Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Metode SAS (Structural Analytical Synthesis) Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 di MI Al Islamiyah Gandekan Apriani, Ria; Maksum, Khanif; Rouzi, Kana Safrina
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 14, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2023.14(3).181-191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menerapkan langkah-langkah operasional metode SAS (Structural Analytical Synthesis) terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 di MI AL Islamiyah Gandekan, mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan metode SAS (Structural Analytical Synthesis) terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 di MI AL Islamiyah Gandekan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dalam bentuk Quasi Eksperimental Design type Nonequivalent Control Group Design . Subjek penelitian ini yaitu kelas I A sebagai kelas kontrol dan 1 B sebagai kelas eksperimen. Lokasi penelitian di MI Al Islamiyah Gandekan. Pengumpulan data menggunakan pretest-posttest dan observasi. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan metode pembelajaran SAS dikelas I berjalan sesuai dengan RPP dengan langkah-langkah penerapan metode SAS sebagai berikut: a) Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa untuk melihat sebatas mana siswa mampu membaca dan mengingat huruf, kata, suku kata dan kalimat, b) Guru menjelaskan pengertian-pengertian dari kalimat, kata, suku kata, serta huruf pada kartu kalimat bergambar di papan tulis. Kemudian guru menjelaskan proses analisis menggunakan metode SAS, c) Siswa mengikuti guru dalam menganalisis kalimat sederhana, mulai dari menguraikan kalimat menjadi kata lalu menguraikan kata menjadi suku kata, kemudian suku kata diuraikan menjadi huruf-huruf dan diulangi lagi sampai menjadi kalimat seperti semula, d) Siswa mengerjakan lembar soal dengan menggunakan metode SAS, e) Guru membimbing siswa dalam membuat kesimpulan pada pembelajaran yang telah dilaksanakan. Metode pembelajaran SAS (Structural Analytical Synthesis) berpengaruh terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di MI Al Islamiyah Gandekan dari hasil analisis data terdapat korelasi antara variabel metode SAS dengan variabel keterampilan membaca permulaan siswa yaitu hasil uji-t diperoleh nilai asymp sig. (2-tailed) 0,006 < 0,05 dapat diartikan bahwa berbeda signifikan, maka  ditolak dan diterima. Nilai rata-rata yang diperoleh kelas eksperimen lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol yaitu 65,04 dengan 55,04. Adapun pada skor N-gain sebesar 0,3 termasuk pada kategori rendah, di mana adanya pengaruh dalam peningkatan keterampilan membaca permulaan siswa dengan peningkatan setiap siswanya rendah, namun penggunaan metode SAS lebih besar peningkatannya dibandingkan pada penggunaan metode ceramah dengan perolehan skor N-gainnya 0,1. Maka penggunaan metode SAS berpengaruh terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di MI Al Islamiyah Gandekan.
Sosialisasi Pencegahan Stunting melalui Posyandu Remaja di Dusun Banjardawa Taman Pemalang Jawa Tengah: - Torifa, Wheni Suangga; Rouzi, Kana Safrina; Hidayati, Lilis; Khairunnisa, Latieffatul; Novitasari, Rindy; Wati, Dita Lia; Ulyanika, Ingga Arbiantara; Septiana, Qissa Muthia; Putri, Ghaitsani Aulia; Jannah, Hilya Nur; Ramadhan, Ilman Mohamad; Maulidho, Ilham; Sabrina, Nessa
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1722

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Pencegahan stunting perlu dilakukan sedini mungkin, termasuk pada kelompok remaja sebagai calon orang tua. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait stunting melalui sosialisasi di Posyandu Remaja Dusun Banjardawa, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Metode kegiatan meliputi sosialisasi interaktif, diskusi, simulasi, dan refleksi yang melibatkan 15 remaja sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap faktor penyebab stunting, dampak jangka panjang, serta pentingnya pemenuhan gizi dan pola hidup sehat sejak remaja. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapatkan respons positif dari peserta dan mitra. Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mendorong keterlibatan remaja dalam upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas.
Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting Sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Unggul di Dusun Iroyudan Kelurahan Guwosari Wardiyana, Lisa; Rouzi, Kana Safrina; A'yun, Riza Shinta Qurrota; Batubara, Saimarrasoki; Saputro, Pujo Hari; Sulaiman, Ahmad; Viantina, Anisa Lia; Hakim, Luqmanul; Amsy, M.R Mutawakkil; Wulandari, Narulita; Silvianah, Nita; Sari, Susi Nopita; Fatonah, Umti
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.417 KB) | DOI: 10.21927/jbd.2022.1(1).25-28

Abstract

Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh pada balita yang disebabkan karena kekurangan gizi secara kronis atau berkepanjangan dalam waktu yang lama sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Salah satu penyebab stunting yaitu kurangnya pengetahuan ibu dan pola asuh yang kurang tepat. Oleh karena itu, diperlukan adanya sosialisasi mengenai cara pencegahan dan penanganan stunting. Metode pengabdian dengan penyuluhan dan ceramah disetai tanya jawab tentang pencegahan dan penanganan stunting melalui media power point. Peserta yang mengikuti soasialisasi terdiri dari 12 remaja putri, 3 ibu hamil dan 9 ibu dari balita yang mengalami stunting di Dusun Iroyudan Kelurahan Guwosari. Dalam kegiatan ini menghasilkan bahwa semua peserta sudah tersosialisasi mengenai stunting, dampak dari stunting, serta cara pencegahan dan penanganannya.
Bantu Pengembangan Desa Bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Desa Grinting Purnomo, Halim; Sairin, Sjafri; Samidjo, Gatot Supangkat; Widodo, Aris Slamet; Nurjanah, Adhianty; Rouzi, Kana Safrina
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.008 KB) | DOI: 10.21927/jbd.2022.1(1).1-8

Abstract

Desa Grinting merupakan desa yang cukup cocok untuk bercocok tanam.  Daun kelor atau Moringa oleifera merupakan salah satu tanaman yang mempunyai segudang manfaat. Karena keberagaman manfaatnya ini di Desa Grinting terdapat sebuah UMKM di kalangan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Desa Grinting yang mengembangkan produk daun kelor. Daun kelor di sini diolah dan dibuat menjadi berbagai jenis produk makanan yang lezat. Adapun makanan yang diolah dari bahan daun kelor adalah keripik daun kelor, teh daun kelor dan kue basah daun kelor. Selain dari UMKM daun kelor tersebut, terdapat juga banyak UMKM lainnya. Namun sayangnya dalam pelaksanaannya, UMKM yang berada di Desa Grinting belum memanfaatkan metode pemasaran yang berbasis digital secara optimal.  Sebagian besar para pelaku UMKM masih menggunakan metode pemasaran offline sehingga lingkup pemasaran poduk belum seluas pemasaran yang dilakukan secara online. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk pendampingan dan membantu pengembangan pemasaran online pada pelaku UMKM di kalangan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Desa Grinting.
The Constructivist Approach in the Implementation of MBKM for Higher Education in the Society 5.0 Era Musyrifah, Farida; Rouzi, Kana Safrina; Fathurrohman, Rizal; Saryanto, Saryanto; Husen Ismail, Faisal; Andaryati, Erni
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol. 9 No. 1 (2025): Vol 9, No1(2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v9i1.10823

Abstract

The Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) program, launched by Indonesia’s Ministry of Education and Culture, seeks to improve the quality and relevance of higher education by granting students greater autonomy and learning flexibility. In the era of Society 5.0, where human and technological collaboration is essential, MBKM aligns with the constructivist philosophy that emphasizes active participation, collaboration, and reflection in constructing knowledge. This study employs a literature review approach within a constructivist philosophical framework, analyzing academic publications, policy documents, and empirical studies from 2020 to 2025 to explore how MBKM facilitates contextual, adaptive, and student-centered learning. The findings indicate that MBKM strengthens experiential and project-based learning by promoting collaboration among students, lecturers, and communities through internships and interdisciplinary projects. These practices enable learners to connect theory with real-world experiences, enhance critical and reflective thinking, and develop adaptive, creative, and resilient competencies. Viewed through a constructivist lens, MBKM represents a transformative educational innovation that bridges academic theory with societal application. It supports learner autonomy and cultivates holistic competencies necessary for the Society 5.0 era, preparing graduates to face global challenges with resilience, innovation, and a lifelong learning mindset. Overall, MBKM serves as a strategic model for advancing higher education that is contextual, adaptive, and responsive to the dynamic demands of the digital and technological age.
Integrating Religious Moderation into a School-Based Bullying Prevention Framework: Evidence from a Philippine Context Mariah Kibtiyah; Fitriah M. Suud; Kana Safrina Rouzi; Mirawati Mirawati; Kasmil S. Abdulwahid; Cut Afrina; Wahyu Khafidah
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku4847

Abstract

Purpose– This study aims to develop and evaluate a school-based bullying prevention model integrating religious moderation principles to enhance adolescents’ understanding of bullying behavior within a Philippine secondary school context. Design/methods/approach – A quasi-experimental pre-test–post-test control group design was employed involving 74 tenth-grade students divided into experimental (n = 37) and control (n = 37) groups using purposive sampling. The intervention consisted of a two-day structured psychoeducational program integrating values of tolerance, empathy, and moral responsibility. Data were analyzed using Shapiro–Wilk normality testing followed by Wilcoxon signed-rank and Mann–Whitney U tests. Findings– The experimental group demonstrated a statistically significant increase in bullying understanding scores from pre-test to post-test compared to the control group (p < .05). Gain score comparisons further indicated that the intervention contributed to measurable improvement in students’ cognitive awareness of bullying behavior. Research implications/limitations– The study is limited to one school context and employs purposive sampling, restricting broader generalization. Future research should test the model across multiple schools and cultural settings and examine behavioral outcomes beyond cognitive understanding. Originality/value-This study offers a theoretically grounded and context-specific bullying prevention framework integrating religious moderation within moral regulation and social-ecological perspectives.
The Role of The Leadership of Ma’had Al-Buus Al-Islamiah in The Development of The Islamic Generation in Yala, Southern Thailand Muhammadnur Kora; Ahmad Salim; Kana Safrina Rouzi; Ahmad Syamsul Arifin; Aida Hayani
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 19 No 1 (2024)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v19i1.11043

Abstract

The function of educational institutions has occasionally been crucial, particularly in the development of the younger generation to be more qualified. Through the educational institutions of the practitioners, the younger generation is formed, among other things. The purpose of this study is to find out how the role of the leader of Ma’had Al-Buuss Al-Islamiah in Islamic Generation Building in Raman Yala, and what is the leadership's biggest challenge? This research is a qualitative study that is used to analyse phenomena, beliefs, and the way that both individuals and groups of people think. Primary data types, which can be examined and acquired on-site, are used in research. Ways for gathering data, including documentation, interviews, and observation. Data analysis through data reduction, data display, and inference. Data approval using source triangulation techniques. This investigation found that the role of Master Haji Muhammad Ramli Kora was very influential in the education institutions and the public in particular in the district of Raman Province of Yala.
Humanized Collective Awareness in Islamic Education for Public Prosperity: A Cross-Cultural and Religious Psychological Study Kana Safrina Rouzi; Fitriah M. Suud; Moh. Toriqul Chaer
An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial Vol. 8 No. 1 (2021): July
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/annuha.v8i1.374

Abstract

Islamic education is essential even as the spearhead for the development of religion, culture, and humanity because the aim of Islamic education, in general, is to be rahmatan lil alamin, which means non-discrimination through understanding the meaning of Al-Hujurât: 13. This meaning exists in the offer of teaching solutions with an interfaith and cultural approach with a reflective method. It produces self-awareness that is Islamic education requiring not only teaching religion is essential, but also how to explore and understand more substantive religious values so that one day can become a more spiritual and humanist human being. The purpose of this research is to present text studies as a solution to the current cultural and religious diversity. The result found that collective awareness in the frame of religiosity needs to be in Islamic education for the benefit of the people in a country with a high level of diversity.
ADOLESCENT EMOTIONS AND SKINCARE TEXTURE: A MIXED-METHODS EXPLORATORY STUDY Agyl Muhammad Dzikrullah; Desi Setiyadi; Deby Puspitaningrum; Ira Siti Rohmah Maulida; Kana Safrina Rouzi
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v6i3.923

Abstract

This study explores the effect of skincare product texture on users’ emotional responses, especially female adolescents aged 16–21 years. Using mixed-method, quantitative and qualitative approach, this study is conducted in Jakarta, Tangerang, Bandung, Banyumas, and Yogyakarta. Total of 30 participants in this study follow three stages of product use: First Touch, During Application, and After-Absorption. Participants’ emotions are measured using the Self-Assessment Manikin (SAM) for the dimensions of valence, arousal, and dominance, and also the PANAS scale to measure changes in positive and negative emotions before and after using the skincare product. The result shows that at the First Touch stage, there is no significant difference in emotions statistically. However, qualitative data reveal variations in perceptions of sticky or runny texture. At the During Application stage, softness shows a significant effect on the sense of control and positive emotions. Meanwhile, at the After-Absorption stage, stickiness, greasiness, and film residue have a significant effect. Product with a soft texture, fast absorption, and no residue (product 2) is the most preferred and show to significantly reduce negative emotions based on the PANAS scale. This study emphasizes the importance of considering texture in skincare product development, as sensory experiences play a role in shaping user emotions. Further research is recommended to explore ingredients such as humectants and occlusives, as well as using physiological tools such as facial coding or EEG to gain a more objective understanding.
Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting Sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Unggul di Dusun Iroyudan Kelurahan Guwosari Lisa Wardiyana; Kana Safrina Rouzi; Riza Shinta Qurrota A&#039;yun; Saimarrasoki Batubara; Pujo Hari Saputro; Ahmad Sulaiman; Anisa Lia Viantina; Luqmanul Hakim; M.R Mutawakkil Amsy; Narulita Wulandari; Nita Silvianah; Susi Nopita Sari; Umti Fatonah
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2022.1(1).25-28

Abstract

Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh pada balita yang disebabkan karena kekurangan gizi secara kronis atau berkepanjangan dalam waktu yang lama sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Salah satu penyebab stunting yaitu kurangnya pengetahuan ibu dan pola asuh yang kurang tepat. Oleh karena itu, diperlukan adanya sosialisasi mengenai cara pencegahan dan penanganan stunting. Metode pengabdian dengan penyuluhan dan ceramah disetai tanya jawab tentang pencegahan dan penanganan stunting melalui media power point. Peserta yang mengikuti soasialisasi terdiri dari 12 remaja putri, 3 ibu hamil dan 9 ibu dari balita yang mengalami stunting di Dusun Iroyudan Kelurahan Guwosari. Dalam kegiatan ini menghasilkan bahwa semua peserta sudah tersosialisasi mengenai stunting, dampak dari stunting, serta cara pencegahan dan penanganannya.
Co-Authors A'yun, Riza Shinta Qurrota Abdul Gaffar Adhianty Nurjanah Afifah, Ni'mah Afifah, Ni’mah Afrina, Cut Agyl Muhammad Dzikrullah Ahmad Arifi Ahmad Jazimin Jusoh Ahmad Salim Ahmad Sulaiman Ahmad Sulaiman, Ahmad Ahmad Syamsul Arifin Aida Hayani Al-Fairusy, Muhajir Ali Alghazo Ali Sofha Amsy, M.R Mutawakkil An-Nisa Apriani Andaryati, Erni Anisa Lia Viantina Apriani, Ria Ardiyaningrum, Martalia Aris Slamet Widodo Batubara, Saimarrasoki Chaer, Moh. Toriqul Ciptro Handrianto Ciptro Hendrianto Deby Puspitaningrum Desi Setiyadi Desmita Desy Khusna Nurmaida Dyahsih Alin Sholihah Endi Rochaendi Faisal Bin Husen Ismail Farida Musyrifah Fathurrohman, Rizal Fatonah, Umti Harinawati Hidayati, Lilis Husen Ismail, Faisal Indah Perdana Sari Ismail, Faisal Bin Husen Jannah, Hilya Nur Kasmil S. Abdulwahid Khairunnisa, Latieffatul Kirin, Arwansyah Bin Laelatul Badriah, Laelatul Lisa Wardiyana Luqmanul Hakim M. Suud, Fitriah M.R Mutawakkil Amsy Maksum, Khanif Mariah Kibtiyah Maulida, Ira Siti Rohmah Maulidho, Ilham Mirawati Mirawati Moh. Toriqul Chaer Mufida Awalia Putri Muh Mustakim Muh. Mustakim Muh. Mustakim Muhammadnur Kora Musyrifah, Farida Narulita Wulandari Na’imah, Tri Nikmah Afifah Nita Silvianah Novitasari, Rindy Nurwijayanti Pujo Hari Saputro Purnomo, Halim Putri, Ghaitsani Aulia Putri, Mufida Awalia Ramadhan, Ilman Mohamad Rawdhah Binti Yasa Rita Wulandari Riza Shinta Qurrota A&#039;yun Ruwet Rusiyono Sabirin, S Sabrina, Nessa Saimarrasoki Batubara Sairin, Sjafri Samidjo, Gatot Supangkat Sari, Susi Nopita Saryanto Saryanto Septiana, Qissa Muthia Silvianah, Nita Sjafri Sairin Subhan Ajrin Sudirman Sukati Sukati Susi Nopita Sari Suud, Fitriah M Suud, Fitriah M Suud, Fitriah M. Syamsul Arifin Syuraini, Syuraini Torifa, Wheni Suangga Tumin Tumin Ulyanika, Ingga Arbiantara Umti Fatonah Viantina, Anisa Lia Wahyu Khafidah Wahyudi, Andi Wardiyana, Lisa Wati, Dita Lia Widiyanti, Remita Widodo, Aris Slamet Wulandari, Narulita Zahari, Wan Ainaa Mardhiah Bin Wan