Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Universitas Asyha, Agus Faisal; Barir, Baroroh; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al; Andriani, Nining; Kurniadi, Pahar
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat universitas. Menggunakan pendekatan kualitatif, studi ini menyelidiki dampak kurikulum baru terhadap proses pembelajaran, pengembangan soft skills mahasiswa, dan kolaborasi antara universitas dengan industri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan dosen, mahasiswa, dan perwakilan industri, serta observasi partisipatif dalam lingkungan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah membawa perubahan signifikan dalam pendekatan pembelajaran. Fleksibilitas dalam pemilihan mata kuliah meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dan mendorong pengembangan soft skills, terutama kreativitas dan kemampuan berpikir kritis. Dosen menghadapi tantangan dalam menyesuaikan metode pengajaran, namun juga melaporkan peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Temuan lain menunjukkan peningkatan kolaborasi antara universitas dan industri, yang berkontribusi pada perancangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi, termasuk kebutuhan untuk pelatihan berkelanjutan bagi dosen dan penyesuaian infrastruktur pembelajaran. Kesimpulannya, Kurikulum Merdeka menunjukkan potensi yang menjanjikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, namun memerlukan evaluasi dan penyesuaian berkelanjutan untuk memastikan efektivitas jangka panjangnya. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan pendidikan dan administrator universitas dalam mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka.
Evaluasi Pendidikan Karakter di Universitas Asyha, Agus Faisal; Wakhudin, Wakhudin; Sanjaya, Agus; Nurmaliati, Nurmaliati; Kadirun, Kadirun; Andriani, Nining
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pendidikan karakter di universitas dan menilai efektivitas program serta tantangan yang dihadapi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dari dosen, mahasiswa, pengelola program, dan staf administrasi di beberapa universitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pendidikan karakter bervariasi antar universitas, dengan beberapa institusi menerapkan pendekatan terintegrasi dalam kurikulum, sementara yang lain lebih bergantung pada kegiatan ekstrakurikuler. Keterlibatan aktif dosen dan pengelola program terbukti sebagai faktor kunci dalam keberhasilan program, yang berdampak positif pada pengembangan keterampilan komunikasi, sikap positif, dan kemampuan kerja sama mahasiswa. Namun, tantangan seperti kekurangan sumber daya, fasilitas, dan pelatihan dosen mempengaruhi efektivitas program. Kesimpulannya, untuk meningkatkan hasil pendidikan karakter, universitas perlu memperbaiki strategi implementasi, meningkatkan dukungan dari semua pihak terkait, serta melakukan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan relevansi dan dampak positif program terhadap mahasiswa.
Fungsi Madrasah sebagai Penghubung antara Kerangka Pendidikan Islam dan Pendidikan Nasional Agus Faisal Asyha
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/78mx7g23

Abstract

This study aims to analyze the function of madrasahs as bridging institutions between the framework of Islamic education and the national education framework. The research employs a descriptive qualitative approach based on library research by examining primary sources such as the Qur’an, Hadith, the National Education System Law, and regulations issued by the Ministry of Religious Affairs, complemented by secondary sources including books, scholarly articles, and previous studies. The findings reveal that madrasahs play an integrative role across three key dimensions. First, in the epistemological dimension, madrasahs connect revelation-based knowledge with modern scientific knowledge in a harmonious manner. Second, in the curricular dimension, madrasahs integrate the Islamic Religious Education curriculum with the national curriculum through a synthesis of curriculum structure, instructional practices, and character development. Third, in the cultural dimension, madrasahs cultivate Islamic identity while simultaneously strengthening national character and Indonesian values. This study concludes that madrasahs serve as strategic institutions that successfully integrate religious values with national educational demands and are capable of functioning as a model for integrated education in Indonesia
Konsep Kepemimpinan Spiritual di Lembaga Pendidikan Islam: Analisis Library Research Agus Faisal Asyha
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/v32gaj06

Abstract

Islamic education requires leadership that focuses not only on academic aspects but also on the formation of students' character and ethics. One important concept in the management of Islamic educational institutions is spiritual leadership. This study aims to identify and analyze the existing literature on spiritual leadership in the context of Islamic education. This literature review uses a thematic analysis approach to explore the key dimensions of spiritual leadership, the factors influencing its implementation, and the implications arising from the application of spiritual leadership in Islamic educational institutions. The main findings of this study indicate that spiritual leadership involves moral, ethical, and religious vision dimensions, which are crucial in shaping students' character and creating an educational environment based on Islamic values. The study also identifies factors such as the quality of leaders and the involvement of all institutional members in the implementation of spiritual leadership. This review contributes to the development of leadership theory in Islamic education and underscores the importance of integrating spiritual values into educational practices. The implications of this research emphasize the importance of educational leaders with a clear spiritual vision to create institutions that excel not only academically but also in the formation of students' character.
Konsep Kinerja dalam Perspektif Islam: Sebuah Telaah Pustaka Agus Faisal Asyha
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/y6ndv680

Abstract

Islamic education emphasizes not only academic achievement but also character formation and moral integrity. One crucial aspect of Islamic education is the concept of performance, which, in the Islamic perspective, is measured not solely by tangible results but also by the intention, sincerity, and actions performed to gain the pleasure of Allah. This study aims to identify and analyze the concept of performance in Islam, as well as its application in the management of Islamic education. This literature review adopts a thematic and qualitative analysis approach, collecting relevant literature from the Qur'an, Hadith, and previous studies. The findings suggest that performance in Islam involves two dimensions: measurable worldly achievements and the quality of deeds grounded in intention and noble character. This concept provides new insights into the management of Islamic education, emphasizing that good performance must balance both worldly and hereafter achievements. In conclusion, the application of Islamic-based performance principles in educational management can strengthen students' character and enhance the quality of Islamic education holistically.
Pendidikan Islam Sebagai Inti Pendidikan Nasional Asyha, Agus Faisal
Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Tarbiyah
Publisher : STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66237/jit.v4i2.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi strategis pendidikan Islam sebagai inti pendidikan nasional dalam konteks Indonesia, dengan meneliti dimensi kebijakan, kerangka kurikuler, pengembangan karakter, dan hambatan yang terkait dengan realisasi nilai-nilai Islam di era digital kontemporer. Berasal dari dikotomi yang terus-menerus antara pendidikan agama dan pendidikan sekuler, penelitian ini membuktikan bahwa baik secara filosofis maupun hukum, tujuan pendidikan nasional sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam sebagaimana diartikulasikan dalam UU No. 20 tahun 2003. Menggunakan metodologi kualitatif deskriptif melalui tinjauan literatur yang ekstensif, data diperoleh dari jurnal ilmiah dan dokumen resmi pemerintah. Analisis dilakukan secara tematis, dengan fokus pada empat bidang utama: kontribusi pendidikan Islam terhadap kebijakan nasional, penggabungan nilai-nilai Islam dalam kurikulum, pentingnya nilai-nilai Islam dalam budidaya karakter, dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya selama era digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berfungsi sebagai landasan moral dan spiritual untuk pendidikan nasional, memfasilitasi pemeliharaan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, etika, dan spiritual melalui adaptasi kurikuler dan inovasi pedagogis sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.
The Magnet Rezeki Strategy in Building a Blessed and Sustainable Business Ecosystem warsiyah; Agus Faisal Asyha; Moh Fakhrurozi; Ahmad pitra
International Journal of Sharia Studies Vol. 2 No. 1 (2024): International Journal of Sharia Studies
Publisher : Tunas Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61810/ijss.v2i1.154

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi “fortune magnet” dalam konteks membangun ekosistem bisnis yang berkah dan berkelanjutan. Di tengah tantangan ekonomi global dan tuntutan praktik bisnis yang lebih etis dan bertanggung jawab, konsep fortune magnet menawarkan pendekatan yang memadukan nilai-nilai spiritual dengan prinsip-prinsip bisnis modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi-strategi utama dalam penerapan konsep fortune magnet, serta mengevaluasi dampaknya terhadap pembentukan ekosistem bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga mendatangkan berkah dan berkelanjutan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada perusahaan fortune magnet. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik koding dan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi fortune magnet yang efektif meliputi: (1) membangun integritas dan nilai-nilai etika yang kuat, (2) menerapkan prinsip-prinsip berkah dalam setiap aspek bisnis, dan (3) melakukan inovasi berkelanjutan yang berfokus pada penciptaan nilai bersama. Penerapan strategi tersebut dalam ekosistem bisnis terbukti mampu menciptakan jaringan yang saling menguntungkan, meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi fortune magnet tidak hanya berdampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan karyawan, masyarakat, dan lingkungan. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pelaku bisnis, pembuat kebijakan, dan akademisi dalam upaya membangun model bisnis yang lebih holistik dan berkelanjutan di era modern.
Analysis of power organization and political theory: The dynamics of complexity in the era of digital transformation Asyha, Agus Faisal; Astuti, Yeni; Subandi, Subandi; Syarifudin, Encep; Makbuloh, Deden
Journal of Multidisciplinary Academic Business Studies Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jomabs.v1i4.3399

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the interconnection between organizational theory, power, and politics in the context of digital transformation, focusing on identifying new patterns in organizational power dynamics and their implications for management effectiveness Research Methodology: This study adopts a qualitative meta-analysis of 150 academic articles from reputable journals (2000-2024) using Scopus, Web of Science, and JSTOR databases. The analysis used ATLAS.ti software for thematic coding and content analysis, with validation through expert panel reviews from 12 senior academics in the field of organizational theory. Results: This study identifies five transformative patterns in organizational power: the digitization of authority, hybridization of power structures, emergence of virtual politics, reconfiguration of the influence base, and evolution of control mechanisms. The developed analytical framework integrates digital, structural, and relational dimensions in the analysis of an organization’s power. Conclusions: Digital transformation reshapes processes and power, requiring managers to adapt their strategies to balance authority, relationships, and virtual influence arenas. Limitations: The major limitations include a focus on the formal organization of the technology and financial sectors and the dominance of literature from advanced economies. The research does not include a direct empirical analysis of power dynamics in purely virtual organizations. Contribution: This study contributes to the development of contemporary organizational theory through the integration of digital perspectives in power analysis and provides a practical framework for organizational political management in the digital era.
Analisis Nilai-Nilai Karakter Religius QS. Al Kahfi: 60-82 Dalam Membentuk Adab Peserta Didik Terhadap Guru di Era Pendidikan Modern Aini, Zuhrotun Nur; Kesuma, Guntur Cahaya; Asyha, Agus Faisal
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4775

Abstract

Transformasi pendidikan di era modern membawa implikasi terhadap perubahan pola interaksi antara peserta didik dan guru, termasuk dalam aspek etika dan penghormatan. Fenomena menurunnya sikap santun serta melemahnya adab peserta didik terhadap guru menjadi persoalan yang memerlukan penguatan nilai karakter religius berbasis Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis nilai-nilai karakter religius yang terkandung dalam QS. Al-Kahfi ayat 60–82 serta relevansinya dalam membentuk adab peserta didik terhadap guru pada konteks pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa QS. Al-Kahfi ayat 60–82, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari berbagai kitab tafsir klasik dan kontemporer seperti Tafsir Ibn Kathir, Tafsir Al-Maraghi, Fi Zhilalil Qur'an, Tafsir Al-Misbah, dan Tafsir Al-Azhar. Teknik analisis data dilakukan melalui metode analisis isi dengan tahapan identifikasi ayat, pengodean nilai, serta interpretasi makna pendidikan yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-Kahfi ayat 60–82 memuat nilai-nilai karakter religius yang mencakup dimensi iman (keikhlasan dan keteguhan dalam menuntut ilmu), dimensi akhlak (tawadhu’, kesantunan, dan penghormatan terhadap guru), serta dimensi syariat (ketaatan, kesabaran, dan kedisiplinan dalam proses pembelajaran). Oleh karena itu, kandungan nilai dalam QS. Al-Kahfi ayat 60–82 memiliki relevansi yang signifikan sebagai dasar normatif dalam penguatan karakter religius dan pembentukan adab peserta didik terhadap guru di tengah dinamika pendidikan modern.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN FIQIH Septiani, Widya; Kesuma, Guntur Cahaya; Asyha, Agus Faisal
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9572

Abstract

ABSTRACT The low cognitive ability of students in Fiqh learning, particularly on the topic of bughat, remains a common issue in madrasahs. This condition is influenced by the suboptimal implementation of learning methods that encourage students’ active participation and cognitive engagement. This study is directed at describing the implementation of the brainstorming learning method in an effort to enhance students’ cognitive capacity, while also analyzing the various challenges and constraints that arise during the implementation of Fiqh instruction. This study employed a descriptive qualitative approach with a phenomenological design. The participants in this research included the Fiqh teacher, the vice principal for curriculum affairs, and Grade XI science students at MAS Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung. Data collection in this study was conducted through observation, interviews, documentation review, and tests to measure students’ cognitive abilities. Meanwhile, data analysis was carried out using an interactive model that includes the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, complemented by data validity testing through triangulation techniques. The results indicate that implementing the brainstorming method through the stages of orientation, analysis, hypothesis, incubation, synthesis, and verification improves students’ cognitive abilities. However, obstacles were identified, including differences in students’ levels of participation, limited instructional time, and classroom management issues. Therefore, systematic lesson planning is necessary to optimize students’ cognitive potential. ABSTRAK Rendahnya kemampuan kognitif peserta didik dalam pembelajaran Fiqih, khususnya pada materi bughat, masih menjadi permasalahan yang sering dijumpai di madrasah. Kondisi ini dipengaruhi oleh kurang optimalnya penerapan metode pembelajaran yang mendorong keaktifan dan keterlibatan berpikir peserta didik. Penelitian ini diarahkan untuk menguraikan implementasi metode pembelajaran Brainstorming dalam upaya meningkatkan kapasitas kognitif peserta didik, sekaligus menganalisis berbagai tantangan dan kendala yang muncul selama pelaksanaan pembelajaran Fiqih. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini mencakup guru Fiqih, wakil kepala bidang kurikulum, serta peserta didik kelas XI IPA di MAS Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan melalui kegiatan observasi, wawancara, studi dokumentasi, serta tes untuk mengukur kemampuan kognitif peserta didik. Sementara itu, analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, serta dilengkapi dengan uji keabsahan data melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode brainstorming melalui tahapan orientasi, analisis, hipotesis, pengeraman, sintesis, dan verifikasi mampu meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik. Meskipun demikian, masih ditemukan hambatan berupa perbedaan tingkat keaktifan peserta didik, keterbatasan waktu pembelajaran dan mengatur kondisi kelas. Metode brainstorming terbukti efektif meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik dalam pembelajaran Fiqih, sehingga perencanaan pembelajaran yang sistematis diperlukan untuk mengoptimalkan potensi kognitif mereka.