Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kebersihan Perorangan dan Kecacingan pada Siswa SDN 128 Pekanbaru Sari, Nila Puspita; Hayati, Zahratul
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 4 (2020): JIKM Vol. 12, Edisi 4, November 2020
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v12i4.99

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Infeksi cacing kerap menjadi permasalah bagi anak sekolah. Aktivitas bermain pada anak yang tidak memperdulikan kondisi higiene perorangan dan lingkungan sekitarnya. Cacingan berakibat buruk pada kemampuan anak dalam menerima dan mengikuti pelajaran di sekolah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan higiene perorangan dengan kejadian kecacingan pada siswa sekolah dasar Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah siswa SDN 128 Pekanbaru kelas 2,3 dan 4, dengan sampel sebanyak 47 orang (purposive sampling). Dilakukan analisis data dengan uji chi-square dan menggunakan kuesioner sebagai alat ukur, pemeriksaan laboratorium, serta pengolahan data menggunakan komputerisasi. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa cuci tangan pakai sabun, pengunaan alas kaki, kebersihan jari kuku, jajan sembarangan, dan bermain tanah (P value= 0,001;0,002; 0,001; 0,003; 0,001) memiliki hubungan dengan kecacingan pada siswa sekolah dasar di SDN 128 Kota Pekanbaru. Kesimpulan: Dinas Kesehatan diharapkan adanya kerjasama dengan Puskesmas dan Pihak Sekolah untuk memberikan pembinaan, penyuluhan, dan pemberian obat cacing berkala pada siswa sekolah dasar agar terhindar dari risiko penyakit cacingan. Personal Hygiene and Helminthiasis of Primary School Students 128 in Pekanbaru Abstract Background: An elementary school student is very vulnerable to helminthiasis infections, this is caused by their habit of playing and they usually do not pay attention to their hygiene and environment. These can cause affect the children able to receive and attend the school lessons. This study aimed to determine the relationship between personal hygiene and helminthiasis at elementary students. Methods: This research used a quantitative method with a cross-sectional design, with respondents SDN 128 Pekanbaru. Populations were students of SDN 128 Pekanbaru at 2nd, 3rd, and 4th grade and samples are 47 people (purposive sampling). Data analysis used chi-square test, questionnaire, laboratory test, and processing data using computerization. Result: This research showed that there as a correlation between washing hand with soap, using footwear, nails hygiene, eating ransom snack, and playing on the ground (P value= 0,001; 0,002; 0,001; 0,003; 0,001) with the incidence of helminthiasis. Conclusion: Suggested to the nearest institution which is the health service, hoped to assume the operation with the health center and the school to provide counseling and giving o worm medicines regularly to elementary students to prevent the incidence of helminthiasis.
Sadar 3M Plus Guna Cegah Demam Berdarah Dengue di Panti Asuhan Rahmat Nur Hidayat Sari, Nila Puspita; Makomulamin, Makomulamin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i1.1584

Abstract

Kejadian DBD masih menjadi persoalan di Kota Pekanbaru Tahun 2021. Kecamatan Marpoyan Damai menjadi salah satu kecamatan dengan kasus DBD terbanyak di Kota Pekanbaru. Perlu adanya upaya untuk melakukan pencegahan pada masyarakat. Upaya yang dapat dilakukan adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat. Salah satunya adalah kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema “Sadar 3M Plus Guna Mencegah Terjadinya DBD”. Lokasi kegiatan direncanakan akan dilaksanakan di salah satu Panti Asuhan yang terdapat di Wilayah Kerja Kecamatan Marpoyan Damai. Hal ini dikarenakan Panti Asuhan merupakan salah satu wadah tumbuh kembang bagi anak-anak yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kewaspadaan dari mayarakat khususnya di Panti Asuhan Rahmat Nur Hidayat. Kegiatan ini rencananya dilaksanakan di Panti Asuhan Rahmat Nur Hidayat pada 10-11 Juni 2022. Dengan sasaran seluruh penghuni panti dan pengelola Panti Asuhan Rahmat Nur Hidayat. Dilakukan Pre test dan Post test selama kegiatan berlangsung. Selain penyuluhan kesehatan, dilakukan juga upaya 3M Plus dan pembagian sembako. Hasil kegiatan ini didapatkan sebanyak 85,71% aundiens menjadi tahu tentang 3M Plus
Sadar Pentingnya Aktivitas Fisik Di Kecamatan Lima Puluh Kelurahan Tanjung Rhu RW 01 Sari, Nila Puspita; Sany, Alfina Mitiara; Sitorus, Hermalia J Putri; Dwiutami, Syafira
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3333

Abstract

Aktivitas fisik masih menjadi persoalan di wilayah Tanjung Rhu tahun 2023. RW 01 Kelurahan Tanjung Rhu menjadi salah satu dengan permasalahan aktivitas fisik yang ada di Kelurahan Tanjung Rhu. Perlu adanya upaya untuk melakukan pencegahan pada masyarakat. Upaya yang dapat dilakukan adalah penyuluhan mengenai pentingnya aktivitas fisik, melakukan kegiatan senam sehat, pemberian leaflet mengenai PHBS, penempelan poster mengenai pentingnya aktivitas fisik, gotong royong menanam tanaman obat keluarga (TOGA). Lokasi kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru Kelurahan Tanjung Rhu RW 01. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan penting nya melakukan aktivitas fisik. Dengan sasaran masyarakat RW 01 Kelurahan Tanjung Rhu. Dilakukan penyebaran kuesioner, intervensi dan monitoring serta evaluasi. Hasil kegiatan ini didapatkan sebanyak 92,9% reponden yang sadar akan penting nya melakukan aktivitas fisik.