Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Nafsu Makan Balita Melalui Kombinasi Pijat Tui Na Dan Hypnoparenting Di Kelurahan Habaring Hurung Wilayah UPT. Puskesmas Tangkiling Hanovani, Hanovani; Yuliana, Fitri; Kurniawati, Darini
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 6 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v6i2.120

Abstract

Background: Eating difficulties are very common in children aged 1-5 years. At this age, poor eating habits mean that children tend not to eat or have a decreased appetite, this can lead to decreased nutritional status and stunted growth and development of children. Objective: To determine the increase in toddlers' appetite through a combination of Tui Na massage and Hypnoparenting in the Habaring Hurung Village, UPT area. Tangkiling Health Center. Methods: The research design is a quasi experiment with a non-random pre-test post-test design. The population in this study were toddlers in Habaring Hurung Village, the sample was toddlers who had less appetite. The sample was obtained by purposive sampling using the sampling technique according to Creswell's theory, so that there were 15 respondents in the experimental group and 15 respondents in the control group. Data collection used appetite questionnaires and observation sheets and statistical analysis used unpaired parametric t-test. Results: After applying the combination of Tui Na massage and Hypnoparenting by toddler mothers for 7 days, it was found that the P Value < Alpha (0.012 < 0.05).  Conclusion: So it can be concluded that there is a significant difference between the results of measuring appetite after being given treatment to the respondent variables who have done Tui Na Massage and Hypnoparenting on Toddlers.
Edukasi Dagusibu (Dapatkan Gunakan Simpan Buang Obat) Untuk Generasi Sehat Pada Remaja Di SMK Bina Banua Banjarmasin (Dagusibu Education (Get Use Save Dispose of Medicine) for a Healthy Generation in Adolescents at SMK Bina Banua Banjarmasin) Kurniawati, Darini; Nur’afa, Maulida; Mahpujah, Maisya
Indonesia Berdaya Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251030

Abstract

Pengetahuan mengenai obat merupakan suatu hal yang mestinya dimiliki oleh masyarakat. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya pengobatan mandiri yang dilakukan masyarakat yang memiliki risiko terjadi kesalahan dalam penggunaan obat, penyimpanan, sampai cara membuang obat yang tidak sesuai dengan petunjuk yang telah ditetapkan. DAGUSIBU merupakan sebuah program untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang dilakukan tenaga kefarmasian. Kegiatan edukasi ini berlangsung pada tanggal 31 Agustus 2024 di SMK Bina Bangsa Banjarmasin. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang Obat) yang meliputi bagaimana cara mendapatkan obat yang benar, aturan penggunaan, penyimpanan yang tepat, serta tata cara membuang obat yang tidak lagi digunakan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini berupa penyuluhan dan praktik. Peserta kegiatan yaitu siswa/i anggota PMR berjumlah 24 orang beserta guru pembimbing PMR. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada siswa tentang pengelolaan obat yang aman dan tepat sesuai dengan konsep DAGUSIBU. Kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta sebesar 25,29%.Abstract. Knowledge about drugs is something that society should have. This is caused by the increase in self-medication carried out by the community which carries the risk of errors in drug use, storage, and even how to dispose of drugs that do not comply with the instructions that have been set. DAGUSIBU is a program to improve public health through health services provided by pharmaceutical personnel. This educational activity took place on August 31 2024 at Bina Bangsa Vocational School, Banjarmasin. This program aims to increase students' understanding of the concept of DAGUSIBU (Get, Use, Store, Dispose of Medicines) which includes how to get the right medicines, rules for use, proper storage, and procedures for disposing of medicines that are no longer used. The methods used in this activity are counseling and practice. The activity participants were 24 PMR student members along with PMR supervising teachers. This activity is designed to provide students with understanding and skills regarding safe and appropriate medication management in accordance with the DAGUSIBU concept. This educational activity succeeded in increasing students' understanding of how to obtain, use, store and dispose of medicines correctly. Based on the results of the pretest and posttest, there was a significant increase in participants' understanding of 25.29%
P Penetapan Kadar Flavonoid Dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etaanol Daun Bangkal (Nauclea subdita (Korth) Menggunakan Spektrofotometri Uv-Vis Ulfah, Annisa; Nastiti, Kunti; Kurniawati, Darini; Hakim, Ali Rakhman
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 5 No 1 (2024): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v5i1.650

Abstract

Background: One of the typical Kalimantan plants that can be used as a source of medicine and can be used as an herbal ingredient is the Bangkal Plant. On the leaves there are various compounds such as alkaloids, steroids, tannins and flavonoids. Compounds that have a strong pharmacological effect and have a role as an antioxidant are flavonoid compounds.Objective: This study aims to determine the levels of flavonoids and antioxidant activity of ethanol extract of Bangkal Leaf (Nauclea subdita (Korth).Methods: This study uses an extraction method using 70% ethanol solvent and is soaked for 3 × 24 hours, the viscous extract produced is carried out a qualitative test with the identification of metabolite compounds and a quantitative test with the determination of flavonoid levels and antioxidant activity.Results: The results of the identification of metabolite compounds using color reagents obtained ethanol extract of Bangkal Leaf (Nauclea subdita (Korth) containing alkaloid compounds, steroids, tannins and flavonoids. The flavonoid level is 9.524 mgQE/g. The antioxidant activity of ethanol extract of Bangkal Leaf (Nauclea subdita (Korth) showed an IC50 value of 3.424 ppm.Conclusion: Based on the results of research that has been carried out, public knowledge relates to the rational use drugs for toothache. The need for information and education related to the use of drugs for tootchache rationally
Edukasi dan Optimalisasi Tanaman Obat Sebagai Antihipertensi dan Antidiare di Kelurahan Manarap Lama RT. 11, Banjarmasin (Education and Optimization of Medicinal Plants as Antihypertensive and Antidiarrheal Agents in Manarap Lama Subdistrict RT. 11, Banjarmasin) Armilawati, Karien Fitria; Kurniawati, Darini; Noval, Noval; Marsellino, Doni Irawan Prancisco; Winda, Nadia Oktavia; Nasiroh, Nasiroh; Jayanti, Tri Dewi
Indonesia Berdaya Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251093

Abstract

ABSTRAKIndonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat lengkap, contohnya seperti tanaman yang bisa digunakan untuk pengobatan herbal. Berdasarkan penggalian data, didapatkan hasil dari 20 responden menderita penyakit hipertensi (20%) dan mengeluhkan pernah mengalami diare (20%) dengan menggunakan pengobatan berbasis tanaman (75%). Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment). Desain yang digunakan pada penelitian ini yaitu One Grups Pretest-Posttes Design dimana kelompok eksperimen diberikan intervensi termasuk didalamnya pemberian pretes sebelum perlakuan dan posttes setelah perlakuan dengan harapan hasil intervensi yang diperoleh lebih akurat. Perlakuan pada penelitian ini adalah pemberian penyuluhan “Edukasi Penyakit Hipertensi dan Diare Serta Praktik Pembuatan Obat Herbal Berbasis Tanaman” kepada Masyarakat di RT 11 Manarap Lama. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai meningkat dari 63,57 menjadi 76,42. Dari kegiatan edukasi pemanfaatan tanaman obat untuk hipertensi dan diare di Kelurahan Manarap Lama RT. 11 menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan tanaman herbal sebagai pengobatan alami. Abstract. Indonesia possesses a rich biodiversity, including plants that can be used for herbal medicine. Based on data collection, it was found that 20 respondents suffered from hypertension (20%) and reported having experienced diarrhea (20%), with 75% utilizing plant-based treatments. This study employed a quasi-experimental method. The design used was a One Group Pretest-Posttest Design, where the experimental group received interventions, including pretests before treatment and posttests after treatment, with the expectation that the intervention results would be more accurate. The intervention in this study involved providing education on "Hypertension and Diarrhea Awareness and Practical Herbal Medicine Preparation" to the community in RT 11 Manarap Lama. The pre-test and post-test results indicated a significant increase in participants' understanding, with the average score rising from 63.57 to 76.42. The educational activities on the utilization of medicinal plants for hypertension and diarrhea in Manarap Lama Subdistrict RT. 11 demonstrated that this program successfully enhanced community knowledge regarding the use of herbal plants as natural remedies.
Combined Effects of Curcuma xanthorrhiza Rhizome and Persea americana Leaves Extracts on Streptozotocin-Induced Diabetes in Rats Thong, Vertirico; Ahnafani, Miyada Nur; Lestari, Helda Dwi; Ahnafani, Mayada Nur; Kurniawati, Darini
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 8 No. 2 (2025): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v8i2.5837

Abstract

Indonesia's rich biodiversity encompasses numerous plants with ethnomedicinal applications, including avocado (Persea americana) leaves and temulawak (Curcuma xanthorrhiza) rhizomes, traditionally used for managing diabetes mellitus. This study investigated the antidiabetic activity of a combination of C. xanthorrhiza rhizomes and P. americana leaves in streptozotocin (STZ)-induced diabetic rats. Extracts were obtained via 72-hour maceration using 96% ethanol, followed by phytochemical screening and a 3-day toxicity assessment in rats at doses of 50, 150, and 200 mg/kg BW. Diabetic rats, induced with a single intraperitoneal injection of 20 mg/kg STZ, were treated for 14 days with three different combination formulas of C. xanthorrhiza rhizome and P. americana leaf extracts: Formula 1 (0.6 g : 0.4 g), Formula 2 (0.4 g : 0.6 g), and Formula 3 (0.4 g : 0.4 g). Metformin (500 mg/kg/day) served as the positive control, and 0.5% CMC-Na was the negative control. Phytochemical analysis revealed the presence of various bioactive compounds in both extracts. No significant toxicity was observed in rats across the tested doses. The Mann-Whitney test indicated a significant difference in blood glucose levels in diabetic rats after 14 days of treatment (p=0.037). Notably, all combination formulas exhibited antidiabetic activity. Specifically, Formula 1 demonstrated comparable antidiabetic efficacy to metformin (500 mg/kg). These findings suggest that combining C. xanthorrhiza and P. americana extracts possesses significant antidiabetic potential.
Edukasi dan Plathian Pijat Tui Na, PMT Nugget Ayam Untuk Pencegahan Stunting dan Penyakit Degenerative di Masyarakat [Education and Training on Tui Na Massage, Chicken Nugget PMT to Prevent Stunting and Degenerative Diseases in the Community] Kurniawati, Darini; Yuliana, Fitri; Raihana, Raihana; Viviana, Viviana; Octaviani, Via; Ciky, Melsandra; Leluni, Adelia; Pituwat, Cesilia Isana
Indonesia Berdaya Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251230

Abstract

Abstrak. Stunting adalah masalah gizi kronis karena kurangnya asupan gizi Dallam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan  pertumbuhan anak terganggu dan menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Tujuan dan fokus kegiatan ini adalah untuk : Meningkatkan pengetahuan kader tentang penyakit dan stunting, Meningkatkan keterampilan kader dalam  pengukuran antoprometri untuk deteksi stunting, Memberikan pelatihan dalam pembuatan PMT yang disukai anak dalam memenuhi nutrisi balita, Mengenalkan Pijat Tui Na dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader untuk edukasi kepada orang tua balita di posyandu untuk meningkatkan nafsu makan balita. Terdapat peningkatan pengetahuan kader sebesar 80% dan keterampilan kader dalam pelayanan terintegrasi Posyandu balita, remaja, lansia dan ibu hamil. Kader mengenal pijat Tui Na dan manfatnya serta mengenal PMT Nugget ayam yang disukai dari anak-anak sampai dewasa. Abstract. Stunting is a chronic nutritional problem caused by a long-term lack of nutritional intake, resulting in impaired child growth and becoming one of the causes of stunted height in children, making them shorter than their peers. The objectives and focus of this activity are: To enhance the knowledge of health workers about diseases and stunting, To improve the skills of health workers in anthropometric measurements for stunting detection, To provide training in the preparation of child-friendly PMT to meet the nutritional needs of infants, To introduce Tui Na massage and enhance the knowledge and skills of health workers in educating parents of infants at the Posyandu to improve the infants' appetite. There was an 80% increase in cadres' knowledge and skills in integrated Posyandu services for infants, adolescents, the elderly, and pregnant women. Cadres learned about Tui Na massage and its benefits, as well as the chicken nugget PMT that is popular among children and adults.
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat pada Pasien Asam Urat Rawat Jalan di RSUD Ulin Banjarmasin Bella Aprilia Punlin; Kurniawati, Darini; Mukti, Yusuf Anggoro; Atmaja, Dewi Susanti
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 8 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i8.4414

Abstract

Rational drug use plays a crucial role in managing chronic conditions, including gout. This disease occurs due to the accumulation of uric acid crystals in the joints, typically caused by elevated blood uric acid levels (hyperuricemia). In outpatient care settings, limited access to laboratory facilities often becomes a barrier to proper monitoring. This study aims to evaluate the rationality of drug use in gout patients at Ulin Regional Hospital, Banjarmasin, using a descriptive observational method with a retrospective approach. Data were collected from 78 outpatient medical records from 2023 to 2024, selected through purposive sampling. The evaluation focused on five key aspects: proper indication, correct drug selection, appropriate patient, accurate dosage, and awareness of potential side effects. The findings revealed that all patients received treatment that met rational standards, and no adverse drug reactions were reported. Most patients had a history of gout lasting 1–2 years. Although laboratory data on uric acid levels were not available, clinical monitoring based on symptoms and patient responses was carried out effectively. This suggests that clinical approaches can still ensure appropriate therapy in resource-limited settings. Overall, the medication used was deemed rational, and clinical evaluation served as a practical alternative to laboratory-based monitoring.
Pemberdayaan Kader Posyandu Desa Sungai Tandipah untuk Mencegah dan Mengendalikan Stunting [Empowering Posyandu Cadres in Sungai Tandipah Village to Prevent and Control Stunting] Kurniawati, Darini; Yuliana, Fitri; Aryani, Norsarida; Putri, Marcelina; Tania, Maria Amelinda; Subhi Hartanto, Ahmad Ridho; Salsabila, Tasya Salsa; Sari, Intan Rahma
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251289

Abstract

Abstract. Sungai Tandipah Village experienced a spike in stunting sufferers from stunting screening activities held at the Banjar Regency level. From the Sungai Tabuk 3 Health Center area, Sungai Tandipah Village had the highest stunting rate. There was a 30% stunting incidence rate. Therefore, efforts were made to prevent and control this stunting. The objectives and focus of this activity were to: Increase the knowledge and skills of Posyandu cadres about herbal nutraceutical products, Tui Na massage and correct anthropometric measurements for stunting detection, Provide training in making herbal nutraceutical products of celery leaves with carrots along with chicken protein that children like in meeting toddler nutrition, Train cadres in Tui Na Massage practices and increase the knowledge and skills of cadres for education to parents of toddlers at Posyandu to increase toddler appetite and improve toddler sleep effectiveness. There was a 100% increase in cadre knowledge and skills for Tui Na massage and 57% for cadre knowledge and skills for herbal nutraceutical products and anthropometry. Posyandu cadres know and can practice Tui Na massage for toddlers and make herbal nutraceutical preparations that are liked by toddlers, children and adults. Abstrak. Desa Sungai Tandipah mengalami lonjakan angka penderita stunting dari kegiatan skrining stunting yang diadakan Tingkat kabupaten Banjar. Dari wilayah Puskesmas Sungai Tabuk 3, desa Sungai Tandipah paling tinggi angka stunting. Terdapat 30% angka kejadian stunting. Oleh karena itu dilakukan upaya untuk mencegah dan mengendalikan stunting ini. Tujuan dan fokus kegiatan ini adalah untuk : Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan  kader posyandu tentang produk nutraseutikal herbal ,  pijat Tui Na dan pengukuran antoprometri yang benar  untuk deteksi stunting, Memberikan pelatihan dalam pembuatan produk nutraseutikal herbal daun seledri dengan wortel bersama protein ayam  yang disukai anak dalam memenuhi nutrisi balita, Melatih kader praktek Pijat Tui Na dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader untuk edukasi kepada orang tua balita di posyandu untuk meningkatkan nafsu makan balita dan meningkatkan efektifitas tidur balita. Terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader sebesar 100% untuk pijat Tui Na dan 57% untuk pengetahuan dan keterampilan kader untuk produk nutraseutikal herbal dan antopometri. Kader posyandu mengenal dan bisa mempraktekkan pijat Tui Na untuk balita dan membuat sediaan nutraseutikal herbal tapi disukai baik balita , anak maupun orang dewasa.
Pendekatan Health Belief Model (HBM) untuk Ibu Hamil dalam Menggunakan Asam Folat Sary, Ariska Yulia; Yuwindry, Iwan; Nastiti, Kunti; Kurniawati, Darini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2188

Abstract

Asam folat merupakan vitamin esensial selama kehamilan dan menjadi satu-satunya vitamin yang kebutuhan hariannya harus terpenuhi, yaitu 400 mikrogram per hari. Kekurangan asam folat pada ibu hamil masih sering ditemukan di negara berkembang maupun maju, yang berisiko menimbulkan anemia serta cacat tabung saraf (Neural Tube Defect) pada janin. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepatuhan penggunaan asam folat pada ibu hamil melalui pendekatan Health Belief Model (HBM). Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan teknik purposive sampling terhadap 78 responden ibu hamil di Puskesmas Pekauman. Pengambilan data dilakukan selama Februari–Maret 2025. Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik responden, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square untuk menilai hubungan komponen HBM dengan kepatuhan penggunaan asam folat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua dimensi HBM, yaitu persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, serta pemicu untuk bertindak, memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan penggunaan asam folat (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor persepsi dalam HBM berperan penting dalam mendorong kepatuhan ibu hamil. Oleh karena itu, intervensi promosi kesehatan berbasis HBM dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan konsumsi asam folat selama kehamilan.
Pengaruh Komunikasi Efektif Terhadap Kepuasan Pasien Dalam Pelayanan Informasi Obat (PIO) di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin Ganesa, Brianty; Kurniawati, Darini; Yuwindry, Iwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3249

Abstract

Pelayanan Informasi Obat (PIO) merupakan salah satu bentuk nyata dari pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada pasien, di mana komunikasi efektif menjadi elemen utama dalam menciptakan pemahaman dan kepatuhan terhadap penggunaan obat. Dalam konteks pelayanan di RSUD Ulin Banjarmasin, komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian informasi, tetapi juga sebagai sarana membangun empati dan kepercayaan antara apoteker dengan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi efektif terhadap tingkat kepuasan pasien dalam layanan PIO. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dan desain potong lintang (cross sectional). Sampel penelitian berjumlah seratus responden yang dipilih secara purposif, menggunakan instrumen berupa kuesioner komunikasi efektif dan kepuasan pasien. Lima indikator utama komunikasi efektif yang diteliti meliputi pemahaman, kesenangan, pengaruh terhadap sikap, hubungan yang semakin baik, serta tindakan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima indikator tersebut berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pelayanan informasi obat tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis apoteker dalam memberikan informasi yang akurat, tetapi juga oleh kemampuan interpersonal dalam berkomunikasi secara hangat, jelas, terbuka, dan empatik. Komunikasi yang efektif mampu meningkatkan rasa nyaman dan kepercayaan pasien, sehingga menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan kefarmasian yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kemanusiaan.
Co-Authors Ahnafani, Mayada Nur Ahnafani, Miyada Nur Alfisah, Firda Ali Rakhman Hakim Ananda, Melin Sofia Anita Herawati, Anita Annisa Fitria Armilawati, Karien Fitria Aryani, Norsarida Aryzki, Saftia Bella Aprilia Punlin Charmelya, Estyvania Nur Ciky, Melsandra Daifa, Tri Masruratun Dewi Susanti Atmaja Diana Diana Esti Yuandari, Esti Fajriannor TM, M. Fitri Yuliana, Fitri Fuaddah, Munawarah Ganesa, Brianty Habibah, Nor Hanovani, Hanovani Hepriana, Yemima Iswandari , Novita Dewi Jayanti, Tri Dewi Kamelia citra, Mia Latif, Akmal Leluni, Adelia Lestari, Ema Harta Lestari, Helda Dwi Mahpujah, Maisya Malahayati, Siti Mardlatillah, Mardlatillah Marsellino, Doni Irawan Prancisco Melviani, Melviani Mia Audina, Mia Montella, Clara Muhammad Rifqi Mukti, Yusuf Anggoro Mustaqimah Mustaqimah Nafisa, Sherin Nasiroh, Nasiroh Nastiti, Kunti Noval Noval Novianty, Nadya NURUL HIDAYAH Nur’afa, Maulida Octavia, Mutia Octaviani, Via Panjaitan, Pungky Angeliana Putri Pawestri, Hasna Perdana, Ratna Dewi Wulandari Putri Pituwat, Cesilia Isana Putri, Marcelina Putri, Ni Luh Nadia Santika Rahmadani Rahmadani Raihana, Raihana Rakhman Hakim, Ali Redho Nugraha, Zen Achmad Rina Saputri Rohama, Rohama Rudiah, Siti Saftia Aryzki Salsabila, Tasya Salsa Sari, Intan Rahma Sari, Putri Indah Sary, Ariska Yulia Sismeri Dona, Sismeri Sri Suhartini Subhi Hartanto, Ahmad Ridho Surya Nata, Angelyna Syahfitri, Laili Shinta Ayu Syamsu, Erlina Tangkas, Hansel Hens Tania, Maria Amelinda Thong, Vertirico Trisia, Trisia Tuti Alawiyah Ulfah, Annisa Umi Hasanah, Umi Viviana, Viviana Wahyu Pangi Astuti, Ni Nyoman Winda, Nadia Oktavia Yuwindry, Iwan Zuraida Zuraida