Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Bahari Indonesia Sebagai Antikanker Payudara Hakim, Fatiyah Kamilah; Iqbal, Muhammad; Ulandari, Atri Sri; Junando, Mirza; Triyandi, Ramadhan
Sains Medisina Vol 3 No 2 (2024): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i2.549

Abstract

Indonesia, sebagai negara maritim, memiliki kekayaan alam laut yang signifikan dan potensi besar dalam pengembangan obat antikanker. Mengingat tingginya angka kematian akibat kanker, serta meningkatnya kejadian kanker, potensi senyawa alami laut membuka peluang baru dalam pengembangan obat kanker. Review ini mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai studi yang relevan, menggunakan pendekatan sistematis dengan pencarian literatur melalui database ilmiah. Artikel yang dimasukkan dalam analisis adalah penelitian yang membahas senyawa alami dari organisme laut yang menunjukkan aktivitas antikanker. Penelitian menunjukkan bahwa berbagai organisme laut, seperti spons, alga, dan teripang, mengandung senyawa bioaktif dengan aktivitas sitotoksik yang menjanjikan terhadap sel kanker payudara. Meskipun penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil yang nyata, tantangan dalam isolasi, purifikasi, dan studi pra-klinis masih perlu diatasi untuk memastikan keamanan dan efektivitas senyawa yang dihasilkan. Dengan pendekatan yang berkelanjutan, Indonesia berpotensi dalam pemanfaatan sumber daya laut untuk pengobatan kanker, menawarkan harapan baru bagi penderita kanker di masa depan.
LOW BACK PAIN (LBP) EXERCISE UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG BAGIAN BAWAH PADA KOMUNITAS PETANI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKADAMAI, LAMPUNG SELATAN Pramesona, Bayu Anggileo; Komala, Ramadhana; Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan; fauzi, ahmad; Zulfikar; Sormin, Merris Hartati; Cantika, Diana Helen
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v5i3.837

Abstract

Karakter pekerjaan petani yang sering melakukan aktifitas berat dan sangat berisiko mengalami low back pain (LBP), maka dirasa perlu dilakukan upaya-upaya untuk mencegah dan mengurangi terjadinya LBP sehingga diharapkan angka kesakitan dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat khususnya dari komunitas petani dalam upaya mencegah dan mengurangi LBP serta mencegah komplikasi yang diakibatkan oleh LBP melalui LBP exercise. Kegiatan PkM yang terdiri promosi kesehatan dan latihan peregangan otot ini dilaksanakan di Desa Rulung Mulya, wilayah kerja Puskesmas Sukadamai, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan pada 5 Juli 2024. Sasaran kegiatan adalah 45 orang yang terdiri dari petani sawit yang menjadi profesi mayoritas masyarakat setempat, kader kesehatan, dan petugas kesehatan. Pre dan post-test dilakukan untuk mengevaluasi pengetahuan peserta latih sebelum dan setelah pelatihan. Penilaian praktik latihan LBP dilakukan setelah promosi kesehatan dilakukan. Hasil rata-rata skor pengetahuan peserta latih meningkat sebesar 66,7% setelah diberikan pelatihan. Peserta latih juga dapat mempraktikkan cara latihan LBP dengan benar. Pelatihan low back pain (LBP) exercise efektif dalam meningkatkan pengetahuan petani di Wilayah Kerja Puskesmas Sukadamai, Kabupaten Lampung Selatan dalam upaya mengurangi nyeri punggung bagian bawah. Petani diharapkan dapat lebih memperhatikan posisi ketika bekerja agar mencegah terjadinya LBP. Selain itu, pihak Puskesmas Sukadamai diharapkan dapat secara rutin memberikan penyuluhan terkait upaya pencegahan LBP pada petani di wilayah kerjanya.
TERAPI ALTERNATIF PENYAKIT STROKE: PREVENTIF DAN KURATIF MENGGUNAKAN TANAMAN OBAT INDONESIA Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan; Pramesona, Bayu Anggileo; Yuviana, Yuviana; Rahayu, Anisa Dwi; Defri, Carisa Nabila; Akbar, Muhammad Farhan; Larrassati, Vanesya Naya
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3: September-Desember 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i3.3573

Abstract

Stroke merupakan penyakit degeneratif penyebab utama kematian di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penggunaan Tanaman Obat Indonesia (TOI) dapat ikut membantu tahap preventif dan kuratif stroke. Berdasarkan fenomena yang terjadi di desa Umbul Natar Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan, didapatkan informasi bahwa masyarakat masih kurang paham mengenai terapi alternatif penyakit stroke. Solusi untuk permasalahan tersebut yaitu dengan adanya edukasi kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, sikap, dan tindakan masyarakat dalam mengelola penyakit stroke. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, yang dilanjutkan dengan diskusi. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah 30 orang warga desa. Evaluasi indikator keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir. Hasil post-test menunjukkan peningkatan aspek kognitif yang baik akan stroke dan penggunaan herbal untuk stroke. Diharapkan dengan adanya edukasi ini dapat menurunkan angka kematian akibat stroke yang menjadi beban biaya kesehatan
EDUKASI PEMILIHAN KOSMETIK YANG AMAN SERTA PEMANFAATAN BAHAN ALAMI (Tanaman Tradisional) ALTERNATIF SEBAGAI KOSMETIK ALAMI DESA CIPADANG GEDONG TATAAN PESAWARAN Triyandi, Ramadhan; Iqbal, Muhammad; Pramesona, Bayu Anggileo; Yuviana, Yuviana; Rahayu, Anis Dwi; Defri, Carisa Nabila; Akbar, Muhamad Farhan; Larrassati, Vanesya Naya; Hasmal, Aditia Leo
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3: September-Desember 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i3.3594

Abstract

Banyaknya brand kosmetik yang beredar saat ini, sulit untuk membedakan kosmetik yang sesuai persyaratan mutu produk yang sudah terstandar oleh BPOM. Untuk mengurangi efek samping kesehatan kulit, kosmetik herbal menjadi alternatif. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Dusun Sumber Sari, Desa Cipadang, Gedong Tataan, Pesawaran. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2024, dengan sasaran Kader PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga). Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap: pertama, pre-test, kedua membagikan buku saku dan pemaparan materi diberikan oleh tim pengabdian, ketiga diskusi tanya jawab, keempat dilakukan post test. Adanya peningkatan pengetahuan hasil kegiatan dari nilai pre-test sebesar 65,52 menjadi nilai post-test sebesar 94,48. Peningkatan pengetahuan kosmetik, pemilihan kosmetik yang aman dan bahan alam menjadi alternatif sediaan kosmetik untuk mengurangi efek samping, diharapkan dapat membantu memberikan informasi terkait pemilihan kosmetik yang aman, dan pemanfaatan kosmetik herbal kepada keluarga, tetangga, serta di masyarakat sekitar
The neuroprotective effects of Robusta coffee (Coffea canephora) on neurodegenerative diseases Warman, Ressalia Shoumadani; Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan
Pharmacy Reports Vol. 4 No. 2 (2024): Pharmacy Reports
Publisher : Indonesian Young Scientist Group and UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51511/pr.83

Abstract

Neurodegenerative diseases represent a growing global health challenge, particularly in aging populations. This review examines the neuroprotective potential of Robusta coffee (Coffea canephora) and its bioactive compounds in neurodegenerative conditions. Robusta coffee contains a rich profile of bioactive compounds, including caffeine, chlorogenic acids, and other polyphenols, which demonstrate significant antioxidant, anti-inflammatory, and neuroprotective properties. Evidence from preclinical and epidemiological studies suggests that these compounds can modulate multiple pathways involved in neurodegenerative processes, including oxidative stress, neuroinflammation, and protein aggregation. This review synthesizes current findings on the molecular mechanisms underlying the neuroprotective effects of Robusta coffee components in conditions such as Alzheimer's disease, Parkinson's disease, and other neurodegenerative disorders. Recent advances in delivery systems, such as nanoparticle formulations, are also discussed as potential approaches to enhance the bioavailability and efficacy of coffee bioactives. By identifying the therapeutic potential of Robusta coffee components and highlighting gaps in current knowledge, this review provides a foundation for developing novel preventive and therapeutic interventions for neurodegenerative diseases based on these naturally occurring compounds.
Review Article: Pharmacological Activities of Red Spinach (Amaranthus tricolor) Hasyimi, Meifia; Iqbal, Muhammad; Andrifianie, Femmy; Triyandi, Ramadhan
Medula Vol 15 No 2 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v15i2.1381

Abstract

  Red spinach (Amaranthus tricolor) is a leafy vegetable known for its distinctive red or purplish leaves. This plant is widely cultivated as its leaves are edible and packed with essential nutrients beneficial to the body. Red spinach is rich in antioxidants such as beta-carotene and vitamin C, along with vital minerals like iron, calcium, magnesium, phosphorus, and potassium, which support overall health. Regular consumption of red spinach is believed to improve blood circulation, boost immunity, prevent anemia, accelerate wound healing, and promote bone health due to its comprehensive nutritional content. This article aims to review the pharmacological activities of red spinach based on literature from credible sources such as Google Scholar, Garuda, Neliti, and Sinta, focusing on publications within the past five years. The review findings reveal that red spinach possesses various potential pharmacological properties. These include antioxidant activity, anemia treatment, reduction of liver enzymes such as SGOT and SGPT, improvement of liver function, and enhancement of metabolic processes. Additionally, red spinach is recognized for its benefits in maintaining facial skin health, suggesting its potential as a natural ingredient in skincare products. Therefore, red spinach is not only a nutritious vegetable but also holds promise as a natural herbal remedy with therapeutic potential for the future.
Studi Etnofarmasi Tumbuhan Berkhasiat Obat Suku Lampung Di Pekon Margakaya Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu Novriana, Dina; Oktoba, Zulpakor; Oktarlina, Rasmi Zakiah; Triyandi, Ramadhan
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 4, No 3 (2024): IJBP (Desember)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etnofarmasi merupakan  ilmu hubungan antara kebiasaan sebuah kelompok masyarakat yang ditinjau dari farmasetiknya.  Untuk mempertahankan pengetahuan pengobatan tradisional khususnya suku Lampung, maka perlu dilakukan pendokumentasian dengan pendekatan etnofarmasi. Jenis penelitian ini observasional deskriptif  melalui pendekatan kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel yakni snowball sampling melalui wawancara dengan metode total sampling. Data diolah secara kuantitatif melalui perhitungan indeks nilai budaya atau ICS. Sebanyak 40 spesies tumbuhan dari 28 famili dimanfaatkan sebagai obat oleh suku Lampung di Pekon Margakaya. Tumbuhan yang paling banyak digunakan yaitu dari famili Zingiberaceae diantaranya kunyit (Curcuma longa), temulawak (Curcuma xanthorrhiza), kencur (Kaemferia galanga), jahe (Zingiber officinale), dan lengkuas (Alpinia galanga). Cara pemanfaatan tumbuhan obat yaitu direbus, ditumbuk, konsumsi langsung, dan diparut. Berdasarkan perhitungan ICS, tumbuhan yang memiliki nilai budaya paling tinggi yaitu kunyit (Curcuma longa) dengan nilai 90 kriteria signifikansi tinggi. Semakin tinggi nilai ICS maka semakin tinggi nilai budaya seperti halnya kunyit yang dipakai oleh masyarakat suku Lampung
Pengaruh Pemilihan Pelarut Terhadap Rendemen Ekstrak Daun Teh Hijau(Camellia sinensis) Menggunakan Metode Ekstraksi Maserasi Pasaribu, Risma Kristina Uli; Iqbal, Muhammad; Rahayu, Ihsanti Dwi; Afriyani; Triyandi, Ramadhan
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.734

Abstract

Teh hijau (Camellia sinensis) mengandung beragam senyawa bioaktif seperti polifenol, flavonoid, dan alkaloid yang memiliki manfaat farmakologis. Ekstraksi senyawa-senyawa ini dapat dilakukan dengan metode maserasi, yang efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh jenis pelarut yang digunakan. Penelitian ini adalah studi literatur yang bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemilihan pelarut terhadap rendemen ekstrak daun teh menggunakan metode maserasi. Data dikumpulkan dari 10 artikel ilmiah yang relevan yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2025. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli yang menggunakan metode maserasi untuk ekstraksi daun teh, memuat data rendemen ekstrak, dan ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Artikel yang tidak menggunakan metode maserasi, tidak menyajikan data rendemen, atau diterbitkan di luar rentang tahun yang ditentukan, serta artikel non-ilmiah seperti ulasan umum atau laporan berita, dieksklusi dari penelitian ini. Tinjauan literatur menunjukkan bahwa pelarut dengan polaritas tinggi, seperti etanol 96% dan aquadest, menghasilkan rendemen ekstrak yang lebih tinggi dibandingkan pelarut non-polar seperti kloroform dan n-heksan. Etanol 96% memberikan rendemen tertinggi sebesar 37,87%, sementara kloroform hanya menghasilkan 3,58%. Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan pelarut yang tepat sangat penting untuk efisiensi ekstraksi dan kualitas ekstrak yang dihasilkan. Penelitian ini menyoroti pentingnya polaritas pelarut dalam proses maserasi untuk mengoptimalkan perolehan senyawa bioaktif dari daun teh.
PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA MASYARAKAT PERKOTAAN DENGAN PROMOSI KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDATON, BANDAR LAMPUNG Pramesona, Bayu Anggileo; Kurniawan, Betta; Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan; Agustine Sesunan, Dyah Surya; Puspitasari, Lia; Budyantara, Ronalda
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v6i3.1034

Abstract

Prevalensi diabetes Mellitus (DM) pada penduduk ³15 tahun mayoritas berdomisili di perkotaan dengan latar belakang pendidikan rendah. Provinsi Lampung berada pada urutan ke-7 kasus DM tertinggi dari seluruh provinsi di Indonesia untuk kategori semua umur. Kota Bandar Lampung memiliki jumlah penderita DM terbanyak ke-5 se-provinsi Lampung. Sedangkan Puskesmas Kedaton, Bandar Lampung berada pada peringkat ke-3 puskesmas se-Bandar Lampung dengan jumlah pasien DM terbanyak dan cenderung bertambah. Perlu adanya upaya preventif agar prevalensi DM tidak terus meningkat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat perkotaan khususnya kelompok Prolanis DM dalam upaya mencegah terjadinya penyakit DM serta mencegah komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit DM. Kegiatan ini dilaksanakan pada 8 Agustus 2025 di Puskesmas Kedaton, Bandar Lampung melibatkan 60 lansia prolanis. Promosi kesehatan dilakukan dengan media promosi kesehatan berupa presentasi PowerPoint, dan buku saku DM. Pre-test dan post-test dilakukan sebelum dan setelah kegiatan untuk mengukur skor pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 77,5 menjadi 93,5 (20,6%), dan analisis statistik dengan uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan signifikan skor sebelum dan setelah diberikan promosi kesehatan (p<0,001). Selain peningkatan kuantitatif skor, kegiatan juga melibatkan partisipasi aktif peserta selama sesi diskusi. Temuan ini mengindikasikan bahwa promosi kesehatan pada layanan primer efektif meningkatkan pengetahuan pencegahan diabetes mellitus pada lansia khususnya di perkotaan dan berpotensi mendorong adopsi perilaku preventif, sehingga direkomendasikan replikasi dan penguatan jejaring rujukan untuk tindak lanjut individu berisiko.
Peningkatan Kognitif, Afektif dan Psikomotor Melalui Promosi Kesehatan tentang Bijak Menggunakan Antibiotik pada Masyarakat di Desa Umbul Natar Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan; Sayoeti, Muhammad Fitra Wardhana; Ramdini, Dwi Aulia; Suharmanto, Suharmanto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2800

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan masalah global yang hingga kini masih terus dihadapi. Tingkat resistensi antibiotik terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu penyebabnya adalah upaya pengobatan sendiri dengan antibiotik tanpa resep yang sangat umum dijumpai di negara maju dan berkembang. Promosi kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kognitif, afektif dan psikomotor masyarakat Desa Umbul Natar dalam penggunaan antibiotik yang dapat menjadi upaya mencegah terjadinya resistensi antibiotik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, yang dilanjutkan dengan diskusi. Khalayak sasaran yang cukup strategis dalam kegiatan ini adalah 20 orang kepala keluarga di Desa Umbul Natar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir. Hasil promosi kesehatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman yang cukup signifikan yaitu sebesar 35 % pada kategori tingkat pemahaman “baik” mengenai materi penyuluhan. Selain itu, terjadi diskusi interaktif yang mengeksplorasi lebih dalam tentang penggunaan antibiotik dengan tepat. Dengan adanya penggunaan antibiotik secara bijak, maka diharapkan dapat menurunkan resiko terjadinya resistensi antibiotik dan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Umbul Natar.Kata kunci: afektif, kognitif, psikomotor, resistensi antibiotik
Co-Authors A.P, Afna Nur AA Sudharmawan, AA Abda Abda Afriyana, Regi Afriyani Afriyani, Afriyani Agustine Sesunan, Dyah Surya Akbar, Muhamad Farhan Akbar, Muhammad Farhan Andrifianie, Femmy Anggraini K, Dea Anggraini T, Salsabila Ariyati, Retno Desy Asep Sukohar Atri Sri Ulandari Ayu Larasati, Nikken B, Agaphe Suluh Baehaqi Bayu Anggileo Pramesona Betta Kurniawan, Betta Cantika, Diana Helen Damayanti, Ervina Defri, Carisa Nabila Dwita Oktaria Elisa, Syavira Elisabeth Elva Monika Fadila, Riska Intan Farhan Akbar, Muhamad Fasha, Anugrah Fredison, Fredison H, Fitri Nur H, Siti Nur Hakim, Fatiyah Kamilah Hartanti, Lani Hasmal, Aditia Leo Hasyimi, Meifia Ihsanti Dwi Rahayu J, Zayatri Nurul Junando, Mirza L.P, Eka Ananda Larrassati, Vanesya Naya Leo Hasmal, Aditia LP, Eka Ananda Mallarangeng, Andi Nafisah Tendri Adjeng Michelle S, Natalia Muhamad Iqbal Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Iqbal Mutiara Hati, Nadia Novriana, Dina NUR AFRIYANI Nur Hidayah, Fitri Nurmasuri, Nurmasuri Nurwijayanti Nuryanti, Eva Oktoba, Zulpakor P, Cindy Ivana P, Citra Yuliyanda P, Cutra Yuliyanda Pardilawati, Citra Yuliyanda Pasaribu, Risma Kristina Uli Pawarti, Nungky Pramesona, Bayu Anggelio Puteri, Vadiyani Fricillya Putik Titian Citra Hening Putri, Ida Ayu Gede Bintang Widia Putri, Yessa Rahmadini R, Diah Puspita R, Dwi Aulia R, P Neysha Romantika Rahayu, Anis Dwi Rahayu, Anisa Dwi Rahmadhita, Elmira Ramadhana Komala Ramdini, Dwi Aulia Rasmi Zakiah Oktarlina Ronalda Budyantara S, Natalia Michelle S, Nova Antika S, Suci Ainu Safitri, Nara Salsabila, Lyansaputri Sari, Merry Indah Sari, Ni Putu Ayudya Satria, Dzakiyyah Shoofina Jasmine Sayoeti, Muhammad Fitra Wardana Sormin, Merris Hartati Suci Ainu Sella Suharmanto Sukohar, Asep. Suri, Nurma Syazili Mustofa T, Salsabila Anggraini Tiara Aninditha Tri Umiana Soleha Utami, Diana Mulia Virginia, Jesica Wardana, Muhammad Fitra Wardhana S, Muhammad Fitra Wardhana, M. Fitra Warman, Ressalia Shoumadani Widianto, Ardi WS, Muhammad Fitra Yuviana, Yuviana Zeta, Nathasya Karren Zulfikar