Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

STRATEGI MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN INOVASI PEMBELAJARAN PASCA PEMBELAJARAN DARING DI KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN LOMBOK UTARA Jiwandono, Ilham Syahrul; Ermiana, Ida; Oktaviyanti, Itsna; Astria, Fitri Puji; Maulyda, Mohammad Archi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.791 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v6i1.4399

Abstract

Situasi Pandemi Covid-19 membawa dampak negatif dalam pendidikan dan pembelajaran, yaitu adanya kompleksitas permasalahan dalam pendidikan di Indonesia. Masalah tersebut adalah kurangnya kreativitas teknik mengajar dan tidak ada inovasi dalam proses pembelajaran. Merespon masalah tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat berencana melaksanakan kegiatan workshop yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan berbagai teknik mengajar dan inovasi pembelajaran di era adaptasi baru. Kegiatan dini dilaksanakan dengan 5 tahapan utama yakni; (1) Koordinasi; (2) observasi; (3) komunikasi; (4) Pelaksanaan; dan (5) Evaluasi. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 19 guru di SDN 3 Sokong. Untuk mengevaluasi kegiatan ini, diberikan angket respon dan penugasan portofolio yang dikerjakan oleh guru. Hasil angket respon peserta menunjukkan 63% peserta menyatakan bahwa penyampaian materi sudah jelas. Untuk kebermanfaatan kegiatan, 58% peserta menyatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan sangat bermanfaat. Selain itu ada 32% peserta yang menyatakan bahwa kegiatan bermanfaat bagi guru. Hasil produk yang dihasilkan oleh peserta workshop juga telah terpenuhi dengan baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan workshop yang dilaksanakan oleh tim PKM dikatakan berhasil
Metode Problem Based Learning untuk Mengklasifikasikan Argumen Mahasiswa PGSD terhadap Masalah Maulyda, Mohammad Archi; Indraswati, Dyah; Affandi, Lalu Hamdian; Nursaptini, Nursaptini; Astria, Fitri Puji
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 10 No. 2 (2020): Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Departemen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v10i2.3775

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mengklasifikasikan jenis-jenis argument yang diberikan mahasiswa ketika menyelesaikan masalah. Metode penelitian yang gunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah 50 mahasiswa PGSD Universitas Mataram yang telah melaksanakan perkuliahan dengan metode PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa argument mahasiswa terbagi menjadi 3 jenis kategori yakni, (1) True-False Argument; (2) Good-Bad Argument; dan (3) PolicyArgument. Jenis argument yang paling sering digunakan mahasiswa adalah True-False Argumen dimana subjek dalam kelompok ini cenderung memberikan pernyataan untuk membenarkan pendapatnya atau menyanggah pendapat orang lain. Sedangakan subjek dalam kelompok Good-Bad Argument cenderung melihat argument berdasarkan kebermanfaatan dan implementasi pernyataanya secara nyata. Untuk jenis argument Policy Argument subjek dalam kelompok ini cenderung tidak menggunakan teori-teori individual (personal) namun menggunakan data Undang-Undang atau kebijakan pemerintah sebagai landasan argumenya.
Pengaruh Gerakan Program Literasi Sekolah Dengan Model MLM (Membaca Lima Belas Menit) Terhadap Kemampuan Memahami Isi Teks Eksplanasi Kelas V SDN 20 Cakranegara Darmanika, I Wayan Mudiarsa; Istiningsih, Siti; Erfan, Muhammad; Astria, Fitri Puji
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i1.12093

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Pengaruh Model MLM (Membaca Lima Belas Menit) dalam gerakan program literasi sekolah terhadap kemampuan memahami isi teks eksplanasi kelas V SDN 20 Cakranegara. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen (Quasi experimental design). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA dan VB SDN 20 Cakranegara, terdiri dari 2 kelas yaitu : Kelas A terdiri dari 27 siswa dan Kelas B terdiri dari 25 siswa. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis dapat dilihat pada table di atas diperoleh nilai thitung = 3,849 ≥ ttabel 2,010, dengan nilai sig (2-tailed)  adalah 0,000 < 0,05 maka Ha diterima, maka dapat disimpulkan ada pengaruh gerakan program literasi sekolah dengan model MLM (membaca Lima Belas Menit) terhadap kemampuan memahami isi teks eksplanasi kelas V SDN 20 Cakranegara. Maka dapat ditarik kesimpulan dari hasil uji tersebut terdapat pengaruh program literasi sekolah dengan model MLM (Membaca Lima Belas Menit) terhadap kemampuan memahami isi teks eksplanasi.
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SD PASCA PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA Hasnawati, Hasnawati; Syazali, Muhammad; Astria, Fitri Puji; Putra, Gita Prima; Septiani, Melinda; Anggreni, Mela
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merdeka sangat mendorong pengembangan kemampuan literasi siswa, diantaranya yaitu literasi sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kemampuan literasi sains siswa sekolah dasar setelah diimplementasikannya Kurikulum Merdeka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui tes literasi sains. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 37 Mataram yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Data dianalisis menggunkan deskriptif berupa persentase tingkat kemampuan literasi sains siswa. Hasil analisis data menunjukkan sebagian besar siswa memiliki kemampuan literasi sains katagori sedang yaitu sebanyak 69,39 %, hanya 10,2 % masuk katagori tinggi dan sisanya 20,41 % masih berada pada katagori rendah. Sementara hasil analisis tiap-tipa indikator, dari tiga indikator yang di ukur terlihat bahwa siswa masih kesulitan pada indikator menafsirkan data dan bukti ilmiah dimana hanya 4,08% yang berkemampuan tinggi, sangat rendah dibandingkan dua indikator yang lain, namun paling banyak yang masuk katagori rendah yaitu 38,78%. Sementara pada indikator menjelaskan fenomena ilmiah katagori tinggi sebesar 38,78 % dan katagori rendah sebesar 20,41% serta untuk indikator evaluasi dam merencanakan percobaan ilmiah katagori %tinggi sebesar 32,65% dan katagori rendah sebesar 16,33 %. Jadi secara umum kemampuan literasi sains siswa rata-rata tergolong sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif, namun masih perlu dioptimalkan melalui metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan berorientasi pada pemecahan masalah.
Analisis Kesiapan Guru untuk Melakukan Penilaian dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 02 Jurit Kecamatan Pringgasela Lombok Timur Pebriani, Inas; Affandi, Lalu Hamdian; Astria, Fitri Puji
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5645

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini terletak pada belum optimalnya kesiapan guru dalam melakukan penilaian sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka, terutama dalam hal penyusunan instrumen, pelaksanaan asesmen autentik, serta pengelolaan waktu dan sumber daya yang tersedia. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam bagaimana kesiapan guru, hambatan yang dihadapi, serta strategi atau solusi yang diterapkan dalam mengatasi kendala tersebut guna mendukung implementasi penilaian yang efektif di SDN 02 Jurit. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru kelas I dan IV serta peserta didik kelas I dan IV. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wali kelas I dan IV di SDN 02 Jurit telah mempersiapkan pelaksanaan penilaian dalam Kurikulum Merdeka melalu tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengolahan hasil, pelaporan, dan tindak lanjut. Akan tetapi menghadapi berbagai kendala, diantaranya kompleksitas instrumen asesmen, keterbatasan sarana dan prasarana, manajemen waktu yang menantang, juga jumlah peserta didik yang besar. Beban administrasi yang tinggi dan kurangnya pelatihan menjadi hambatan bagi guru dalam menyusun asesmen yang efektif. Selain itu, keterbatasan infrastruktur dan waktu yang tersedia semakin menghambat pelaksanaan penilaian, sedangkan jumlah siswa yang banyak membuat pemberian umpan balik secara individual menjadi sulit. Solusi untuk mengatasi kendala tersebut, guru menerapkan berbagai strategi, seperti memanfaatkan instrumen penilaian yang sudah ada, mengadopsi teknologi dalam proses asesmen, melakukan penilaian secara bertahap, bekerja sama dengan rekan sejawat, serta mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat pemahaman mereka. Dukungan dari pihak sekolah dan pemerintah, seperti pelatihan serta peningkatan fasilitas, sangat diperlukan agar proses penilaian dapat berlangsung lebih efektif dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Permainan Ular Tangga Terhadap Kemampuan Numerasi Siswa Kelas III di SDN Embung Karung Ananda, Astrina Pricilla; Istiningsih, Siti; Handika, Ilham; Astria, Fitri Puji
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i2.1161

Abstract

Penelitian ini menghadirkan kebaruan dalam upaya peningkatan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) yang dipadukan dengan media permainan tradisional, yaitu ular tangga. Inovasi ini belum banyak dijumpai dalam konteks pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar, khususnya di kelas III. Permainan ular tangga yang dimodifikasi secara pedagogis menjadi media belajar numerasi diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar, interaksi sosial antarsiswa, dan penguatan konsep numerik secara konkret. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan permainan ular tangga terhadap kemampuan numerasi siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental. Desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest design, di mana satu kelompok menjadi subjek penelitian dan diberikan perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran ular tangga. Penelitian ini dilakukan di SDN Embung Karung yaitu di Kelas III A sebagai kelas Kontrol dan Kelas III B menjadi kelas Eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, diperoleh temuan melalui independent sample t-test terhadap data akhir (posttest) kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan, diperoleh nilai sig. (2-tailed)= 0,000< 0,05. Sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya, kemampuan numerasi siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah perlakuan berbeda secara signifikan. Dengan demikian, bisa ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan permainan ular tangga terhadap kemampuan numerasi siswa kelas III di SDN Embung Karung.
Pengembangan Media Komik Edukatif IPAS untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Kelas V Ramadani, Suci; Harjono, Ahmad; Astria, Fitri Puji
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i3.11694

Abstract

Hasil survei PISA tahun 2022 menunjukkan bahwa rata-rata literasi sains siswa di Indonesia masih tergolong rendah, dimana menduduki peringkat ke-73 dari 81 negara. Rendahnya literasi sains ini disebabkan oleh beberapa faktor utama, diantaranya adalah kurangnya penggunaan bahan ajar yang bervariasi serta minimnya pemanfaatan media pembelajaran yang mendukung pemahaman konsep secara menyeluruh. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan bersama guru kelas V SDN 2 Kekeri, diketahui bahwa media pembelajaran yang digunakan di kelas terbatas pada buku guru dan buku siswa, tanpa dilengkapi dengan media visual lain yang dapat memperkaya pengalaman belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan media Komik Edukatif IPAS. Metode yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE dan dilaksanakan di SDN 2 Kekeri. Subjek uji kevalidan produk yaitu tiga validator ahli materi dan satu validator ahli media, sedangkan subjek uji kepraktisan yaitu satu guru kelas V dan 23 peserta didik kelas V.  Instrumen yang digunakan yaitu angket validasi ahli materi dan validasi ahli media untuk uji kevalidan produk, angket respon guru dan respon peserta didik untuk uji kepraktisan produk. Teknik analisis data kevalidan dan kepraktisan produk menggunakan rumus presentase perolehan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik edukatif IPAS memperoleh penilaian sangat valid dan sangat praktis, dengan skor 91,66% dari ahli media, 88,88% dari ahli materi, 100% dari hasil respon guru, 94,54% dari uji coba kelompok kecil, dan 92,64% dari uji coba kelompok besar. Dengan demikian, media komik edukatif IPAS layak digunakan dalam pembelajaran. Guru dapat memanfaatkan media komik edukatif IPAS sebagai alat bantu pengajaran yang efektif untuk menjelaskan konsep sains yang kompleks dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.
Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Comic AI Sebagai Media Kreatif dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 3 Lembar Selatan: Developing Comic AI-Based Teaching Materials as a Creative Medium for Learning at SDN 3 Lembar Selatan Primary School Wahyuningsih, Baiq Yuni; Ermiana, Ida; Astria, Fitri Puji; Hidayati, Vivi Rachmatul; Suranti , Ni Made Yeni; Febian, Wahyu
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.8133

Abstract

SDN 3 Lembar Selatan terletak di kecamatan Lembar, kabupaten Lombok Barat, NTB, dengan jumlah siswa yang sebagian besar berasal dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Lokasi ini berada di wilayah dengan potensi geografis dan sumber daya lokal yang mendukung pengembangan pendidikan, namun memiliki keterbatasan dalam akses terhadap teknologi dan inovasi pembelajaran modern. Tenaga pendidik di sekolah ini sebagian besar masih membutuhkan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dengan cara membekali guru dengan kemampuan menyusun bahan ajar interaktif berbasis Comic AI (Artificial Intelegence), sehingga mereka dapat menciptakan media pembelajaran yang menarik dan relevan. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian dilakukan dalam 3 tahapan: sosialisai, pelatihan dan evaluasi. Respons guru terhadap kegiatan ini  sangat positif. Berdasarkan hasil survei kepuasan guru diperoleh data 85% sangat puas, 15% puas, dan tidak ada yang menyatakan kurang puas. Secara umum, hasil post-test menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi, dengan mayoritas peserta mampu menjawab benar di hampir semua item pertanyaan. Rata-rata persentase jawaban benar mencapai 92,7%, yang menandakan bahwa workshop telah berhasil meningkatkan pemahaman guru tentang konsep, manfaat, dan penerapan Comic AI dalam pembelajaran. Namun demikian, terdapat beberapa aspek yang masih perlu diperkuat, khususnya pemahaman mengenai teknologi dasar Comic AI serta fungsi aplikasi pendukung seperti Canva.
Pengaruh Media Video Animasi Berbasis Canva Terhadap Motivasi Belajar Harakil Adzkar, Lalu Bunayya; Darmiany, Darmiany; Astria, Fitri Puji
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1504

Abstract

Inovasi yang minim dalam media pembelajaran, seperti penggunaan buku lembar kerja siswa (LKS) yang monoton dan penyampaian konsep materi yang masih abstrak, menjadi penyebab utama rendahnya motivasi belajar dan kebosanan peserta didik dilihat dari sebagian Besar peserta didik yang menunda – nunda tugas maupun pekerjaan rumah (PR) dan kurang aktif dalam proses pembelajaraan terutama pada pembelajaran IPAS. Oleh karena itu, diperlukan suatu alternatif media pembelajaran yang lebih variatif dan menarik, mengikuti seiring perkembangan teknologi pada zaman ini, salah satunya adalah pemanfaatan video animasi berbasis Canva pada materi sifat – sifat cahaya yang berpotensi meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran video animasi terhadap motivasi belajar kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experimental tipe nonequivalent control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini, teknik non probability sampling dengan jenis sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan observasi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Sandik. Uji Prasyarat pada penelitian ini menggunakan uji normalitas hasil nilai signifikansi sebesar 0,476 dan 0,147 untuk pre-test, sedangkan untuk post-test nilai signifikannya 0,229 dan 0,124 > 0,05 berdistribusi normal kemudian uji homogenitas hasil nilai signifikan yaitu 0,403 untuk pretest dan 0,453 untuk posttest > 0,05 bervarian homogen dan uji hipotesis yang digunakan adalah uji independen sampel t-test. Hasil independen sampel t-test diperoleh nilai thitung > tabel yaitu 38,272 > 2,024 dan nilai sig. (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,004 < 0,05 yang artinya Ha di terima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran video animasi terhadap motivasi belajar peserta didik kelas V di SD Negeri 2 Sandik.
Effects of Discovery Learning Model Towards Science Process Skills and Learning Retention Olvyana, Annisa; Ermiana, Ida; Astria, Fitri Puji
Jurnal Pijar Mipa Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v19i1.6394

Abstract

This research aims to determine the effect of the Discovery Learning learning model on science process skills and student learning retention. The population in this study were all 4th-grade students at SDN 6 Cakranegara, totalling 66 students. Samples were taken using a non-probability sampling technique with a saturated sampling type. This research uses a Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design research design. The instruments used are observation sheets to measure science process skills and multiple-choice test questions to measure learning retention. Analysis in this study used the One-Way ANOVA test with the help of SPSS 21.0 for Windows. The experimental class's average science process skill score was greater than the control class at 77.95%, as was student learning retention at 65%. The statistical analysis results show that the significance value of the influence of treatment on science process skills is 0.000, while the significance value of the influence of treatment on student learning retention is 0.000. So, it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted, which means a) the discovery learning model influences the science process skills of class IV students, and b) the discovery learning model influences the learning retention of class IV students.