Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Pengetahuan terhadap Pembentukan Sikap Mahasiswa dalam Penerapan Prinsip Daur Ulang Sampah Suryani, Hamidah; Nurhijrah, Nurhijrah; Qur'Ani, Besse; Purnamasari, Fitry
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78780

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan mahasiswa serta menguji pengaruh pengetahuan terhadap sikap mahasiswa dalam menerapkan prinsip daur ulang sampah pada mata kuliah Kerajinan. Permasalahan pengelolaan sampah di Indonesia masih menjadi isu strategis. Perguruan tinggi sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab dalam membentuk kesadaran dan perilaku ramah lingkungan di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 100 mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar, yang diambil secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert (1–5) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi statistik deskriptif dan uji regresi sederhana menggunakan Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa berada pada kategori sedang (50 %) dan tinggi (45 %), sedangkan 5 % tergolong rendah. Uji regresi menghasilkan nilai signifikansi 0,02 (< 0,05), koefisien regresi 0,112, dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,053. Hal ini mengindikasikan bahwa pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap mahasiswa dengan kontribusi sebesar 5,3 %. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan konseptual dan aplikatif mengenai prinsip daur ulang berperan penting dalam membentuk sikap positif mahasiswa terhadap pengelolaan sampah, sehingga pendidikan lingkungan berbasis praktik perlu diintegrasikan dalam proses pembelajaran kerajinan. Kata Kunci: Daur Ulang, Mahasiswa, Pengetahuan, Sampah, Sikap
Eksplorasi Busana Fantasi Kombinasi Teknik Payet dan Lighting Sumber Ide Burung Elang Junaidi, Imelda Putri; Suryana, Syarifah; Nurhijrah, Nurhijrah
HomeEC Vol 20, No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v20i2.80190

Abstract

ABSTRAK - Tujuan rancangan bangun ini adalah untuk mengetahui proses Eksplorasi busana fantasi dengan kombinasi teknik payet dan lighting sumber ide burung elang. Spesifikasi produk yang dirancang adalah 1) Desain busana fantasi menggunakan siluet L Terlihat karena bentuk pada busana ini memiliki bagian bawah yang panjang atau terdapat ekor. 2) Bahan yang digunakan adalah kain satin bridal, satin roberto cavalli, dan kain tile sugar candy. 3) Warna yang digunakan yaitu warna Gold dan hitam. 4) Tekstur bahan yaitu kain satin bridal yaitu agak kaku, berat dan berkilau, kain tile sugar candy dengan tekstur permukaan kasar dan ringan, dan kain satin Roberto cavalli yang memiliki permukaan lembut, jatuh, dan halus. 5) Garniture yang dipakai yaitu lighting, payet, bulu, resleting dan rumbai meteran. 6) Aksesoris yang digunakan, yaitu mahkota, tongkat dan sarung tangan. Tahapan dalam tugas akhir ini adalah 1) Mendesain sajian, desain produksi I dan II. 2) Memilih bahan yang akan digunakan. 3) Mengambil ukuran model. 4) Membuat pola ukuran sebenarnya. 5) meletakkan pola pada bahan. 6) Memberi kampuh pada bahan. 7) Menggunting. 8) Memberi tanda pada bahan. 9) Menjahit. 10) Membuat Aksesoris. 11) Hasil Jadi. 12) Kesimpulan akhir dari pembuatan busana fantasi ini yaitu menggunakan payet dan lighting sumber ide burung elang dan memiliki siluet L. Warna utama busana fantasi ini ialah Gold dan hitam. Hasil rancangan bangun ini adalah Eksplorasi busana fantasi dengan kombinasi teknik payet dan lighting sumber ide burung elang. Kata kunci -  Busana Fantasi, Teknik Payet, Lighting, Burung Elang
Kehadiran Subkultur Klub Motor di Ruang Publik Kota Bandung Nurhijrah, Nurhijrah
RUAS Vol. 17 No. 1 (2019)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2019.017.01.4

Abstract

The presence of subcultures in urban society is as a result of the heterogeneity of culture. One of subculture that presence in Bandung city is a motorcycle club which can be found in almost every corner of the Bandung city, especially in public spaces. This study was conducted to identify the phenomenon of the process of motorcycle club subculture occupy space in public open space under flyover in Bandung city. Data was collected by observation and interview members of the subculture as a subject of the research. The result showed that the main motive for using public open space under flyover is the desire for self-existence that cannot be accommodated in public space that already exists. Utilization of the space under flyover by the motorcycle club gives new meaning to the space that originally did not have a function in urban spatial. However they also do legitimacy of power over space by said that “the space is theirs”. Therefore architects and planners should consider subculture as a part of the society that have the same right to access public open space and do their activities in Bandung City. 
Place Memory Masyarakat pada Bangunan Cagar Budaya di Kota Palopo Nurhijrah, Nurhijrah; Fisu, Amiruddin Akbar
RUAS Vol. 17 No. 2 (2019)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2019.017.02.6

Abstract

This study aims to determine the extent to which people can participate in efforts to preserve cultural heritage in the city of Palopo. Community participation is measured based on their cognition attachment to cultural heritage buildings in Palopo City. Cognition can be seen from how people can recall how the characteristics of cultural heritage buildings in Palopo City (place memory). Data were collected by interview technique and analyzed by the content analysis technique. The analysis results show that the form of place memory of the Palopo City community towards cultural heritage buildings can be categorized into the location of the building, the function of the building, the physical characteristics of the building. The attachment of the Palopo City community towards cultural heritage buildings is evidenced by the efforts to preserve. Therefore, it is hoped that the results of this study can be one of the considerations for the preservation of cultural heritage buildings in Palopo City.
Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Terhadap Pencegahan Stunting Di RW 06 Rt 01 Dusun Kulolu Kelurahan Ganti Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah Sabir, Sabir; Ramadhani, Chaerunisac; Megawati, Megawati; Fathiyyah, Nur; Nurhijrah, Nurhijrah; Putri, Nirmala Sani; Margani, Ni Wayan; Hasanah, Uswatun; Soelo, Melisa Aprilia; Songko, Stela Miracle; Tangka’a, Enjelina; Setiahadi, Moh. Tirta
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v5i2.1190

Abstract

Stunting is still a public health problem that has an impact on the quality of human resources, especially in rural areas. In addition to stunting, environmental and lifestyle-based diseases such as vomiting and hypertension are also health challenges that need attention. This Real Work Lecture (KKN) activity aims to increase the knowledge, awareness, and healthy living behavior of the community in the prevention of stunting, vomiting, and hypertension in RW 06 RT -1 Kulolu Hamlet, Ganti Village, Banawa District, Donggala Regency, Central Sulawesi Province. The method of implementing activities includes assessing the condition of the community through the creation of garbage cans. The results of the activity show that there is an increase in public knowledge related to balanced nutrition, environmental sanitation, disease prevention and fish processing. A medical examination found several cases of hypertension that required follow-up. Educational activities are running effectively with a community participation rate of 65-71%.
Pengembangan Flipped Classroom sebagai Model Pembelajaran di Era Digital Nurhijrah, Nurhijrah
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 1, Januari (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i1.1363

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang model pembelajaran flipped classroom yang diterapkan dalam mata kuliah Teknik menghias kain. Metode penelitian yang digunakan adalah Desain Berbasis Penelitian (Design-Based Research). Penelitian ini melibatkan beberapa tahap, yaitu perencanaan, perancangan, evaluasi formatif, revisi, desain ulang, dan evaluasi sumatif yang melibatkan dua pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran flipped classroom dapat diimplementasikan dalam enam tahap kegiatan, dua tahap sebelum kelas (keterampilan berpikir tingkat rendah) dan empat tahap di dalam kelas (keterampilan berpikir tingkat tinggi). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inovatif flipped classroom memiliki potensi untuk diterapkan dalam proses belajar-mengajar di perguruan tinggi, dengan tujuan membangun budaya belajar mandiri dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Studi ini juga diharapkan dapat memberikan masukan kepada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) atau pembuat kebijakan untuk merekomendasikan flipped classroom sebagai model pembelajaran kontemporer di institusi pendidikan tinggi di Indonesia.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Hasil Belajar Busana Industri pada Siswa SMK di Era Pandemi Covid-19 Nurhijrah Nurhijrah
Information Technology Education Journal Volume 1, Issue 2, Mei 2022
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.608 KB) | DOI: 10.59562/intec.v1i2.236

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya metode yang tepat untuk meningkatkan hasil belajar siswa selama pembelajaran di era pandemi covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar busana industri siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran project based learning dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional pada pembelajaran di era pandemi covid-19. Penelitian ini dilaksanakan di SMKS Garudaya Bontonompo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMKS Garudaya Bontonompo Jurusan Tata Busana Kelas XI Tata Busana berjumlah 23 orang. Instrumen penelitian menggunakan tes hasil belajar busana industri. Teknik analisis data menggunakan uji t sampel independen dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar busana industri siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran project based learning mengalamai peningkatan dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (Sig = 0,000 < 0,05).
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif E-Modul Digital Mikro Nurhijrah
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 3, September (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berupa e-modul digital mikro untuk mendukung pembelajaran teknik menghias kain, serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan kompetensi siswa. Metode pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang melibatkan lima tahapan utama: analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan prototipe, implementasi uji coba, dan evaluasi produk. E-modul yang dikembangkan dirancang dengan struktur materi yang terorganisir dalam topik mikro, dilengkapi fitur interaktif seperti video tutorial dan kuis otomatis. Uji coba dilakukan pada 30 siswa SMK jurusan Tata Busana yang mempelajari teknik menghias kain. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa, kuesioner untuk mengetahui tanggapan serta observasi langsung selama proses pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat signifikan, dari 62,3 pada pretest menjadi 84,1 pada posttest (p < 0,05). Sebanyak 90% siswa menyatakan e-modul membantu mereka memahami materi dengan lebih baik. 85% siswa merasa lebih termotivasi untuk belajar teknik menghias kain menggunakan e-modul dibandingkan metode konvensional, dan Fitur video tutorial dianggap sangat membantu oleh 95% siswa, karena memberikan penjelasan visual yang detail. E-modul digital mikro merupakan media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam teknik menghias kain. Media ini tidak hanya mendukung pembelajaran mandiri, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menarik. Penelitian ini merekomendasikan implementasi e-modul secara luas dengan pengembangan fitur tambahan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi. Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran Interaktif, E-Modul, Digital Mikro 
Effect of Project-Based Learning on the Learning Independence of Undergraduate Students in the Family Welfare Education Program Nurhijrah; Israwati Hamsar
Information Technology Education Journal Vol. 4, No. 3, August (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v4i3.9615

Abstract

This study examines the effect of Project-Based Learning (PjBL) on the learning independence of undergraduate students in the Family Welfare Education program, particularly in the Educational Evaluation course. A quasi-experimental design with a pretest–posttest non-equivalent control group was employed, involving 80 students divided into experimental (PjBL) and control (conventional) classes. Findings indicate that students taught through PjBL demonstrated stronger gains in learning independence, especially in initiative, self-management, and intrinsic motivation. These results confirm the potential of PjBL to foster autonomy in non-technical higher education contexts. The novelty of this research lies in its application of PjBL within Family Welfare Education, a field where empirical evidence remains limited. The study contributes to the development of innovative pedagogical strategies aligned with the Merdeka Belajar–Kampus Merdeka policy and offers practical insights for lecturers to enhance student self-directed learning.
Development of a Project-Based Learning Oriented Textile Craft Learning Module to Enhance Student Creativity Nurhijrah, Nurhijrah; Hamsar, Israwati
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v5i2.10217

Abstract

This study aimed to develop, validate, and evaluate the effectiveness of a Project-Based Learning (PjBL)-oriented Textile Craft learning module designed to enhance students’ creativity. The development adopted the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate), although the study was limited to the Develop phase only. The module was validated by three experts (content, media, and language) using standardized feasibility instruments. A limited trial was conducted with 10 students, followed by a main implementation involving 35 fifth-semester students from the Family Welfare Education programme, Fashion Design concentration. Creativity was assessed using pretest–posttest measures based on indicators of imagination, originality, flexibility, and elaboration. The results showed that the module achieved a “highly feasible” category with an average validation score of 91.3%. The paired sample t-test indicated a significant increase in student creativity after using the module (p < 0.05). The novelty of this research lies in the integration of explicit creativity indicators within each PjBL stage and the design of contextual project activities tailored to meet vocational learning needs. This study contributes a practical and adaptive module model for enhancing creativity in vocational education. However, the study is limited by its implementation scope, which involved only one class and did not extend to the full dissemination phase.