Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Lingkungan Bersih Berbasis Android untuk Kelas 1 Pada Tema 6 Hamdan, Achmad Rofi; Murni, Arie Widya
Nusantara Educational Review Vol 2 No 2 (2024): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ner.v2i2.1437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran lingkungan bersih berbasis Android pada tema 6 untuk kelas 1 Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Obyek penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran lingkungan bersih berbasis Android. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara dan angket validasi. Peneliti menggunakan tahapan-tahapan penelitian pengembangan menurut model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil validasi menunjukkan bahwa ahli materi memberikan nilai rata-rata 84% dan ahli media memberikan nilai rata-rata 85,7%, keduanya termasuk kategori "sangat layak". Media yang digunakan sudah sesuai dengan Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan indikator. Selain itu, siswa merasa nyaman dengan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan lebih fokus serta kritis berkat adanya kuis dalam aplikasi belajar This study aims to develop Android-based clean environment learning media on theme 6 for grade 1 of Elementary School. This type of research is research and development. The object of this research is to develop an Android-based clean environment learning media. Data collection techniques in this study were interviews and validation questionnaires. Researchers used the stages of development research according to the ADDIE development model (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). The validation results showed that material experts gave an average value of 84% and media experts gave an average value of 85.7%, both of which were included in the "very feasible" category. The media used were Core Competencies, Basic Competencies, and indicators. In addition, students felt comfortable with information technology-based learning and were more focused and critical thanks to the quizzes in the learning application.
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN GEOMETRI SISWA KELAS IV SDN PILANG I Putri, Laily Santinia Rahmah; Murni, Arie Widya
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 2 Nomor 2 Mei 2023
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jmpd.v2i2.104

Abstract

This research is motivated by low critical thinking skills which is caused by the lack of effectiveness of learning in the classroom. Approach used by the teacher in the classroom makes students passive and afraid because they think that mathematics is a difficult and scary subject, so this study aims to determine the effect of a realistic mathematics education (RME) approach on the critical thinking skills of grade IV students at Pilang 1 Elementary School with 20 students. The importance of teachers to implement fun and real learning can improve students' critical thinking skills. This research method is quantitative with a quasi-experimental research type and uses a one-group pretest and posttest research design. The results obtained in this study are thumg = 9.94 and > ttable = 2.09. The average pretest score was 49.70 while the posttest had an increase of 72.77. This shows that there are differences in pretest and posttest scores after the implementation of RME, so it can be concluded that the RME approach has an effect on students' critical thinking skills in learning mathematics.
PENGEMBANGAN MEDIA LITERASI SAINS (MELISA) BERBASIS INTERAKTIF CONSTRUCT 2 PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V DI SDN SINGOPADU TULANGAN Hidayat, Arif Nur; Murni, Arie Widya
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 3 Nomor 2 Mei 2024
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jmpd.v3i2.235

Abstract

This research discusses the development of interactive science literacy media (Melisa) based on Construct 2 in class V science subjects at SDN Singopadu. This type of research uses the ADDIE development model which consists of 5 stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. This research aims to develop and measure the effectiveness of interactive scientific literacy media (Melisa) based on Construct 2. The media developed was validated by 2 validators. The results of the Melisa feasibility test research were based on the assessment: 1) The material expert validator obtained a percentage of 87.5% in the "Very Feasible" category. 2) Media expert validators got a percentage of 91.6% in the "Very Eligible" category. Thus, Melisa is declared suitable to be applied to students. The sample for this research was class V at SDN Singopadu, totaling 20 students. Data from student observations obtained a percentage of 80% and teacher observation results of 97% were in the "Very good" category. Data on learning outcomes before implementing the media was 60% and after implementing the media was 86.5%. The results show that student learning outcomes have increased and are in the "Very high" category. In addition, the competency aspect of scientific literacy in the indicator of identifying scientific issues was 93%, reaching the "Very High" classification, the indicator for explaining phenomena was 85%, reaching the "Very High" classification, and the indicator using scientific evidence was 80%, reaching the "Very High" classification. . This shows that scientific literacy media (Melisa) can train students' scientific literacy skills.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Siklus Air Melalui Penggunaan Media Assemblr Edu di Kelas V Maharani, Aisyah Hindy; Murni, Arie Widya; Oktavia, Rosyidah Umami
Nusantara Educational Review Vol 3 No 2 (2025): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/4ms1fg44

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar materi siklus air melalui penggunaan media augmented reality Assemblr Edu pada peserta didik kelas V SDN Pucang 4 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan PTK dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dengan subjek 20 peserta didik kelas V. Hasil observasi menunjukkan peningkatan signifikan pada aktivitas guru dan peserta didik. Pada Siklus I, aktivitas guru mencapai 67,3% dengan keterlaksanaan 84,6%, dan aktivitas peserta didik 76,6% dengan ketuntasan hasil belajar 60% (12 siswa tuntas, 8 siswa belum tuntas). Pada Siklus II, aktivitas guru meningkat menjadi 94,23% dengan keterlaksanaan 100%, dan aktivitas peserta didik 95% dengan ketuntasan hasil belajar 90% (18 siswa tuntas, 2 siswa belum tuntas). Peningkatan ini menunjukkan bahwa media Assemblr Edu yang dipadukan dengan strategi kooperatif TGT efektif meningkatkan pemahaman konsep siklus air, keterlibatan, dan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa media AR efektif sebagai pembelajaran interaktif untuk memahami konsep abstrak, dan penggunaan Assemblr Edu terbukti meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SDN Pucang 4 Sidoarjo pada materi siklus air. This study aims to improve learning outcomes of water cycle material using Assemblr Edu augmented reality media for fifth-grade students of SDN Pucang 4 Sidoarjo. This study uses a two-cycle CAR approach, each including planning, implementation, observation, and reflection, with 20 fifth-grade students as subjects. The observation results show a significant increase in teacher and student activities. In Cycle I, teacher activity reached 67.3% with 84.6% implementation, and student activity reached 76.6% with 60% learning outcome completion (12 students completed, 8 students did not complete). In Cycle II, teacher activity increased to 94.23% with 100% implementation, and student activity 95% with 90% learning outcome completion (18 students completed, 2 students did not complete). This increase indicates that Assemblr Edu media, combined with the TGT cooperative strategy, effectively increases students' understanding of the water cycle concept, involvement, and self-confidence. This study confirms that AR media is effective as interactive learning to understand abstract concepts, and the use of Assemblr Edu has been proven to improve the science learning outcomes of fifth-grade students at SDN Pucang 4 Sidoarjo on the water cycle material.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas 3 pada Materi Pembagian melalui Penggunaan Media Papan Pintar Putri, Faradita Ariska Widya; Murni, Arie Widya; Octavia, Rosyidah Umami
Nusantara Educational Review Vol 3 No 2 (2025): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/cvzn1770

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pencapaian belajar peserta didik kelas III SDN Pucang IV pada materi pembagian melalui pemanfaatan media papan pintar. Penelitian ini merupakan PTK dua siklus yang dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, yang dilaksanakan secara berulang untuk memperbaiki proses pembelajaran berdasarkan hasil dari siklus sebelumnya. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas III SDN Pucang IV, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, dengan jumlah 23 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru, observasi aktivitas peserta didik, dan tes hasil belajar. Menurut hasil penelitian, penggunaan media papan pintar dapat meningkatkan kinerja guru, partisipasi peserta didik, serta hasil belajar pada materi pembagian. Peningkatan ini terlihat dari ketuntasan hasil belajar yang meningkat dari 56,52% pada siklus I menjadi 86,95% pada siklus II. Media papan pintar memfasilitasi pembelajaran yang konkret, interaktif, dan menyenangkan sesuai tahap kognitif siswa sekolah dasar, sehingga efektif meningkatkan hasil belajar pada materi pembagian. This study aims to improve the learning achievement of third-grade students of SDN Pucang IV on division material using smartboard media. This study is a two-cycle CAR conducted in the even semester of the 2025/2026 academic year. Each cycle consists of the stages of planning, implementation of actions, observation, and reflection, which are carried out repeatedly to improve the learning process based on the results of the previous cycle. The subjects of the study were third-grade students of SDN Pucang IV, Sidoarjo District, Sidoarjo Regency, with a total of 23 students. Data collection was carried out through observation of teacher activities, observation of student activities, and learning outcome tests. According to the results of the study, the use of smartboard media can improve teacher performance, student participation, and learning outcomes on division material. This improvement is seen from the completeness of learning outcomes, which increased from 56.52% in cycle I to 86.95% in cycle II. Smart board media facilitates concrete, interactive, and fun learning according to the cognitive stage of elementary school students, thus effectively improving learning outcomes in division material.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas 5 Pada Materi Norma dalam Kehidupan Bermasyarakat Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Hanif, M. Faizal; Murni, Arie Widya; Octavia, Rosyidah Umami
Nusantara Educational Review Vol 3 No 2 (2025): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/we5p1795

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SDN Pucang 4 Sidoarjo pada materi Norma dalam Kehidupan Bermasyarakat melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta tes hasil belajar pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan ketuntasan belajar. Pada siklus I, keterlaksanaan aktivitas guru mencapai 61,5%, aktivitas peserta didik 60,7%, dan ketuntasan hasil belajar 64%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, aktivitas guru meningkat menjadi 92%, aktivitas peserta didik menjadi 85,7%, dan ketuntasan hasil belajar meningkat menjadi 92%. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL efektif diterapkan pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi norma karena meningkatkan keterlibatan aktif, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konseptual peserta didik sekolah dasar. This classroom action research aims to improve the learning outcomes of fifth-grade students of SDN Pucang 4 Sidoarjo on the material of Norms in Community Life through the application of the Problem-Based Learning (PBL) learning model. This research was conducted in two cycles, where each cycle includes the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The instruments used included observation sheets of teacher and student activities, as well as learning outcome tests at the end of each cycle. The results showed a significant increase in teacher activities, student activities, and learning outcomes. In cycle I, the implementation of teacher activities reached 61.5%, student activities 60.7%, and learning outcomes completion 64%. After improvements were made in cycle II, teacher activities increased to 92%, student activities to 85.7%, and learning outcomes completion increased to 92%. These findings indicate that the PBL model is effective in implementing Pancasila Education learning on norms because it increases active involvement, critical thinking skills, and conceptual understanding of elementary school students.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Waktu dan Durasi melalui Media Jam Analog pada Kelas II Sekolah Dasar Rochmah, Salsabillah Ainur; Murni, Arie Widya; Octavia, Rosyidah Umami
Nusantara Educational Review Vol 3 No 2 (2025): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jeh6k695

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas II SDN Pucang 4 Sidoarjo pada materi waktu dan durasi melalui penggunaan media jam analog. Subjek penelitian terdiri dari 27 peserta didik. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil pra-tindakan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik mengalami kesulitan membaca jam dan menghitung durasi, sehingga nilai ketuntasan masih rendah. Pada Siklus I, penggunaan media jam analog mulai berhasil meningkatkan aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan hasil belajar, meskipun ketuntasan klasikal baru mencapai 66,6% dan belum memenuhi indikator keberhasilan. Perbaikan yang dilakukan pada Siklus II meliputi peningkatan kualitas instruksi, optimalisasi penggunaan media, serta pembelajaran yang lebih interaktif. Hasilnya, aktivitas guru mencapai 90,38%, aktivitas peserta didik meningkat menjadi 92,5%, dan ketuntasan hasil belajar mencapai 100%. Temuan tersebut membuktikan bahwa penggunaan media konkret berupa jam analog efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai konsep waktu dan durasi, serta mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menarik, dan bermakna. This Classroom Action Research (CAR) aims to improve the learning outcomes of second-grade students at Pucang 4 Elementary School, Sidoarjo, on the topic of time and duration using analog clocks. The subjects of the study consisted of 27 students. The study was conducted in two cycles, including planning, action implementation, observation, and reflection. The pre-action results showed that most students had difficulty reading the clock and calculating duration, resulting in low completion scores. In Cycle I, the use of analog clocks began to successfully improve teacher activity, student activity, and learning outcomes, although classical completion only reached 66.6% and had not yet met the success indicators. Improvements made in Cycle II included improving the quality of instruction, optimizing media use, and making more interactive learning. As a result, teacher activity reached 90.38%, student activity increased to 92.5%, and learning outcome completion reached 100%. These findings prove that the use of concrete media in the form of analog clocks is effective in improving students' understanding of the concepts of time and duration, and can create more active, interesting, and meaningful learning.
PENGARUH MODEL CONTEXCTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SDN PEPE SEDATI-SIDOARJO Ni’mah, Jazilah Nailatun; Murni, Arie Widya
Jurnal Muassis Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Primary School Teacher Education, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/48qeec94

Abstract

This research is based on the lack of interest of students in science literacy. So that the abilities possessed by students still do not meet the indicators determined by the researcher. Basically, this research aims to analyze the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model on the scientific literacy abilities of fourth-grade students of SDN PEPE Sedati-Sidoarjo. The type of research is quantitative research with a quasi-experimental design experimental method with a pretest-posttest control group design type. The sample of this research is class 4 of SDN PEPE Sedati with details of 60 students, namely class IV B 30 students as the experimental class and class IV A 30 students as the control class. The data analysis technique in this study uses a science literacy test. The results of the study produced an average pretest score of the experimental class of 46.1 and a posttest of 80.5, while the average pretest score of the control class was 60 and a posttest of 66.4. The average N-Gain value in the experimental class was 63% (medium category), while in the control class it was 16% (low category). The t-test showed a significant difference between the experimental and control classes with a significance value of 0.000 < 0.05. Thus, it can be concluded that the application of the CTL model can significantly improve students' scientific literacy skills
Hasil Implementasi Metode Inquiry terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas IV SDN Mojoruntut II Karomah, Dina Maulidda Is; Salsabila, Ilmiyatus; Larasati, Jannah Putri Silvia; Lathifa, Rif’atul; Zulfi, Zuyyin Sa; Murni, Arie Widya
Journal of Science and Education Research Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v5i1.380

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hasil implementasi metode inquiry terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SDN Mojoruntut II dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre eksperimen dan desain one shot case study. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 16 siswa kelas IV. Implementasi dilakukan dengan menggunakan metode inquiry pada materi perubahan wujud benda, khususnya konsep pembekuan, melalui tahapan yang terdapat dalam metode inquiry seperti orientasi, perumusan masalah, perumusan hipotesis, pengumpulan data, pengujian hipotesis, dan penarikan kesimpulan. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah dengan posttest yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai posttest siswa mencapai 93,75 dan sebagian besar siswa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM), yang menunjukkan bahwa implementasi metode inquiry efektif dalam mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa pada tingkat yang tinggi. Namun, karena desain penelitian tidak menyertakan pretest maupun kelompok kontrol, penelitian ini tidak dapat memberikan kesimpulan yang berhubungan dengan pengaruh metode inquiry terhadap kemampuan siswa dalam pemecahan masalah.
Implementasi Metode Inquiry dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV SDN Mojoruntut II Pada Mata Pelajaran IPS Materi Bentang Alam dan Ragam Budaya Indonesia Karomah, Dina Maulidda Is; Salsabila, Ilmiyatus; Larasati, Jannah Putri Silvia; Lathifa, Rif’atul; Zulfi, Zuyyin Sa; Kartikasari, Hikmah Luqiyah; Murni, Arie Widya
Journal of Science and Education Research Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v5i1.393

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana metode inquiry digunakan untuk meningkatkan pembelajaran ilmu sosial tentang bentang alam dan keragaman budaya Indonesia bagi siswa kelas IV di SDN Mojoruntut II. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain pra-eksperimental yaitu one shot case study. Dengan menggunakan teknik sampel lengkap, 16 siswa dipilih sebagai subjek penelitian. Tes dengan instrumen berupa lembar penilaian aktivitas belajar siswa digunakan sebagai bagian dari metode pengumpulan data. Uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan hipotesis dilakukan. Uji hipotesis menggunakan Uji one sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dan setiap instrumen dianggap valid dan reliabel. Uji hipotesis menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,615 > 0,05, yang menunjukkan bahwa H₀ diterima dan Hₐ ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata antara rata-rata aktivitas belajar siswa dan nilai referensi yang ditetapkan setelah penerapan pendekatan inquiry. Secara deskriptif, penggunaan pendekatan inquiry mampu mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses pendidikan. Dengan demikian, meskipun diperlukan lebih banyak penelitian dengan desain eksperimental yang lebih kuat, teknik inquiry berpotensi untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Co-Authors Ajijah, Nur Chamidah Alfina, Nurus Alya Rohani Su’udah Amiruddin Hadi Wibowo Amrita Sabilla Wardatul Khusna Aprilia, Devi Nurrochmah Arif Nur Hidayat, Arif Nur Ashfa Diniyyah Assabilah Asrofi, Ahmad Jauhar Assabilah, Ashfa Diniyyah Athika Dwi Wiji Utami Avina Salsabilatun Nabila Avivah Indah Parawangsa Bhuie, Manmeet Kaur Chusnul Khotimah Damayanti, Maryam Isnaini Evi Mahsunah Fajar Nur Yasin Faridy, Azka Hamdan, Achmad Rofi Hanif, M. Faizal HENDRATNO Hikmah Luqiyah Kartikasari Intan Firdaus Isti qoma Istianah, Rofiatul Istiq'faroh, Nurul Izzatul lailiyah Karomah, Dina Maulidda Is Kartikasari, Hikmah Luqiyah Khilda Audina Lailatun Nazilah Laili, Nurul Islamiyatul Larasati, Jannah Putri Silvia Lathifa, Rif’atul Listy, Afina Sufiana M. Faizal A Maharani, Aisyah Hindy Maslakha, Rizka Dewi Masyitah Noviyanti Mas’ula, Fitri Miftahul Jannah Mochamad Nursalim Mochammad Rafly Ad&#039;ha Mohammad Setyo Wardono Muhimmah, Rofiatul Ni’mah, Jazilah Nailatun Novaria Lailatul Jannah Nur Widiawati Nurul Istiq&#039;faroh Octavia, Rosyidah Umami Oktavia, Rosyidah Umami pratiwi, rezza pratiwi, Rezza Amanda Putra, Dimas Aditya Putri, Faradita Ariska Widya Putri, Laily Santinia Rahmah Putri, Rizki Amalia Rafsanjani, Ali Akbar Rajif Rahma, Isna Maulita Rikke Kurniawati Rochmah, Salsabillah Ainur Rosyidah Umami Rosyidah Umami O Rukmi, Asri Susetyo Saifudin, Mochamad Zainal Salsabila, Ilmiyatus Sholiha, Dinar Mufidatus SUJARWANTO Suryanti Syväjärvi, Mikael Tri Septianto Untung Usada Violita Atika Putri Wahyu Maulida Lestari Wibowo, Amiruddin Hadi Wiryanto Wiryanto Zulfa, Zayyun Sa Zulfi, Zuyyin Sa