per hektar. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kuantitatif menggunakan uji t independen dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur JP-2, JP-5, JP-6, dan JP-7 memiliki jumlah karakter terbanyak yang dipengaruhi oleh xenia. Karakter tersebut diantaranya bobot kering tongkol tanpa kelobot, bobot biji, bobot 100 biji, dan rendemen.
Kajian Penampilan Semangka (Citrullus lanatus) dari Beberapa Kombinasi Persilangan Diploid-Tetraploid Ghoiri, Annisatul Umami Sulistia; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 09 (2024): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Semangka (Citrullus lanatus) merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Semangka tanpa biji merupakan semangka hibrida F1 hasil persilangan antara semangka jantan diploid dengan semangka betina tetraploid. Rendahnya jumlah biji yang dihasilkan semangka tetraploid menjadi permasalahan di tingkat produsen benih. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari penampilan dan terbentuknya karakter tetraploid pada buah hasil kombinasi persilangan diploid-tetraploid. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus – November 2020 di Pamekasan, Madura. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Petak Tunggal menggunakan metode single plant dengan menggunakan 2 genotipe F1 (diploid x tetraploid), 1 genotipe backcross ((diploid x tetraploid) x tetraploid), 1 genotipe diploid, 1 genotipe tetraploid. 2 genotipe F1 dan 1 genotipe backcross dilakukan perlakuan selfing, cross diploid dan cross tetraploid sehingga mendapatkan 9 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe semangka yang digunakan merupakan diploid berdasarkan karakter buah yang diamati yaitu bobot buah, diameter buah, ketebalan kulit buah, ketebalan daging buah, dan jumlah biji. Karakter warna kulit dan daging buah mengikuti tetuanya.
Co-Authors Abadi, Wildan Abadi, Wildan Abdul Latief Abadi Adiredjo, Afifuddin Latif Adiredjo, Afifuddin Latif Agatha Eritza Wigathendi Agus Purwito Agustin, Eka Agustin, Eka Aili, Evi Nur Aili, Evi Nur Ainurrasjid Ainurrasjid Ainurrasjid, Ainurrasjid Ainurrohmah, Nurul Aji, Agip Purnama Akashi, Ryo Al-Faiqoh, Rizka Alfiyan Arif Alghifari, Robbi Amrullah, Rizki Abi Amrullah, Rizki Abi Andy Soegianto Angga Wahyu Prasetyo, Angga Wahyu Anggraeni, Mita Anini Siswati Anwar, Moh. Saiful Anwar, Moh. Saiful Ardyanto, Alfian Trisna Ardyanto, Alfian Trisna Arif, Alfiyan Arifin, Azeri Gautama Arsyam, Asriyanto Atiek Iriany Azmi, Mohammad Jauharul Azmi, Mohammad Jauharul Bagaskara, Reindy Katon Bagaskara, Reindy Katon Bambang Guritno Basuki, Nur Belaffif, Mohammad Bahrelfi Biamrillah, Muhamad Arief Biamrillah, Muhamad Arief Budi Waluyo Cahyo Artho Nugroho Candra Wicaksono Cantika, Devira Damanhuri Damanhuri Damanhuri Damanhuri Damanhuri Darmawan Saptadi, Darmawan Deka Ludia Draseffi, Deka Ludia Devira Cantika Diah Kartika Sari Dian Sari Dita Kristiari Draseffi, Deka Ludia Ebtan S., Ringga Eko Widaryanto Fathoni, Musthofa Muhammad Fathoni, Musthofa Muhammad Fatimah, Fila Fatya Khalisa Salsabil Fauwziah, Lailatul Fauwziah, Lailatul Fiddin, Fikriyah Nuril Fiddin, Fikriyah Nuril Fila Fatimah Firdaos, Erliza Rizki Firdaos, Erliza Rizki Frizal Amy Oktarisna Ghoiri, Annisatul Umami Sulistia Gondo, Takahiro Gracella Angelica Sagala Hajroon Jameela Hariyanti, Ismi Dahlia Herison, Catur hidayat, iqbal Huda, Vina Alfa Centauri Hutauruk, Jonathan Nicholas Hutauruk, Jonathan Nicholas Indraswari, Rizqi Laili Indraswari, Rizqi Laili Ismi Dahlia Hariyanti Iwan Kurniawan Izmi Yulianah Jaenun, M. Jaenun, M. Jaenun, M. Jaenun, M. Jaenun, M. Jaenun, Mohammad Jameela, Hajroon Kamukten, Prihanti Panditia Kamukten, Prihanti Panditia Khairum Tri Wahyuli Khoiril Anam, Khoiril Kristiari, Dita Kumar, Ajay Goel Kuswanto Kuswanto Kuswanto, Kuswanto Laksono, Nur Dian Laksono, Nur Dian Lasmono, Giri Lasmono, Giri Lesy Nerawati Lilis Suryani Lita Soetopo Luqman Qurata Aini M. Hasan Suhaedi Maulidha, Aditya Resty Maulidha, Aditya Resty Mienanti, Devi Mita Anggraeni, Mita Mitreka, Raka Fauzi Muhamad Ridwan Muhammad Fathan Mulyasantika, Yesika Oktavilenda Mulyasantika, Yesika Oktavilenda Nafisah Nafisah Niken Kendarini Noer Rahmi Ardiarini, Noer Rahmi Noor Farid Noviani Susanto Nur Basuki Nur Basuki Nur, Alya Aulia Nursa’adah, Ika Nursa’adah, Ika Nurul Istiqomah Oktarisna, Frizal Amy Orlimao, Sanu Dwi Orlimao, Sanu Dwi Perwitosari, Gia Warih Perwitosari, Gia Warih Prasetyo, Angga Wahyu Prasetyo, Riza Agus Prasetyo, Riza Agus Pratama, Putra Aji Putra, Gaka Yoga Putra, Rizki Karunia Putri Warastuti, Intan Dwi Putri Warastuti, Intan Dwi Putri Winaryo, Kusumaning Ayu Putri Winaryo, Kusumaning Ayu Putri, Savitri Perwitasari Rahmatan, Apik Ilham Respatijarti Respatijarti Respatijarti, Respatijari Reza Prakoso Dwi Julianto Riandon, Ghesa Ringga Ebtan S. Riris Dialista Rizqiningtyas, Hana Rizqiningtyas, Hana Ryo Akashi, Ryo Saefulloh, Muhammad Firdaus Sagala, Gracella Angelica Salsabil, Fatya Khalisa Saptadi, Darmawan Saputra, Ridwan Wahyu Saputra, Ridwan Wahyu Sarashati, Devi Cinintya Sarashati, Devi Cinintya Saraswati, Ika Dyah Saraswati, Ika Dyah Sari, Diah Kartika Sari, Dian Sari, Endah Nurmala Sari, Endah Nurmala Satriawan, Irfan Budhi Satriawan, Irfan Budhi Setiyawan, Mohamad Doni Setiyawan, Mohamad Doni Sinaga, Asima Putri Sari. Sinaga, Asima Putri Sari. Singgah, Mochammad Illafi Singgah, Mochammad Illafi Siswati, Anini Sugiyanto, Moh Veri Sumeru Ashari Surjono Hadi Sutjahjo Takahiro Gondo, Takahiro Trihatmojo, Hendro Trihatmojo, Hendro Wahyuli, Khairum Tri Wicaksono, Candra Wicaksono, Kharismasetya Dermawan Wicaksono, Kharismasetya Dermawan Widanni, Lucynda Windy Widanni, Lucynda Windy Widowati, Anggi Widowati, Anggi Wigathendi, Agatha Eritza Wigbertus Ngabu Wulandari, Diyah Retno Wulandari, Diyah Retno Yanik, Yanik Yanik, Yanik Yanuar Danaatmadja, Yanuar Yudi, M. Rafli Yudi, M. Rafli