Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : STRATEGI PERANG SEMESTA

Kebijakan Strategis Pemberdayaan Diaspora Indonesia Untuk Pertahanan Negara Helda Risman; Gede Sumertha KY; Pujo Widodo
Strategi Perang Semesta Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Prodi Strategi Perang Semesta
Publisher : Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.207 KB)

Abstract

Abstrak -- Konseptualitas pertahanan negara Indonesia dikonstruksikan dalam sistem pertahanan secara semesta dengan mengerahkan seluruh warga negara di seluruh wilayah NKRI. Diaspora Indonesia adalah WNI yang menetap dan beraktivitas di luar negeri. Dengan jumlah sekitar 8 juta, tersebar di berbagai negara, diversitas profesi, komunitas transnasional, Diaspora Indonesia memiliki potensi untuk diberdayakan untuk pertahanan negara. Di sisi lain, tantangan dan ancaman yang dihadapi saat ini dipengaruhi kompleksitas dinamika influensial perkembangan lingkungan strategis. Eksistensi Diaspora Indonesia selama ini berkembang secara sporadis, bebas dan kurang mendapatkan pembinaan dalam entitas nasionalistik yang baik. Mengingat kekhasan karakteristiknya, pemberdayaan Diaspora Indonesia untuk pertahanan negara perlu dirancang dalam kebijakan strategis yang terpadu. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kebijakan strategis pemberdayaan Diaspora Indonesia untuk pertahanan negara. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan pendekatan phenomenology. Pejabat di Kemenhan dan Kemenlu terkait kebijakan pemberdayaan Diaspora Indonesia dijadikan subjek penelitian sesuai purposive sampling. Realita yang diperoleh dalam penelitian bahwa perkembangan Diaspora Indonesia belum tercatat secara akurat dan sistematis. Renstra Kemenlu 2015-2019 dan Jakgarhanneg Kemenhan 2015-2019 belum dijabarkan dalam kebijakan pemberdayaan Diaspora Indonesia secara spesifik. Kausalitas yang mengemuka bahwa Pejabat Kemenlu belum memahami konsep pertahanan negara, sementara Pejabat Kemehan masih berorientasi pada teritori NKRI dalam pemberdayaan masyarakat, selain belum adanya kesepemahaman dan pencatatan yang akurat atas Diaspora Indonesia. Kedua Kementerian pun belum dapat bersinergi. Berdasarkan perspektif struktural-fungsional, substantif pemberdayaan, dan tujuan-strategi, menghasilkan konklusi bahwa kebijakan strategis pemberdayaan Diaspora Indonesia untuk pertahanan negara belum ada. Kata Kunci: Diaspora, Pemberdayaan, Kebijakan, Sinergitas, Pertahanan AbstractIndonesia national defense (ND) concept is constructed in a universal defense system by mobilizing all citizens throughout Indonesian territory. Indonesian Diaspora (ID) are Indonesian Citizens who reside and pursuit their live abroad. With about 8 million, spread abroad, professional diversity, and transnational communities, ID is potential assets to be empowered for ND. On the other hand, the challenges and threats emerged today are influenced by the complexities of the dynamics of the strategic environment development. ID’s existence so far has been intensifying sporadically, freely and lacks handling in a good nationalistic entity. By looking at its characteristics, the empowerment of the ID for ND needs to be designed in an integrated strategic policy. The inquiry research adopted is how strategic policy of empowering ID for ND. This study using qualitative method, with a phenomenology approach. The Officials at the Ministry of Defense (MOD) and the Ministry of Foreign Affairs (MOFA) related to the empowerment policy of ID are put as research subjects based on purposive sampling. The MOFA Strategic Plans 2015-2019 and the MOD Jakgarhanneg 2015-2019 haven’t been elaborated into specific policy on empowering ID. MOFA Officials don’t understand the ND concept, while MOD Officials remain their perspective based on territory orientation, besides differ about and no details in ID. On the other side, the both Ministries are not in synergy as well. The conclusion here, based on structure-functional, empowerment substantive, and objective-strategy, as of today, the strategic policy on ID empowerment for ND doesn’t exist yet.Keywords : diaspora, empowerment, policy, synergy, defense
Co-Authors Achmed Sukendro Adi Nugroho Adityo Santoso ADNAN MADJID Adriyanto, Agus Agus Mulyana Agus Sudarya Agus Wibowo Ahmad Riyadl Aini Nahdlia Puspita Ajis Nur Efendi Akbar Dwi Putra Akhir Yuliana Setianingrum Amelia Widya Octa Kuncoro Putri Anastasyia Sukma Kundhalini Andi Moh Ghalib ANDREAS GAMA LUSI Anwar Kurniadi Aprianto Trianggoro Putro Arifuddin Uksan Arifuddin Uksan Arifuddin Uksan Ary Randy Avida Mileaningrum Ayu Meiranda Bagus Wahyu Hutomo Bambang Wahyudi Bambang Wahyudi Bangun, Ernalem Barik Ali Amiruddin Bayu Asih Bayu Asih Yulianto Bayu Setiawan Berton Suar Pelita Panjaitan Candra Sholeh Hermawan Chalid Darmawan Charizatul Janna Asdi Putri Chehafni Damanik Christine Marnani Christine S. Marnani Daryono Dede Saputra Deffi Ayu Puspito Sari Dessy Natalia Dewi O. Eka Putri Dhara Syera Fatria Dian Anggraini Dian Ayu Dimas Danur Cahya Djayeng Tirto Djayeng Tirto S. Dody Mulia Harahap Eka Siwi Nurhayati Elieser Ginting Elsa Kristina Hutapea Endyka Triono Dachi Eri Radityawara Hidayat Eri Radityawara Hidayat Erik Aprilian Donesia Ester Nataliana Fachruddin Usuluddin Fadilah Munawaroh Fatihah Rizkiyah Fauzi Bahar Fauzi Bahar Fauziah Gustarina Cempaka Timur Ferdy Ieorocha Firman Setia Budi Gede Sumertha KY Gita Prissandi Grace Carolina Gustin Restu Pangestu Haidul Firman Sitorus Hal Ichbhal Halomoan Alexandra Halomoan Freddy Sitinjak Alexandra Halomoan Freddy Sitinjak Alexandra Hana Putra Heridadi Heridadi Heridadi Heridadi Herlina J uni Risma Saragih Herlina J. Saragih Herlina Jr. Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Juni Risma Saragih Herlina Saragi Herwist Simanjuntak I Gede Sumertha I Gede Sumertha I Gede Sumertha Kusuma Yanca I Gede Sumertha KY I. Gede Sumertha Ichsan Malik IDK Kerta Widana Immanuel Franthos Papare Julianto Exel Allolayuk Khairul Umam Manik Kusuma Kusuma Kusuma Kusuma Kusuma Kusuma Kusuma Larissa Jusivani Legowo, Endro Lilik Kurniawan M Adnan Madjid M Andrian Putra Pratama Marjanuddin Ali Sidik Marsetio Marsetio Mira Nofrika Sari Moch Yurianto Moch. Jurianto Mochammmad Afifuddin Moh Agus Priono Muhamad Farid Geonova Muhamad Rizal Aria Sandy Muhammad Adham Pradhana Muhammad Adham Pradhana Muhammad Afif Al Fayed Muhammad Amiruddin Muhammad Fajar Romdhon Muhammad Habib Wicaksono Muhammad Habib Wicaksono Muhammad Ihsan Muhammad Surya Bhaskara Nini Aryanti Novia Ayu Rizky Nur Habibatus Sholichah Nurhidayat Nurul Fatin Muhardika Mansyur Nurul Purwaningdyah Dharmastuti Nurwulansari Nurwulansari Pande Made Rony Kurniawan Panji Suwarno Panji Suwarno Panji Suwarno Parluhutan Sagala Petrus P.S Prima Aris Wardhani Priyanto Priyanto Provid Ariantoko Puguh Santoso Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Rahma Agun Aulal Muna Raja Humuntal Manalu Rajasains E. Ras, Abdul Rivai Regita Ernawati Rejang Musi Agastya A. S. W Relycia Solihin Renny Setiowati Resmanto Widodo Resmanto Widodo Putro Reza Mahendra Ridha Ayu Rachmawati Rifan Apriantara Risman, Helda Robbyanandri Pratama Robbyanandri Pratama Robertus Heru Triharjanto Rudiyanto Rudiyanto Rudy Laksmono Said, Budiman Djoko Sakinatunnafsih Anna Salsabila Cherish Okcavia Sartika Khairani Siregar Say Marina Octavia Shelvy Nujuliyani Siswo Hadi Sumantri Siswo Hadi Sumantri Siswo Hadi Sumantri Sobar Sutisna Sovian Aritonang Stellar Mella Subiyanto, Adi Sudibyo Sudibyo Sugimin Pranoto Suhirwan, Suhirwan Sulistiyana Sulistiyana Supriyanto Darmansyah Surachman Surjaatmadja Suyono Thamrin Syaiful Anwar Syamsul Maarif Syamsul Maarif Syamsunasir Syamsunasir Syamsunasir Syamsunasir Syamsunasir Syamsunasir Tamarell Vimy Taufik Akbar Teguh Prasetyo Trismadi Trismadi Ully Ngesti Pratiwi Uly Maria Ulfah Utama, Anang Puji Vania Amelia Annava Wibisono Poespitohadi Widodo Widodo Widodo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wilopo Wira Muharromah Wiranto, Surya Yoga Aztrianto Yudhawira Bhaskara Sembiring Yulian Tri Saptono Yulian Tri Saptono Yuliana Anggun Pertiwi Yusnaldi Yusnaldi