Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Model Project Citizen dalam Pembelajaran IPAS untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Berbasis Isu Sosio-Sains Peserta Didik Sekolah Dasar Anfailul Aulia; Arie Widya Murni; Hikmah Luqiyah Kartikasari
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Project citizen terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan jenis one group pretest-posttest design serta analisis data menggunakan uji hipotesis paired sample t-test. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 19 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar tes dan lembar observasi. Penerapan model Project citizen diawali dengan pemahaman konsep materi, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi dan pemilihan masalah, pengumpulan data, pengembangan portofolio berupa poster, presentasi hasil portofolio, dan refleksi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik meningkat dari 43,74 pada pretest menjadi 63,68 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Selain itu, diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,35 yang termasuk dalam kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project citizen mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara signifikan, meskipun tingkat peningkatannya masih berada pada kategori sedang.
Hasil Implementasi Metode Inquiry terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas IV SDN Mojoruntut II Dina Maulidda Is Karomah; Ilmiyatus Salsabila; Jannah Putri Silvia Larasati; Rif’atul Lathifa; Zuyyin Sa Zulfi; Arie Widya Murni
Journal of Science and Education Research Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v5i1.380

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hasil implementasi metode inquiry terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SDN Mojoruntut II dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre eksperimen dan desain one shot case study. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 16 siswa kelas IV. Implementasi dilakukan dengan menggunakan metode inquiry pada materi perubahan wujud benda, khususnya konsep pembekuan, melalui tahapan yang terdapat dalam metode inquiry seperti orientasi, perumusan masalah, perumusan hipotesis, pengumpulan data, pengujian hipotesis, dan penarikan kesimpulan. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah dengan posttest yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai posttest siswa mencapai 93,75 dan sebagian besar siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM), yang menunjukkan bahwa implementasi metode inquiry efektif dalam mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa pada tingkat yang tinggi. Namun, karena desain penelitian tidak menyertakan pretest maupun kelompok kontrol, penelitian ini tidak dapat memberikan kesimpulan yang berhubungan dengan pengaruh metode inquiry terhadap kemampuan siswa dalam pemecahan masalah.
Implementasi Metode Inquiry dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV SDN Mojoruntut II Pada Mata Pelajaran IPS Materi Bentang Alam dan Ragam Budaya Indonesia Dina Maulidda Is Karomah; Ilmiyatus Salsabila; Jannah Putri Silvia Larasati; Rif’atul Lathifa; Zuyyin Sa Zulfi; Hikmah Luqiyah Kartikasari; Arie Widya Murni
Journal of Science and Education Research Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v5i1.393

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana metode inquiry digunakan untuk meningkatkan pembelajaran ilmu sosial tentang bentang alam dan keragaman budaya Indonesia bagi siswa kelas IV di SDN Mojoruntut II. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain pra-eksperimental yaitu one shot case study. Dengan menggunakan teknik sampel lengkap, 16 siswa dipilih sebagai subjek penelitian. Tes dengan instrumen berupa lembar penilaian aktivitas belajar siswa digunakan sebagai bagian dari metode pengumpulan data. Uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan hipotesis dilakukan. Uji hipotesis menggunakan Uji one sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dan setiap instrumen dianggap valid dan reliabel. Uji hipotesis menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,615 > 0,05, yang menunjukkan bahwa H₀ diterima dan Hₐ ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata antara rata-rata aktivitas belajar siswa dan nilai referensi yang ditetapkan setelah penerapan pendekatan inquiry. Secara deskriptif, penggunaan pendekatan inquiry mampu mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses pendidikan. Dengan demikian, meskipun diperlukan lebih banyak penelitian dengan desain eksperimental yang lebih kuat, teknik inquiry berpotensi untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Implementasi Model Project Based Learning dan Capaian Kemampuan Pemecahan Masalah Kelas V SDN Mojoruntut II Rizka Dewi Maslakha; Chusnul Khotimah; Nur Widiawati; Zayyun Sa Zulfa; Arie Widya Murni; Hikmah Luqiyah Kartikasari
Journal of Science and Education Research Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v5i1.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Project Based Learning (PjBL) serta capaian kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V SDN Mojoruntut II pada materi sistem organ tubuh manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen jenis one-shot case study. Subjek penelitian terdiri atas 22 siswa kelas V SDN Mojoruntut II. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah yang telah diuji validitas dan reliabilitas pada siswa kelas VI. Data dikumpulkan melalui posttest dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta statistik inferensial. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa delapan dari sepuluh butir soal dinyatakan valid, sedangkan uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,678 yang termasuk kategori reliabel. Uji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Selanjutnya, uji One-Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,140 (> 0,05), sehingga secara statistik rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa tidak berbeda signifikan dari nilai acuan yang ditetapkan. Meskipun demikian, pembelajaran berbasis proyek memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran IPA.
Implementasi Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Melalui Praktik Jual Beli untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai dan Fungsi Mata Uang pada Siswa Kelas III SD Mojoruntut II Rizka Dewi Maslakha; Chusnul Khotimah; Nur Widiawati; Zayyun Sa Zulfa; Hikmah Luqiyah Kartikasari; Arie Widya Murni
Journal of Science and Education Research Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v5i1.396

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemahaman siswa kelas tiga SD Mojoruntut II mengenai nilai dan fungsi uang setelah diterapkan model Contextual Teaching and Learning (CTL) melalui kegiatan jual beli di kantin sekolah. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus satu kali dan metodologi kuantitatif. Siswa kelas tiga SD Mojoruntut II dijadikan subjek penelitian. Tes hasil belajar digunakan untuk pengumpulan data, termasuk uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan hipotesis menggunakan program IBM SPSS. Dengan nilai Alpha Cronbach sebesar 0,781 menunjukkan tingkat reliabilitas yang tinggi, temuan menunjukkan bahwa instrumen penelitian dianggap valid dan reliabel. Uji normalitas Shapiro-Wilk mengungkapkan bahwa data memiliki distribusi normal. Selain itu, temuan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang nilai dan tujuan uang dipengaruhi secara positif oleh implementasi model CTL melalui prosedur jual beli di kantin sekolah. Oleh karena itu, model ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pembelajaran.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Siklus Air Melalui Penggunaan Media Assemblr Edu di Kelas V Aisyah Hindy Maharani; Arie Widya Murni; Rosyidah Umami Oktavia
Nusantara Educational Review Vol 3 No 2 (2025): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/4ms1fg44

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar materi siklus air melalui penggunaan media augmented reality Assemblr Edu pada peserta didik kelas V SDN Pucang 4 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan PTK dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dengan subjek 20 peserta didik kelas V. Hasil observasi menunjukkan peningkatan signifikan pada aktivitas guru dan peserta didik. Pada Siklus I, aktivitas guru mencapai 67,3% dengan keterlaksanaan 84,6%, dan aktivitas peserta didik 76,6% dengan ketuntasan hasil belajar 60% (12 siswa tuntas, 8 siswa belum tuntas). Pada Siklus II, aktivitas guru meningkat menjadi 94,23% dengan keterlaksanaan 100%, dan aktivitas peserta didik 95% dengan ketuntasan hasil belajar 90% (18 siswa tuntas, 2 siswa belum tuntas). Peningkatan ini menunjukkan bahwa media Assemblr Edu yang dipadukan dengan strategi kooperatif TGT efektif meningkatkan pemahaman konsep siklus air, keterlibatan, dan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa media AR efektif sebagai pembelajaran interaktif untuk memahami konsep abstrak, dan penggunaan Assemblr Edu terbukti meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SDN Pucang 4 Sidoarjo pada materi siklus air. This study aims to improve learning outcomes of water cycle material using Assemblr Edu augmented reality media for fifth-grade students of SDN Pucang 4 Sidoarjo. This study uses a two-cycle CAR approach, each including planning, implementation, observation, and reflection, with 20 fifth-grade students as subjects. The observation results show a significant increase in teacher and student activities. In Cycle I, teacher activity reached 67.3% with 84.6% implementation, and student activity reached 76.6% with 60% learning outcome completion (12 students completed, 8 students did not complete). In Cycle II, teacher activity increased to 94.23% with 100% implementation, and student activity 95% with 90% learning outcome completion (18 students completed, 2 students did not complete). This increase indicates that Assemblr Edu media, combined with the TGT cooperative strategy, effectively increases students' understanding of the water cycle concept, involvement, and self-confidence. This study confirms that AR media is effective as interactive learning to understand abstract concepts, and the use of Assemblr Edu has been proven to improve the science learning outcomes of fifth-grade students at SDN Pucang 4 Sidoarjo on the water cycle material.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas 3 pada Materi Pembagian melalui Penggunaan Media Papan Pintar Faradita Ariska Widya Putri; Arie Widya Murni; Rosyidah Umami Octavia
Nusantara Educational Review Vol 3 No 2 (2025): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/cvzn1770

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pencapaian belajar peserta didik kelas III SDN Pucang IV pada materi pembagian melalui pemanfaatan media papan pintar. Penelitian ini merupakan PTK dua siklus yang dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, yang dilaksanakan secara berulang untuk memperbaiki proses pembelajaran berdasarkan hasil dari siklus sebelumnya. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas III SDN Pucang IV, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, dengan jumlah 23 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru, observasi aktivitas peserta didik, dan tes hasil belajar. Menurut hasil penelitian, penggunaan media papan pintar dapat meningkatkan kinerja guru, partisipasi peserta didik, serta hasil belajar pada materi pembagian. Peningkatan ini terlihat dari ketuntasan hasil belajar yang meningkat dari 56,52% pada siklus I menjadi 86,95% pada siklus II. Media papan pintar memfasilitasi pembelajaran yang konkret, interaktif, dan menyenangkan sesuai tahap kognitif siswa sekolah dasar, sehingga efektif meningkatkan hasil belajar pada materi pembagian. This study aims to improve the learning achievement of third-grade students of SDN Pucang IV on division material using smartboard media. This study is a two-cycle CAR conducted in the even semester of the 2025/2026 academic year. Each cycle consists of the stages of planning, implementation of actions, observation, and reflection, which are carried out repeatedly to improve the learning process based on the results of the previous cycle. The subjects of the study were third-grade students of SDN Pucang IV, Sidoarjo District, Sidoarjo Regency, with a total of 23 students. Data collection was carried out through observation of teacher activities, observation of student activities, and learning outcome tests. According to the results of the study, the use of smartboard media can improve teacher performance, student participation, and learning outcomes on division material. This improvement is seen from the completeness of learning outcomes, which increased from 56.52% in cycle I to 86.95% in cycle II. Smart board media facilitates concrete, interactive, and fun learning according to the cognitive stage of elementary school students, thus effectively improving learning outcomes in division material.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas 5 Pada Materi Norma dalam Kehidupan Bermasyarakat Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning M. Faizal Hanif; Arie Widya Murni; Rosyidah Umami Octavia
Nusantara Educational Review Vol 3 No 2 (2025): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/we5p1795

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SDN Pucang 4 Sidoarjo pada materi Norma dalam Kehidupan Bermasyarakat melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta tes hasil belajar pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan ketuntasan belajar. Pada siklus I, keterlaksanaan aktivitas guru mencapai 61,5%, aktivitas peserta didik 60,7%, dan ketuntasan hasil belajar 64%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, aktivitas guru meningkat menjadi 92%, aktivitas peserta didik menjadi 85,7%, dan ketuntasan hasil belajar meningkat menjadi 92%. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL efektif diterapkan pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi norma karena meningkatkan keterlibatan aktif, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konseptual peserta didik sekolah dasar. This classroom action research aims to improve the learning outcomes of fifth-grade students of SDN Pucang 4 Sidoarjo on the material of Norms in Community Life through the application of the Problem-Based Learning (PBL) learning model. This research was conducted in two cycles, where each cycle includes the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The instruments used included observation sheets of teacher and student activities, as well as learning outcome tests at the end of each cycle. The results showed a significant increase in teacher activities, student activities, and learning outcomes. In cycle I, the implementation of teacher activities reached 61.5%, student activities 60.7%, and learning outcomes completion 64%. After improvements were made in cycle II, teacher activities increased to 92%, student activities to 85.7%, and learning outcomes completion increased to 92%. These findings indicate that the PBL model is effective in implementing Pancasila Education learning on norms because it increases active involvement, critical thinking skills, and conceptual understanding of elementary school students.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Waktu dan Durasi melalui Media Jam Analog pada Kelas II Sekolah Dasar Salsabillah Ainur Rochmah; Arie Widya Murni; Rosyidah Umami Octavia
Nusantara Educational Review Vol 3 No 2 (2025): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jeh6k695

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas II SDN Pucang 4 Sidoarjo pada materi waktu dan durasi melalui penggunaan media jam analog. Subjek penelitian terdiri dari 27 peserta didik. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil pra-tindakan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik mengalami kesulitan membaca jam dan menghitung durasi, sehingga nilai ketuntasan masih rendah. Pada Siklus I, penggunaan media jam analog mulai berhasil meningkatkan aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan hasil belajar, meskipun ketuntasan klasikal baru mencapai 66,6% dan belum memenuhi indikator keberhasilan. Perbaikan yang dilakukan pada Siklus II meliputi peningkatan kualitas instruksi, optimalisasi penggunaan media, serta pembelajaran yang lebih interaktif. Hasilnya, aktivitas guru mencapai 90,38%, aktivitas peserta didik meningkat menjadi 92,5%, dan ketuntasan hasil belajar mencapai 100%. Temuan tersebut membuktikan bahwa penggunaan media konkret berupa jam analog efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai konsep waktu dan durasi, serta mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menarik, dan bermakna. This Classroom Action Research (CAR) aims to improve the learning outcomes of second-grade students at Pucang 4 Elementary School, Sidoarjo, on the topic of time and duration using analog clocks. The subjects of the study consisted of 27 students. The study was conducted in two cycles, including planning, action implementation, observation, and reflection. The pre-action results showed that most students had difficulty reading the clock and calculating duration, resulting in low completion scores. In Cycle I, the use of analog clocks began to successfully improve teacher activity, student activity, and learning outcomes, although classical completion only reached 66.6% and had not yet met the success indicators. Improvements made in Cycle II included improving the quality of instruction, optimizing media use, and making more interactive learning. As a result, teacher activity reached 90.38%, student activity increased to 92.5%, and learning outcome completion reached 100%. These findings prove that the use of concrete media in the form of analog clocks is effective in improving students' understanding of the concepts of time and duration, and can create more active, interesting, and meaningful learning.
Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Kelas IV SDN Pucang 4 Sidoarjo pada Materi Bangun Datar melalui Media Origami Rofiatul Istianah; Rosyidah Umami Octavia; Arie Widya Murni
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2026): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/f60s5885

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep bangun datar melalui penggunaan media origami. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru dari 61,31% menjadi 91,6% dan aktivitas siswa dari 56,65% menjadi 89,1%. Rata-rata hasil belajar meningkat dari 72 pada siklus I menjadi 78 pada siklus II, dengan ketuntasan klasikal naik dari 71% menjadi 95%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan origami efektif meningkatkan pemahaman konsep bangun datar melalui pengalaman belajar konkret. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan bukti empiris penggunaan media manipulatif sederhana dalam PTK untuk meningkatkan pemahaman konseptual geometri siswa sekolah dasar.  This study aims to improve students’ understanding of plane shapes through the use of origami as a manipulative learning medium. The study employed classroom action research conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 21 fourth-grade students. Data were collected through observation of teacher and student activities and learning outcome tests. The results showed an increase in teacher activity from 61.31% to 91.6% and student activity from 56.65% to 89.1%. The average learning score improved from 72 in Cycle I to 78 in Cycle II, while classical mastery increased from 71% to 95%. These findings demonstrate that origami effectively enhances conceptual understanding of plane geometry through concrete learning experiences. The novelty of this study lies in strengthening empirical evidence of simple manipulative media within classroom action research to support conceptual geometry learning in elementary education.
Co-Authors Achmad Wahyudi Aisyah Hindy Maharani Ajijah, Nur Chamidah Alam Arsy Ahmad Alvina Elistya Rahmad Alya Rohani Su’udah Amilah Uzlifatul Jannah Amiruddin Hadi Wibowo Amrita Sabilla Wardatul Khusna Anfailul Aulia Anzeli Rohmatul Khulud Aprilia, Devi Nurrochmah Arif Nur Hidayat, Arif Nur Ashfa Diniyyah Assabilah Asrofi, Ahmad Jauhar Assabilah, Ashfa Diniyyah Athika Dwi Wiji Utami Avina Salsabilatun Nabila Avivah Indah Parawangsa Bhuie, Manmeet Kaur Chusnul Khotimah Dina Maulidda Is Karomah Dinar Mufidatus Sholiha Evi Mahsunah Fajar Nur Yasin Faradita Ariska Widya Putri Hamdan, Achmad Rofi Hikmah Luqiyah Kartikasari Ika Silvi Anisa Ilmiyatus Salsabila Intan Firdaus Isti qoma Izzatul lailiyah Jannah Putri Silvia Larasati Kartikasari, Hikmah Luqiyah Khilda Audina Khoiriyah Khoiriyah Lailatun Nazilah Laili, Nurul Islamiyatul Listy, Afina Sufiana Luqiyah Kartikasari, Hikmah M. Faizal A M. Faizal Hanif Masyitah Noviyanti Mas’ula, Fitri Maulidyah Tri Setyorini Miftahul Jannah Mochamad Nursalim Mochammad Rafly Ad&#039;ha Mohammad Setyo Wardono Muawwinatul Laili Muhimmah, Rofiatul Ni’mah, Jazilah Nailatun Novaria Lailatul Jannah Nur Widiawati Nurul Aini Nurul Istiq&#039;faroh Nurus Alfina Putra, Dimas Aditya Putri, Laily Santinia Rahmah Putri, Rizki Amalia qhurota a'yun, yasmin Rafsanjani, Ali Akbar Rajif Rahma, Isna Maulita Rezza Amanda pratiwi Rif’atul Lathifa Rikke Kurniawati Rizka Dewi Maslakha Rizqa Putri Ramadhanti Rofiatul Istianah Rosyidah Umami Rosyidah Umami O Rosyidah Umami Octavia Rosyidah Umami Octavia Rosyidah Umami Octavia Rosyidah Umami Octavia Rosyidah Umami Oktavia Rozy, Fakhrur Saifudin, Mochamad Zainal Salsabillah Ainur Rochmah SUJARWANTO Suryanti Syväjärvi, Mikael Tri Septianto Ummul Muchlisho Untung Usada Violita Atika Putri Wahyu Maulida Lestari Wiryanto Wiryanto Zayyun Sa Zulfa Zuyyin Sa Zulfi