Claim Missing Document
Check
Articles

Pengalaman Tenaga Kesehatan dalam Pelayanan Pasien Mancanegara di RSU Tipe B Lisna Novita Anggriani; Muhammad Purnomo; Ashri Maulida Rahmawati
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2595

Abstract

Multikulturalisme dalam pelayanan kesehatan menjadi tantangan bagi rumah sakit yang melayani pasien mancanegara, terutama terkait hambatan komunikasi dan perbedaan budaya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hambatan yang dialami tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan lintas budaya di salah satu RSU Tipe B di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan melibatkan tujuh tenaga kesehatan dan petugas lini depan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan proses coding, kategorisasi, dan penarikan tema. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu: (1) respons psikologis tenaga kesehatan berupa rasa percaya diri, takut, dan cemas saat menghadapi perbedaan budaya; (2) strategi adaptif melalui komunikasi verbal, nonverbal, dan penggunaan aplikasi penerjemah; serta (3) kendala bahasa dan keterbatasan penerjemah yang menyebabkan komunikasi kurang efektif, memperlambat pelayanan, dan meningkatkan risiko kesalahpahaman. Temuan menunjukkan bahwa hambatan pelayanan lintas budaya terutama disebabkan oleh rendahnya kompetensi budaya dan belum optimalnya dukungan sistem rumah sakit. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi budaya melalui pelatihan, penyediaan layanan penerjemah, dan kebijakan pelayanan yang lebih inklusif untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pelayanan bagi pasien mancanegara.
Hubungan Dukungan Sosial Keluarga, Mekanisme Koping dan Stigma Sosial dengan Kualitas Hidup Pasien TBC Rizki Ana Santi; Rusnoto Rusnoto; Ashri Maulida
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1471

Abstract

  ABSTRAK Kualitas hidup pasien TBC dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terkait meliputi aspek fisik seperti usia, jenis kelamin, dan adanya kecacatan, aspek sosial ekonomi seperti tingkat pendidikan, status pekerjaan, status pernikahan, dan dukungan keluarga, serta aspek psikologis seperti mekanisme koping, masalah kesehatan mental (depresi, kecemasan, stres), dan stigma sosial. Penelitian ini bertujuan hubungan dukungan sosial keluarga, mekanisme koping dan stigma sosial dengan kualitas hidup pasien TBC di Rumah Sakit Sarkies Aisyiyah Kudus. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan korerasional. Populasi pada penelitian ini pasien TB Paru bulan September 2025 di Rumah Sakit Sarkies Aisyiyah Kudus sebanyak 47 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sehingga banyaknya sampel 47 orang. Instrumen pada penelitian antara lain Kuesioner dukungan social keluarga dengan validitas 0,582-0,788 dan reliabilitas 0,870, kuesioner mekanisme koping dengan nilai r 0,482-0,756 dan nilai reliabilitas 0,83, kuesioner stigma social dengan nilai r 0,52-0,79 dan reliabilitas 0,890, kuesioner kualitas hidup pasien TB Paru dengan nilai r 0,752-0,877 dan reliabilitas 0,734. Data di uji dengan uji statistik rank spearman. Ada hubungan dukungan sosial keluarga (0,000), mekanisme koping (0,002) dan stigma sosial (0,000) dengan kualitas hidup pasien TBC di Rumah Sakit Sarkies Aisyiyah Kudus.
HUBUNGAN POLA MAKAN, OBESITAS, DAN KECEMASAN DENGAN PENURUNAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KALIWUNGU Syahid Fatah Cokropranoto; Sukesih Sukesih; Rusnoto Rusnoto; Indanah Indanah; Ashri Maulida Rahmawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.3030

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang menjadi penyebab kematian ke-6 di dunia, dengan prevalensi yang terus meningkat dan kondisi yang sangat bergantung pada kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan simultan antara pola makan, obesitas, dan kecemasan dengan penurunan kadar gula darah pada pasien DM di Puskesmas Kaliwungu tahun 2024, sebagai kebaruan dari penelitian sebelumnya yang sering berfokus pada satu faktor saja. Metode observasi dengan desain cross-sectional digunakan untuk mengidentifikasi korelasi antara variabel bebas dan terikat. Populasi penelitian adalah 80 pasien DM di Puskesmas Kaliwungu, dengan sampel sebanyak 67 orang yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk pola makan, pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk obesitas, kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk kecemasan, dan alat glukometer untuk kadar gula darah sewaktu. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola makan, obesitas, dan kecemasan dengan kadar gula darah pasien DM, yang mengindikasikan bahwa pengelolaan ketiga faktor ini secara bersamaan penting untuk mengoptimalkan penurunan kadar gula darah. Peran perawat sangat penting dalam edukasi pola makan, manajemen berat badan, dan teknik relaksasi untuk meningkatkan kontrol gula darah pasien.
The Role of Spiritual Mindfulness Therapy in Increasing Self-Confidence Among Adolescent Ashri Maulida Rahmawati; Muhamad Jauhar; Anny Rosiana Masithoh; Edita Pusparatri
Indonesian Journal of Health Research and Development Vol. 2 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research and Development
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/ijhrd.v2i3.253

Abstract

This study aimed to determine the influence of spiritual Mindfulness on increasing adolescent self-confidence. Evaluating the benefits of spiritual therapies such as mindfulness for the mental health of adolescents is highly needed. Adolescence is difficult to adjust to and is especially susceptible to declining self-confidence. Low self-confidence causes most adolescent crises in the current school system. Spiritual Mindfulness is an easy-to-use strategy that can help adolescents become aware of their problems without passing judgment, which reduces costs and saves time. The study design was a pre-experiment with a pre and post-test with the control group. In purposive sampling, the intervention and control students chose twenty-six respondents from senior high school students in Kudus. The research instrument used in this study was the Student Self-Confidence Questionnaire. The researcher conducted six 30-minute sessions of spiritual mindfulness therapy over two days. Research results showed the difference in self-confidence scores before and after the intervention in the intervention group was found statistically significant with a p-value of 0.013 (p < 0.05) and in the control group with a p-value of 0.000 (p < 0.05). The effect of spiritual mindfulness therapy on self-confidence was not statistically significant, with a p-value of 0.110 (p> 0.05). So, it can be concluded that Spiritual mindfulness therapy has no significant influence on self-confidence. The way spiritual mindfulness therapy is given to teenagers needs to be altered to see more noticeable improvements in self-confidence.
Hubungan Penggunaan Media Sosial, Lingkungan Sosial, Dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Masalah Psikososial Pada Remaja Di Smp 3 Bae Kudus Rinuf Eviati Devita; Indanah Indanah; Ashri Maulida Rahmawati; Sukarmin Sukarmin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial, lingkungan sosial, dan pola asuh orang tua dengan masalah psikososial pada remaja di SMP 3 Bae Kudus. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan siswa sebagai populasi dengan sampel yang dipilih secara proporsional berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan meliputi PSC-17 untuk mengukur masalah psikososial, BSMAS untuk menilai penggunaan media sosial, CASSS untuk mengukur dukungan lingkungan sosial, serta PSDQ untuk mengidentifikasi pola asuh orang tua. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik non-parametrik karena data berskala ordinal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan media sosial, lingkungan sosial, dan pola asuh orang tua dengan masalah psikososial remaja. Penggunaan media sosial yang berlebihan berkaitan dengan meningkatnya gangguan emosional dan perilaku. Lingkungan sosial yang kurang mendukung dari teman sebaya, keluarga, dan sekolah juga berkontribusi terhadap meningkatnya masalah psikososial. Selain itu, pola asuh orang tua yang tidak tepat, seperti otoriter dan permisif, meningkatkan risiko gangguan dibandingkan pola asuh demokratis. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya peran ketiga faktor tersebut serta perlunya keterlibatan aktif orang tua, sekolah, dan tenaga kesehatan dalam memberikan dukungan, pengawasan, dan pembinaan guna mendukung perkembangan mental remaja secara optimal.