Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS BENTUK LATIHAN BUILD UP BERBASIS PENGUASAAN BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA Sawa, Ronaldus Kristoforus; Natal, Yanuarius Ricardus; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Wani, Bernabas
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6779

Abstract

Perkembangan sepak bola modern mengarah pada permainan berbasis penguasaan bola (possession play), yang bertujuan untuk mengontrol jalannya pertandingan dan menciptakan serangan efektif. Namun, banyak tim mengalami kesulitan dalam fase build up, yaitu proses memindahkan bola dari lini belakang menuju lini tengah secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk latihan build up berbasis penguasaan bola dan mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan organisasi permainan tim. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi partisipatif pada 24 pemain tim sepak bola TM STKIP Citra Bakti selama 12 sesi latihan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pelatih dan pemain, serta dokumentasi program latihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknik dasar seperti passing drill sudah diterapkan, pemain belum mengoptimalkan penguasaan bola untuk membangun serangan efektif. Progresi build up sering terhenti sebelum lini tengah, disebabkan oleh pengambilan keputusan yang lambat dan kurangnya dukungan pergerakan tanpa bola. Kesimpulannya, keberhasilan build up sangat bergantung pada integrasi teknik, pengambilan keputusan, dan koordinasi taktis. Oleh karena itu, program latihan harus lebih menekankan pada latihan berbasis permainan yang mencakup aspek teknik, pengambilan keputusan, dan koordinasi kolektif antar pemain.
Strengthening Active Physical Education Learning Through a PJOK Trofeo Program: a Service-Learning Approach with Pre-Service Teachers at SD Citra Bakti Bate, Nikodemus; Bernabas Wani; Josep Marsianus Rewo; Yanuarius Ricardus Natal; Agustina Meo; Yohanes Paulus De Brito Naru
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i1.7577

Abstract

This community service program aimed to enhance active learning and sportsmanship in elementary physical education through the implementation of a structured PJOK Trofeo model supported by pre-service teachers (PLP students). Conducted at SD Citra Bakti, the program adopted a service-learning framework integrating collaborative mentoring among lecturers, pre-service teachers, and school teachers. The intervention was implemented in four stages: needs assessment, collaborative design, structured Trofeo-based activities, and reflective evaluation. Data were collected using observation sheets assessing student participation and sportsmanship indicators, complemented by reflective reports from pre-service teachers. The results demonstrated a significant increase in active participation (from 62% to 85%) and improvements in sportsmanship indicators, including fair play and teamwork. Furthermore, pre-service teachers showed enhanced pedagogical competence in classroom management and active learning facilitation. The novelty of this program lies in reconstructing a competitive format into a pedagogical device that integrates cooperative learning principles and service learning within a community-based partnership. This model provides a replicable framework for character-oriented and experiential physical education practices.
PENGEMBANGAN VARIASI LATIHAN TAKTIS BUILD-UP BERBASIS SMALL-SIDED GAMES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYERANG Gula, Yohanes Wilfianus; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Wani, Bernabas; Bile, Robertus Lili; Rewo, Josep Marianus
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6783

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan sepak bola modern yang mengharuskan pemain menguasai aspek teknik dan taktik secara bersamaan, terutama dalam build-up dari lini tengah menuju penyerangan. Observasi awal di Klub Citra Bakti Ngada menunjukkan bahwa serangan melalui lini tengah belum efektif karena variasi pola serangan terbatas, koordinasi antar lini rendah, pergerakan tanpa bola minim, akurasi umpan di bawah tekanan rendah, dan pengambilan keputusan lambat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesulitan utama pemain dalam proses build-up serta merumuskan dasar pengembangan latihan taktis berbasis Small Sided Games (SSG). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung pada sesi latihan dan pertandingan, dengan fokus pada penguasaan bola, distribusi bola, koordinasi antar pemain, pergerakan tanpa bola, serta keberhasilan transisi serangan dari lini tengah ke lini depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah utama tim terletak pada aspek taktis kolektif, bukan hanya teknik individu, sehingga konteks latihan yang menyerupai pertandingan sangat dibutuhkan. Kesimpulannya, SSG relevan digunakan sebagai pendekatan latihan untuk meningkatkan keputusan bermain, kreativitas taktis, koordinasi antar lini, dan efektivitas build-up serangan sesuai karakteristik tim. Temuan rinci memperlihatkan build-up sering terhenti di lini tengah karena jarak antarpemain tidak ideal dan dukungan posisi terlambat, sehingga alur bola ke penyerang terputus. Hasil ini menegaskan perlunya desain SSG yang dimodifikasi melalui ukuran lapangan, jumlah pemain, dan aturan sentuhan untuk mensimulasikan tekanan pertandingan secara spesifik dalam program latihan.
IMPLEMENTASI MODEL LATIHAN BUILD-UP FROM FLANK PADA TIM SEPAK BOLA Naru, Yohanes Paulus De Brito; Bile, Robertus Lili; Wani, Bernabas; Tapo, Yohanes Bayo Ola
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6784

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya efektivitas serangan tim sepak bola melalui sektor sayap pada Tim Citra Bakti Ngada, yang tampak pada akurasi umpan, penetrasi sayap, efektivitas crossing, koordinasi fullback dan winger, serta jumlah peluang yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas implementasi model latihan build-up from flank dalam meningkatkan kualitas serangan melalui sektor sayap. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest design pada 20 pemain aktif yang dipilih secara purposive sampling. Perlakuan diberikan selama 6 sampai 8 minggu dengan frekuensi latihan 2 sampai 3 kali per minggu. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi performa taktis, analisis statistik pertandingan internal, dan dokumentasi video. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan perhitungan rata-rata, persentase peningkatan, dan gain score untuk menilai perubahan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator, yaitu akurasi umpan ke sektor sayap dari 65% menjadi 81%, frekuensi penetrasi sayap dari 6 menjadi 11 kali per pertandingan, efektivitas crossing dari 40% menjadi 62%, koordinasi fullback dan winger dari 60% menjadi 78%, serta jumlah peluang dari sektor sayap dari 4 menjadi 8. Peningkatan tertinggi terjadi pada efektivitas crossing sebesar 22%, yang menunjukkan keberhasilan latihan berbasis situasi permainan. Rata-rata keseluruhan meningkat dari 59,5 menjadi 78,5 dengan selisih 19 poin. Kesimpulannya, model latihan build-up from flank efektif meningkatkan efektivitas serangan tim melalui sektor sayap secara lebih terstruktur, terkoordinasi, dan produktif.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KETERAMPILAN GERAK MANIPULATIF TERHADAP KOORDINASI DAN KELINCAHAN SISWA SEKOLAH DASAR Riwu, Frumensius Lawe; Wani, Bernabas; Natal, Yanuarius Ricardus; Bile, Robertus Lili
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6786

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya koordinasi dan kelincahan siswa sekolah dasar dalam pembelajaran PJOK, khususnya pada keterampilan gerak manipulatif, serta praktik pembelajaran yang cenderung umum dan belum menargetkan aspek motorik secara spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran keterampilan gerak manipulatif terhadap koordinasi dan kelincahan siswa kelas V SDK Regina Pacis Bajawa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain true experimental control group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 30 siswa yang dibagi secara acak menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing 15 siswa. Data dikumpulkan melalui tes performa pretest dan posttest, observasi, serta dokumentasi. Instrumen yang digunakan meliputi Wall Pass Test, Vertical Throw Test, Shuttle Run 4 x 10 meter, dan lembar observasi teknik gerak. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, kemudian Paired Samples T-Test dan Independent Samples T-Test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest kelompok eksperimen 53,67 dan kelompok kontrol 54,00, sehingga kondisi awal kedua kelompok setara. Setelah perlakuan, rata-rata posttest kelompok eksperimen meningkat menjadi 78,33, sedangkan kelompok kontrol sebesar 53,67. Uji Independent Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000, dan uji Paired Samples T-Test pada kelompok eksperimen juga menunjukkan nilai signifikansi 0,000. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran keterampilan gerak manipulatif efektif meningkatkan koordinasi dan kelincahan siswa serta mendukung pembelajaran PJOK yang lebih aktif, terstruktur, dan bermakna. Temuan ini memperkuat pentingnya desain latihan progresif di sekolah dasar.
Development of a Sagu Alu–Based Physical Education Learning Design to Enhance Elementary Students’ Motor Skills Wani, Bernabas; Natal, Yanuarius Ricardus; Bate, Nikodemus; Mari, Anselmus A.; Fuzita, Mira
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 11 No 1 (2026): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v11i1.30219

Abstract

Motor skill development is a core objective of elementary physical education, yet classroom practice often remains dominated by repetitive drills with limited integration of culturally relevant movement experiences. This study aimed to develop and evaluate a physical education learning design based on the traditional Sagu Alu game to enhance elementary students’ motor skills. The study used a Research and Development approach with the ADDIE model, comprising analysis, design, development, implementation, and evaluation. Participants were 30 students in Grades IV–VI at SD Citra Bakti selected through purposive sampling. Data were collected through expert-validation sheets, student-response questionnaires, classroom observation, and motor-skill tests administered before and after implementation. Descriptive statistics were used to summarize validation and practicality data, while learning improvement was examined using paired-samples comparison and normalized gain analysis. The developed product achieved very high expert validation scores, ranging from 91% to 92%, indicating strong content, media, and design feasibility. Student responses were also highly positive, with 88% for appearance, 86% for ease of use, and 90% for perceived effectiveness. Students’ mean motor-skill score increased from 57.5 on the pre-test to 81.5 on the post-test, and the mean N-gain was 0.56, which falls in the moderate improvement category. Overall, the findings indicate that the Sagu Alu–based learning design is feasible, practical, and instructionally promising for improving motor skills while simultaneously embedding local cultural heritage into elementary physical education.
Physical Education Learning Needs Across School Levels in Rural Golewa District Public Schools Bate, Nikodemus; Wani, Bernabas; Laksana, Dek Ngurah Laba; Gae, Visensius Kea
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 11 No 1 (2026): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v11i1.30281

Abstract

This study examined the learning needs of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) across elementary, junior high, and senior high public schools in Golewa District, Ngada Regency, Indonesia. The study used a descriptive survey with embedded qualitative interviews to capture both the measurable condition of PJOK implementation and teachers’ contextual experiences. The participants were nine PJOK teachers selected through total sampling from nine public schools, comprising three elementary schools, three junior high schools, and three senior high schools. Quantitative data were collected using a 24-item questionnaire on a four-point Likert scale covering teacher competence, facilities and infrastructure, learning tools, and school management support; qualitative data were gathered through semi-structured interviews. The instrument demonstrated acceptable content validity through expert judgment and satisfactory internal consistency for school-based needs mapping. Descriptive statistics were used to calculate mean scores, while interview transcripts were analysed thematically. The results indicated that the overall level of PJOK learning need remained moderate at all three educational levels, with mean scores of 2.83 in elementary schools, 2.80 in junior high schools, and 2.64 in senior high schools. The most pressing need at the elementary level was teacher competence (M = 2.27), whereas the sharpest gap at the senior high school level concerned curriculum-based learning tools (M = 1.53). Interview findings reinforced these patterns by showing recurring concerns about limited professional development, uneven equipment maintenance, and insufficient instructional documents. The study concludes that improving PJOK in rural schools requires level-sensitive interventions that combine teacher development, better instructional resources, and stronger managerial support.
PENGEMBANGAN MATERI AJAR PJOK AKTIVITAS RITMIK M2-GT BERBASIS BUDAYA NGADA (TARIAN JA'I) UNTUK SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 BAJAWA Marlin Agustina Alfina Gole; Bernabas Wani
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar PJOK aktivitas ritmik M2-GT berbasis budaya Ngada, khususnya Tarian Ja’i, untuk siswa kelas XI SMA Negeri 2 Bajawa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development R&D model Borg & Gall yang disederhanakan menjadi tahap analisis kebutuhan, perancangan, validasi ahli, uji coba terbatas, dan evaluasi efektivitas. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, ahli budaya, angket kepraktisan siswa, serta tes kemampuan ritmik pretest–posttest . Hasil validasi ahli materi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 91,7% dengan kategori “Sangat Layak”, sedangkan ahli budaya memberikan penilaian 87,5% dengan kategori “Layak”. Uji kepraktisan memperoleh skor 93,5%, menunjukkan bahwa materi ajar mudah dipahami dan digunakan siswa. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan kemampuan ritmik dari nilai rerata pretest 63,2 menjadi 86,5 pada posttest, dengan nilai N-gain sebesar 0,63 kategori sedang–tingg . Hasil penelitian menegaskan bahwa materi ajar aktivitas ritmik berbasis Tarian Ja’i tidak hanya efektif meningkatkan keterampilan motorik ritmik siswa, tetapi juga berperan dalam memperkuat identitas budaya lokal. Dengan demikian, produk pengembangan ini layak diterapkan sebagai bahan ajar alternatif dalam pembelajaran PJOK untuk mendukung pelestarian budaya Ngada melalui jalur pendidikan formal. Penelitian ini juga mencakup upaya untuk membuat panduan bagi guru dalam penerapan materi ajar PJOK berbasis budaya Ngada ini. Panduan tersebut dirancang agar guru dapat memahami dengan jelas bagaimana cara mengintegrasikan aspek kebudayaan dalam proses pengajaran Tarian Ja’i sekaligus menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran aktif. Selain itu, penelitian ini melibatkan feedback dari siswa dan guru selama tahap uji coba terbatas untuk meningkatkan kualitas materi ajar. Hasil dari feedback ini menunjukkan bahwa siswa merasa lebih termotivasi dan tertarik dalam belajar PJOK ketika diajarkan dengan pendekatan berbasis budaya. Selanjutnya, penelitian juga merekomendasikan pengembangan modul pelatihan bagi guru-guru PJOK di sekolah-sekolah lain untuk mengadopsi pendekatan serupa. Diharapkan, dengan adanya pengembangan ini, pelestarian budaya lokal dapat menjadi agenda yang lebih luas dan terinspirasi di dalam pendidikan, tidak hanya di SMA Negeri 2 Bajawa, tetapi juga di sekolah-sekolah lainnya. Melalui usaha ini, siswa tidak hanya akan meningkatkan keterampilan fisik mereka, tetapi juga akan lebih menghargai dan memahami warisan budaya yang ada di daerah mereka, sehingga terbentuk generasi yang mencintai dan menghormati budaya lokal.
Peran Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP II) dalam Meningkatkan Mutu Kegiatan Olahraga Siswa SMAN 2 Bajawa Adrianus Alfaro Ewa; Bernabas Wani
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.126

Abstract

Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP II) merupakan bagian penting dalam pembentukan kompetensi mahasiswa kependidikan, termasuk dalam bidang pendidikan jasmani dan olahraga. Permasalahan yang sering dijumpai di sekolah adalah belum optimalnya mutu kegiatan olahraga siswa, baik dari segi perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP II) dalam meningkatkan mutu kegiatan olahraga siswa di SMAN 2 Bajawa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian mahasiswa PLP II, guru pendidikan jasmani, dan siswa SMAN 2 Bajawa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PLP II berperan positif dalam meningkatkan mutu kegiatan olahraga siswa melalui perencanaan latihan yang terstruktur, variasi metode pembelajaran, pendampingan kegiatan ekstrakurikuler, serta peningkatan motivasi dan partisipasi siswa. Dengan demikian, Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP II) memiliki kontribusi nyata dalam peningkatan mutu kegiatan olahraga di SMAN 2 Bajawa.
Pengaruh Keterbatasan Sarana Dan Prasarana Terhadap Mutu Pembelajaran PJOK di SDI Ngoramawo Jefrianus Ale Ghari; Andreas Avelino Rome; Bernabas Wani
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterbatasan sarana dan prasarana terhadap mutu pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SDI Ngoramawo. Sarana dan prasarana merupakan faktor penting dalam menunjang proses pembelajaran PJOK agar berjalan efektif, aman, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru PJOK dan peserta didik di SDI Ngoramawo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan sarana dan prasarana PJOK berpengaruh terhadap mutu pembelajaran, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan praktik, ketercapaian tujuan pembelajaran, serta motivasi dan partisipasi peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai sangat berperan dalam meningkatkan mutu pembelajaran PJOK. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari pihak sekolah dan pemangku kepentingan terkait untuk melengkapi sarana dan prasarana guna mendukung pembelajaran PJOK yang lebih optimal.
Co-Authors Adriana Wea Sopo Adriana Adriana, Adriana Wea Sopo Adrianus Alfaro Ewa Adrianus Alfaro Ewa Afendi , Fransiskus Ago Laja, Herman Januarius Agustina Meo Alvensiana Ayuti Ratna Ndasi Ayuti Andreas Avelino Rome Andreas Soko Angelina Kurnia Juita Armando, Protasius Arsenius Eustadius Pepana Audentia Meo Ayuti, Alvensiana Ayuti Ratna Ndasi Babo, Maria Bali, Fromantius Bate, Nikodemus Bernadus Yardin Bate Bheja, Karolina Bile, Robertus Lili Blasius Rengge Christina Ngadha Christina Christina, Christina Ngadha Cornelis Oscar Dewa Daga Daga, Cornelis Oscar Dewa Daga, Oscar Dala, Alfonsius Dedy Meo, Thomas Didimus Denggu, Apliana Dhae, Serilus Dogho, Stefanus Dopo, Fransiskus Solanus Ebu, Maria Yasinta Elvidiana Tawa Emanuel Keo Endu, ElisantiNia Ewa, Adrianus Alfaro Ferdinandus Samri Ferdinandus Samri Filemon Darmanto Ndora Filomena Rufina Tenggi Fole, Fabianus Rolando Fransisca Carolina Walu Fransiskus Afendi Fransiskus Jehadun Fransiskus Jehadun Fransiskus Menggi Fransiskus Xaverius Dolo Fulgentius Meo Wea Gabhe, Yohanes Gabriel Alexandro Kadu Gae, Visensius Kea Geli, Maria Herlina Asumpta Gula, Yohanes Wilfianus Helena Etriana Jaun Heribertus Jefrino Jun Jaun, Helena Etriana Jefrianus Ale Ghari Josep Marsianus Rewo Josep Marsianus Rewo Josep Marsianus Rewo Keo, Emanuel Kewa Ronaldus K. Sawa Kezia Kresensia Lusi Kolong, Desi Ratna Kolong, Maria Yuwinda Laksana, Dek Ngurah Laba Lazarus Adventus Lazarus Mana Lege, Yohanes Fransiskus Lili Bile, Robertus Lusi, Kezia Kresensia Luxcya Martir Wona Una Mamo, Yuliana Mana, Lazarus Mari, Anselmus A. Maria Carmelita Tali Wangge Maria Editha Bela Maria Efriliana Diru Maria Herlina Asumpta Geli Maria Kristina Selo Maria Yasinta Ebu Marlin Agustina Alfina Gole Marsianus Meka Meka, Richardus Ulbadus Melkior Wewe Meo, Audentina Mira Fuzita, Mira Naru, Yohanes Paulus De Brito Natal, Yanuaris Ricardus Natal, Yanuarius R. Natal, Yanuarius Ricardus Natal, Yanuarius Richardus Natal, Yanuarius Rikardus Ndek, Fransiska Susanti Nenu, Elisabeth Neta, Yulianus Roinaldo Neta, Yulianus Roynaldo Ngara, Simon Dappa Ngole, Walburga Martina Ngurah Mahendra Dinatha Nikodemus Bate Nikodemus Bate Nikodemus Bate Nona, Anastasia Nurwijayanti Nuwa, Aprilia Ayuni Io Ola Tapo, Yohanes Bayo Oscar Daga Pare Ariance Tanggu Pawe, Yovita Maria Pelipus Wungo Kaka Pepana, Arsenius Eustadius Prisko Yanuarius Djawaria Pare Protasius Armando Raden Mohamad Herdian Bhakti Rendy Rengge Rengge, Blasius Rengge, Rendy Rewo, Josep Marianus Rewo, Josep Marsianaus Rewo, Josep Marsianus Richardus Ulbadus Meka Riwu, Frumensius Lawe Robertus Lili Bile Robertus Lili Bile Ruba, Yunita Rufina Ruju, Gabriel Salvatrix Martin Lobo Sawa, Ronaldus Kristoforus Selo, Maria Kristina Serilus Dhae Soli, Maria Goreti Stefanus Dogho Tanggu, Pare Ariance Tapo, Yohanes Bayo Ola Tawa, Elvidiana Una, Luxcya Martir Wona Una, Yosefania Wae, Maria Stevania Walburga Martina Ngole Walu, Fransisca Carolina Wea, Yovinianus Mbede Weli, Yunita Wilibaldus Bhoke Wula, Fransiska Roslina Wunu, Yustina Yanuarius Ricardus Natal Yanuarius Ricardus Natal Yanuarius Rikardus Natal Yasinta Maria Fono Yesaya Dewanai Derosari Yohana Rasdiyanti Yohanes Bayo Ola Tapo Yohanes Bayo Ola Tapo Yohanes Bayo Ola Tapo Yohanes Fransiskus Lege Yohanes Fromantius Bali Yohanes Fromantius Bali Yohanes Gabhe Yohanes Paulus De Brito Naru Yosefa Kafasin Owa Yosefa Yosefa, Yosefa Kafasin Owa Yovinianus Mbede Wea Yovinianus Mbede Wea Yulianus Roinaldo Neta Yulianus Roynaldo Neta Yunita Rufina Ruba Yunita Weli Yustina Wunu