Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TAKALAR: THE USE OF AUDIOVISUAL MEDIA IN LEARNING TO WRITE POETRY OF CLASS VIII STUDENTS OF SMP NEGERI 1 TAKALAR Bahri, Muhammad Nurul; Salam; Hasriani
Journal of Applied Linguistics and Literature Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Applied Linguistics and Literature
Publisher : Study Program of Indonesian Language Education, Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jall.v1i2.1249

Abstract

This research is quantitative research which aims to: (1) describe the results of class VIII students' poetry writing skills at SMP Negeri 1 Takalar using audiovisual media. This research is a type of quantitative research. The research design used is a One-Shot Case Study Research Design. The population in this study were class VIII students of SMP Negeri 1 Takalar. The sample in this research consisted of 25 students. The data collection technique in this research is a written test technique in the form of literary works in the form of poetry. The collected data was analyzed using descriptive statistics. The results of the analysis show that: (1) students' poetry writing skills after using audiovisual media for class VIII students at SMP Negeri 1 Takalar are categorized as good with the minimum score obtained by students being 63.3, the maximum score obtained by students being 93.3 and the average score being average is 76
Optimizing the Utilization of Reading Corners as an Effort to Improve Students' Reading Literacy at MI Negeri 2 Banjarmasin Aprianti, Henny; Hasriani
Jurnal Profesi Guru Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/jpgi.v2i1.445

Abstract

This study aims to analyze the impact of using a reading corner as an effort to improve students' reading literacy at MIN 2 Banjarmasin. This study uses a mixed research approach with the type of classroom action research. The design used is the Kurt Lewin model with four stages, namely planning, action, observation and reflection. The subjects of this study were students of MIN 2 Banjarmasin. The data for this study were obtained using questionnaire and observation techniques. The questionnaire was used to analyze the advantages and disadvantages of the reading corner that was created so that it could be improved and observation was used to analyze the impact of the reading corner on improving students' reading literacy. The data analysis technique used in this study was descriptive statistics by comparing the results obtained with indicators of research success. The results showed that the use of a reading corner can improve students' reading literacy at MIN 2 Banjarmasin. This can be seen from the increase in the percentage of students' reading literacy in each cycle with details of the pre-cycle 48.71%, the first cycle 66.39% and in the second cycle it increased to 89.66%. Thus, the use of a reading corner can be used as an alternative to improve students' reading literacy.
METAFORA DALAM PIDATO ANIES BASWEDAN PADA SINIAR YOUTUBE Ulil Amri; Mayong; Hasriani
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v3i2.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan jenis metafora dalam pidato Anies Baswedan pada siniar YouTube. Desain penelitian ini yakni deskriptif kualitatif. Sumber data dari penelitian ini adalan video dari media sosial YouTube. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan teknik catat. Hasil penelitian ini, peneliti menemukan 4 jenis metafora yang digunakan Anies Baswedan dalam pidatonya yaitu metafora bercitra antropomorfik yang mengimplikasikan sifat dan aktivitas yang biasa dilakukan oleh manusia, metafora bercitra abstrak ke konkret yang mengimplikasikan hal abstrak kemudian menjadikannya hal yang nyata, metafora bercitra sinestesia yang mengimplikasikan alat indera manusia serta pengalihan pengalaman, dan mettafora bercitra hewani yang mengimpilikasikan hal-hal yang berkaitan dengan hewan untuk pencitraan sesuatu yang lain. Setiap jenis metafora yang digunakan Anies Baswedan dalam pidatonya memiliki makna yang merujuk pada perubahan dan persatuan.
THE EFFECT OF ANXIETY TOWARD STUDENTS’ LEARNING MOTIVATION OF THE ELEVENTH GRADE AT SMAN 4 PALU hasriani; Abdul Gafur Marzuki; Amelia, Yuni; Syam, Hijrah
Datokarama English Education Journal Vol. 2 No. 1 (2021): August
Publisher : English Tadris Department, Tarbiyah and Teacher Training Faculty, Datokarama State Islamic University Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/dee.v2i1.29

Abstract

The objective of this research was to investigate the effect of anxiety toward students’ learning motivation of the eleventh grade at SMAN 4 Palu in the academic year 2019- 2020. This research used as a survey quantitative research method. The population of this research was conducted for the eleventh-grade students of SMAN 4 Palu with consisted of 50 students, who used purposive sampling with took 2 classes as the samples to encourage representative data. In the procedure of collecting data, the researcher used one of instrument is questionnaire. The questionnaire used to encourage the effect of anxiety and the motivation in learning English of the students. The researcher was giving students a questionnaire using WhatsApp. The questionnaire in Google form, so students just open and checklist their answer and send. The result of the questionnaire has shown there was no significant effect of anxiety toward students’ learning motivation. This result of Pearson Product Moment table, which has shown were scores of Sigs between effect Anxiety and Motivation was 0,450 or more than 0,05. It means there was no effect of anxiety toward motivation. The researcher concluding the effect of anxiety toward students' learning motivation was normal.
CHATGPT DALAM PRAKTIK PPG: STRATEGI BARU TINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 7 MALANG Hasriani; Irianto, Wahyu Sakti Gunawan; Wardhana, Nyoman Dedi Kusuma; Hermansyah; Abbar, Habib Muhammad; Ulum, Khoirul
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 7 No 2 (2025): EDISI 24
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v7i2.5752

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui penggunaan ChatGPT. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penerapan ChatGPT sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) di SMP Negeri 7 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas VII A sebanyak 30 orang. Fokus pembelajaran adalah pengenalan konsep dasar pemrograman dengan media Scratch yang dipadukan dengan ChatGPT sebagai pendamping interaktif. Pada Siklus I, pembelajaran diarahkan untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dasar seperti variabel dan perulangan. Sedangkan pada Siklus II, siswa menerapkan konsep-konsep tersebut dalam proyek animasi menggunakan Scratch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah, meningkatkan motivasi belajar, serta mendorong partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, ChatGPT terbukti menjadi strategi baru yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
PELATIHAN BAGI GURU MI DDI SEGERI DALAM MENGGALI POTENSI PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA Badaruddin, Sukri; Setiawan, Aan; Zuhdiah; Hasanuddin, Muhammad Idris; Saddang, Muhammad; Islam, Rukmana Fachrul; Hasriani; Rahmania
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 02 (2025): APRIL 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pengbadian ini adalah memberikan pelatihan kepada guru-guru untuk merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan prinsip Implementasi Kurikulum Merdeka. Metode yang dilakukan PkM menggunakan pendekatan andragogi, ini berfokus pada prinsip-prinsip pembelajaran yang berbasis pada pengalaman, keterlibatan aktif, serta pengembangan keterampilan praktis yang langsung dapat diterapkan di lapangan. Melalui metode ini, diharapkan para guru dapat memaksimalkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas dengan cara yang lebih sesuai dengan kebutuhan peserta didik mereka. Hasil dari kegiatan PkM menunjukkan bahwa  keberhasilan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru di MI DDI Segeri Kabupaten Majene dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Melalui pendekatan andragogi, para guru aktif berbagi pengalaman dan tantangan dalam mengelola keragaman peserta didik di kelas. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan berbagai teknik pengajaran dan teknologi, tetapi juga memperkuat pemahaman mereka tentang pentingnya pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Pendampingan Kreasi Youtube bagi Anak Jalanan di Kota Pare-Pare Hasriani; Ryan; Eka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8601

Abstract

Abstrak. Kelurahan Lapadde merupakan salah satu kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Ujung, Kotamadya Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan yang fokus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap anak jalanan (anjal), gepeng, dan pengemis yang meresahkan warga. Program ini selaras dengan program Pemerintah Kotamadya Parepare melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Dinas Sosial. Salah satu program yang dilakukan adalah home visit untuk mengurai dan mengurangi maraknya anak jalanan, gepeng, dan pengemis. Fokus dari program ini adalah pendataan untuk mengembalikan anjal, gepeng, dan pengemis ke bangku sekolah karena mayoritas mereka masih berada dalam kategori usia sekolah. Program ini sangat baik hanya saja perlu diiringi dengan program tambahan karena permasalahan anjal, gepeng, dan pengemis juga berkaitan dengan faktor ekonomi, sosial, dan budaya. Hal ini juga dikuatkan oleh banyaknya anjal, gepeng, dan pengemis yang tidak ingin lagi kembali ke sekolah formal. Alasan ini mengharuskan adanya langkah konkret dari pemerintah setempat melalui pendidikan nonformal melalui pemberian keterampilan dan skill tambahan kepada anjal, gepeng, dan pengemis sesuai dengan passionnya. Salah satu hal yang bisa dilalukan adalah pemberian literasi digital berupa pendampingan menjadi content creator yang sesuai dengan kondisi zaman dan perkembangan teknologi. Literasi digital diberikan sesuai dengan passion mereka yang memiliki bakat menyanyi tapi tersalurkan di jalanan. Melalui literasi digital, anjal, gepeng, dan pengemis diharapkan mampu mengelola kanal youtube yang diisi dengan lagu dan video rekaman. Persoalan yang dihadapi mitra selama ini adalah mitra belum memiliki pengetahuan membuat kanal youtube, mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan mengelola kanal youtube, belum memiliki pengetahuan/keterampilan menentukan content youtube, mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan mengambil gambar video, dan mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan mengedit video. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut adalah: 1) memberikan pengetahuan tentang literasi digital dan content creator, sekaligus mengajar cara membuat channel youtube, 2) memberikan pelatihan/keterampilan cara mengisi content youtube, 3) memberikan pelatihan/pengetahuan cara mengelola kanal youtube, 4) memberikan pengetahuan yang memadai untuk mengambil gambar content youtube, dan 5) memberikan pengetahuan yang memadai tentang pengeditan video content youtube. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah: 1) mitra sudah bisa membuat sebuah kanal youtube, 2) mitra sudah bisa mengelola kanal youtube, 3) mitra sudah bisa menentukan isi kanal youtube, 4) mitra sudah mengambil gambar, dan 5) mitra sudah bisa mengedit video.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Konsep Diri Penderita Kanker Payudara Hasriani
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i1.24624

Abstract

Penguatan pendidikan karakter bagi siswa di sekolah dasar melalui kearifan lokal di Sd Negeri 2 Baranti Hasriani; Suhartini Khalik; Suardi zain; Nurlaelah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang bentuk penguatan pendidikan karakter bagi siswa sekolah dasar melalui kearifan lokal. Kearifan lokal adalah fenomena yang luas dan kompleks, yang memiliki keunikan dan keberagaman, serta tidak mengenal batasan ruang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta studi dokumentasi terkait penerapan kearifan lokal dalam kegiatan pembelajaran. Sumber data penelitian ini adalah dari siswa dan guru yang ada di SD Negeri 2 Baranti. Analisis data penelitian ini menggunakan metode Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahap utama yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan gotong royong di SD Negeri 2 Baranti dapat menjadi sarana efektif dalam penguatan pendidikan karakter.Luaran dari penelitian ini adalah artikel ilmiah yang akan diterbitkan di jurnal, dengan harapan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan model pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam pendidikan karakter di sekolah dasar.
Analisis Struktur dan Perilaku Pasar Komoditas Kacang Tanah di Desa Libureng Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru Alfiqran, M.; Hasriani; Asriadi, Andi Amran
AGRIFITIA : Journal of Agribusiness Plantation Vol. 5 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis INSTIPER Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55180/aft.v5i2.1908

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine market behavior and structure with a focus on pricing, correlation analysis, market share, and concentration ratio. Traders were selected using the snowball sampling technique, while farmers were randomly selected from a total population of 200 people, with 36 people selected. Data collection was carried out using observation, interviews, and documentation methods. In the data analysis, this study focuses on market structure through market share, concentration levels, and barriers to market entry, as well as examining market behavior based on correlation coefficient values. From the research results, it is known that 34.06% of the market share is controlled by large traders, while 22.75% is controlled by intermediary traders, and 43.19% by farmers. Farmers operate in an environment with perfect competition of 19.30% related to market concentration. Large traders can be categorized as part of a tight oligopoly with a concentration ratio of 91.70%, while village middlemen tend to fall into the category of a tight oligopoly with a concentration ratio of 83.40%. Additionally, barriers to market entry, as seen from farmers' sales results, increased by 5.35% based on the Minimum Efficiency Scale (MES) evaluation. This indicates that peanut farmers do not face barriers to market entry, as the MES figure is below 10%. On the other hand, village intermediaries show a figure of 21.46%, indicating that their MES value exceeds 10%. Meanwhile, large traders show a result of 31.50%, further confirming that their MES value is above 10%, indicating barriers to market entry. Market correlation analysis shows a value of 0.125, indicating a very weak relationship. Therefore, peanut marketing involves three groups: farmers who operate effectively, intermediaries who operate with low efficiency, and large traders who operate with a high level of inefficiency. Keywords: Peanuts; Market Structure; Market Behavior   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku dan struktur pasar dengan fokus pada penetapan harga, analisis korelasi, pangsa pasar, dan rasio konsentrasi. Pedagang dipilih menggunakan teknik sampling snowball, sementara petani dipilih secara acak dari populasi total 200 orang, dengan 36 orang terpilih. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam analisis data, penelitian ini fokus pada struktur pasar melalui pangsa pasar, tingkat konsentrasi, dan hambatan masuk pasar, serta menganalisis perilaku pasar berdasarkan nilai koefisien korelasi. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa 34,06% pangsa pasar dikuasai oleh pedagang besar, 22,75% oleh pedagang perantara, dan 43,19% oleh petani. Petani beroperasi dalam lingkungan persaingan sempurna sebesar 19,30% terkait dengan konsentrasi pasar. Pedagang besar dapat dikategorikan sebagai bagian dari oligopoli ketat dengan rasio konsentrasi 91,70%, sementara pedagang perantara desa cenderung masuk ke dalam kategori oligopoli ketat dengan rasio konsentrasi 83,40%. Selain itu, hambatan masuk pasar, sebagaimana terlihat dari hasil penjualan petani, meningkat sebesar 5,35% berdasarkan evaluasi Skala Efisiensi Minimum (MES). Hal ini menunjukkan bahwa petani kacang tanah tidak menghadapi hambatan masuk pasar, karena angka MES berada di bawah 10%. Di sisi lain, pedagang perantara desa menunjukkan angka 21,46%, menunjukkan bahwa nilai MES mereka melebihi 10%. Sementara itu, pedagang besar sebesar 31,50%, yang lebih lanjut mengonfirmasi bahwa nilai MES mereka di atas 10%, menunjukkan hambatan masuk pasar. Analisis korelasi pasar menunjukkan nilai 0,125, menunjukkan hubungan yang sangat lemah. Oleh karena itu, pemasaran kacang tanah melibatkan tiga kelompok: petani yang beroperasi secara efektif, perantara yang beroperasi dengan efisiensi rendah, dan pedagang besar yang beroperasi dengan tingkat ketidakefisienan yang tinggi. Kata kunci: Kacang Tanah; Struktur Pasar; Perilaku Pasar