Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

THE PRACTICE OF READING AL-QUR'AN AMONG ISLAM YOUTHS Ismail, Faisal Bin Husen; Sabirin, S; Zahari, Wan Ainaa Mardhiah Bin Wan; Rouzi, Kana Safrina; Kirin, Arwansyah Bin
QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies Vol. 1 No. 2 (2022): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.889 KB) | DOI: 10.23917/qist.v1i2.1062

Abstract

The practice of reading the Quran is decreasing among teenagers. Various activities have been carried out to encourage teenagers to read the Quran more often. The study was conducted to achieve the objective of identifying the level of frequency of Muslim teenagers reading the Al-Quran as well as examining the level of mastery of Muslim teenagers in reading the Al-Quran. This study was conducted qualitatively. The primary data source of the study is through observation and questionnaires to students of Tun Hussein Onn University Malaysia. A total of 72 respondents among Tun Hussein Onn University students were involved in this study. This sampling technique was chosen purposefully and was not based on probability. We aim the scope of this study at teenagers. The targeted age is individuals between the ages of 16 and 24, comprising Muslim teenagers only. We obtained secondary data sources through libraries, official reports and all related documents. This study found that the level of Quran reading among teenagers is at a moderate level. The level of mastery of the Qur'an is moderate to good according to findings. In addition, this study also found that there are not many young Muslims who master the knowledge of tajwid well. So, this study suggests a study on the level of teacher satisfaction with mastery and appreciation of the Quran among Muslim teenagers. We hope that Muslim teenagers, as well as the government and parents, as well as the media, give better attention and focus to the Quran.
GERAKAN MENGAJAR DESA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN BIMBINGAN BELAJAR Wulandari, Rita; Sukati, Sukati; Rouzi, Kana Safrina; Putri, Mufida Awalia; Badriah, Laelatul; Ardiyaningrum, Martalia; Arifin, Ahmad Syamsul; Maksum, Khanif; Afifah, Ni'mah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Gerakan Mengajar Desa (GMD) dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui bimbingan belajar di Dusun Lodoyong, Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu siswa TK dan SD/MI dalam meningkatkan pemahaman materi pelajaran, menyelesaikan tugas sekolah, serta memotivasi mereka untuk belajar lebih aktif. Metode yang digunakan meliputi pendampingan belajar dengan pendekatan motivasi, penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan bimbingan belajar. Hasilnya menunjukkan peningkatan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi, serta dampak positif pada pola belajar mereka di rumah. Program ini memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di tingkat lokal.
Pengaruh Metode SAS (Structural Analytical Synthesis) Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 di MI Al Islamiyah Gandekan Apriani, Ria; Maksum, Khanif; Rouzi, Kana Safrina
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 14, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2023.14(3).181-191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menerapkan langkah-langkah operasional metode SAS (Structural Analytical Synthesis) terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 di MI AL Islamiyah Gandekan, mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan metode SAS (Structural Analytical Synthesis) terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 di MI AL Islamiyah Gandekan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dalam bentuk Quasi Eksperimental Design type Nonequivalent Control Group Design . Subjek penelitian ini yaitu kelas I A sebagai kelas kontrol dan 1 B sebagai kelas eksperimen. Lokasi penelitian di MI Al Islamiyah Gandekan. Pengumpulan data menggunakan pretest-posttest dan observasi. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan metode pembelajaran SAS dikelas I berjalan sesuai dengan RPP dengan langkah-langkah penerapan metode SAS sebagai berikut: a) Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa untuk melihat sebatas mana siswa mampu membaca dan mengingat huruf, kata, suku kata dan kalimat, b) Guru menjelaskan pengertian-pengertian dari kalimat, kata, suku kata, serta huruf pada kartu kalimat bergambar di papan tulis. Kemudian guru menjelaskan proses analisis menggunakan metode SAS, c) Siswa mengikuti guru dalam menganalisis kalimat sederhana, mulai dari menguraikan kalimat menjadi kata lalu menguraikan kata menjadi suku kata, kemudian suku kata diuraikan menjadi huruf-huruf dan diulangi lagi sampai menjadi kalimat seperti semula, d) Siswa mengerjakan lembar soal dengan menggunakan metode SAS, e) Guru membimbing siswa dalam membuat kesimpulan pada pembelajaran yang telah dilaksanakan. Metode pembelajaran SAS (Structural Analytical Synthesis) berpengaruh terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di MI Al Islamiyah Gandekan dari hasil analisis data terdapat korelasi antara variabel metode SAS dengan variabel keterampilan membaca permulaan siswa yaitu hasil uji-t diperoleh nilai asymp sig. (2-tailed) 0,006 < 0,05 dapat diartikan bahwa berbeda signifikan, maka  ditolak dan diterima. Nilai rata-rata yang diperoleh kelas eksperimen lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol yaitu 65,04 dengan 55,04. Adapun pada skor N-gain sebesar 0,3 termasuk pada kategori rendah, di mana adanya pengaruh dalam peningkatan keterampilan membaca permulaan siswa dengan peningkatan setiap siswanya rendah, namun penggunaan metode SAS lebih besar peningkatannya dibandingkan pada penggunaan metode ceramah dengan perolehan skor N-gainnya 0,1. Maka penggunaan metode SAS berpengaruh terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di MI Al Islamiyah Gandekan.
ADOLESCENT EMOTIONS AND SKINCARE TEXTURE: A MIXED-METHODS EXPLORATORY STUDY Dzikrullah, Agyl Muhammad; Setiyadi, Desi; Puspitaningrum, Deby; Maulida, Ira Siti Rohmah; Rouzi, Kana Safrina
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v6i3.923

Abstract

This study explores the effect of skincare product texture on users’ emotional responses, especially female adolescents aged 16–21 years. Using mixed-method, quantitative and qualitative approach, this study is conducted in Jakarta, Tangerang, Bandung, Banyumas, and Yogyakarta. Total of 30 participants in this study follow three stages of product use: First Touch, During Application, and After-Absorption. Participants’ emotions are measured using the Self-Assessment Manikin (SAM) for the dimensions of valence, arousal, and dominance, and also the PANAS scale to measure changes in positive and negative emotions before and after using the skincare product. The result shows that at the First Touch stage, there is no significant difference in emotions statistically. However, qualitative data reveal variations in perceptions of sticky or runny texture. At the During Application stage, softness shows a significant effect on the sense of control and positive emotions. Meanwhile, at the After-Absorption stage, stickiness, greasiness, and film residue have a significant effect. Product with a soft texture, fast absorption, and no residue (product 2) is the most preferred and show to significantly reduce negative emotions based on the PANAS scale. This study emphasizes the importance of considering texture in skincare product development, as sensory experiences play a role in shaping user emotions. Further research is recommended to explore ingredients such as humectants and occlusives, as well as using physiological tools such as facial coding or EEG to gain a more objective understanding.
Sosialisasi Pencegahan Stunting melalui Posyandu Remaja di Dusun Banjardawa Taman Pemalang Jawa Tengah: - Torifa, Wheni Suangga; Rouzi, Kana Safrina; Hidayati, Lilis; Khairunnisa, Latieffatul; Novitasari, Rindy; Wati, Dita Lia; Ulyanika, Ingga Arbiantara; Septiana, Qissa Muthia; Putri, Ghaitsani Aulia; Jannah, Hilya Nur; Ramadhan, Ilman Mohamad; Maulidho, Ilham; Sabrina, Nessa
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1722

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Pencegahan stunting perlu dilakukan sedini mungkin, termasuk pada kelompok remaja sebagai calon orang tua. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait stunting melalui sosialisasi di Posyandu Remaja Dusun Banjardawa, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Metode kegiatan meliputi sosialisasi interaktif, diskusi, simulasi, dan refleksi yang melibatkan 15 remaja sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap faktor penyebab stunting, dampak jangka panjang, serta pentingnya pemenuhan gizi dan pola hidup sehat sejak remaja. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapatkan respons positif dari peserta dan mitra. Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mendorong keterlibatan remaja dalam upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas.
Individual differences from the perspective of islam and psychology Nurfadilah Tanjung; Sakana, Mufti Fatihatus; Khauro, Ma’nusatul; Zulaikha, Afriliani; Salem, Ibrahim bin; Rouzi, Kana Safrina
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 1 Januari 2025: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v4i1.428

Abstract

Education is essential for knowledge transfer and holistic individual development. A key factor in effective education is recognizing individual differences in physical, intellectual, and psychological aspects. Islam views human diversity as part of Allah’s will, emphasizing respect and cooperation, as highlighted in Surah Ar-Rum (30:22) and Surah Al-Hujurat (49:13). Islam also advocates for education tailored to individual capacities. Psychology reinforces this perspective, emphasizing the role of cognitive abilities, learning styles, and motivation in education. Theories like Gardner’s multiple intelligences and Tomlinson’s differentiated instruction highlight the need for personalized learning approaches. Using a qualitative library research method, this study finds that both Islamic and psychological perspectives support inclusive and adaptive education. Integrating these insights enables educators to design curricula that maximize each student's potential, fostering a knowledgeable and ethical generation
Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting Sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Unggul di Dusun Iroyudan Kelurahan Guwosari Wardiyana, Lisa; Rouzi, Kana Safrina; A'yun, Riza Shinta Qurrota; Batubara, Saimarrasoki; Saputro, Pujo Hari; Sulaiman, Ahmad; Viantina, Anisa Lia; Hakim, Luqmanul; Amsy, M.R Mutawakkil; Wulandari, Narulita; Silvianah, Nita; Sari, Susi Nopita; Fatonah, Umti
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.417 KB) | DOI: 10.21927/jbd.2022.1(1).25-28

Abstract

Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh pada balita yang disebabkan karena kekurangan gizi secara kronis atau berkepanjangan dalam waktu yang lama sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Salah satu penyebab stunting yaitu kurangnya pengetahuan ibu dan pola asuh yang kurang tepat. Oleh karena itu, diperlukan adanya sosialisasi mengenai cara pencegahan dan penanganan stunting. Metode pengabdian dengan penyuluhan dan ceramah disetai tanya jawab tentang pencegahan dan penanganan stunting melalui media power point. Peserta yang mengikuti soasialisasi terdiri dari 12 remaja putri, 3 ibu hamil dan 9 ibu dari balita yang mengalami stunting di Dusun Iroyudan Kelurahan Guwosari. Dalam kegiatan ini menghasilkan bahwa semua peserta sudah tersosialisasi mengenai stunting, dampak dari stunting, serta cara pencegahan dan penanganannya.
Bantu Pengembangan Desa Bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Desa Grinting Purnomo, Halim; Sairin, Sjafri; Samidjo, Gatot Supangkat; Widodo, Aris Slamet; Nurjanah, Adhianty; Rouzi, Kana Safrina
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.008 KB) | DOI: 10.21927/jbd.2022.1(1).1-8

Abstract

Desa Grinting merupakan desa yang cukup cocok untuk bercocok tanam.  Daun kelor atau Moringa oleifera merupakan salah satu tanaman yang mempunyai segudang manfaat. Karena keberagaman manfaatnya ini di Desa Grinting terdapat sebuah UMKM di kalangan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Desa Grinting yang mengembangkan produk daun kelor. Daun kelor di sini diolah dan dibuat menjadi berbagai jenis produk makanan yang lezat. Adapun makanan yang diolah dari bahan daun kelor adalah keripik daun kelor, teh daun kelor dan kue basah daun kelor. Selain dari UMKM daun kelor tersebut, terdapat juga banyak UMKM lainnya. Namun sayangnya dalam pelaksanaannya, UMKM yang berada di Desa Grinting belum memanfaatkan metode pemasaran yang berbasis digital secara optimal.  Sebagian besar para pelaku UMKM masih menggunakan metode pemasaran offline sehingga lingkup pemasaran poduk belum seluas pemasaran yang dilakukan secara online. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk pendampingan dan membantu pengembangan pemasaran online pada pelaku UMKM di kalangan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Desa Grinting.
The Constructivist Approach in the Implementation of MBKM for Higher Education in the Society 5.0 Era Musyrifah, Farida; Rouzi, Kana Safrina; Fathurrohman, Rizal; Saryanto, Saryanto; Husen Ismail, Faisal; Andaryati, Erni
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol. 9 No. 1 (2025): Vol 9, No1(2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v9i1.10823

Abstract

The Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) program, launched by Indonesia’s Ministry of Education and Culture, seeks to improve the quality and relevance of higher education by granting students greater autonomy and learning flexibility. In the era of Society 5.0, where human and technological collaboration is essential, MBKM aligns with the constructivist philosophy that emphasizes active participation, collaboration, and reflection in constructing knowledge. This study employs a literature review approach within a constructivist philosophical framework, analyzing academic publications, policy documents, and empirical studies from 2020 to 2025 to explore how MBKM facilitates contextual, adaptive, and student-centered learning. The findings indicate that MBKM strengthens experiential and project-based learning by promoting collaboration among students, lecturers, and communities through internships and interdisciplinary projects. These practices enable learners to connect theory with real-world experiences, enhance critical and reflective thinking, and develop adaptive, creative, and resilient competencies. Viewed through a constructivist lens, MBKM represents a transformative educational innovation that bridges academic theory with societal application. It supports learner autonomy and cultivates holistic competencies necessary for the Society 5.0 era, preparing graduates to face global challenges with resilience, innovation, and a lifelong learning mindset. Overall, MBKM serves as a strategic model for advancing higher education that is contextual, adaptive, and responsive to the dynamic demands of the digital and technological age.
Pengaruh Metode SAS (Structural Analytical Synthesis) Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 di MI Al Islamiyah Gandekan Apriani, Ria; Maksum, Khanif; Rouzi, Kana Safrina
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2023.14(3).181-191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menerapkan langkah-langkah operasional metode SAS (Structural Analytical Synthesis) terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 di MI AL Islamiyah Gandekan, mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan metode SAS (Structural Analytical Synthesis) terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 di MI AL Islamiyah Gandekan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dalam bentuk Quasi Eksperimental Design type Nonequivalent Control Group Design . Subjek penelitian ini yaitu kelas I A sebagai kelas kontrol dan 1 B sebagai kelas eksperimen. Lokasi penelitian di MI Al Islamiyah Gandekan. Pengumpulan data menggunakan pretest-posttest dan observasi. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan metode pembelajaran SAS dikelas I berjalan sesuai dengan RPP dengan langkah-langkah penerapan metode SAS sebagai berikut: a) Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa untuk melihat sebatas mana siswa mampu membaca dan mengingat huruf, kata, suku kata dan kalimat, b) Guru menjelaskan pengertian-pengertian dari kalimat, kata, suku kata, serta huruf pada kartu kalimat bergambar di papan tulis. Kemudian guru menjelaskan proses analisis menggunakan metode SAS, c) Siswa mengikuti guru dalam menganalisis kalimat sederhana, mulai dari menguraikan kalimat menjadi kata lalu menguraikan kata menjadi suku kata, kemudian suku kata diuraikan menjadi huruf-huruf dan diulangi lagi sampai menjadi kalimat seperti semula, d) Siswa mengerjakan lembar soal dengan menggunakan metode SAS, e) Guru membimbing siswa dalam membuat kesimpulan pada pembelajaran yang telah dilaksanakan. Metode pembelajaran SAS (Structural Analytical Synthesis) berpengaruh terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di MI Al Islamiyah Gandekan dari hasil analisis data terdapat korelasi antara variabel metode SAS dengan variabel keterampilan membaca permulaan siswa yaitu hasil uji-t diperoleh nilai asymp sig. (2-tailed) 0,006 < 0,05 dapat diartikan bahwa berbeda signifikan, maka  ditolak dan diterima. Nilai rata-rata yang diperoleh kelas eksperimen lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol yaitu 65,04 dengan 55,04. Adapun pada skor N-gain sebesar 0,3 termasuk pada kategori rendah, di mana adanya pengaruh dalam peningkatan keterampilan membaca permulaan siswa dengan peningkatan setiap siswanya rendah, namun penggunaan metode SAS lebih besar peningkatannya dibandingkan pada penggunaan metode ceramah dengan perolehan skor N-gainnya 0,1. Maka penggunaan metode SAS berpengaruh terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di MI Al Islamiyah Gandekan.
Co-Authors A'yun, Riza Shinta Qurrota Abdul Gaffar Adhianty Nurjanah Afifah, Ni'mah Afifah, Ni’mah Ahmad Jazimin Jusoh Ahmad Salim Ahmad Sulaiman, Ahmad Al-Fairusy, Muhajir Ali Alghazo Amsy, M.R Mutawakkil An-Nisa Apriani Andaryati, Erni Apriani, Ria Ardiyaningrum, Martalia Aris Slamet Widodo Batubara, Saimarrasoki Chaer, Moh. Toriqul Ciptro Handrianto Ciptro Hendrianto Desi Setiyadi Desmita Desy Khusna Nurmaida Dewi Purnama Sari Dyahsih Alin Sholihah Dzikrullah, Agyl Muhammad Endi Rochaendi Faisal Bin Husen Ismail Fathurrohman, Rizal Fatonah, Umti Harinawati Hidayati, Lilis Husen Ismail, Faisal Indah Perdana Sari Ismail, Faisal Bin Husen Jannah, Hilya Nur Khairunnisa, Latieffatul Khauro, Ma’nusatul Kholik, Nur Kirin, Arwansyah Bin Laelatul Badriah, Laelatul Luqmanul Hakim M. Suud, Fitriah Mahfud Mahfud Maksum, Khanif Maulida, Ira Siti Rohmah Maulidho, Ilham Mufida Awalia Putri Muh Mustakim Muh. Mustakim Muh. Mustakim Musyrifah, Farida Nazibi, Zidan Na’imah, Tri Nikmah Afifah Novitasari, Rindy Nurfadilah Tanjung Pujo Hari Saputro Purnomo, Halim Puspitaningrum, Deby Putri, Ghaitsani Aulia Putri, Mufida Awalia Ramadhan, Ilman Mohamad Rawdhah Binti Yasa Rita Wulandari Ruwet Rusiyono Sabirin, S Sabrina, Nessa Sairin, Sjafri Sakana, Mufti Fatihatus Salem, Ibrahim bin Samidjo, Gatot Supangkat Sari, Susi Nopita Saryanto Saryanto Septiana, Qissa Muthia Silvianah, Nita Sjafri Sairin Subhan Ajrin Sudirman Sukati Sukati Suud, Fitriah M Suud, Fitriah M. Syamsul Arifin Syuraini, Syuraini Torifa, Wheni Suangga Tumin Tumin Ulyanika, Ingga Arbiantara Viantina, Anisa Lia Wahyudi, Andi Wardiyana, Lisa Wardiyana, Lisa Wati, Dita Lia Widiyanti, Remita Widodo, Aris Slamet Wulandari, Narulita Yusinta Dwi Ariyani Zahari, Wan Ainaa Mardhiah Bin Wan Zulaikha, Afriliani