Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DALAM MENGEMBANGKAN BAHASA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DI TK BINA POTENSI SIS AL JUFRI TATURA PALU Sitti Fatimah; Retoliah; Kasmiati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol4.Iss2.142

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan media gambar dalam mengembangkan bahasa anak melalui metode bercerita. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Sedangkan keabsahan data akan diperkuat dengan malakukan teknik pemeriksaan. Hasil penelitian ini menunjukan penggunaan media gambar dalam proses pembelajaran dapat mengasah rasa ingin tahu anak serta dapat mengekspresikan imajinasinya, jika pemilihan gambar yang tidak sesuai dengan minat anak maka akan membuat anak menjadi bosan, maka hal yang menjadi solusi dalam pemilihan atau penggunaan media gambar harus sesuai dengan minat anak serta tema yang ada.
PEMBERIAN MENU MAKANAN TAMBAHAN DALAM MENCEGAH STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI DESA BALANE KABUPATEN SIGI Adinda Thalia; Kasmiati; Hildawati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol5.Iss1.149

Abstract

Stunting sebagai gangguan pertumbuhan yang menggambarkan tidak tercapainya potensi pertumbuhan sebagai akibat status kesehatan atau nutrisi yang tidak optimal pada anak- anak. Untuk itu masa anak-anak sering dipandang sebagai fase yang sangat fundemental bagi perkembangan individu, karena pada fase inilah terjadi pembentukan dan perkembangan pribadi seseorang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pemberian menu makanan tambahan dalam mencegah stunting pada anak usia dini di Desa Balane Kabupaten Sigi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif dan menggunakan desain deskriptif kualitatif, cara pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap objek penelitian. Hasil penelitian, ada beberapa proses di dalam pemberian menu makanan tambahan, di antaranya pelibatan tim pencegah stunting, pendataan anak yang mengalami stunting yang dilakukan saat posyandu, memberikan makanan tambahan dengan gizi yang seimbang dan upaya pengenalan pencegahan stunting kepada masyarakat dengan penyuluhan. Dalam pemberian menu makanan tambahan untuk mencegah stunting ini dilakukan 24 kali dalam setahun, dalam 1 bulan ada 2 kali pemberian makanan tambahan. Untuk pemberian makanan tambahan untuk anak gizi kurang diberikan 60 hari serta anak gizi buruk diberikan 90 hari makanan tambahan. Dari proses tersebut ada beberapa kendala-kendala yang ada salah satunya disebabkan kurangnya perhatian orang tua kepada anak/kurangnya pemahaman orang tua terkait stunting dan masalah ekonomi orang tua. Kesimpulan dari Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya pemberian menu makanan tambahan di Desa Balane kabupaten Sigi memberikan efek yang positif yaitu presentase kasus stunting di Desa Balane mengalami penurunan. Dan diharapkan tidak ada lagi anak yang mengalami stunting.
PERAN GURU DALAM PENGENALAN HURUF ABJAD MELALUI MEDIA KARTU HURUF DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA PADA ANAK USIA DINI DI TK PGRI SINDUE KABUPATEN DONGGALA Eri Susan; Kasmiati; Ufiyah Ramlah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol5.Iss1.152

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran guru dalam pengenalan huruf abjad melalui media kartu huruf dalam mengembangkan kemampuan berbahasa pada anak usia dini di TK PGRI Sindue Kabupaten Donggala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data, menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data menggunakan reduksi data,penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru dalam pengenalan huruf abjad melalui media kartu huruf dalam mengembangkan kemampuan berbahasa anak yaitu peran guru dalam tahap persiapan pembelajaran, tahap pelaksanaan, Peran guru dalam mengaplikasikan kartu huruf, Peran guru dalam mengucapkan huruf dengan baik, guru mengevaluasi pembelajaran dan mengevaluasi kemampuan berbahasa anak. Adapun faktor pendukungnya adalah : pertama Media yang menarik, kedua Motivasi guru. Faktor penghambatnya adalah : pertama Anak kurang fokus kedua Media yang kurang memadai ketiga Gangguan konsentrasi guru dalam menjelaskan materi keempat Gangguan perkembangan bahasa anak.
STRATEGI PEMASARAN HOME INDUSTRY DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA BERDASARKAN PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Mahmudah, Atim Matul; Kasmiati; Linawati, Linawati
Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Vol. 4 No. 2 (2023): Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS)
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jibms.v4i2.225

Abstract

The research was aimed at analyzing home industry strategies for improving the family economy from the perspective of Islamic economics, with a research focus on the home industry of "Abadi" woven bags in Babadan Village, Paron District, Ngawi Regency. This research is included in the type of qualitative research with data collection methods through observation and interviews as the main data. The results of this study indicate that the marketing strategy carried out by the woven plastic bag home industry "Abadi" in the village applies a marketing mix that includes quality and superior products among other woven bag home industries at a price where the selling price set by the Abadi home industry is very affordable for society and adjusted to the general price in the market. Place (place) or distribution, which is in a strategic location, is Abadi's home industry's way of distributing its products, namely by direct and indirect means. promotion strategy applied through personal selling. Based on the perspective of Islamic economics, the implementation of marketing strategies in the "Abadi" woven bag home industry in Babadan Village, such as products, prices, distribution locations, and promotions, is in accordance with Islamic economics. Marketing is not just carrying out business activities but also in accordance with Islamic principles, which uphold the values of honesty and justice. Marketers also have ethics (morals) that comply with the criteria in the Al-Qur'an and Hadith.
Penerapan Metode Pembelajaran Resitasi dalam Peningkatan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Peserta Didik pada UPTD SDN 15 Barru: Implementation of Recitation Learning Method in Increasing Motivation to Learn Islamic Religious Education of Students at UPTD SDN 15 Barru Kasmiati; Usman; Muh. Akib D; Saepudin; Buhaerah
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 20 No 1: Januari 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v20i1.6565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran resitasi dalam peningkatan motivasi belajar pendidikan agama islam peserta didik pada UPTD SDN 15 Barru. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Jenis penelitian kualitatif ini guna mendapatkan data tentang Penerapan Metode Pembelajaran Resitasi dalam Peningkatan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Peserta Didik pada UPTD SDN 15 Barru. Penelitian ini menunjukkan Penerapan metode pembelajaran resitasi dalam belajar Pendidikan Agama Islam peserta didik pada UPTD SDN 15 Barru secara garis besar melalui tiga langkah yaitu pemberian tugas, pelaksanaan tugas dan peserta didik mempertanggungjawabkan tugas atau laporannya baik secara lisan atau tertulis dari apa yang telah dikerjakannya. Motivasi belajar pendidikan agama Islam peserta didik pada UPTD SDN 15 Barru adalah suasana belajar akan terasa lebih menyenangkan ketika lingkungan kelas saling mendukung dan kompak atas apapun yang berkaitan dengan pelajaran.
POLA KEBUTUHAN AKTUALISASI DIRI ANAK USIA DINI UNTUK MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Kasmiati; Indryani
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri siswa menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan mereka secara optimal. Penelitian ini berfokus pada peran guru dan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tercapainya kebutuhan tersebut. Dengan memenuhi kebutuhan seperti penghargaan, otonomi, dan motivasi berprestasi, siswa dapat belajar secara maksimal dan mengembangkan potensi mereka secara menyeluruh. Sekolah memiliki tanggung jawab untuk menjadi tempat yang dirancang guna mengakomodasi kebutuhan siswa, baik dalam proses pembelajaran maupun pengembangan diri. Guru diharapkan mampu memahami kebutuhan siswa dan memilih metode pembelajaran yang tepat, sehingga proses pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendukung pertumbuhan siswa secara emosional dan sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas interaksi antara guru dan siswa memegang peranan penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Dengan pendekatan yang tepat, kebutuhan siswa dapat terpenuhi, sehingga mereka dapat berkembang menjadi individu yang percaya diri dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Transformasi Hard Skill Menuju Soft Skill dalam Kurikulum dan Impelentasinya dalam Pembelajaran PAI Kasmiati; Amril M
Milenial: Journal for Teachers and Learning Vol. 5 No. 2 (2025): Milenial
Publisher : Lembaga Anotero Scientific Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55748/mjtl.v5i2.322

Abstract

The purpose of this study is to see the transformation of hard skills and soft skills in the curculum and its implementation in PAI learning. This study uses a qualitative approach with the literature method. The results of this study indicate the transformation of hard skills and soft skills from the 2013 curriculum that developed hard skills, quite individual learning and passive students, as well as the highest achieving minimum completeness in the form of numbers or scores, became an independent curriculum whose main development was based on soft skills, learning Active, prioritizing teamwork, collaboration and mutual cooperation, and oriented to the results in the form of creative and innovative works of students. Curriculum transformation is carried out with the aim of creating the quality of human resources that are character and have essential competencies to become lifelong learners and are able to contribute to modern, democratic, and plural society. Curriculum transformation has an impact on PAI teacher competence which initially carried out conventional learning, and was dominant in strengthening students 'hard skills, developed into digital -based learning that was strengthened by information technology, and the main orientation of developing students' soft skills through the Pancasila Student Profile. The teacher can implement the dimensions of the Pancasila Youth Profile in PAI learning in 3 ways 1) Integrate the dimensions of Pancasila Student Profile in PAI subjects through intarakuricular activities, 2) As a teaching strategy used by the teacher or as a direct experience, 3) as a project of curricular activities. Achievement of the objectives of the independent curriculum must focus on increasing the soft skills of teachers in various forms of activities such as workshops, training, seminars, and further education. It aims to create a generation of noble and cultured character in the midst of unlimited technological attacks.
PENERAPAN METODE SOSIALISASI DALAM MENGURANGI PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI DI TK PEMBINA 2 Pangaribuan, Tumewa; Yusra, Affan; Kasmiati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mendukung perkembangan sosial anak perlu adanya wadah/tempat untuk tempat berlatih mengembangkannya, salah satu yaitu sekolah. Pada usia dini atau disebut juga dengan usia pra sekolah, segala pertumbuhan dan perkembangan anak terjadi. Akhir-akhir ini perkembangan sosial anak-anak sudah mulai tidak berkembang secara optimal termasuk didalamnya anak usia dini/pra sekolah/TK. Hal ini disebabkan oleh perkembangan teknlogi yang sangat pesat seperti samrtphone yang menimbulkan dampak yang sangat luas seperti kecanduan game, individualis dan tidak peduli dengan lingkungannya. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode sosialisasi dalam mengurangi pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini di TK pembina 2 Kota Jambi. Sasaran dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru TK Pembina 2 Kota Jambi yang akan dilatih dalam menerapkan metode sosialisasi pada anak didik. Jenis pengabdian ini adalah studi kasus dengan menggunakan metode sosialisasi. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan ini didapatkan hasil bahwasanya pelaksanaan kegiatan ini dapat membantu pemahaman guru TK Negeri Pembina 2 tentang pemanfaatan metode sosialisasi dalam mengurangi pengaruh gadget pada anak. kecanduan. Selain itu, Pemahaman dan keterampilan guru TK Negeri Pembina 2 berkembang sehingga dapat membantu pelaksanaan kegiatan di TK Negeri Pembina 2 mengenai cara pengurangan pengaruh gadget pada anak TK dengan metode sosialisasi.
Pemahaman Transaksi Jual Beli Menggunakan Akad Murobahah bagi Pelaku UMKM di Desa Kemuning Muda Kasmiati; M. Kurniawan Febriansyah; Saudah; Septia Ayu; Restu Hadi; Wahyu Jamaludin
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Maret)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.567 KB) | DOI: 10.57248/jilpi.v1i3.76

Abstract

Implikasi akibat pandemi covid-19 membuat potensi penurunan tingkat konsumsi dan daya beli masyarakat, penurunan kinerja perusahaan, ancaman pada sektor perbankan dan keuangan. Hal ini tentu saja menjadi ancaman serius bagi perekonomian nasional baik dari sektor pariwisata, perdagangan dan investasi yang menjadi sektor dominan perekonomian nasional. Keberadaan UMKM menjadi salah satu pilar ekonomi nasional juga menjadi korban akibat pandemi covid-19 ini, mulai dari aspek total produksi, nilai perdagangan dan juga tenaga kerja yang harus kehilangan tugasnya. Metode sosialisasi dilakukan dengan cara menyampaikan pemahaman kepada para pelaku UMKM agar memiliki kemampuan untuk menggunakan akad murobahah dalam kegiatan transaksi jual beli usaha.
STRATEGI PENDIDIK DALAM MENGEMBANGKAN SIKAP TOLERANSI PESERTA DIDIK DI PAUD TERPADU MUTIARA HATI PALU Nurfadila M. Lamuke; Kasmiati; Kahar, M. Iksan
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol6.Iss1.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pendidik dalam mengembangkan sikap toleransi peserta didik di PAUD Terpadu Mutiara Hati Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sikap toleransi pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam membentuk karakter peserta didik. Di PAUD Terpadu Mutiara Hati Palu, sikap toleransi ditanamkan melalui kegiatan rutin seperti pembiasaan berdoa, pembagian kelas berdasarkan keyakinan, penanaman sikap tidak membeda-bedakan, penyediaan media pembelajaran bertema multikultural, serta perayaan hari besar agama dan kegiatan menonton film serta bercerita. Strategi ini diperkuat dengan keteladanan langsung dari pendidik dan keterlibatan peserta didik dalam kegiatan yang bersifat inklusif. Faktor pendukung dari strategi ini antara lain dukungan dari orang tua dan partisipasi aktif peserta didik, sementara faktor penghambatnya adalah kurangnya keterlibatan sebagian orang tua dalam kegiatan yang diselenggarakan. Implikasi dari penelitian ini menyarankan pentingnya sinergi antara pendidik dan orang tua dalam mendukung perkembangan sikap toleransi serta perlunya penelitian lanjutan yang lebih mendalam agar pengembangan sikap toleransi pada anak usia dini dapat dilaksanakan secara lebih efektif.