Claim Missing Document
Check
Articles

Comparison of activity test of ethanol extract and palm root infusion (Arenga pinnata) as an aphrodisiac Rochmat, M. Idhar Khoirul; Mugiyanto, Eko; Waznah, Urmatul; Nur, Achmad Vandian
Farmasains : Jurnal Farmasi dan Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/farmasains.v8i2.36346

Abstract

The palm tree (Arenga pinnata) contains secondary metabolites such as saponins, phenols, triterpenoids, alkaloids, and flavonoids that can be used as medicine, particularly as an aphrodisiac. Aphrodisiacs are natural substances, medications, or herbal supplements that have the potential to increase sexual arousal. The use of herbal aphrodisiac drugs has been increasing year by year in Indonesia. This study aims to determine the aphrodisiac activity of palm root water extract (Arenga pinnata) in test animals (Web Wiester mice). The preparation of the extract begins with the processing of palm roots, which are then made into an infusion of palm root water (Arenga pinnata). The method of making the palm extract uses infusion and maceration techniques. The aphrodisiac potential test was conducted in vivo using 32 Web Wiester mice, which were divided into 5 groups; the dosage was determined by dividing the mice into five groups (positive control, negative control, 0.5 ml infusion, 1 ml infusion, and extract). The characterization of aphrodisiac properties in the extract included testing the libido of mice (Mus musculus). The results showed that the extract test group with a dose of 250 Mg/KgBW had the highest mating retention among the other test groups.
Evaluation of the mucolytic activity of ethanol extract of Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.) Waznah, Urmatul; Mufrodah, Nely; Wirasti, Wirasti; Mugiyanto, Eko
Farmasains : Jurnal Farmasi dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/farmasains.v9i2.34760

Abstract

Curcuma aeruginosa Roxb., known as Temu Ireng, is a species within the Zingiberaceae family that has been empirically noted for its potential as a cough remedy. Temu Ireng contains alkaloids, flavonoids, and saponins, which play crucial roles in mucus liquefaction. This study aims to investigate the mucolytic activity of the ethanol extract of Curcuma aeruginosa Roxb. In this study, we used an experimental method. The extract was obtained via maceration and analyzed in vitro for its ability to reduce the viscosity of bovine intestinal mucus using a digital viscometer. Bovine intestinal mucus was utilized due to its compositional similarity to human mucus. Test sample concentrations of the Temu Ireng extract were 1.0%, 1.5%, and 2.0%, with acetylcysteine serving as the positive control. Mucolytic activity was indicated by a decrease in mucus solution viscosity. The data were analyzed using one-way ANOVA. The results demonstrated a decrease in mucus viscosity for the Temu Ireng extract test solutions, with statistical analysis indicating a significant difference between the negative control and both the positive control and the Temu Ireng extract samples at concentrations of 1.5% and 2.0%, with p-values of 0.032 and 0.030 respectively (p<0.05). The study concludes that the ethanol extract of Curcuma aeruginosa Roxb. exhibits mucolytic activity at concentrations of 1.0%, 1.5%, and 2.0%.
SURVEY GEJALA dan PENGOBATAN yang DILAKUKAN MASYARAKAT JAWA TENGAH PASCA VAKSIN COVID-19 Muthoharoh, Ainun; Waznah, Urmatul
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 13, No 3 (2024): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v13i3.5224

Abstract

Vaksin covid-19 dapat menyebabkan gejala efek samping. Gejala efek samping akibat vaksin covid-19 yang ringan dikenal dengan istilah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau Adverse Events Following Immunization (AEFI). yang dirasakan dapat ditangani oleh masyarakat sendiri melalui pengobatan mandiri obat kimia maupun herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejala dan menganalisis pengobatan mandiri yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Tengah pasca vaksin covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Data penelitian diambil dengan teknik random sampling pada tahun 2021. Sampel diperoleh sebanyak 56 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data yang digunakan adalah analisis dekriptif. Hasil penelitian menunjukkan gejala yang dialami masyarakat adalah nyeri/pegal, demam, mual, muntah, dan mengantuk. Obat yang dikonsumsi meliputi Parasetamol, Demacoline®, Pamol®, Panadol®, Sanmol®, dan Imboost®, sedangkan herbal yang dikonsumsi yaitu air kelapa, jahe, madu, dan spirulina. Berdasarkan gejala KIPI pasca vaksin covid-19, dapat disimpulkan bahwa Demacoline® bukanlah obat yang tepat yang dikonsumsi oleh masyarakat karena tidak menunjukkan gejala seperti pilek
Effectiveness Test of Methanol, Ethyl Acetate, and Chloroform Fractions of Bidara Leaf Extract (Zizyphus mauritiana L.) on Wound Healing in Rabbits (Oryctolagus cuniculus) Umarella, Novel; Wirasti, Wirasti; Slamet, Slamet; Waznah, Urmatul
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2024.132.423-431

Abstract

Bidara (Zizyphus mauritiana L.) contains alkaloids, glycosides, saponins, flavonoids, terpenoids, phenols, and the best antioxidant properties of its leaves. In bidara leaf, they are antibacterial, antiviral, and antiseptic, play a role in cell regeneration and repair, so they are effective in wound healing. This study aimed to determine the effectiveness of bidara leaf extract fractions on incision wounds and determine which fraction was more effective in narrowing the incision wound. Making wounds on rabbits (Oryctolagus cuniculus) using the Morton method, by making an incision on the back with a diameter of 2 cm. Testing the effectiveness of fractions in wound healing with rabbits divided into 5 groups, namely positive control, negative control, methanol fraction (MeOH), ethyl acetate fraction (Ethac), and chloroform fraction (CHCl3) with a dose of 100 mg/KgBB rabbit in 1 ml of solvent. The diameter of the wound area was measured using the Macbiophotonic Image J program, and the data were analyzed using One Way Anova (ANOVA) followed by the Tukey test. The results of data analysis using the ANOVA method with a significant value of 0,004 (p<0,05). The conclusion of the results of the research conducted for 8 days shows that the MeOH, Ethac, and CHCl3 fractions of bidara leaf extract have the effectiveness of wound healing in rabbits with differences in healing shown by the Ethac fraction with a better effect than the MeOH and CHCl3 fractions.
Pengenalan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumub Lor Melalui Penanaman Toga Fitriyani, Iva; Waznah, Urmatul; Aisyah, Riski Dewi; Indriani, Cahya; Aini, Fadhila Nur; Ulya, Inalatul; Istiannah, Istiannah; Nurharyanto, Jufri; Risfigo, Muhammad; Ulum, M. Miftakhul; Sudiani, Sheni; Pragusti, Zilla Restiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 8 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i8.1459

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sumub Lor, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, berfokus pada pengenalan dan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya memanfaatkan tanaman obat dalam pengobatan tradisional, yang merupakan bagian dari kearifan lokal, serta mengoptimalkan penggunaan lahan pekarangan guna mendukung ketahanan kesehatan keluarga secara mandiri. Mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator dengan memberikan penyuluhan, demonstrasi praktik penanaman, dan pendampingan dalam pemeliharaan tanaman. Selain itu, program ini juga mendorong terbentuknya kelompok tani kecil yang berfokus pada pengelolaan tanaman obat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengidentifikasi serta membudidayakan TOGA, sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kesehatan secara alami. Program ini berhasil mendorong inisiatif warga untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan obat di rumah, dan diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain sebagai strategi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Aksi Sosial terhadap Lansia dan ODGJ di Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat (RPSBM) Kota Pekalongan Urmatul Waznah; Metha Anung Anindhita; Nunus Eka Kartikasari; Tri Wijaya Ningsih; Laula; Kurnia Oktaviani, Riska
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Desember
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i3.1053

Abstract

Kegiatan aksi sosial masyarakat adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan aksi soisal terhadap Lansia dan ODGJ di Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat (RPSBM) Kota Pekalongan ini merupakan wujud kegiatan bersama antara Farmasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, Farmasi Universitas Pekalongan, dan Tim IAI PC Kota Pekalongan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi secara langsung dengan memberiakan motivasi dan semangat hidup serta pemberian makanan berupa snack, nasi box dan pakaian bekas pakai yang masih layak untuk digunakan. Pelayanan sosial bagi lansia dan ODGJ dapat bermanfaat, khususnya dalam hal komponen psikososial. Seluruh program kerja kegiatan aksi sosial di RPSBM Kota Pekalongan telah terlaksana dan terpenuhi dengan baik sesuai dengan yang telah direncanakan sejak awal. Sehingga dengan terlaksananya kegiatan aksi sosial ini maka dianggap telah selesai dengan baik dan lancar.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUAH BAKAU MINYAK (Rhizophora apiculata) Silvia Rizkiani; Pambudi, Dwi Bagus; Urmatul Waznah; Achmad Vandian Nur
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 3 No 02 (2024): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v3i02.5102

Abstract

Radikal bebas merupakan suatu senyawa reaktif baik atomik maupun molekuler yang memiliki satu bahkan lebih elektron yang tidak berpasangan. Radikal bebas akan mencari pasangan baru agar mudah bergabung dengan zat lain seperti lemak, protein dan DNA di dalam tubuh, hal ini dapat memicu kerusakan sel dan berbagai jenis penyakit degeneratif. Cara untuk mencegah radikal bebas yaitu dengan senyawa antioksidan. Senyawa Fenol dan flavonoid yang terdapat pada buah bakau minyak (Rhizophora apiculata) dapat digunakan sebagai penangkal radikal bebas. Tumbuhan ini memiliki kandungan metabolit sekunder berupa alkaloid, tanin, flavonoid, triterpenoid, steroid dan saponin. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan buah bakau minyak menggunakan metode FRAP. Untuk pengukuran aktivitas antioksidan menggunakan spektrofotometer UV-Vis Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode maserasi. Pelarut yang digunakan pada proses maseraasi adalah etanol 96%. Buah bakau minyak mempunyai aktivitas antioksidan Karenna memiliki kandungan metabolit sekunder fenol dan flavonoid. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan ekstrak buah bakau minyak mengandung kadar total fenol sebesar 139 mg GAE/g ekstrak, sedangkan kadar total flavonoid sebesar 19,6 mg QE/g ekstrak. Aktivitas antioksidan ekstrak buah bakau minyak diukur melalui spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang sebesar 596,5 nm. Hasil aktivitas antioksidan buah bakau minyak diperoleh sebesar 200,72 µmol/ Fe2+/g yang terdapat pada konsentrasi 100 µg/mL. Kata Kunci: Buah bakau minyak, Fenol, Flavonoid, Antioksidan
EDUKASI ZAT BERBAHAYA DALAM KOSMETIK Ningrum, Wulan Agustin; Rahmasari, Khusna Santika; Waznah, Urmatul; Prastika, Sisca Windy; Maulvi, M. Arsyi
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i2.1989

Abstract

Kosmetik merupakan salah satu produk yang ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, agar tampil lebih cantik dan menarik. Penggunaan bahan kimia berbahaya dalam kosmetik dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Hasil survey yang dilakukan masih adanya ibu-ibu desa donowangun kecamatan talun kabupaten pekalongan yang membeli dan menggunakan kosmetik baik lokal maupun import tanpa mengetahui bahan-bahan yang terkandung di dalamnya aman atau tidak. Sehingga penting dilakukan upaya agar masyarakat dapat melakukan perlindungan pada dirinya terhadap produk kosmetik yang berbahaya. Kegiatan dilakukan dengan cara penyuluhan melalui metode ceramah, melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang diikuti oleh 60 orang peserta mulai dari usia 25- 55 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan khususnya ibu-ibu desa donowangun, kecamatan talun kabupaten pekalongan, mengenai kosmetik yang aman, bebas dari bahan kimia yang berbahaya serta ketepatan bagaimana cara memilihnya. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini diperoleh tingkat pengetahuan peserta dengan kategori baik sebesar 84,8%.
Peningkatan Adopsi Teknologi Dome Pengering melalui Pelatihan Partisipatif pada Kelompok Tani "Tani Maju" Desa Bantarkulon Dewi, Alfa Yuliana; Prasetyo, Imam; Musyahar, Ghoni; Septiady, R. Kurniawan Dwi; Faradisi, Firman; Nur, Achmad Vandian; Waznah, Urmatul; Fajriyah, Nuniek Nizmah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan adopsi teknologi dome pengering oleh Kelompok Tani "Tani Maju" di Desa Bantarkulon. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah rendahnya pemanfaatan teknologi pengeringan modern yang dapat meningkatkan kualitas dan nilai tambah hasil panen petani. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif aktif, yang melibatkan 25 anggota petani secara langsung melalui tanya jawab dan penjelasan mendalam mengenai manfaat dan prinsip kerja dome pengering. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga sesi yang meliputi pemaparan materi, demonstrasi penggunaan alat, dan diskusi kelompok. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan minat petani terhadap teknologi dome pengering. Berdasarkan evaluasi pasca pelatihan, 80% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman yang baik mengenai prinsip kerja dome pengering, dan 75% menyatakan minat yang tinggi untuk mengimplementasikannya. Sebanyak 60% peserta menjadi lebih terampil dalam mengoperasikan alat setelah sesi praktik. Tingkat partisipasi aktif petani selama pelatihan mencapai rata-rata 90% kehadiran, yang menunjukkan adanya penerimaan positif terhadap teknologi baru ini. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan partisipatif aktif efektif dalam meningkatkan adopsi teknologi dome pengering pada Kelompok Tani "Tani Maju". Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membangun kesadaran akan manfaat ekonomi dan kualitas yang dapat dicapai melalui penggunaan teknologi modern dalam pengelolaan hasil panen. Inovasi teknologi dome pengering yang diadaptasi dengan kondisi lokal memberikan solusi alternatif yang efektif untuk mengatasi masalah pengeringan hasil panen.
SKRINING KESEHATAN REMAJA DALAM RANGKA PENCEGAHAN DIABETES DI PERUMAHAN LIMAS KRAPYAK PEKALONGAN Waznah, Urmatul; Rahmasari, Khusna Santika; Ningrum, Wulan Agustin; Azzahra, Nafisa Aufa; Ainin, Shabrina
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i1.1806

Abstract

Peningkatan kadar gula darah dalam tubuh di atas nilai normal menyebabkan gangguan metabolisme yang dikenal sebagai diabetes meliatus. Tingkat prevalensi diabetes di Indonesia saat ini berada di urutan kelima di seluruh dunia.Meskipun penyakit diabetes melitus tidak dapat disembuhkan, menerapkan pola hidup sehat dapat mencegahnya. Pentingnya pemeriksaan gula darah dan pencegahan sejak dini menjadi upaya untuk menekan penyebaran penyakit diabetes dilingkup remaja yang kurang disadari akan berdampak besar dimasa mendatang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memeriksa kadar gula darah remaja dan menganalisis strategi pencegahan diabetes sejak usia dini. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah remaja putri warga perumahan limas krapyak pekalongan. Hasil pemeriksaan kadar gula darah menunjukan 100 % remaja tidak ada yang melebihi normal.
Co-Authors A'yun, Qurrata Aan Sofyan Achmad Vandian Achmad Vandian Nur, Achmad Vandian Aflit Nuryulia Praswati Aini, Fadhila Nur Ainin, Shabrina Ainun Muthoharoh, Ainun Aisyah, Riski Dewi Aminuyati Amudya, Farry Mushab Usaidy Anjani, Lestari Dwi Atifah, Husnia Azzahra, Nafisa Aufa Balqis, Fadia Indah citra_dinda Wardany Cut Chiwe Widya Pramesty Dewi, Alfa Yuliana Dian Ayu Kiswanda Kiswanda Dwi Bagus Pambudi Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto, Eko Fadhilah, Isna Fadillah, Rahma Ayu Fajriyah, Nuniek Niezmah Farry Mushab Usaidy Amudya Fika, Irma Firman Faradisi Fissilmi Kaffah Fitriyani, Iva Fortuna, Putri Asabella husna Santika Rahmasari Imam Prasetyo Indriani, Cahya Ismatul Khusna Istiannah, Istiannah Izzudin, Muhammad Izzudin Lutfi Kaffah, Fissilmi Khusna Santika Rahmasari Khusna, Ismatul Kintoko Kintoko Kintoko Kintoko Kiptiyah, Maryatul Kun Harismah Kurnia Oktaviani, Riska Kusumo, Djati Wulan Laula Lia Khusnul Maulidah Mafruroh, Mafruroh Maharisti, Retno Aulia Maryatul Kiptiyah Maulidah, Lia Khusnul Maulvi, M. Arsyi Metha Anung Anindhita Mufrodah, Nely Muhammad Zidni Rizqon Zidni Muldiyana, Tya Musyahar, Ghoni Naila Iva Amalina Putri Sulaiman Ningrum, Wulan Agustin Nisa Nurkhikmah Nuniek Nizmah Fajriyah Nuniek Nizmah Fajriyah Nuniek Nizmah Fajriyah Nunung Mufida Nunung Mufida Nunus Eka Kartikasari Nurharyanto, Jufri Nurkhasanah Nurkhasanah Nuryulia, Aflit Oktaviani, Riska Kurnia Pambudi, Dwi Bagus Pragusti, Zilla Restiana Pramesty, Cut Chiwe Widya Prastika, Sisca Windy Pulhehe, Hasni R.Kurniawan Dwi Septiady Rahmasari, husna Santika Rahmatullah, ST. Retno Aulia Maharisti Risfigo, Muhammad Rochmat, M. Idhar Khoirul S Slamet S Slamet, S Silvia Rizkiani Slamet . Slamet, Slamet St. Rahmatullah St. Rahmatullah Sudiani, Sheni Sulaiman, Naila Iva Amalina Putri Supriyanto, Lukman Tri Puspita Yuliana Tri Wijaya Ningsih Ulhaq, M Daffa’ Dhiya’ Ulum, M. Miftakhul Ulya, Inalatul Umarella, Novel Vandian, Achmad Vira Septiya W Wirasti Wahyu Permadi, Yulian Windha Widyastuti Windha Widyastuti Wirasti Wirasti Wirasti, W Wirasti, Wirasti Wulan Agustin Ningrum Wulandari, Hilda Fitria Yuli Nurullaili Efendi, Yuli Nurullaili Yulian Wahyu Permadi Yusrilia Yusrilia Yusrilia, Yusrilia