Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect Of Cinnamon Tea Consumption On Dysmenorrhea Pain In Adolescent Girls Lara Sapti, Lintan; Susilawati, Susilawati; Utami, Vida Wira; Hermawan, Dessy
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 9 (2024): Volume 10 No.9 September 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i9.11769

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan gangguan fisik yang sangat menonjol pada wanita yang sedang mengalami menstruasi berupa gangguan nyeri atau kram pada perut. WHO menyatakan tahun 2018 didapatkan kejadian sebesar (90%) remaja mengalami dismenore. Angka kejadian dismenore pada remaja di Provinsi Lampung tahun 2007 diperkirakan 1,12%-1,35%. Nyeri haid jika tidak segera diatasi akan mempengaruhi fungsi mental sehingga mendesak untuk segera mengambil tindakan secara farmakologis atau non farmakologis. Salah satu penanganan non farmakologis untuk mengatasi dismenore adalah dengan menggunakan kayu manis.Tujuan: pengaruh pemberian teh kayu manis terhadap nyeri dismenore pada remaja putri.Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian ini adalah One Group Pretest-Postest Design. Dilaksanakan pada bulan Januari-Juni 2023. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 27 orang remaja putri dengan nyeri dismenore. Instrumen penelitian menggunakan Numeric Rating Scale dan lembar observasi. Teknik sampling menggunakan pra eksperimen. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan Uji Wilcoxon.Hasil: Rata-rata nyeri dismenore remaja putri sebelum diberi teh kayu manis dengan mean 5,59. Kemudian rata-rata nyeri dismenore sesudah diberi teh kayu manis dengan mean 0,56. Sedangkan berdasarkan hasil uji statistic wilcoxon didapat nilai p-value 0,000 (<0,05).Kesimpulan  terdapat pengaruh pemberian teh kayu manis pada remaja putri.Saran: Diharapkan bagi remaja putri yang mengalami nyeri dismenore dapat mengonsumsi teh kayu manis sebagai alternatif untuk mengurangi nyeri dismenore. Kata kunci: Teh Kayu Manis, Dismenore, Remaja Putri   ABSTRACT Background: Dysmenorrhea is a prominent physical disorder in women during menstruation, characterized by abdominal pain or cramps. According to the World Health Organization (WHO) in 2018, 90% of adolescents experience dysmenorrhea. The prevalence of dysmenorrhea among teenagers in Lampung Province was estimated to be between 1.12% and 1.35% in 2007. Untreated menstrual pain can affect mental function, necessitating prompt pharmacological or non-pharmacological interventions. One non-pharmacological approach to manage dysmenorrhea is the use of cinnamon.Objective: the effect of cinnamon tea consumption on dysmenorrhea pain in adolescent girls.Methods: This study employed a quantitative research design, specifically the One Group Pretest-Posttest Design. The research was conducted from January to June 2023. The sample consisted of 27 female adolescent experiencing dysmenorrhea. The research instruments used were the Numeric Rating Scale and observation sheets. Pre-experimental sampling technique was utilized, and data analysis included univariate and bivariate analysis using the Wilcoxon Test.Results: The average dysmenorrhea pain score among adolescent girls before consuming cinnamon tea was 5.59, which reduced to 0.56 after consumption. The Wilcoxon test results yielded a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant effect of cinnamon tea consumption on dysmenorrhea pain in grade female. It is recommended that adolescent girls experiencing dysmenorrhea consider consuming cinnamon tea as an alternative to alleviate dysmenorrhea pain.Conclusion: There is an effect of giving cinnamon tea to young girls with the intensity of dismenorrhea pain with a p-value of 0.000 <0.05.Suggestion: It is hoped that young women can consume cinnamon tea as an alternative non-pharmacological treatment for dysmenorrheal pain. Keywords : Cinnamon Tea, Dysmenorrhea, Adolescent Girls 
The Effect Of Oxytocin Massage On Breast Milk Expenditure In Post Partum Mothers Baiduri, Citra; Yantina, Yuli; Utami, Vida Wira; Yuliasari, Dewi
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 1 (2024): Volume 10, No 1 Januari 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i1.11494

Abstract

Latar belakang:  Besarnya manfaat ASI tidak di imbangi oleh peningkatan perilaku pemberian ASI sehingga bayi tidak mendapatkan ASI dengan baik. Data di Indonesia tahun 2021 menyebutkan bahwa hanya sebesar 52,5% atau hanya setengah dari 2,3juta bayi berusia kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI eklusif. Tidak semua ibu post partum langsung mengeluarkan ASI karena pengeluaran  ASI, di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung sebanyak 50% ibu mengeluh  bahwa produksi ASI nya kurang lancar dan produksi ASI sedikit. Teknik untuk memperbanyak ASI antara lain pijat oksitosin. Melalui pijatan atau rangsangan tulang belakang, neurotransmitter akan merangsang medulla oblongata langsung mengirim ke hipotalamus di hypovise posterior untuk mengeluarkan oksitoksin sehingga menyebabkan keluarnya ASI.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui pengaruh pijat oksitosin tehadap pengeluaran ASI  pada ibu post partum. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan rancangan quasi eksperimental dengan menggunakan posttest only with control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu postpartum di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang, menggunakan accidental sampling. Variabel independent pada penelitian ini adalah pijat oksitosin, dan variabel dependennya adalah Pengeluaran ASI. Uji stastistik menggunakan uji T independen.Hasil: Hasil penelitian diperoleh rata-rata pengeluaran ASI pada kelompok yang diberi perlakuan pijat oksitosin 7,338cc, sedangkan pada kelompok yang tidak diberi perlakuan pijat oksitosin adalah  4,956 cc. Dari hasil uji statistik diperoleh p-value =0,000.Kesimpulan: Ada pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu post partum.Saran: Diharapkan tenaga medis khususnya bidan dapat memberikan manajemen laktasi kepada ibu nifas dengan cara melakukan pijat oksitosin Kata Kunci : Pijat oksitosin, pengeluaran ASI ABSTRACT Background: The magnitude of the benefits of breastfeeding is not matched by an increase in breastfeeding behavior so that the baby does not get breast milk properly. Data in Indonesia for 2021 states that only 52.5% or only half of the 2.3 million babies aged less than 6 months are exclusively breastfed. Not all post partum mothers immediately express breast milk because of milk expenditure, at Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Province as many as 50% of mothers complained that their milk production was not smooth and less milk production. Techniques for increasing breast milk include oxytocin massage. Through massage or spinal stimulation, neurotransmitters will stimulate the medulla oblongata directly sending to the hypothalamus in the posterior hypovise to release oxytocin, causing milk to be released.Purpose: The purpose of this study was to determine the effect of oxytocin massage on breast milk expenditure in post partum mothers.Methods: This type of research is quantitative, using a quasi-experimental design using a posttest only with control group design. The population of this study were all postpartum mothers at RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Province, with a total sample of 32 people, using accidental sampling. The independent variable in this study was oxytocin massage, and the dependent variable was breast milk expenditure. The statistical test uses an independent T test.Result: The results showed that the average milk production in the group that was treated with oxytocin massage was 7.338 cc, while in the group that was not treated with oxytocin massage it was 4.956 cc. From the results of statistical tests obtained p-value = 0.000.Conclusion: is an effect of oxytocin massage on breastfeeding in post partum mothers.Suggestion: It is hoped that medical personnel, especially midwives, can provide lactation management to postpartum mothers by doing oxytocin massage. Keywords: Oxytocin massage, Breast milk expenditure. 
The Effect Of Fenugreek Plant On Improving Breastmilk Production In Mothers Nursing Infants Aged 0-6 Riadini, Irma; Utami, VIda Wira; Nurliyani, Nurliyani; Keswara, Umi Romayati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 6 (2024): Volume 10,No.6 Juni 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i6.12429

Abstract

World Health Organitasion ( WHO) merekomendasikan minimal pemberian ASI yaitu 50% (WHO, 2019).Kementrian Kesehatan menargetkan pemberian Asi ekslusif hingga 80%, Menurut data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2021, tahun 2019 yang pada saat itu telah mencapai sebanyak 74,5% dari target capaian 80%.Data cakupan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara sebanyak 55%, dari 65%, hasil dari data Pendekatan Keluarga Sehat (PIS-PK) pada tingkat Kecamatan Bunga Mayang sebanyak 67,74%, dan pada wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo terdapat cakupan Asi esklusif sebanyak 45, 10%, dan cakupan Desa Mulyorejo 1 sebanyak 49,4%. Salah satu metode memperlancar ASI pada ibu dapat dilakukan melalui metode non farmakologi. Tujuan penelitian ini diketahui pengaruh kelabet dalam mamperlancar pengeluaran asi di Desa Mulyorejo 1 Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023.Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitan pra experimental dengan pendekatan one grouppretest-postest. Populasi penelitian ini adalah rata-rata ibu menyusui 0-6 bulan sebanyak 30 orang dengan sampel sebanyak 30 responden menggunakan teknik total sampling,analisis univariat dan bivariat ( uji wilcoxon).Hasil univariat didapatkan hasil rerata kelancaran pengeluaran asi pada berat badan mean 5364, standar deviasi 568,pada panjang badan mean 56,2 standar deviasi 4,5, lingkar kepala mean 38,8 standar deviasi 3,0.Analisis bivariat menunjukkan hasil pada berat badan mean 6538,3 standar deviasi 565,1, panjang badan mean 56,9 standar deviasi 4,5 lingkar kepala mean 39,4 standar deviasi 4,0 yang menunjukkan adanya pengaruh kelabet dalam mamperlancar pengeluaran ASI di Desa Mulyorejo 1 Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023 (p-value = 0,000).Saran bagi ibu menyusi kelabet dapat dikonsumsi dalam Upaya menigkatkan produksi ASI. Kata Kunci : Produksi ASI, biji klebet, ibu menyusui ABSTRACT The World Health Organization (WHO) recommends a minimum of 50% breastfeeding (WHO, 2019). The Ministry of Health targets exclusive breastfeeding up to 80%. According to the Basic Health Research (RISKESDAS) data for the year 2021, in 2019, the rate reached 74.5% of the 80% target. The coverage data from the North Lampung Regency Health Office is 55%, from 65%. The results from the Family Approach to Healthy Living (PIS-PK) at the Bunga Mayang sub-district level are 67.74%, and in the working area of the Mulyorejo Public Health Center, exclusive breastfeeding coverage is 45.10%, with a coverage rate in Mulyorejo 1 village of 49.4%. One non-pharmacological method to facilitate breastfeeding is the use of fenugreek plant. The purpose of this study is to determine the influence of fenugreek Plant on improving breastmilk production in Mulyorejo 1 village, Bunga Mayang sub-district, North Lampung Regency, in the year 2023.This was a quantitative study with a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest approach. The study population consisted of an average of 30 mothers breastfeeding infants aged 0-6 months, with a sample of 30 respondents using total sampling. Univariate and bivariate analysis (Wilcoxon test) was used for data analysis.Univariate results showed the average smoothness of breastmilk production in terms of weight, with a mean of 5364 and a standard deviation of 568; in terms of length, with a mean of 56.2 and a standard deviation of 4.5; and in terms of head circumference, with a mean of 38.8 and a standard deviation of 3.0. Bivariate analysis showed results for weight with a mean of 6538.3 and a standard deviation of 565.1, length with a mean of 56.9 and a standard deviation of 4.5, and head circumference with a mean of 39.4 and a standard deviation of 4.0, indicating the influence of fenugreek Plant on improving breastmilk production in Mulyorejo 1 village, Bunga Mayang sub-district, North Lampung Regency, in the year 2023 (p-value = 0.000). The recommendation for breastfeeding mothers is to consume fenugreek Plant to increase breastmilk production. Keywords: Breastmilk Production, Fenugreek Plant Seeds, Breastfeeding Mothers 
The Influence Of Giving Ginger Water On The Pain Of Dysmenorroa In Adolescent Women Desiana, Desiana; Utami, Vida Wira; Nurliani, Nurliani; Sary, Lolita
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i5.11847

Abstract

Background: Dysmenorrhea is a symptom of pain or discomfort in the lower abdomen during menstruation so that it can interfere with daily activities, which is most often found in young and reproductive women. In Indonesia, dysmenorrhea is also a complaint that is often found in young women. In Indonesia, the incidence of menstrual pain in 2018 was 107,673 people (64.24%), consisting of 59,671 people (54.89%) experiencing primary menstrual pain and 9,496 people (9.36%) experiencing secondary menstrual pain. Research objective: To know the effect of giving ginger water on dysmenorrheal pain in young women at Tri Bhakti Vocational School, Abung Tengah District, North Lampung Regency in 2023Research Methods: The type of research used was pre-experimental with a one-group pre-test and post- test design approach. Research population The population in this study were all young women at Tri Bhakti Vocational School who experienced dysmenorrhea as many as 53 people. The sample in this study amounted to 23 people. Sampling technique purposive sampling Analysis using the Wilcoxon test.The results of the study: The average level of dysmenorrhea before administration of ginger decoction (zingibers officinale) in female adolescents was 4.43 with a standard deviation of 0.662. A minimum of 3 and a maximum of 5. The average rate of dysmenorrhea after administration of ginger decoction (zingibers officinale) in young women is 2.39 with a standard deviation of 0.789. Conclusion Minimum 1 and maximum 3 There is a significant difference between giving ginger concoction to the level of dysmenorrhea pain in young women at Tri Bhakti Vocational School, Abung Tengah District, North Lampung Regency, p value 0.000. Suggestion  that the findings of this study can be a solution in overcoming dysmenorrhea by using a type of non-pharmacological therapy, namely giving red ginger water. Keywords : dysmenorrhea, ginger, young women ABSTRAK : PENGARUH PEMBERIAN AIR JAHE TERHADAP NYERI DISMENORROA PADA REMAJA WANITA Latar Belakang: Dismenore merupakan gejala nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian bawah saat menstruasi sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, yang paling sering dijumpai pada wanita usia muda dan reproduktif. Di Indonesia, dismenore juga menjadi keluhan yang sering dijumpai pada remaja putri. Di Indonesia, angka kejadian nyeri haid pada tahun 2018 sebanyak 107.673 orang (64,24%), terdiri dari 59.671 orang (54,89%) mengalami nyeri haid primer dan 9.496 orang (9,36%) mengalami nyeri haid sekunder. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pemberian air jahe terhadap nyeri dismenore pada remaja putri di SMK Tri Bhakti Kecamatan Abung Tengah Kabupaten Lampung Utara Tahun 2023Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Populasi Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri SMK Tri Bhakti yang mengalami dismenore sebanyak 53 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling Analisis menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian: Rata-rata tingkat kejadian dismenore sebelum pemberian rebusan jahe (zingibers officinale) pada remaja putri adalah 4,43 dengan standar deviasi 0,662. Minimal 3 dan maksimal 5. Rata-rata kejadian dismenore setelah pemberian rebusan jahe (zingibers officinale) pada remaja putri adalah 2,39 dengan standar deviasi 0,789.Kesimpulan Minimal 1 dan Maksimal 3 Terdapat perbedaan yang signifikan pemberian ramuan jahe terhadap tingkat nyeri dismenore pada remaja putri di SMK Tri Bhakti Kecamatan Abung Tengah Kabupaten Lampung Utara p value 0,000. Saran hasil penelitian ini dapat menjadi solusi dalam mengatasi dismenore dengan menggunakan jenis terapi non farmakologi yaitu pemberian air jahe merah. Kata Kunci : dismenore, jahe, remaja putri  
The Effect Of Baby Massage On Smooth Bowel Movements In Constipated Toddlers Aged 12-24 Months Safitri, Ana; Evrianasari, Nita; Utami, Vida Wira; Susilawati, Susilawati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 3 (2024): Volume 10,No.3 Maret 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i3.11816

Abstract

Latar Belakang: Konstipasi adalah suatu gejala sulit buang air besar yang ditandai dengan konsistensi feses yang keras, ukuran besar, dan penurunan frekuensi buang air besar. Konstipasi sering ditemukan pada anak dengan pravelensi kejadian sebanyak 0,3%-8%. Pijat merupakan suatu gerakan manipulasi jaringan lunak di area seluruh tubuh untuk memberikan kenyamanan kesehatan, seperti relaksasi, peningkatan kualitas tidur, menurunkan kecemasan, atau manfaat pada bagian fisik tertentu. Pijat pada abdomen dipikirkan dapat mendorong feses dengan peningkatan tekanan intraabdominal.Tujuan Penelitian: Untuk Mengetahui pengaruh pemberian pijat bayi terhadap kelancaran BAB pada Balita konstipasi usia 12-24 bulan di PMB Feby Yulistia Bandar Lampung. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Quasi-Eksperimental dengan design penelitian  one group pretest-posttest design. Responden pada penelitian ini adalah balita berusia 12 – 24 bulan sebanyak 30 bayi di PMB Feby Yulistia,S.Tr.Keb.,S.KM Bandar Lampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling yaitu sebanyak 30 responden menggunakan kuesioner Bristol Chart. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nila rata-rata kelancaran BAB pada balita konstipasi sebelum diberikan pijat sebesar 1.90 dengan standar deviasi 0.305. Sedangkan nila rata-rata kelancaran BAB pada balita konstipasi sesudah diberikan pijat sebesar 2.80 dengan standar deviasi 0.484. Analisis Bivariat mendapatkan bahwa nilai perbedaan rata-rata kelancaran BAB pada balita konstipasi sebelum dan sesudah diberikan pijat sebesar 0.9 dengan Uji Wilcoxon mendapatkan p= 0,000 yang berarti terdapat pengaruh bermakna dari terapi pijat bayi terhadap kelacaran BAB pada balita konstipasi usia 12-24 bulan di PMB Feby Yulistia Bandar Lampung. Kesimpulan: Ada pengaruh pijat bayi terhadap kelancaran BAB pada balita konstipasi usia 12-24 bulan di PMB Feby Yulistia tahun 2023 dengan nilai p-value sebesar 0,000 (<0.05). Saran: Dapat diberikan pijat bayi untuk kelancaran BAB pada balita konstipasi Usia 12-24 bulan. Kata Kunci : Balita,Konstipasi, Pijat bayi ABSTRACT Background: Constipation is a symptom of difficult bowel movements characterized by hard stool consistency, large size, and decreased frequency of bowel movements. Constipation is often found in children with a prevalence of 0.3%-8%. Massage is a movement of soft tissue manipulation in areas throughout the body to provide health comfort, such as relaxation, improved sleep quality, decreased anxiety, or benefits to certain physical parts. Abdominal massage is thought to encourage stool with increased intraabdominal pressure. Research purposes:To find out the effect of giving baby massage on the smooth bowel movements in constipated toddlers aged 12-24 months at PMB Feby Yulistia Bandar Lampung. Research methods:This research uses the methodQuasi-Experimentalwith research designone group pretest-posttest design. Respondents in this study were toddlers aged 12-24 months as many as 30 babies at PMB Feby Yulistia, S.Tr.Keb., S.KM Bandar Lampung. Sampling technique usingnon probability sampling ie as many as 30 respondents using a questionnaireBristol Chart. Bivariate analysis using testWilcoxon. Results:Based on the research that has been done using the testWilcoxon obtained the average smoothness of defecation in constipated toddlers before being given a massage of 1.90 with a standard deviation of 0.305. Meanwhile, the average smoothness of bowel movements in toddlers with constipation after being given a massage is 2.80 with a standard deviation of 0.484. Bivariate analysis found that the average difference in the fluency of bowel movements in constipated toddlers before and after being given a massage was 0.9 with the TestWilcoxon obtained p = 0.000, which means that there is a significant effect of infant massage therapy on bowel movements in constipated toddlers aged 12-24 months at PMB Feby Yulistia Bandar Lampung. Conclusion:There is an effect of baby massage on the smooth bowel movements of constipated toddlers aged 12-24 months at PMB Feby Yulistia in 2023 with a p-value of 0.000 (<0.05). Suggestion:Baby massage can be given to smooth bowel movements in constipated toddlers aged 12-24 months. Keywords : Constipation, baby massage,Toddlers
Pengaruh Pemberian Jahe Merah Terhadap Penurunan Nyeri Disminorea Pada Remaja Putri Kelas X di SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung Cahya, Yuwika; Susilawati, Susilawati; Utami, Vida Wira; Hermawan, Dessy
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i8.11835

Abstract

ABSTRACT Dysmenorrhea is abdominal pain originating from uterine cramps that occurs during menstruation. The prevalence of dysmenorrhea, according to the World Health Organization (WHO) (2013), is approximately 1,769,425 individuals. The global incidence of dysmenorrhea is about 50% of women experiencing dysmenorrhea. In Indonesia, according to the Ministry of Health of the Republic of Indonesia 2016, indicates that around 55% of adolescents experience dysmenorrhea. This study aims to determine the effect of consuming a red ginger beverage on 10th grade female students at SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung who experience dysmenorrhea. This was a quantitative research study using a pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The population of this study consisted of 92 10th-grade female students at SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung, and the sample consisted of 21 female students who experienced dysmenorrhea. Data analysis involved univariate and bivariate analyses using the Wilcoxon test. The average dysmenorrhea pain among female students before consuming the red ginger beverage on the first day was 43.33. On the third day of measurement after consuming the red ginger beverage, the dysmenorrhea pain among female students decreased to an average of 4.29. The Wilcoxon statistical test yielded a p-value of 0.000 (<0.05), indicating that there was an effect of consuming red ginger beverages on reducing dysmenorrhea pain among 10th-grade female students at SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung in 2023.Conclusion: It is recommended that female students experiencing dysmenorrhea consider consuming a red ginger beverage as an alternative to reduce dysmenorrhea pain. Keywords: Dysmenorrhea, Red Ginger, Female Students  ABSTRAK Dismenorea adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim dan terjadi selama menstruasi. Prevalensi dismenore menurut World Health Organization (WHO) tahun 2018 angka dismenore di dunia sangat besar, rata rata lebih dari 50% perempuan disetiap negara (Puspita, 2018) dan sekitar 10-15% diantaranya mengalami dismenore berat (Apriyanti, dkk, 2018). Di Indonesia sendiri, angka kejadian dismenore menurut Kementerian Kesehatan RI (2016) menunjukkan bahwa sekitar 55% remaja mengalami dismenore. Mengaetahui pengaruh pemberian minuman jahe merah pada remaja putri kelas X di SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung. Jenis penelitian kuantitatif, dengan metode pra ekpeimental dengan pendekatan one group pretest-postest design, populasi dalam penelitian ini berjumlah 92 siswi kelas X di SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung dan siswi yang mengalami nyeri disminorea sebanyak 21 siswi. Analisa data univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Rata-rata nyeri disminorea remaja putri sebelum diberikan minuman jahe merah pada hari pertama dengan mean 43,33. Pada hari ketiga pengukuran setelah diberikan minuman jahe merah nyeri disminorea remaja putri mengalami penurunan dengan mean 4,29. Hasil uji statistic Wilcoxon di dapat nilai p-value 0,000 (<0,05) yang artinya terdapat pengaruh pemberian minuman jahe merah terhadap penurunan nyeri disminorea kelas X di SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung Tahun 2023. Diharapkan remaja putri yang mengalami nyeri disminorea dapat mengonsumsi minuman jahe merah sebagai alternatif untuk mengurangi nyeri disminorea. Kata Kunci: Disminorea, Jahe Merah, Remaja Putri
The Effect of Effleurage Technique Back Massage Using Lavender Aromatherapy Oil on Post-Partum Breast Milk Production Herdiyani, Yuni; Isnaini, Nurul; Utami, Vida Wira; Suharman, Suharman
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.11466

Abstract

ABSTRACT Lack of stimulation of the hormones prolactin and oxytocin can result in not achieving exclusive breastfeeding, psychological stress, decreased milk production in the first days after delivery. This hormone plays a role in the smooth production of breast milk. Attempts to stimulate the hormones prolactin and oxytocin can be done by back massage with the effleurage technique using lavender aromatherapy oil on post-partum breast milk production. This study aims to determine the effect of back massage using the effleurage technique using lavender aromatherapy oil on post-partum breast milk production at the Way Nipah Community Health Center in 2023. The research method used is quantitative with a pre-experimental design, one-group pretest-posttest. The sampling technique used proportional random sampling. The research was conducted in February-July 2023 at the Way Nipah Community Health Center in 30 people. Data analysis used the Wilcoxon test. The average breast milk production before the intervention was 5.37 ml with a standard deviation of 2.48, the minimum value was 0.0 and the maximum value was 10.0. The average breast milk production before effleurage technique back massage with lavender aromatherapy oil is between 4.44 to 6.29. The average breast milk production after the intervention was 77.0 ml, with a standard deviation of 9.79. The smallest value was 50.0, and the maximum value was 90.0. From the interval estimation results, it can be concluded that 95% believed that the average breast milk production after the effleurage technique back massage with lavender aromatherapy oil was between 73.34 and 80.65. There is an effect of back massage using the effleurage technique back massage with lavender aromatherapy oil on the post-partum breast milk production at the Way Nipah Community Health Center in 2023. Community Health Center can be used to support breastfeeding their babies and assist in applying effleurage technique back massage to help breast milk production. Keywords: Effleurage Back Massage, Lavender Aromatherapy Oil, Breast Milk Production, Post-partum  ABSTRAK Kurangnya rangsangan hormon prolaktin dan oksitosin dapat mengakibakan tidak tercapainya pemberian ASI eksklusif, stress psikologis, penurunan produksi dan pengeluaran ASI pada hari-hari pertama setelah melahirkan. Hormon tersebut berperan dalam kelancaran produksi ASI. Usaha untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin dapat dilakukan pijat punggung teknik effleurage menggunakan minyak aromaterapi lavender terhadap produksi ASI postpartum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat punggung teknik effleurage menggunakan minyak aromaterapi lavender terhadap pengeluaran ASI ibu post-partum di Puskesmas Way Nipah tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pre-experimental design, one-group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Penelitian dilakukan pada Februari-Juli 2023 di Puskesmas Way Nipah pada 30 orang. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.  Rata-rata produksi ASI sebelum intervensi  adalah 5,37 ml dengan standar deviasi 2,48, nilai minimum yaitu 0,0 dan nilai maksimum adalah 10,0. Rata-rata  produksi ASI sebelum pijat punggung teknik effleurage dengan minyak aromaterapi lavender adalah antara 4,44 sampai 6,29. Rata-rata produksi ASI setelah intervensi adalah 77,0 ml, dengan standar deviasi 9,79. Nilai terkecil adalah 50,0, dan nilai maksimum adalah 90,0. Dari hasil estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95% percaya bahwa rata-rata produksi ASI setelah pijat punggung teknik effleurage dengan minyak aromaterapi lavender adalah antara 73,34 dan 80,65. Ada pengaruh pijat punggung teknik effleurage menggunakan minyak aromaterapi lavender terhadap pengeluaran ASI ibu post-partum di  Puskesmas Way Nipah Tahun 2023.  Bagi Puskesmas dapat dijadikan sebagai bahan untuk memberi dukungan kepada ibu untuk menyusui bayi dan dapat membantu ibu dalam menerapkan pijat punggung effluarge dalam membantu produksi ASI. Kata Kunci: Pijat Punggung Effluarge, Minyak Aromaterapi Lavender, Pengeluaran ASI, Post-partum
Effectiveness Of Pelvic Tilt Exercise In Reducing Back Pain In Trimester Iii Pregnant Women Massitoh, Ai Asri; Ervianasari, Nita; Utami, Vida Wira; Susilawati, Susilawati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i12.11801

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung pada ibu hamil merupakan respons tidak nyaman yang sering dirasakan oleh ibu hamil. Biasanya nyeri punggung muncul ketika usia kehamilan memasuki 7 bulan. Nyeri punggung merupakan salah satu penyebab ketidaknyamanan pada ibu hamil dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Di Indonesia, pada tahun 2018, ditemukan bahwa 68% ibu hamil mengalami nyeri punggung intensitas sedang, dan 32% ibu hamil mengalami nyeri punggung intensitas ringan, terdapat 373.000 ibu hamil, 107.000 orang (28,7%) mengalami nyeri punggung selama persalinan. Bagaimana mengatasi nyeri punggung dengan gerakan olahraga, salah satunya dengan gerakan Pelvic Tilt Exercise. Pelvic Tilt Exercise adalah gerakan yang aman untuk ibu hamil. Data diperoleh dari BPM Nurhasanah, STr.Keb dalam 3 bulan terdapat keluhan nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian Quasi-Experimental dengan pendekatan desain pretest-posttest satu kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester ketiga yang mengalami nyeri punggung, dan sampelnya adalah ibu hamil trimester ketiga yang mengalami nyeri punggung dengan ukuran sampel sebanyak 30 responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dan alat ukur yang digunakan adalah Visual Analog Scale.Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan penurunan nyeri punggung sebesar 15,00 kali dengan rata-rata 435,00 kali. Hasil uji asymp sig 2 adalah 0,000, yang berarti nilai P 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh latihan kemiringan panggul terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga.Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian latihan kemiringan panggul terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester ketiga.Saran: Untuk lokasi penelitian, agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pada ibu hamil trimester ketiga yang mengalami nyeri punggung. Kata kunci: Nyeri Punggung, Latihan Kemiringan Panggul, Trimester ketiga kehamilan   ABSTRACT Background : Back pain in pregnant women is an uncomfortable response that is often felt by pregnant women. Usually back pain appears when the gestational age enters 7 months. Back pain is one of the causes of discomfort in pregnant women and can interfere with daily activities. In Indonesia, in 2018, it was found that 68% of pregnant women experienced moderate intensity back pain, and 32% of pregnant women experienced mild intensity back pain, there were 373,000 pregnant women, 107,000 people (28.7%) experienced back pain during labor. . How to deal with back pain with exercise movements exercise one of them with movement Pelvic Tilt Exercise. Pelvic Tilt Exercise is a movement that is safe for pregnant women. Data were obtained from BPM Nurhasanah, STr.Keb within 3 months there were complaints of back pain in third trimester pregnant women.Research methods :This research is a quantitative research using research methods Quasi-Experimental with approachone group pretest – posttest design. The population in this study were third trimester pregnant women who experienced back pain and the sample in the third trimester pregnant women who experienced back pain with a sample size of 30 respondents. Sampling in this study using the technique accidental sampling and the measuring tool used is Visual Analog Scale.Research result : Foundresults mean reduction in back pain after the exercise pelvic tilt exercise  15.00 with an average number of 435.00. And the result of asymp sig 2 tested is .000 where is the result P value  0.05 which results in Ho being rejected and Ha being accepted, which means there is an influence pelvic tilt exercise  with a decrease in back pain in third trimester pregnant women.Conclusion: From the results of this study it can be concluded that there is an effect of giving pelvic tilt exercise to reducing back pain in third trimester pregnant womenSuggestion :For research sites, in order to improve the quality of health services, especially in third trimester pregnant women who experience back pain. Keywords: Back Pain,Pelvic Tilt Exercise, Third trimester of pregnancy 
Terapi Slow Stroke Back Massage (SSBM) dengan Aromaterapi Lavender terhadap Penurunan Nyeri Kanker Serviks Apriana, Henita; Mariza, Ana; Utami, Vida Wira; Lathifah, Neneng Siti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i1.16720

Abstract

ABSTRACT Cancer pain is one of the most frequently felt complaints besides bleeding caused by cervical cancer. The treatment for pain that is often given is pharmacological therapy or drugs which have many side effects if used for a long time.The aim of this study was to determine the effect of of the combination of Slow Stroke Back Massage (SSBM) therapy with lavender aromaterapy on reducing pain intensity in cervical cancer sufferers at RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Province. The research is a quantitative research with a quasi experimental design using a randomized control group pretest-posttest method in the experimental group and control group. Carried out from February-July 2024 on 19 people in the intervention group and 19 people in the control group. Data was collected using a questionnaire and then analyzed univariately and bivariately using the T Test, and presented in the form of a frequency distribution table of pretest, posttest pain intensity, and a comparison of the reduction in pain intensity in the intervention group and the control group. Based on the results using the mean difference test (T Test),it was found that there was a difference average reduction in pretest and posttest pain intensity between the control group and the intervention group with a p-value (0,000). Conclusion is It can be conclude that the combination of Slow Stroke Back Massage (SSBM) therapy with lavender aromatherapy has an effect on reducing pain intensity in cervical cancer sufferers at RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Lampung Province. It is hoped that an SOP for the combination of SSBM therapy with lavender aromatherapy can be develoved so that it can be applied by health workers to cervical cancer patients to reduce their pain.  Keywords: Cancer Pain, Cervical Cancer, Lavender Aromatherapy, Pain, Slow Stroke Back Massage (SSBM) ABSTRAK Nyeri kanker merupakan salah satu keluhan yang paling sering dirasakan selain perdarahan oleh pasien kanker serviks. Penanganan nyeri yang sering kali diberikan adalah pemberian terapi farmakologi atau obat-obatan yang memberikan banyak efek samping apabila digunakan dalam jangka waktu lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi Slow Stroke Back Massage (SSBM)  dengan aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri pada penderita kanker serviks di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi experiment menggunakan metode randomized control group pre test-post test  pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dilakukan dari Februari-Juli 2024 terhadap 19 orang kelompok intervensi dan 19 orang kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji T Test, dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi intensitas nyeri pretest, posttest, dan perbandingan penurunan intensitas nyeri pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil dengan menggunakan uji beda rata-rata (T-Test) bahwa didapatkan perbedaan penurunan rata-rata intensitas nyeri pre test dan posttest pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi dengan nilai p-value (0,000).  Dapat disimpulkan bahwa kombinasi terapi Slow Stroke Back Massage (SSBM) dengan aromaterapi lavender berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pada penderita kanker serviks di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Diharapkan SOP kombinasi terapi SSBM dengan aromaterapi lavender dapat dikembangkan sehingga dapat diaplikasikan oleh tenaga kesehatan kepada pasien kanker serviks untuk mengurangi nyerinya. Kata Kunci: Aromaterapi Lavender, Kanker Serviks, Nyeri, Nyeri Kanker Serviks, Slow Stroke Back Massage (SSBM)
Co-Authors ., Devita Kurnia Sari Amran, Rovita Ana Safitri Anggraeni, Dini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Ani Kristianingsih Aniati Aniati Anisa Ermasari Apriana, Henita Aryanti Wardiyah Aryawati, Wayan Baiduri, Citra Cahya, Yuwika Dainty Maternity Dainty Maternity Dainty Maternity Desiana Desiana, Desiana Dewi Yuliasari Dewi Yuliasari Dhini Easter Yanti Dianisa Retno Wulandari Dina Dwi Nuryani Effendy, Dhea Alaeyda Eka Ana Marlian Eka Rohmayanti Elfiyanti Elfiyanti, Elfiyanti Ely Rachmawati Eniyati Eniyati Ervianasari, Nita Eva Nauli Evayanti, Yulistiana Evrianasari, Nita Fajriyah, Ani Farich, Achmad Fauziah, Nikmatul Hajah Ropiati Hali Desna Herdiyani, Yuni Hermawan, Desi Hermawan, Dessy Indra Winingsih Iqmi, Ledy Oktaviani Iqmy, Ledy Octaviani Keswara, Umi Romayati Kurniasari, Devi Lara Sapti, Lintan Lathifah, Neneng Siti Lestari, Eka Dewi Lolita Sari Lolita Sary Marcella, Fanna Marisa, Walidatun Mariza, Ana Marlinda Marlinda Masayu Fatimah Massitoh, Ai Asri Maternity, Dainty Meta Prastika Mulia Anisa Naswati, Wawat Ni Ketut Septriana Damayanti Nurhimah Apriyanti Nurliani Nurliani Nurliyani Nurliyani Nurul Isnaini Oktavia, Melin Putri, Ratna Dewi Putriani, Eliana Putu Candrawati Riadini, Irma Rizki Aidawati Rosi Novita sari Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Sartiah Sartiah Selmi Rita Adelina Sifitri, Hellen Suharman Suharman Suharman Suharman, Suharman Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Trini Trini Vina Lutfiana Wina A Wahab Yanti, Dhiny Easter Yuli Yantina Yuliasari, Dewi Yulistiana eva yanti Yulistiana Eva Yanti Yuviska, Ike Ate