Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Cerita Interaktif untuk Pendidikan Mitigasi Gempa Bumi Anak Usia Dini Jayadinata, Asep Kurnia; Justicia, Risty; Ardiyanti, Dhea; Nikawanti, Gia; Sahidah, Lala Nabila Azkia; Lestari, Fuzi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7627

Abstract

Pendidikan mitigasi bencana gempa bumi sangat penting dipahami sejak dini mengingat Indonesia berada pada kawasan rawan gempa. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami oleh anak usia dini agar mereka mampu mengenali serta menerapkan langkah-langkah mitigasi secara tepat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku cerita digital berjudul “Bumi Bergetar Aku Tak Gentar” menggunakan platform Book Creator sebagai media edukasi mitigasi gempa bagi anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Education Design Research (EDR) yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, evaluasi, serta revisi prototipe melalui uji validasi ahli media dan ahli materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan layak digunakan dan efektif dalam meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan anak terhadap gempa bumi melalui fitur interaktif dan visual yang menarik. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan media edukatif digital yang inovatif dan mudah diakses untuk mendukung literasi mitigasi bencana di lingkungan PAUD.
Nap Practices and Social–Emotional Development in Early Childhood: Evidence from a Daycare Setting Salsabila, Annida; Jayadinata, Asep Kurnia; Ardiyanti, Dhea; Mustafa, Lily Muliana
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 11 No. 4 (2025): December
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i4.18024

Abstract

This study aims to describe the dynamics of changes in children’s social–emotional functioning before and after napping in early childhood education institutions that provide childcare services. Employing a qualitative approach with a descriptive case study design, the study investigates children’s behavioral patterns in a naturalistic setting through observations and semi-structured interviews. The participants comprised three children (two typically developing and one with special needs) along with three accompanying teachers, selected using convenience total sampling technique due to their availability at the research site. Data were analyzed using thematic analysis encompassing open coding, axial coding, and selective coding procedures. The findings identified three major themes: first, a significant improvement was observed in emotional regulation, autonomy, and social interaction following nap time. Second, substantial individual variations emerged, particularly in the child with special needs, who required more intensive co-regulation support. Third, the nap time experience was influenced by multifactorial interactions, including daily routines, physical environment, caregiver support, and parent, educator communication. These findings reinforce our understanding of emotional regulation, socio-emotional competence, and executive functioning in child development. The present study offers practical implications for policies regarding flexible nap time arrangements in full-day or daycare early childhood education settings and is aligned with SDG 3 (mental health and well-being) and SDG 4.2 (access to quality early childhood education).
Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PAUD Untuk Mengembangkan Emosi Positif Anak Zulya, Ghinaa Salsabila; Jayadinata, Asep Kurnia; Ardiyanti, Dhea
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v9i1.5039

Abstract

This study aims to examine strategies for integrating character education in Early Childhood Education (ECE) to enhance children’s positive emotional development. Character education is considered a fundamental foundation for fostering personality development, self-regulation, and social skills during early childhood. This study employed a qualitative descriptive approach involving six ECE teachers selected based on teaching experience and active engagement in classroom practices. Data were collected through observations and in-depth interviews conducted in Purwakarta Regency, West Java, Indonesia, in 2025. The findings indicate that character education was consistently embedded in daily learning activities through lesson planning using the B3 approach (Playing, Storytelling, and Singing), supported by teacher modeling. Core character values such as independence, empathy, discipline, and responsibility emerged as dominant outcomes, contributing to children’s emotional regulation, self-confidence, and social awareness. Teacher consistency and parent collaboration were identified as key supporting factors, while diverse child characteristics and limited parental involvement posed challenges. This study offers a theoretical contribution to the discourse on character education in ECE and supports the achievement of SDG 4 (Quality Education) and SDG 3 (Good Health and Well-being). 
Peran Guru dalam Mengembangkan Perilaku Asertif pada Anak Usia 4-5 Tahun Dinnillah, Millah; Jayadinata, Asep Kurnia; Nikawanti, Gia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7680

Abstract

Peran Guru sebagai figur utama di lingkungan PAUD memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk lingkungan yang kondusif dan mendukung pengembangan perilaku asertif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran guru sebagai fasilitator dan modeling dalam pengembangan perilaku asertif. Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif dengan teknik yang digunakan dalam penelitian ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa peran guru dalam mengembangkan perilaku asertif menjadi modeling dan fasilitator telah dijalankan dengan efektif, seperti memberikan arahan dan menunjukkan contoh konkret. Meskipun begitu, beberapa anak masih belum sepenuhnya mendapatkan stimulus dari lingkungan rumah, sehingga ada beberapa di antara mereka yang masih memerlukan bantuan baik dari guru maupun teman sebaya. Oleh karena itu, dalam upaya untuk membantu anak-anak mengembangkan perilaku asertif, penting bagi guru dan orang tua untuk memberikan dukungan yang konsisten, termasuk memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menemukan dan menjelajahi hal-hal baru.
Efektivitas Media Digital Gemas dalam Meningkatkan Pemahaman Memilah Sampah Anak Usia 5-6 Tahun Ardiyanti, Dhea; Elviani, Ulva; Putri, Hafiziani Eka; Jayadinata, Asep Kurnia; Rahmatillah, Diniah; Sahidah, Lala Nabila Azkia; Ariffin, Meylani Nur; Hopipah, Nurul; Mahardita, Rere Aulia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7739

Abstract

Permasalahan sampah terus meningkat di Indonesia menunjukkan perlunya edukasi lingkungan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas media digital GEMAS (Gerakan Memilah Sampah) berbasis Book Creator dan PictoBlox dalam meningkatkan pemahaman anak usia 5–6 tahun mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik. Metode deskriptif kuantitatif dengan desain pretest dan posttest pada 13 anak yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen pretest dan posttest diuji validitas serta reliabilitasnya, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas dan paired sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dari nilai pretest (M = 4,54) ke posttest (M = 7,69) dengan nilai sig. 0,000 < 0,05. Maka, media GEMAS terbukti efektif meningkatkan pemahaman anak dalam memilah sampah. Validasi ahli juga menegaskan kelayakan aspek materi dan interaktivitas media. Secara praktis, GEMAS memperkuat literasi lingkungan melalui pengalaman belajar digital yang konkret dan menarik. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi Book Creator dan PictoBlox sebagai media pemilahan sampah yang belum banyak diterapkan dalam pembelajaran PAUD.
Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru di PAUD Nabila, Zahra Alya; Julianti, Luthfiyyah Dwi; Hadinata, Oktaviani Putri; Al Aribah, Annisa; Nadia, Zharfania Izzatun; Ardiyanti, Dhea; Jayadinata, Asep Kurnia; Putri, Hafiziani Eka
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru pada lembaga PAUD sebagai bentuk pembinaan profesional untuk meningkatkan kompetensi guru, terutama dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan belajar, serta evaluasi perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 32 responden yang terdiri dari 28 guru dan 4 kepala sekolah dari beberapa PAUD di Subang, Purwakarta, Karawang, dan Tangerang Selatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup skala Likert dan dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, serta uji regresi linier sederhana. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala sekolah dan kinerja berada pada kategori tinggi. Namun, berdasarkan hasil uji regresi linier sederhana, supervisi kepala sekolah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja guru PAUD. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun supervisi telah dilaksanakan dengan baik, terdapat faktor lain yang kemungkinan lebih dominan dalam memengaruhi kinerja guru PAUD. Oleh karena itu, supervisi kepala sekolah tetap perlu dilaksanakan secara konsisten dan didukung oleh upaya pembinaan lain guna meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.
Efektivitas Metode Bermain dalam Mengoptimalkan Perkembangan Sosial Emosional di PAUD Azzahra, Naifah Luqyana; Putri, Alisha Sabrina; Aulianti, Devi; Maulida, Naila Rizqi; Hermawan, Nadhira Aulia; Ardiyanti, Dhea; Jayadinata, Asep Kurnia; Putri, Hafiziani Eka
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Metode Bermain dalam Mengoptimalkan Perkembangan Sosial-emosional di PAUD. Pembelajaran Bermain ini dipandang mampu untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih natural, menyenangkan dan menarik keterlibatan aktif anak. Melalui supervisi yang terstruktur, kegiatan bermain dapat diarahkan sehingga tidak berfokus pada aspek kognitif, tetapi mengembangkan kemampuan bekerja sama, empati, pengendalian emosi dan keterampilan berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif melalui pengumpulan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Pembelajaran Bermain terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional pada anak, dilihat dari meningkatnya interaksi positif, keberanian mengekspresikan perasaan, dan kemampuan menyelesaikan konflik sederhana. Temuan ini menegaskan bahwa supervisi yang tepat dalam kegiatan Bermain menjadi peranan penting dalam mendukung Perkembangan Sosial-emosional anak usia dini.
Pendidikan Karakter Anak Usia Dini : Kontribusi Guru Dan Peran Aktif Orang Tua Fatimah, Qori Mulqi; Jayadinata, Asep Kurnia; Nikawanti, Gia; Kartini, Entin
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1409

Abstract

Pendidikan anak usia dini menjadi pondasi penting pembentukan kepribadian dimasa mendatang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi guru dan peran aktif orang tua dalam pendidikan karakter anak usia dini. Pendekatan kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dilakukan selama dua bulan (September–Oktober 2025) terhadap 15 anak usia 5–6 tahun dan 1 guru kelas. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles-Huberman- Saldana melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan validasi triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil menunjukkan guru memakai kode khusus dalam interaksi untuk membentuk lima nilai karakter utama (kejujuran, tanggung jawab, disiplin, rasa hormat, kerja sama), didukung program monitoring bersama dengan evaluasi berkelanjutan guru–orang tua. Implikasi penelitian ini adalah model kolaborasi terstruktur dapat diadaptasi lembaga PAUD lain untuk memperkuat konsistensi pendidikan karakter antara sekolah dan rumah serta meningkatkan efektivitas internalisasi nilai pada anak.  
Hubungan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Dengan Minat Belajar Anak Usia Dini Maulida, Triana; Arsapermana, Saveria Shabrina Zahwa; Jayadinata, Asep Kurnia; Ardiyanti, Dhea; Putri, Hafiziani Eka; Zarifa, Siti Aliyyah; Shalwa, Azzahra
BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal Vol 5 No 1 (2026): BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, January 2026
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bocah.v5i1.12089

Abstract

The use of technology-based learning media is a widely used strategy in early childhood education to support learning. This study aims to examine the relationship between the use of technology-based learning media and early childhood learning interest based on the perspective of early childhood teachers. The study uses a quantitative approach with an associative design. Data were collected using a four-point Likert-scale online questionnaire completed by 14 early childhood teachers in the Purwakarta and Bandung areas who actively use technology in learning. The research instrument was first tested for validity using corrected item–total correlations and for reliability using Cronbach’s alpha. Data analysis included the Kolmogorov–Smirnov normality test and Spearman’s correlation test. The analysis showed that all items in the instrument were valid and reliable. The Spearman correlation test yielded a correlation coefficient of 0.585 (p = 0.028; < 0.05), indicating a positive and significant relationship between the use of technology-based learning media and early childhood learning interest. These findings indicate an association between variations in technology use in learning and children’s interest in learning, as reflected in their attention, engagement, and enthusiasm during the learning process in a limited sample.
THE EFFECT OF CONGKLAK GAMES ON THE COGNITIVE DEVELOPMENT OF EARLY CHILDHOOD Najah, Adzro Fadila; Nuha, Alyaa Addien; Febrianty, Audry Eka Putri; Ferina, Ira; Sari, Tiara Naswa; Jayadinata, Asep Kurnia; Kurniati, Euis; Putri, Hafiziani Eka
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v10i1.3209

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of congklak as a learning medium for the cognitive development of children aged 5-6 years. Using a quantitative method with a One Group Pretest-Posttest pre-experimental design, the study involved eleven children at the Kota Ilmu Plus Kindergarten. The intervention was carried out for three weeks with a frequency of once per week, a duration of 30-45 minutes per session. Data were collected through structured observations measuring the ability to count, problem solving, logical thinking, focus, and memory. The results showed a decrease in the average score from 20.82 (Developing According to Expectations) in the pre-test to 15.82 (Starting to Develop) in the post-test, with an increase in variance from 11.76 to 84.76. A paired sample t-test showed a significant difference (t=2.355; p=0.040<0.05). The analysis identified internal factors (cognitive maturity, emotional state, motivation, learning style, concentration, physical condition, previous experience) and external factors (student grouping, time management, lesson planning, teacher competence) that influence learning outcomes. The study concluded that the effectiveness of the congklak game is highly dependent on the suitability of the application to the individual characteristics of the child and requires attention to supporting learning factors. A differentiated approach that considers the child's cognitive-emotional readiness, adequate time allocation, and responsive teaching strategies to individual needs is needed.
Co-Authors Aah Ahmad Syahid, Aah Ahmad Adianti, Auliya Fairah Adzkia, Kireina Putri Aeni, Afufil Aghisni, Ulhaq Ainurrahmah, Salsa Al Aribah, Annisa Allwatie, Miar Amalia Rahmawati Ambarsari, Devi Andriyani, Wina Ani Nur Aeni, Ani Nur Anugrah, Dini Aqilah, Benazir Ardhiyanti, Dhea Ardiyanti, Dhea Ariffin, Meylani Nur Arsapermana, Saveria Shabrina Zahwa Ash Shiddiq, Reza Nurfaudzan Atep Sujana Atun, Isrok Aulianti, Devi Azzahra, Farel Azzahra, Naifah Luqyana Cucun Sunaengsih, Cucun Dea Amelia, Dea Diah Gusrayani, Diah Dinata, Hane Yorda Dinnillah, Millah Elviani, Ulva Erikalisdiana, Dyanti Safitrilia Euis Kurniati Fadillah, Khoerunnisa Nur FANDI ACHMAD Fatimah, Qori Mulqi Fattikasary, Ayva Tuzqya Faudzan, Muhammad Iqbal Fauziah S, Siti Nurazizah Fauziah, Jihan Febrianty, Audry Eka Putri Ferina, Ira Filza, Nida Illaha Francisca, Helga Dwiyantie Galih Dani Septiyan Rahayu Galura Muhammad Suranegara Gustiana, Rina Gustina, Rai Restu Hadinata, Oktaviani Putri Hadiyani, Nurani Hafiziani Eka Putri, Hafiziani Eka Hammudah, Gina Kharisma Harisman, Dimas Hazrati, Okti Helinah, Eliys Herman Subarjah Hermawan, Nadhira Aulia Hopipah, Nurul Ichwan Nul Ichsan Idat Muqodas Irawati, Riana Isrokatun Isrokatun Jajang Bayu Kelana Jamilah, Nur Asy-Syifa Julia Julia Julianti, Luthfiyyah Dwi Kartini, Entin Kheqal, Abdul Lestari, Fuzi Lestari, Siti Nur Azizah Puji Ayu Luthfi Luthfi, Luthfi Maharani, Aura Maharani, Kania Mahardita, Rere Aulia Maranatha, Jojor Renta Maryani, Deassy Mas’odi Mas’odi Maulana Maulana, Maulana Maulani, Juniar Maulida, Naila Rizqi Maulida, Triana Mentari, Alin Mustafa, Lily Muliana Muthmainnah, Tsabita Nabila, Zahra Alya Nadia, Zharfania Izzatun Najah, Adzro Fadila Nikawanti, Gia Nuha, Alyaa Addien Nurbani, Destisari Nurfajriah, Silvia Nurfajriyah, Derin Nurfajriyah Nurfatmala, Silmaulan Nurkhasanah Nurkhasanah Nusyaebah, Anisa Nadya Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Primadi, Diaz Andhika Pujawati, Sri Ayu Putri, Agusty Yarsiska Putri, Alisha Sabrina Rafifah, Fairuz Afra Rahman, Fadhila Dwi Rahmatillah, Diniah Rahmawati, Resti Rini, Khansa Pramesti Sulistyo RISTY JUSTICIA, RISTY Robiah, Bibih Siti Rohmatun, Yunia Rosalita, Nita Rostiani, Ani Safarina, Nadia Safira, Yashinta Sagala, Josua Sahidah, Lala Nabila Azkia Salsabila, Annida Santika, Ajeng Amalia Saputri, Navy Ana Sari, Heni Puspita Sari, Tiara Naswa Sembiring, Tharisa Basariahna Setia, Ayu Shalwa, Azzahra Shofuroh, Hanifa Sidiq, Angga Permana Silaban, Pitria Silfiani, Sindy Silvia, Okeu Wila Solihat, Risma Koriah Subagja, Adi Sudin, Ali Suhendar Suhendar, Suhendar suhirwah, suci ulfah Sunarya, Dede Tatang Syaifullah, Muhammad Wildan Syarif Hidayat Syarifah, Zulfa Trisnawati, Inne Wulan Wardani, Yusi Yustiani Widianti, Almaidah Wirya, Deany Yasir Yuda Yudistira, Yuda Zarifa, Siti Aliyyah Zijiah, Ipah Zulya, Ghinaa Salsabila