Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

MANAJEMEN RISIKO PADA PETERNAKAN UDANG VANAME DI DESA MARIBAYA KABUPATEN TEGAL Difa Ayu Mustika; Amirah, Amirah
Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Jurnal Ilmiah Multi Science Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Budidaya udang vaname merupakan salah satu usaha perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun sangat rentan terhadap berbagai risiko produksi, finansial, dan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko pada peternakan udang vaname di Desa Maribaya, Kabupaten Tegal, menganalisis tingkat penerapan manajemen risiko yang meliputi proses identifikasi, evaluasi, dan pengelolaan risiko, serta merumuskan rekomendasi pengelolaan risiko yang dapat diterapkan oleh peternak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap empat peternak udang vaname sebagai responden. Data dianalisis menggunakan perhitungan skor rata-rata pada setiap tahapan manajemen risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat identifikasi risiko berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata sebesar 4,02, evaluasi dan pengukuran risiko berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata sebesar 3,45, sedangkan pengelolaan risiko berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata sebesar 3,83. Secara keseluruhan, penerapan manajemen risiko pada peternakan udang vaname di Desa Maribaya tergolong cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan melalui evaluasi risiko secara berkala, pencatatan kejadian risiko yang lebih sistematis, serta penguatan strategi pemasaran dan kerja sama dengan pemasok maupun pembeli guna meningkatkan keberlanjutan usaha.
Persepsi Konsumen terhadap Manajemen Risiko Toko PGE Kota Tegal Fahdin, Mafatihul; Amirah, Amirah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi konsumen terhadap penerapan manajemen risiko di Toko PGE, sebuah usaha ritel pakaian yang beroperasi di Kota Tegal. Manajemen risiko dalam penelitian ini mencakup tiga tahapan utama, yaitu identifikasi risiko, evaluasi risiko, dan pengelolaan risiko yang berkaitan dengan aspek operasional produk, logistik, transaksi, serta pelayanan pelanggan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 109 responden yang pernah melakukan pembelian di Toko PGE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko PGE telah memiliki kerangka kerja manajemen risiko yang relatif matang dan terintegrasi dalam aktivitas operasionalnya. Persepsi konsumen terhadap upaya manajemen risiko Toko PGE secara umum berada pada kategori cukup baik, terutama pada aspek pengendalian kualitas produk, kejelasan informasi ukuran, dan ketelitian dalam proses transaksi. Tingginya tingkat pembelian ulang oleh responden juga mencerminkan adanya tingkat kepercayaan dan loyalitas konsumen yang cukup kuat. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa area yang masih memerlukan perbaikan. Aspek logistik, khususnya terkait potensi kesalahan pengiriman dan keterlambatan, dinilai masih berisiko dan perlu penguatan sistem verifikasi serta koordinasi dengan pihak ekspedisi. Selain itu, responsivitas layanan pelanggan dalam menangani keluhan dan pertanyaan konsumen dinilai perlu ditingkatkan untuk menjaga reputasi usaha. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penerapan manajemen risiko yang efektif berperan penting dalam meningkatkan kepuasan, kepercayaan, dan loyalitas konsumen pada bisnis ritel pakaian.
Manajemen Risiko Pada UMKM Sentral Batik Rest Area Heritage KM 260B Banjaratma Lestari, Shinta Puji Ayu; Amirah, Amirah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4820

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian negara, tetapi juga menghadapi risiko yang cukup tinggi, terutama bagi usaha yang berada di kawasan wisata dan warisan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami jenis-jenis risiko yang dihadapi serta cara-cara yang digunakan oleh UMKM perajin batik di Area Wisata Heritage KM 260B Banjaratma dalam mengelola risiko tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk memperdalam pemahaman tentang praktik pengelolaan risiko di area yang memiliki karakteristik spasial dan institusional yang khusus. Data utama diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 28 pelaku UMKM toko batik yang beroperasi di kawasan Rest Area Banjaratma, sementara data tambahan didapat dari dokumen dan literatur terkait manajemen risiko UMKM. Hasil menunjukkan bahwa UMKM perajin batik menghadapi berbagai jenis risiko seperti operasional, finansial, strategis, maupun eksternal. Risiko-risiko ini saling terkait dan semakin membesar karena ketergantungan kawasan terhadap pengunjung yang melalui jalur jalan tol dan fluktuasi kunjungan yang berfluktuasi sesuai musim. Cara mengelola risiko yang digunakan oleh UMKM ini umumnya masih informal, berdasarkan pengalaman pribadi, dan dilakukan secara mandiri, sehingga kurang efektif untuk menghadapi risiko yang memengaruhi seluruh kawasan. Temuan penelitian menunjukkan perlunya pengembangan model pengelolaan risiko yang lebih kontekstual dan kolaboratif, melalui kerja sama antara pelaku UMKM dan pengelola kawasan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris untuk pengembangan literatur tentang pengelolaan risiko UMKM serta menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan untuk meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan UMKM yang berbasis warisan budaya.
Manajemen Risiko Pendidikan di Era Digital: Tinjauan Sistematis terhadap Kesenjangan Literasi Finansial dan Digital Zuhri, Irsyad Maulana; Amirah, Amirah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4871

Abstract

Transformasi digital di bidang pendidikan telah memberikan berbagai manfaat, terutama dalam meningkatkan efisiensi administrasi, kualitas layanan pembelajaran, serta akses terhadap sumber daya pendidikan. Namun, di balik peluang tersebut, muncul berbagai risiko baru dalam pengelolaan pendidikan, khususnya risiko keuangan, operasional, teknologi, dan strategis. Risiko-risiko ini menjadi semakin signifikan ketika institusi pendidikan menghadapi ketidakseimbangan tingkat literasi finansial dan literasi digital di kalangan pengelola, pendidik, maupun pemangku kepentingan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran literasi finansial dan literasi digital sebagai faktor kunci dalam pengelolaan risiko pendidikan di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Sumber data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang relevan dengan topik pengelolaan risiko pendidikan, literasi finansial, dan literasi digital. Proses seleksi literatur dilakukan melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi untuk memastikan kualitas dan relevansi sumber yang dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya tingkat literasi finansial menyebabkan lemahnya pengambilan keputusan anggaran, ketidakefisienan pengelolaan dana, serta meningkatnya risiko keberlanjutan keuangan lembaga pendidikan. Sementara itu, keterbatasan literasi digital berkontribusi terhadap tingginya risiko teknologi, seperti kegagalan sistem informasi, keamanan data, dan rendahnya pemanfaatan teknologi pembelajaran. Temuan juga mengindikasikan bahwa integrasi literasi finansial dan literasi digital secara simultan mampu memperkuat kerangka pengelolaan risiko pendidikan secara komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan literasi finansial dan digital merupakan elemen strategis dalam menciptakan sistem pengelolaan risiko pendidikan yang adaptif, tangguh, dan berkelanjutan di tengah dinamika transformasi digital.
Manajemen Risiko Keuangan Distributor dalam Mengantisipasi Keterlambatan Pembayaran Pelanggan Febriani, Noni Widya; Amirah, Amirah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5053

Abstract

Keterlambatan pembayaran pelanggan merupakan salah satu risiko keuangan yang sering dihadapi oleh perusahaan distributor dan berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap likuiditas serta kelancaran arus kas perusahaan. Apabila risiko ini tidak dikelola secara tepat, perusahaan dapat mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban operasional sehari-hari maupun kewajiban finansial jangka pendek lainnya. Oleh karena itu, diperlukan penerapan manajemen risiko keuangan yang sistematis dan terencana guna mengantisipasi terjadinya keterlambatan pembayaran pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko keuangan dalam mengantisipasi keterlambatan pembayaran pelanggan pada perusahaan distributor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara mengidentifikasi sumber-sumber risiko keterlambatan pembayaran, menilai tingkat risiko yang dihadapi perusahaan, serta mengevaluasi strategi pengendalian risiko keuangan yang telah diterapkan oleh perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko keterlambatan pembayaran pelanggan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain kebijakan pemberian kredit yang kurang ketat, lemahnya sistem pengawasan piutang usaha, serta kondisi keuangan pelanggan yang tidak stabil. Untuk mengendalikan risiko tersebut, perusahaan menerapkan berbagai strategi manajemen risiko keuangan, seperti penetapan batas kredit bagi pelanggan, pengendalian dan pemantauan piutang secara berkala, pemberian insentif bagi pelanggan yang melakukan pembayaran tepat waktu, serta penerapan sanksi terhadap keterlambatan pembayaran. Penerapan strategi tersebut terbukti mampu menurunkan tingkat keterlambatan pembayaran dan meningkatkan stabilitas arus kas perusahaan distributor. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan distributor dalam merancang kebijakan pengelolaan risiko keuangan yang lebih efektif, terstruktur, dan berkelanjutan.
SIMULASI SISTEM PEMANTAUAN AIR SUNGAI BERBASIS INTERNET OF THINGS DAN KONTROL LOGIKA FUZZY Hendrawan, Satya Arisena; Harun, Rofiq; Amirah, Amirah
TRANSFORMASI Vol 21, No 2 (2025): TRANSFORMASI
Publisher : STMIK BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56357/jt.v21i2.445

Abstract

This study aims to develop a river water hazard monitoring system based on the Internet of Things (IoT) and fuzzy logic. This system is designed to help the community in identifying the level of danger of river flows. By using ultrasonic sensors and Arduino Uno microcontrollers, Cisco Packet Tracer simulation, Fuzzy logic, and visualization using Proteus software. This system is capable of monitoring water levels in real-time, providing early warning notifications with a Fuzzy Logic approach to improve accuracy and response to critical conditions. The study uses the ADDIE development model, problem analysis using SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threat), Feasibility Analysis using TELOS Analysis which analyzes five main aspects, namely Technical, Economic, Legal, Operational, and Schedule. The results of the Black Box test show that each function in the system works according to user needs. Based on the results of the UAT test, the average overall score is 4.51 (Very Good category). This means that the water level monitoring system developed with fuzzy logic received positive feedback from respondents. This system is considered accurate in detecting water levels, easy to use, and reliable in various environmental conditions.Keywords: Internet of Things, fuzzy logic, ultrasonic, Arduino, SWOT, TELOS
Manajemen Risiko Pada Pelanggan Ojek Online di Kabupaten Brebes Hartanti, Sulistia; Amirah, Amirah
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 8 No. 6 (2026): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/b02n6m17

Abstract

Penggunaan layanan ojek online memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas, namun diiringi dengan munculnya berbagai risiko yang dapat dialami pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen risiko pada pengguna ojek online berdasarkan persepsi tingkat risiko yang dirasakan. Penelitian dilakukan dengan metode survei deskriptif menggunakan kuesioner yang memuat 30 aspek risiko dan diukur melalui skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan dengan menghitung nilai rata-rata setiap aspek risiko dan mengelompokkannya ke dalam kategori tingkat risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aspek risiko berada pada kategori sangat baik dan baik, dengan 23 aspek (76,7%) termasuk kategori sangat baik, 6 aspek (20,0%) kategori baik, dan 1 aspek (3,3%) kategori cukup, serta tidak ditemukan aspek risiko pada kategori kurang baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengguna ojek online memiliki tingkat kesadaran risiko yang tinggi, khususnya terkait keselamatan dan keamanan, meskipun risiko finansial masih berpotensi terjadi.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO USAHA LAUNDRY: Manajemen Risiko Usaha Laundry Candra Sekar Wangi, Riadita; Amirah, Amirah
Jurnal Ecoment Global Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No. 3 (Edisi Desember 2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v10i3.6521

Abstract

Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki secara empiris penerapan manajemen risiko pada usaha laundry di Kabupaten Pemalang dan Kota Tegal. Penelitian ini bertujuan untuk memperluas pemahaman dan wawasan mengenai jenis risiko operasional yang dihadapi usaha laundry serta strategi pengelolaannya melalui analisis empiris. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian manajemen risiko pada sektor usaha jasa laundry. Pendekatan: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sampel penelitian terdiri atas pemilik dan karyawan usaha laundry di Kabupaten Pemalang dan Kota Tegal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis dokumen operasional. Data dianalisis secara kualitatif untuk menggambarkan penerapan manajemen risiko dalam aktivitas operasional usaha laundry. Temuan: Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha laundry telah menerapkan manajemen risiko melalui proses identifikasi risiko, penilaian dampak dan kemungkinan risiko, serta pengelolaan risiko dengan penerapan standar operasional prosedur, pelatihan karyawan, dan pengawasan proses pencucian. Namun, masih terdapat risiko yang memerlukan perhatian lebih, terutama terkait kerusakan pakaian, efisiensi proses pencucian, dan penanganan keluhan pelanggan. Orisinalitas: Penelitian ini memiliki nilai orisinalitas dengan menyajikan bukti empiris mengenai penerapan manajemen risiko pada usaha laundry skala kecil dan menengah di tingkat daerah. Studi ini memberikan kontribusi baru pada literatur manajemen risiko bisnis jasa yang masih terbatas, khususnya pada konteks usaha laundry. Implikasi Praktis: Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha laundry dalam meningkatkan efektivitas manajemen risiko guna mendukung kualitas layanan dan keandalan operasional. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak terkait dalam penyusunan kebijakan pembinaan dan pengembangan usaha laundry. Kata kunci: Manajemen Risiko, Operasional Usaha dan Usaha Laundry..
Manajemen Risiko Pada Body Shaming Sebagai Bentuk Bullying Verbal Di Kalangan Mahasiswa Universitas Pancasakti Tegal : Penelitian Aida Nurul Afifah; Amirah, Amirah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan ini digunakan untuk menggambarkan persepsi atau tanggapan mahasiswa terhadap variabel yang diteliti melalui penyebaran kuesioner. Matode Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan menggunakan pendekatan deskriptif menggunakan literur review. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pancasakti Tegal, pemilihan pada lingkungan kampus secara random kepada mahasiswa yang pernah mengalami atau mendapatkan tindakan bullying di lingkungan Universitas. Subjek dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa Universitas Pancasakti Tegal dari berbagai program studi, dengan sampel sebanyak 100 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bullying verbal di Universitas Pancasakti Tegal adalah masalah yang sangat serius dengan tingkat yang tinggi mengenai ejekan tentang berat badan dan komentar mengenai penampilan fisik lainnya. Mayoritas penyebabnya datang dari teman-teman sekelas serta lingkungan kampus.
Recapitulation of Lecturer’s Attendance Using Android-Based Fingerprint At Dipa Makassar University Salman, Salman; Amirah, Amirah
CogITo Smart Journal Vol. 11 No. 2 (2025): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v11i2.732.242-256

Abstract

An academic information system is expected to provide information to lecturers, students, and administrators. There are several parts included in the academic information system, including lecturer teaching schedules, lecturer attendance systems (monitoring), and student lecture schedules. These three things are related to the results of the recapitulation of lecturer attendance for reporting on the academic section institution. Dipa Makassar University, the process of recapitulating lecturer attendance still uses a manual system, namely, officers record lecturer attendance at each session and then input it into the Excel application. This process is inefficient because the work is repetitive and time-consuming. When lecturers are delayed, there is no information provided to students, causing them to wait for long periods. In this study, the researcher developed an Android-based fingerprint application for recapitulating lecturer attendance and tardiness. The testing method applied to evaluate the application is the Black Box testing method. Based on the overall testing results, it can be concluded that the application functions properly in accordance with the system requirements and is free from errors. The testing focused on the application's input, process, and output features without examining the internal structure of the program. All tested features produced valid results and met the expected outcomes. With the presence of this application, both lecturers and students can access class schedules at any time through the Android platform. Additionally, the application provides notifications to students in case the lecturer arrives late, which significantly improves communication between lecturers and students.