Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Era Digital Marketing 5.0 Bagi Pelaku Usaha UMKM di Kelurahan Rengas Fadillah; Senen; Sri Nirmalawaty
Jurnal Abdimas Tri Dharma Manajemen Vol. 6 No. 1 (2024): ABDIMAS Desember 2024
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/ABMAS.v6i1.p37-49.y2024

Abstract

Digital marketing tidak lagi menjadi sesuatu yang membingungkan, karenasemua yang dilakukan dapat dijalankan sendiri dan diukur kinerjanya. Dari hasil analisatersebut, para pelaku usaha yang mengikuti pelatihan digital marketing dapat belajaruntuk melakukan perubahan yang lebih baik dalam berwirausaha. Metode kegiatan yangakan dilakukan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Ceramah danDiskusi yang disampaikan Oleh Dosen Manajemen Universitas Pamulang, danmemberikan pemahaman kepada Masyarakat dan Mahasiswa atas pentingnya digitalmarketing 5.0 bagi pelaku usaha UMKM. Dengan adanya penyampaian materi inidiharapkan dapat memotivasi masyarakat luas.Kata kunci: Pengabdian Kepada Masyarakat, Digital Marketing 5.0, UMK
Digital Marketing Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Di Kelurahan Pamulang Barat, Tangerang Selatan Fadillah; Sri Nirmalawaty; Angga Pratama
Jurnal Abdimas Tri Dharma Manajemen Vol. 7 No. 1 (2025): Abdimas Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah “raksasa teknologi digital Asia yang sedang berkembang”, ini terbukti dengan hadirnya startup berstatus Unicorn, Decacorn, dan tidak menutup kemungkinan startup Hectocorn . Jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa adalah pasar yang besar. Pengguna smartphone Indonesia juga bertumbuh dengan pesat. Lembaga riset digital marketing Emarketer menyatakan bahwa pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Dengan jumlah sebesar itu, Indonesia akan menjadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika. Dengan adanya perkembangan digital, terutama di masa Pandemi Covid-19 saat ini, pelaku UMKM diperkirakan meningkat dalam rentang 15%-26% selama beberapa bulan terakhir. Seiring dengan tantangan yang makin berat, peluang di era digital juga semakin terbuka dan mudah bagi kita melihatnya sebagai tantangan atau peluang. Meningkatnya permintaan produk-produk kreatif melalui sektor UMKM, perkembangan gaya hidup digital, sampai bonus demografi tahun 2035 menjadi potensi dalam meningkatkan sektor usaha. Pada awal tahun 2019 dalam pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos- Swiss, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengemukan Visi Jepang mengenai Society 5.0. Istilah Society 5.0 muncul pertama kali di Jepang pada tahun 2016, setelah mendapat persetujuan dari kabinet Jepang. Society 5.0 diawali dengan era perburuan (Society 1.0), pertanian (Society 2.0), industri (Society 3.0), dan teknologi informasi (Society 4.0). Society 5.0 menciptakan masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi. Manusia mempunyai peran di era digital. Sehingga dibutuhkan keseimbangan antara pencapaian ekonomi dan penyelesaian masalah sosial. Society 5.0 dimaksudkan untuk mengantisipasi era Industri 4.0, dimana peran masyarakat dirasakan masih kurang. Melalui Society 5.0, kecerdasan buatan yang memperhatikan sisi kemanusiaan akan mentransformasi jutaan data yang dikumpulkan melalui internet pada segala bidang kehidupan. Tentu saja diharapkan, akan menjadi suatu kearifan baru dalam tatanan bermasyarakat. Tidak dapat dipungkiri, transformasi ini akan membantu manusia untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna. Dalam Society 5.0, juga ditekankan perlunya keseimbangan pencapaian ekonomi dengan penyelesaian problem sosial. Sistem yang terhubung di dunia maya merupakan hasil optimal yang telah diperoleh dari adanya Artificial Intelligence dengan penggabungan teknologi Big Data yang bisa menjadi nilai feedback dalam bidang industri maupun society dari yang tidak mungkin menjadi mungkin. Indonesia sendiri merupakan pasar yang potensial bagi ekonomi digital. Besarnya potensi ekonomi digital di Indonesia dibuktikan melalui nilai USD 27 miliar pada tahun 2018. Angka ini membuat Google optimistis bahwa 10 tahun lagi ekonomi digital Indonesia akan mencapai nilai USD 100 miliar. Lambat laun, faktor yang dapat mendukung perkembangan tersebut adalah pemanfaatan teknologi dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki Indonesia. Banyak sekali keuntungan yang akan diperoleh UMKM yang dengan cerdas mampu bertransformasi memanfaatkan digitalisasi , seperti yang kita tahu kondisi saat ini kita harus saling menjaga jarak atau sosial distancing, bertemu tatap muka menjadi aktivitas yang dihindari sebisa mungkin maka suka tidak suka digital adalah jawabannya. lalu kemudian akanterciptanya efisiensi yang semakin memudahkan pelaku UMKM untuk menjalankan usahanya, seperti efisiensi biaya produksi, transportasi, pergudangan, bahkan promosi cukup dilakukan melalui media sosial Facebook, Instagram, dan Twitter, serta lainnya akan tetapi harus dikemas dengan sebaik mungkin.
Pengembangan Strategi Pemasaran Berbasis Media Sosial Senen; Gatut Purwoko; Fadillah
Jurnal Abdimas Tri Dharma Manajemen Vol. 7 No. 1 (2025): Abdimas Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada para warga terutama di Kelurahan Pamulang barat bekerja sama dengan para Dosen Universitas Pamulang. Metode kegiatan yang digunakan yaitu tim pelaksana kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat mengunjungi kelurahan. Tahap berikutnya yaitu tahap pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Tahap ini akan diberikan penyuluhan dan pelatihan kepada warga sekitar. Penyuluhan dan pelatihan yang diberikan tentang bagaimana mengelola Pemasaran secara efektif dan efisien. Untuk dapat meningkatkan kualitas pengeloaan dan efisiensi pemasaran. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah bertambahnya keilmuan dan keterampilan masyarakat terutama di Benda Baru, khususnya bagaimana meningkatkan mutu pengelolaan Pemasaran yang efektif dan efisien
KEDUDUKAN LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN BPK SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PERKARA PIDANA KERUGIAN KEUANGAN NEGARA Fadillah
Journal Central Publisher Vol 3 No 6 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i6.673

Abstract

Latar Belakang : Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diterbitkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merupakan instrumen penting dalam pembuktian tindak pidana korupsi, khususnya dalam pembuktian unsur kerugian keuangan negara. Namun, perdebatan muncul terkait kekuatan pembuktian LHP BPK dalam hukum acara pidana, mengingat KUHAP tidak mengatur secara tegas status dokumen audit sebagai alat bukti. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan LHP BPK sebagai alat bukti surat, kekuatan pembuktian yang melekat padanya, keterbatasan LHP BPK dalam perkara pidana, serta peran auditor BPK sebagai ahli dalam memperkuat temuan audit di persidangan. Metode : Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, doktrin, dan putusan pengadilan. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa LHP BPK memiliki kekuatan pembuktian yang sah sebagai alat bukti surat, namun sifatnya tidak mengikat hakim. Namun, LHP tidak dapat berdiri sendiri dan wajib didukung oleh alat bukti lain sesuai Pasal 184 KUHAP. LHP BPK tetap memerlukan dukungan alat bukti lain, termasuk keterangan ahli auditor BPK. Kesimpulan : Kedudukan LHP BPK dalam perkara pidana berada pada posisi yang kuat tetapi bukan bukti tunggal yang menentukan.
PENINGKATAN LITERASI MANAJEMEN DAN AKUNTANSI DIGITAL BAGI SISWA/I SMK IPTEL TANGSEL DI ERA DIGITAL MARKETING Adi Martono; Fadillah; Sutandijo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/j0d13t89

Abstract

Perkembangan digital marketing membuka peluang usaha yang luas bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), namun belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan manajemen keuangan dan akuntansi digital yang memadai. Banyak siswa masih mengandalkan notifikasi marketplace atau dompet digital tanpa pencatatan transaksi yang sistematis, sehingga sulit mengukur kinerja keuangan dan efektivitas promosi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi manajemen keuangan dan akuntansi digital siswa SMK melalui integrasi digital marketing. Kegiatan dilaksanakan di SMK IPTEK Tangerang Selatan dengan melibatkan 69 siswa jurusan Akuntansi menggunakan metode ceramah interaktif, studi kasus, demonstrasi aplikasi pencatatan keuangan, serta diskusi terbimbing. Evaluasi kegiatan mengacu pada Model Evaluasi Kirkpatrick dengan fokus pada level perilaku (behavior). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dalam pencatatan transaksi digital, penyusunan laporan laba rugi sederhana, serta analisis efektivitas iklan digital menggunakan Return on Investment (ROI). Selain itu, sebagian siswa mulai menerapkan pencatatan keuangan berbasis aplikasi setelah kegiatan, yang menunjukkan adanya perubahan perilaku keuangan. Kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk kompetensi kewirausahaan digital yang akuntabel pada siswa SMK dan perlu didukung dengan pendampingan berkelanjutan.
EDUKASI HUKUM: SOSIALISASI TINDAK PIDANA TERHADAP MARTABAT PRESIDEN DAN/ATAU WAKIL PRESIDEN DALAM UU NO 1 TAHUN 2023 TENTANG KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA Mumtaz; Ariany, Lisda; Rahayu, Karlina; Handayani, Nuri; Fadillah; Riadi, Teguh; Tri Wibowo, Yuda
Asawika : Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Vol 10 No 03 (2025): Desember: Asawika
Publisher : LPPM Unika Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37832/asawika.v10i03.364

Abstract

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) merupakan tonggak penting dalam pembaruan hukum pidana Indonesia, khususnya terkait ketentuan mengenai tindak pidana terhadap martabat Presiden dan/atau Wakil Presiden. Pasal-pasal tersebut bertujuan memberikan perlindungan hukum terhadap simbol negara, sekaligus menegaskan batasan agar kebebasan berpendapat tetap terjamin. Artikel ini membahas pelaksanaan sosialisasi hukum di Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, sebagai upaya edukasi kepada masyarakat mengenai substansi pasal-pasal tersebut. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta pembagian bahan bacaan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai perbedaan antara kritik yang sah dengan tindakan yang dapat dipidana, serta tumbuhnya kesadaran hukum untuk menggunakan hak kebebasan berpendapat secara bijak. Kegiatan ini menegaskan pentingnya edukasi hukum di tingkat desa guna membangun masyarakat yang sadar hukum, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokratis.
Menyalakan Kembali Nadi Hutan: Revitalisasi Kelompok Tani Hutan untuk Pemberdayaan dan Keberlanjutan Desa Mayanau Kabupaten Balangan Fadillah; Ni'mah; Ramadhan, Muhammad; Al-Huda, Muhammad Hafiz; Amalia, Dinda Fitri; Nazwa, St Azizah; Nabila; Cahyani, Indah; Alifa, Aniq; Zarifa, Nur Amanda; Fauziah, Haya
Hayak Bamara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/hb.v3i2.700

Abstract

Community service in Mayanau Village, Tebing Tinggi Subdistrict, Balangan Regency, was carried out to revitalize the Forest Farmers Group (KTH) as a forum for sustainable forest management. Although Mayanau Village has vast forest potential with leading commodities in the form of non-timber forest products (NTFPs) such as rattan, forest honey, and medicinal plants, the two previous KTHs had become dormant. Weak management capacity, lack of legality, low community participation, and minimal synergy with external actors were the main causes of the institutional dysfunction. In addition, the institutional dysfunction of the Forest Farmers Group (KTH) has resulted in stagnant management of the village's natural resources. To that end, the service team implemented the “Revitalization of the Mayanau Village KTH Institution” program, which includes enabling, empowering, and protecting, using a live-in method for two months. This program was carried out through several activities, namely: 1) Mapping the root causes and potential problems; 2) Community awareness raising; 3) Joint discussions with the Forest Management Unit (KPH); 4) Formation of the KTH; 5) Institutional legalization process; and 6) Capacity building for administrators. The results of the program show the formation of a new KTH with an official structure, increased capacity of administrators, and initial community awareness of the importance of collective forest management. The revitalization program of the Forest Farmers Group (KTH) in Mayanau Village has succeeded in reviving the previously paralyzed institution through an enabling, empowering, and protecting approach. The relationship built with the Balangan Forest Management Unit (KPH) ensured the sustainability of the program through technical assistance and policy access. Through this program, it is believed that institutional strengthening, capacity building, and ecological awareness will become the foundation for the realization of sustainable community-based forest management in Mayanau Village.
Upaya Penyempurnaan Alat Ukur: Analisis Validitas PAPI Kostick Item Revisi Tarigan, Medianta; Fadillah
Jurnal Studia Insania Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to evaluate the psychometric quality of the PAPI Kostick instrument in the Indonesian context through item revision, construct validity testing, and item-level analysis. The sample consisted of 1,289 respondents. Item revisions were conducted through linguistic and cultural adaptation to ensure semantic clarity and construct equivalence. Construct validity was examined using CFA, which demonstrated a good fit across all dimensions, with RMSEA values below 0.08. Most items were valid, with the highest proportion in Activity (100%). Further evaluation using the two-parameter logistic (2PL) IRT model indicated that 74–85% of items were located at the mid-range of the trait continuum, while discrimination indices were generally strong, with Activity achieving 100% in the normal category, followed by Leadership (89%). Overall, the revised version of PAPI Kostick demonstrated adequate construct validity, balanced item distribution, and satisfactory diagnostic properties, while continuous refinement remains necessary. Keyword: PAPI Kostick, validity, CFA, IRT
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 146 TAHUN 2023 PASAL 17 AYAT 1 SAMPAI 4 TERHADAP KRITERIA PENERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA BAGI MASYARAKAT MISKIN DI DESA KARTIASA KABUPATEN SAMBAS TAHUN ANGGARAN 2024 Fadillah; Asman; Apriati
Cross-border Vol. 8 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia Nomor 146 Tahun 2023 Pasal 17 Ayat 1 sampai 4 mengenai kriteria penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bagi masyarakat miskin di Desa Kartiasa, Kabupaten Sambas, Tahun Anggaran 2024. Program BLT-DD bertujuan untuk mengurangi kemiskinan ekstrem melalui penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran. Penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif-empiris ini menggunakan kerangka teori implementasi kebijakan George C. Edwards III (komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi). Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan Kepala Desa, perangkat desa, BPD, Ketua RT/RW, pendamping desa, dan masyarakat (penerima dan non-penerima), serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146/2023 telah dilakukan secara terstruktur melalui tahapan sosialisasi, verifikasi data DTKS (desil 1–4) yang ketat, dan penetapan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang transparan, didukung oleh komitmen multi-aktor desa dan kepatuhan administratif (Siskeudes). Meskipun demikian, program menghadapi hambatan signifikan, yaitu ketidakakuratan dan ketidakmutakhiran data DTKS dari pusat, keterbatasan kuota anggaran yang tidak sebanding dengan jumlah keluarga miskin, serta dinamika sosial-ekonomi masyarakat yang cepat berubah, yang memicu kecemburuan sosial dan tantangan dalam memastikan keadilan distribusi. Secara keseluruhan, BLT-DD di Desa Kartiasa efektif membantu penerima namun masih perlu perbaikan pada sistem pemutakhiran data terpadu dan penambahan alokasi kuota.
PENGUATAN PROFIL PELAJARAN PANCASILA MELALUI SINERGI MULTIDISIPLIN BERBASIS TRANSPORMASI DIGITAL DALAM IMPLEMETASI KURIKULIM MERDEKA DI SMAN 2 BONE Fadillah; Syarifuddin; Mimi Saswana; Dai Rahmat; Rezky Amelia Syahrami; Salsa Dwi Ridha Andini; Dwi Rahmadana; A. Nurul Aulia; Sulfiana; A. Aril Subastian; Sabda Ilahi; Subira Aulia Sukma; Nurfadhilah; Zakinah Mawadda; Arfah Yudah Pratama; Andi Muhammad Fatir; Edi Kurniawan; Adnan Annur
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48351

Abstract

This study aims to analyze the strengthening of the Pancasila Student Profile through multidisciplinary synergy based on digital transformation in the implementation of the Merdeka Curriculum at SMAN 2 Bone. The Pancasila Student Profile serves as an important foundation in shaping students who are characterized, creative, independent, critical thinkers, and capable of adapting to the development of digital technology. This study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving teachers, students, and school stakeholders participating in the implementation of the Merdeka Curriculum. The results of the study indicate that multidisciplinary synergy through the integration of various subjects and the utilization of digital technology can enhance students’ engagement in the learning process. The implementation of digital transformation was carried out through the use of interactive learning media, digital platforms, and collaborative projects that support the strengthening of the values of the Pancasila Student Profile. In addition, the application of project-based learning in the Merdeka Curriculum encourages students to become more active, innovative, and capable of critical thinking in solving problems. Therefore, strengthening the Pancasila Student Profile through multidisciplinary synergy based on digital transformation can be an effective strategy to improve the quality of education and to shape students’ character in accordance with the demands of the digital era.
Co-Authors A. Aril Subastian A. Nurul Aulia Abdul Muktadir, Abdul Ade Nurul Izatti G. Yotolembah Adi Martono Adnan Annur Agus Santoso Aini, Wardahtul Al-Huda, Muhammad Hafiz Alifa, Aniq Amalia, Dinda Fitri Andi Bismawati Andi Muhammad Fatir Angga Pratama Any Kurniawati, Any Apriati Arfah Yudah Pratama Aria Aji Priyanto Ariany, Lisda Arifah An Nur Asman Asty Oktavia Mursalim Bayu Aji Girawan CAHYANI, INDAH Dai Rahmat Dina, Rahma Datul Dwi Rahmadana Edi Kurniawan EFENDI Fadilah, Fitri Zul Fauziah, Haya Gatut Purwoko Hamdi Ibrahim, Muhammad Heni Maulani Henny Herwina Idris, Muhamma Ilham Samudra, Muhammad Istiyanti Jamaluddin Joko Setia Pribadi juarsa, osa Juwita, Ira Khairunissa Listari, Firly Malik Abdul Aziz Maliza, Rita Marchellino Irwan, Reziq Mardiyana Mardiyana Mardiyana Mardiyana Maulida, Hira Melta, Asides Mimi Saswana Monica Destina Muhammad Afif Muhammad Fauzan Muhammad Ramadhan Mumtaz Murni Handayani Nabila Nasution, Fania Aftisya Nazri Janra, Muhammad Nazwa, St Azizah Ni'mah Nofrita Nofrita Nur Halifah Nurfadhilah Nuri Handayani Nursanti Apriyani Nurul Inaya Putra Santoso Putri Pratama Elisa, Tasya Putri, Dinda Aulia Rahayu, Karlina Rahmi Andini Ratna Dumilah Rezky Amelia Syahrami Riadi, Teguh Ririn Dwi Ariani Risma Risnauli Rizky Dwi Saputro Sabda Ilahi Safitri, Yunni Salsa Dwi Ridha Andini Santika, Eka Senen Sri Nirmalawaty Subira Aulia Sukma Sudettyara, Echy Suhariyati, Eli Suharni Rahayu Sulfiana Sumardiono, Arif Sutandijo Syadilla Ega Maharani Syarifuddin Tarigan, Medianta Taufiq Eka Riandhana Tri Wibowo, Yuda WAHYUNI Wilson Novarino Witriansyah, Khoeruddin Yuniya Zakinah Mawadda Zarifa, Nur Amanda