Claim Missing Document
Check
Articles

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN MASKER CLAY DARI EKSTRAK DAUN KELOR ( Moringa Oliefera L. ) SEBAGAI SEDIAAN ANTI JERAWAT TERHADAP BAKTERI Staphylococcus Aureus ATCC 25923 Rahmasari, Khusna Santika; Waznah, Urmatul; Slamet, Slamet; Mafruroh, Mafruroh
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol8no1p234-242

Abstract

Acne can disrupt appearance and cause discomfort due to pain. The bacteria that can cause acne is Staphylococcus aureus. Excessive or inappropriate use of antibiotics can lead to antibiotic resistance. One plant that has effectiveness as an antibacterial is Moringa leaves (Moringa Oliefera L.). The application of Moringa leaf extract as an antibacterial can be made into a clay mask preparation. The purpose of this study was to prove that Moringa leaf extract can be used as a clay mask and a clay mask preparation of Moringa leaf extract as an anti-acne against Staphylococcus aureus bacteria. Moringa leaf extract was obtained by maceration method with 96% ethanol solvent. The extract was formulated in the form of a clay mask with various concentrations of 15%, 20%, 25%. The results of the parameter tests included organoleptic, pH, homogeneity, spreadability, adhesiveness, viscosity and stability. Antibacterial activity tests were also carried out using the disc method. The research test of the inhibitory activity of the Moringa leaf extract clay mask showed good formula results at a concentration of 25% with an inhibitory diameter of 28.96 ± 0.43 mm. This study can be concluded that Moringa leaf extract can be formulated into a clay mask preparation and the resulting inhibition zone area with the clear zone area in Staphylococcus aureus bacteria.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring dari Limbah Kulit Lemon untuk Meningkatkan Keterampilan dan Kemandirian Ibu-Ibu PKK di Kelurahan Krapyak Kota Pekalongan Waznah, Urmatul; Rahmasari, Khusna Santika; Ningrum, Wulan Agustin; Oktaviani, Riska Kurnia; Slamet, Slamet; Mugiyanto, Eko; Fadhilah, Isna; Ulhaq, M Daffa’ Dhiya’
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2832

Abstract

Pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari limbah kulit lemon di Kelurahan Krapyak, Kota Pekalongan, bertujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi ibu-ibu PKK serta mendukung pengelolaan limbah organik berbasis komunitas. Metode pengabdian meliputi persiapan,pelatihan  dan kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta, yang tercermin dari kenaikan rata-rata nilai pre-test ke post-test. Kegiatan ini membekali ibu-ibu PKK dengan keahlian baru dalam pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus mendorong peran aktif perempuan dan penguatan ekonomi keluarga. Inisiatif ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals pada aspek pengelolaan limbah dan pemberdayaan perempuan. Hasil evaluasi menggunakan kuesioner menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata peserta sebesar 75%. Program ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama pada aspek pengurangan limbah (SDG 12) dan pemberdayaan perempuan (SDG 5), serta berpotensi menjadi model replikasi di masyarakat lain.
PEMBUATAN JAHE INSTAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH Rahmasari, Khusna Santika; Waznah, Urmatul; Ningrum, Wulan Agustin; Atifah, Husnia; Supriyanto, Lukman; A'yun, Qurrata
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i1.2171

Abstract

Jahe (Zingiber officinale Rose) adalah tanaan rimpang yang telah lama dikenal sebagai obat herbal berkhasiat. Jahe mengandung banyak senyawa aktif, termasuk zingeron, gingerol, dan shogaol, yang berfungsi sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, jahe juga mengandung banyak nutrisi, termasuk vitamin C, magnesium, dan zat besi, yang penting untuk menjaga kesehatan. Meskipun jahe memiliki banyak manfaat, kebanyakan orang hanya menggunakannya dalam bentuk tradisional seperti wedang jahe atau campuran jamu. Pembuatan minuman jahe secara konvensional tidak praktis dan membutuhkan waktu yang lama. Karena mudah disajikan, tahan lama, dan mengandung banyak manfaat, jahe instan dapat menjadi pilihan yang lebih baik. Diharapkan bahwa kegiatan ini akan memberi ibu-ibu Pimpinan Cabang Aisyiyah Bligo dan wali murid TK ABA Bligo pengetahuan dan keterampilan baru tentang cara membuat produk jahe instan yang sehat dan ekonomis. Berdasarkan hasil pelatihan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap tahapan, mulai dari sosialisasi hingga praktik langsung pembuatan jahe instan. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam diskusi dan praktik.
Pelatihan Pembuatan Wedang Herbal Kapulaga (Amomum compactum) Bagi Kelompok Tani Dan Ibu-Ibu PKK Desa Bantarkulon Dewi, Alfa Yuliana; Faradisi, Firman; Waznah, Urmatul; Nur, Achmad Vandian; Fajriyah, Nuniek Nizmah; Harismah, Kun; Praswati, Aflit Nuryulia; Sofyan, Aan
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v10i2.6455

Abstract

Kapulaga merupakan rempah yang bernilai jual tinggi, umum dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan obat tradisional. Meskipun panen kapulaga melimpah di Desa Bantarkulon, sebagian besar petani dan ibu-ibu PKK belum memiliki pengalaman dalam mengolahnya, sehingga buah kapulaga selama ini hanya dijual mentah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang khasiat kapulaga untuk kesehatan, sekaligus melatih keterampilan membuat produk olahan bernilai ekonomi berupa wedang herbal kapulaga dalam bentuk teh celup. Kegiatan ini dilakukan melalui metode penyuluhan dan pelatihan yang meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Peserta berpartisipasi aktif dalam seluruh proses, mulai dari pengolahan buah kapulaga, pengemasan, hingga strategi pemasaran produk. Hasil yang dicapai dari program ini adalah peningkatan pengetahuan peserta tentang manfaat kapulaga sebagai bahan alami berkhasiat, seperti sifat antibakteri dan kemampuannya meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, peserta juga memperoleh keterampilan praktis dalam mengolah kapulaga menjadi produk wedang herbal teh celup yang memiliki nilai guna dan nilai jual yang lebih tinggi.
Uji Efek Ekstrak Etanol Herba Ketumbar (Coriandrum sativum L.) Sebagai Afrodisiak Terhadap Tikus Putih Jantan Galur Wistar (Rattus norvegicus) Wirasti, Wirasti; Anjani, Lestari Dwi; Waznah, Urmatul; Wahyu Permadi, Yulian
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Farmasi Galenika
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v12i2.303

Abstract

One of the common male sexual disorders is low libido (sexual desire). An alternative approach to overcome this problem is the use of aphrodisiacs, substances that stimulate and enhance sexual desire. Coriander (Coriandrum sativum L.) contains flavonoids, alkaloids, saponins, and terpenoids, which may improve blood circulation and potentially enhance sexual activity. This study aimed to evaluate the aphrodisiac activity of ethanolic extract of coriander herb (EHC) on the libido of male Wistar rats (Rattus norvegicus). The extract was obtained using the maceration method, while the aphrodisiac test was conducted on 25 male and 25 female rats aged 2–2.5 months with body weight ranging from 150–200 g. The animals were divided into five groups, each consisting of 5 males and 5 females: negative control (1% Na CMC), positive control (sildenafil 50 mg), and three treatment groups receiving EHC at doses of 400 mg/kgBW, 600 mg/kgBW, and 800 mg/kgBW. For five consecutive days (6:00 p.m.–7:00 a.m.), one male and one female were placed in the same cage, and sexual activities of male rats (introducing and mounting) were observed using CCTV recordings. The results showed that EHC exhibited aphrodisiac activity at a dose of 800 mg/kgBW, which was not significantly different from the positive control (sildenafil 50 mg) (p=0.571). Statistical analysis using One-Way ANOVA indicated a significant difference among groups (p<0.05), and Tukey’s post-hoc test confirmed significant differences among all EHC dose groups (p<0.05). In conclusion, the ethanolic extract of coriander herb demonstrates potential as an aphrodisiac to enhance libido in male Wistar rats.
Analysis of Rhodamin B on Lipstick, Blush On and Eye Shadow in Pekalongan Regency With Uv-Vis Spectrophotometer Rahmasari, Khusna Santika; Waznah, Urmatul
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jik.v10i2.3342

Abstract

Rhodamine B is a synthetic dye that is often misused in cosmetic products. These dyes can cause irritation to the respiratory tract, are carcinogenic and cause liver damage in high concentrations. This study aims to determine the content of rhodamine B in lipstick, blush on, and eye shadow in the Pekalongan Regency. The analysis used in this research is qualitative and quantitative analysis. Qualitative study using Thin Layer Chromatography (TLC) with silica gel F254 as stationary phase and mobile phase n-butanol, ethyl acetate, ammonia (5.5 : 2: 2.5) and then detected on UV lamps at 254 nm and 366 nm. Quantitative analysis using UV-Vis spectrophotometer at a maximum wavelength of 557 nm. The results of the qualitative analysis showed that three samples of lipstick (sample A, D and E), two samples of blush on (sample B and C), and three samples of eye shadow (sample A, B and E) contained rhodamine B. Rhodamine B levels in the sample lipstick A 0.00244%, lipstick D 0.00052%, lipstick E 0.00065%, blush on B 0.00239, blush on C 0.01091%, eye shadow A 0.00057%, eye shadow B 0.00140, and eye shadow E 0.00047%.
Pemberdayaan Desa Bantarkulon: Inovasi berbasis Alam Pelatihan Sabun Herbal Cair Ekstrak Cengkeh Aroma Kopi Dewi, Alfa Yuliana; Faradisi, Firman; Nur, Achmad Vandian; Waznah, Urmatul; Fajriyah, Nuniek Niezmah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bantarkulon memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, namun pemanfaatannya untuk produk olahan bernilai tambah masih terbatas, menyebabkan ketergantungan pada produk pertanian mentah dengan nilai jual rendah. Program pengabdian masyarakat ini hadir sebagai solusi dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pembuatan sabun herbal cair ekstrak cengkeh aroma kopi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan partifipatif dan pendampingan, yang melibatkan masyarakat desa dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam membuat sabun herbal cair. Peserta pelatihan mampu mempraktikkan teknik pembuatan sabun dengan benar, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan produk. Produk sabun herbal cair yang dihasilkan memiliki aroma khas, tekstur lembut, dan sifat antibakteri serta antioksidan yang baik. Selain itu, terdapat potensi pasar yang besar untuk produk ini di Desa Bantarkulon dan sekitarnya, karena masyarakat tertarik dengan bahan-bahan alami dan manfaat yang ditawarkan. Kesimpulannya, program ini berhasil memberdayakan masyarakat Desa Bantarkulon melalui pengembangan produk inovatif berbasis sumber daya alam lokal dan peningkatan pendapatan masyarakat. Inovasi produk sabun herbal cair dengan kombinasi ekstrak cengkeh dan aroma kopi ini memberikan nilai tambah yang signifikan dibandingkan dengan produk sabun herbal yang sudah ada di pasaran.
Antioxidant activities of extracts, methanol, and n-hexane partitions of cayenne pepper (Capsicum frutescens L.) Slamet, Slamet; Waznah, Urmatul; Yusrilia, Yusrilia
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 19 No. 1: March 2022
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v19i1.19093

Abstract

Antioxidants are substances that can neutralize and/or stabilize free radicals. Cayenne pepper (Capsicum frutescens L.) is a natural source of antioxidants because it contains carotenoids, flavonoids, and vitamin C. This study aims to examine antioxidant activities of n-hexane, methanol, and extract of cayenne pepper (Capsicum frutescens L.) using the ferric reducing antioxidant power (FRAP) method. The extraction method was done by maceration, and the fractionation method was done by partitioning using unmixed solvents: methanol and n-hexane. The phytochemical screening test on extracts and partitions has discovered positive content of alkaloids, flavonoids, phenols, and terpenoids. Meanwhile, the TLC test used F254 silica gel as a stationary phase with chloroform: ethyl acetate as a mobile phase (6:4). The test discovered positive results containing flavonoids and phenols. Furthermore, the antioxidant activities were tested using the FRAP method with a UV-Vis spectrophotometer instrument at a maximum value of 598.05 nm and positive control of vitamin C. The results of measurement show that antioxidant activities are found in 505.67 ± 0.56 mol Fe2+/g of partition extract, 447.67 ± 16.2 mol Fe2+/g of methanol fraction, and 353± 5.29 mol Fe2+/g of n-hexane fraction.
Pengaruh Variasi Kadar Pengikat Mucilago Amilum Biji Alpukat (Persea americana Mill.) Terhadap Sifat Fisik Granul Kaffah, Fissilmi; Waznah, Urmatul; Wirasti, W
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji alpukat ditemukan memiliki kandungan pati yang tinggi namun belum dimanfaatkan secara optimal dengan nilai amilosa 32,5% dan amilopektin sebanyak 67,5% yang lebih lengket dan mampu membentuk agregat dari partikel sehingga dapat digunakan sebagai bahan pengikat. Granul adalah sediaan multi unit berupa algomerat dari partikel serbuk kecil. Konsentrasi amilum sebagai pengikat dalam bentuk mucilago mempengaruhi ikatan antar partikel sehingga berpengaruh pula pada sifat fisik granul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar pengikat mucilago amilum biji alpukat terhadap sifat fisik granul. Granul dibuat dengan variasi kadar (5%; 7,5%; 10%; 15%; 20%) pengikat amilum biji alpukat dan PVP 5% sebagai pembanding. Data yang diperoleh dianalisis statistik menggunakan one way ANOVA. Analisis data menghasilkan nilai signifikansi < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa variasi kadar pengikat mucilago amilum biji alpukat memiliki pengaruh terhadap sifat fisik granul.
The Formulation Gel Peel Off Mask Of Soursop Leaf Extract (Annona Muricata L.) And Black Sticky Rice (Oryza Sativa L. Forma Glutinosa) With Different Concentration Of PVA As The Basic Khusna, Ismatul; Waznah, Urmatul; Wirasti, W; Rahmatullah, St.
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masker gel Peel off adalah masker yang setelah dioleskan pada kulit akan mudah terkelupas. Daun sirsak dan ketan berfungsi sebagai antioksidan dan melembabkan kulit. Setiap formula dibedakan berdasarkan konsentrasi PVA yang berbeda sebagai basis 10%, 13%, 16%. Evaluasi dilakukan pada uji stabilitas gel masker peel off yang meliputi uji organoleptik, pH, homogenitas, waktu pengeringan, dispersi, uji iritasi viskositas dan uji hedonik. Uji stabilitas dilakukan pada suhu 27±2'C dan 40±2'C selama 4 minggu. Hasil penelitian menunjukkan setiap formulasi gel ekstrak daun sirsak dan ketan dengan konsentrasi PVA yang berbeda pada setiap formula dikatakan stabil selama pengujian. Setelah dilakukan uji iritasi, tidak ada responden yang mengalami iritasi oleh masing-masing formula.
Co-Authors A'yun, Qurrata Aan Sofyan Achmad Vandian Achmad Vandian Nur, Achmad Vandian Aflit Nuryulia Praswati Aini, Fadhila Nur Ainin, Shabrina Ainun Muthoharoh, Ainun Aisyah, Riski Dewi Aminuyati Amudya, Farry Mushab Usaidy Anjani, Lestari Dwi Atifah, Husnia Azzahra, Nafisa Aufa Balqis, Fadia Indah citra_dinda Wardany Cut Chiwe Widya Pramesty Dewi, Alfa Yuliana Dian Ayu Kiswanda Kiswanda Dwi Bagus Pambudi Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto, Eko Fadhilah, Isna Fadillah, Rahma Ayu Fajriyah, Nuniek Niezmah Farry Mushab Usaidy Amudya Fika, Irma Firman Faradisi Fissilmi Kaffah Fitriyani, Iva Fortuna, Putri Asabella husna Santika Rahmasari Imam Prasetyo Indriani, Cahya Ismatul Khusna Istiannah, Istiannah Izzudin, Muhammad Izzudin Lutfi Kaffah, Fissilmi Khusna Santika Rahmasari Khusna, Ismatul Kintoko Kintoko Kintoko Kintoko Kiptiyah, Maryatul Kun Harismah Kurnia Oktaviani, Riska Kusumo, Djati Wulan Laula Lia Khusnul Maulidah Mafruroh, Mafruroh Maharisti, Retno Aulia Maryatul Kiptiyah Maulidah, Lia Khusnul Maulvi, M. Arsyi Metha Anung Anindhita Mufrodah, Nely Muhammad Zidni Rizqon Zidni Muldiyana, Tya Musyahar, Ghoni Naila Iva Amalina Putri Sulaiman Ningrum, Wulan Agustin Nisa Nurkhikmah Nuniek Nizmah Fajriyah Nuniek Nizmah Fajriyah Nuniek Nizmah Fajriyah Nunung Mufida Nunung Mufida Nunus Eka Kartikasari Nurharyanto, Jufri Nurkhasanah Nurkhasanah Nuryulia, Aflit Oktaviani, Riska Kurnia Pambudi, Dwi Bagus Pragusti, Zilla Restiana Pramesty, Cut Chiwe Widya Prastika, Sisca Windy Pulhehe, Hasni R.Kurniawan Dwi Septiady Rahmasari, husna Santika Rahmatullah, ST. Retno Aulia Maharisti Risfigo, Muhammad Rochmat, M. Idhar Khoirul S Slamet S Slamet, S Silvia Rizkiani Slamet . Slamet, Slamet St. Rahmatullah St. Rahmatullah Sudiani, Sheni Sulaiman, Naila Iva Amalina Putri Supriyanto, Lukman Tri Puspita Yuliana Tri Wijaya Ningsih Ulhaq, M Daffa’ Dhiya’ Ulum, M. Miftakhul Ulya, Inalatul Umarella, Novel Vandian, Achmad Vira Septiya W Wirasti Wahyu Permadi, Yulian Windha Widyastuti Windha Widyastuti Wirasti Wirasti Wirasti, W Wirasti, Wirasti Wulan Agustin Ningrum Wulandari, Hilda Fitria Yuli Nurullaili Efendi, Yuli Nurullaili Yulian Wahyu Permadi Yusrilia Yusrilia Yusrilia, Yusrilia