Claim Missing Document
Check
Articles

Tradisi Pengobatan Tradisional Meurajah di Gampong Cucum Aceh Besar SUCI, SUCI RAMADHANI; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/tmf3sv65

Abstract

Aceh merupakan salah satu provinsi yang memiliki berbagai macam suku. Salah satu fenomena yang menarik dan dekat sekali hubungannya dengan kepercayaan masyarakat Aceh adalah rajah (bahasa Aceh). Rajah juga dapat diartikan mantra/doa atau simbol. Pada masyarakat Aceh, rajah biasanya dipelajari oleh sebahagian masyarakat secara turun temurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana proses pelaksanaan pengobatan tradisional Meurajah serta apa alasan masayarakat memilih pengobatan tradisional Meurajah. Penelitian ini dilakukan di Desa Cucum, Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian kualitatif. Metode penyembuhan penyakit secara tradisional masyarakat Desa Cucum pada umumnya dilakukan dengan menggunaan mantra. Mantra yang dibaca perpaduan antara bahasa Aceh dan bahasa Arab. Selain itu hampir seluruh jenis obat-obatan tradisional yang berkembang di masyarakat mengunakan Ranup ranub atau sirih, sebagai komponen utama pengobatannya. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 67 spesies tumbuhan obat yang termasuk ke dalam 38 familia daun. Proses pelaksanaan pengobatan Rajah dimulai sejak pukul 4 sampai jam 8 malam, proses pelaksanaannya pasien akan membawa obat-obatan yang sudah ditentukan sesuai penyakit yang diderita, dalam cara pengobatannya semua jenis penyakit hampir tergolong sama. Pertama dukun akan mengambil semua bahan-bahan obat yang tersedia dan dipotong kemudian dimasukkan kedalam mangkok. Alasan Pengobatan meurajah/ rajah sangat diminati oleh masyarakat dibandingkan dengan pengobatan ke klinik kesehatan atau modern. Pada umumnya alasan masyarakat memilih pengobatan tradisional dibandingkan pengobatan modern ini disebabkan beberapa faktor yaitu Faktor Keuangan, Faktor Hubungan Sosial Masyarakat, Faktor Pengetahuan dan Pendidikan, Bahan Obat-Obatan Mudah ditemukan dan Banyaknya Masyarakat Yang Sembuh Sebab Perantaraan Do’a atau Mantra.
OBSERVASI SARANA TERMINAL BRAWIJAYA BAYUWANGI MELALUI ASSESSMENT INDIKATOR SANITASI LINGKUNGAN Salmalia; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Kurnia, Reza
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3ns98m63

Abstract

Tempat-tempat umum berpotensi sebagai tempat terjadinya penularan penyakit, pencemaran lingkungan, ataupun gangguan kesehatan lainnya sehingga diperlukan sanitasi untuk mewujudkan lingkungan yang bersih guna melindungi kesehatan masyarakat dari kemungkinan penularan penyakit dan gangguan kesehatan lainnya. Terminal Brawijaya merupakan salah satu tempat umum yang ramai didatangi umum untuk melakukan kegiatan transportasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran umum sanitasi terminal Brawijaya pada tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan observasi yang menggunakan metode observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada instrumen lembar inspeksi sanitasi terminal. Instrumen penelitian berisi 5 variabel antara lain bagian luar, ruang tunggu, sarana sanitasi, kesehatan dan keselamatan kerja, dan penunjang. Hasil penelitian sanitasi terminal Brawijaya dengan 5 variabel menunjukkan bahwa secara keseluruhan telah memenuhi syarat sanitasi terminal dengan total skor yang didapatkan 1675 dan tergolong kategori baik yaitu sebesar 76,13%. Supaya sanitasi terminal Brawijaya tetap terjaga dan menjadi lebih baik lagi diperlukan peningkatan terhadap variabel sanitasi yang meliputi jamban dan urinoir, tempat cuci tangan, dan pembuangan air hujan dan air kotor
"Dampak Kesehatan Terhadap Pola Konsumsi Rumah Tangga: Tinjauan Kesehatan Masyarakat di Indonesia" maulita, risna; Nurdin, Ambia; Dinen, Kiki Asrifa; Fitria, Ully
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/19xc1q78

Abstract

Asuransi kesehatan dan akses kredit mikro memiliki peran penting dalam mengurangi dampak guncangan kesehatan terhadap konsumsi rumah tangga di Indonesia. Metode evaluasi dampak Propensity Score Matching (PSM) digunakan untuk mengestimasi dampak guncangan kesehatan terhadap konsumsi rumah tangga di Indonesia dengan data Indonesian Family Life Survey (IFLS-5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guncangan kesehatan secara signifikan berpengaruh terhadap penurunan konsumsi rumah tangga baik pada konsumsi makanan dan bukan makanan. Asuransi kesehatan membantu melindungi rumah tangga dari beban finansial yang tidak terduga akibat biaya kesehatan yang tinggi, sementara akses kredit mikro memberikan kesempatan bagi rumah tangga untuk memperoleh modal tambahan yang dapat digunakan untuk kebutuhan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
Gambaran stuasi gizi bayi dan balita pada masa covid-19 di kalurahan Jetis sukoharjo Utami, Sri; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/6ymkcq61

Abstract

lah gizi lebih rentan dialami oleh anak-anak. Oleh sebab itu mereka membutuhkan asupan nutrisi yang lebih tinggi di bandingkan dengan orang dewasa.anak-anak akan menderita kekurgan gizi jika mereka tidak dapat mengakses gizi dalam jumlah yang cukup dan seimbang. Gangguan gizi pada kehidupan akan mempengaruhi kualitas kehidupan berikutnya. Gizi kurang pada belita hanya menimbulkan gangguan pertumbuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi kecerdasan dan produktivitas ketika dewasa.  
POLA BUDAYA TERHADAP MAKANAN,MASALAH BUDAYA DAN MAKANAN TERHADAP GIZI DAN CARA MENGATASINYA Makrurah, Dian; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Kurnia, Reza
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/2vq4p919

Abstract

Abstrak: Pola budaya memiliki dampak yang signifikan terhadap pilihan makanan individu dan keseimbangan gizi mereka. Artikel ini menggali pengaruh pola budaya. terhadap preferensi makanan, masalah budaya yang memengaruhi gizi, dan metode yang dapat digunakan. untuk mengatasi ketidakseimbangan gizi dalam konteks budaya. Selain itu, artikel ini juga membahas situasi kesehatan jiwa di Indonesia dalam konteks ketidaksetaraan global, menyoroti tantangan kesehatan jiwa yang dihadapi negara ini, upaya-upaya untuk meningkatkan pemahaman dan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan jiwa, serta solusi yang dapat diimplementasikan untuk mengurangi kesenjangan kesehatan jiwa.
FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI ACEH : Literature Review Putri, Sofia Marisya; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Dinen, Kiki Asrifa
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/s5eaf279

Abstract

Diare adalah gejala umum infeksi gastrointestinal yang disebabkan oleh berbagai patogen, termasuk bakteri, virus, dan protozoa. Diare lebih sering terjadi di negara berkembang karena kurangnya air minum yang aman, sanitasi dan kebersihan serta status gizi yang buruk. Menurut angka terbaru, diperkirakan 2,5 miliar orang tidak memiliki sanitasi yang memadai dan hampir 1 miliar orang tidak memiliki akses ke air minum yang aman. Lingkungan yang tidak sehat ini memudahkan penyebaran patogen penyebab diare. Diare merupakan pembunuh utama anak-anak, terhitung sekitar 8% dari semua kematian pada anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia. Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel ini adalah literature review yang membahas literatur mengenai faktor penyebab kejadian diare pada balita di Aceh. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dengan kata kunci “kejadian diare di Aceh’ sampai akhirnya diperoleh 10 literatur yang relevan untuk menyusun artikel ini. hasil perhitungan Odds Ratio menunjukkan bahwa responden yang jambannya tidak memenuhi syarat memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami diare dibandingkan dengan responden yang jambannya memenuhi syarat. Hasil ini diperoleh dari wilayah kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menemukan adanya hubungan antara kondisi jamban dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara tahun 2023 dengan P value 0.018. Mencegah terjadinya diare pada balita, perlu dilakukan upaya perbaikan jamban yang memenuhi syarat, seperti memiliki jarak lebih dari 10 meter dengan sumber air, memiliki septic tank, bebas dari vektor, mudah digunakan dan dibersihkan, bebas dari bau, dan tidak mencemari permukaan tanah.  
PENGOBATAN TRADISIONAL (TEUT) DI DESA KRUENG KLUET KECAMATAN KLUET SELATAN RAIHATUL HUSNA; Nurdin, Ambia
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/10geqe39

Abstract

Setiap suku bangsa yang ada di Indonesia mempunyai ciri khas budaya yang berbeda satu sama lain. Setiap kebudayaan juga mempunyai berbagai aspek yang mengandung pengetahuan dan pedoman serta tata cara hidup yang sangat berharga. Salah satu aspek tersebut adalah pengobatan tradisional.Salah satu Suku Bangsa di Indonesia yang masih mempunyai Pengetahuan akan Pengobatan Tradisional adalah Suku Sangihe yang berada di Desa Krueng Kluet Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Provinsi Aceh masih mereka pertahankan, dan masih mengandalkan pengobatan tradisional baik berupa ramuan, khususnya pada wanita setelahnya. persalinan atau masa sedasi. Masyarakat sangat percaya bahwa dengan obat tradisional Teut penyakit ini dapat disembuhkan dengan cepat dan tidak mempunyai efek samping.Pengobatan Tradisional Teut sebagai penyembuh merevitalisasi tubuh yang melemah setelah melahirkan, merawat kulit dan juga organ kewanitaan. Selain itu pengobatan Teut juga mempunyai makna persaudaraan karena pada saat proses pengobatan Teut berlangsung, para kerabat dekat berkumpul hanya untuk menyemangati ibu-ibu yang sedang melakukan pengobatan Teut.
Hubungan Faktor Lingkungan Sosial Dengan Perilaku Merokok Siswa Laki-Laki Di Sma X Kabupaten Kudus Dheny Febriansyah; Nurdin, Ambia; Kurnia, Reza; Lestari, Diana
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/q4jax127

Abstract

Lingkungan sosial merupakan faktor penting yang memperkenalkan rokok kepada remaja seperti keluarga,teman sebaya,sekolah,dan Masyarakat. Meningkatkan jumlah perokok dikalangan remaja berawal dari perilaku yang dipengaruhioleh niat untuk merokok. Siswa di SMA X kabupaten kudus yang merokok sebesar 88,2%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisishubungan kabupaten kudus. Metode yang digunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Populasi adalah siswa laki-laki di SMA X Kabupaten Kudus dengan jumlah 93 orang dan sampel yang diambil adalah total sampling yaitu 93 orang.Sumber data penelitian menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistic Chi Square (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar usia responden 17-20 tahun (53,8%). Sebagian besar responden berada di kelas 12 (37,6%). Sebagian besar uang saku responden kurang dari Rp.5000 (81,7%). Pendidikan ayah responden sebagian besar tamat SD (46,2%). Pendidikan ibu responden sebagian besar tamat SD (45,2%). Pekerjaan ayah responden sebagian   besar buruh (74,2%). Pekerjaan   ibu   responden   sebagian   besar   buruh   (67,7%). Sebagian besar   responden   mendapat   dukungan merokok   dari   lingkungan keluarga (82,8%), teman sebaya (57%), sekolah (51,6%), masyarakat (78,5%). Percieved behavioral control (95,7%) mempermudah untuk merokok dan responden yang berniat merokok (68,8%). Hasil uji chi   square   didapatkan hubungan dukungan keluarga, teman sebaya, masyarakat, percieved behavioral control, dan niat merokok. Sedangkan untuk dukungan lingkungan sekolah tidak berhubungan.
Pengobatan Tradisional Menggunakan Media Daun sirih rama, rama mutiara; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Kurnia, Reza
Public Health Journal Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/d6rc8204

Abstract

Pengobatan Tradisional menggunakan media daun sirih merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat Madura. Salah satu tradisi yang masih dilakukan masyarakat Madura di Desa Wajok Hilir adalah pengobatan tradisional dengan menggunakan daun sirih atau dalam kalangan Madura disebut pengobatan tradisional asempur. Akar permasalahan dalam penelitian ini, masih banyak tradisi pengobatan tradisional tersebut yang digunakan oleh masyarakat Madura akan tetapi terdapat kurang pengetahuan generasi saat ini akan makna simbolik yang terkandung dalam pengobatan tradisional tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengobatan tradisional menggunakan daun sirih sudah ada sejak lama di Mustakim, Arkanudin , Pabali Musa. Pengobatan Tradisional Menggunakan Media Daun Sirih pada Etnis Madura di Desa Wajok Hilir Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah 11 pulau Madura Jawa Timur. Asal usul pengobatan tradisional ini bermula dari kisah nabi Musa AS yang menderita penyakit begitu lama sehingga mendapatkan petunjuk dari Allah SWT untuk mengobati penyakitnya dengan menggunakan daun sirih yang mempunyai makna yang terkandung didalamnya. Faktor-faktor masyarakat Madura menggunakan pengobatan tradisional daun sirih antara lain faktor ekonomi, faktor waktu, dan faktor praktis.  
EFEKTIFITAS PEMBERIAN EDUKASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENYULUHAN MENGENAI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TERHADAP PENGETAHUAN IBU DI GAMPONG KUTA KRUENG                          KECAMATAN BANDAR DUA KABUPATEN PIDIE JAYA dalima, dalima hayati; Nurdin, Ambia; Fitria, Ully; Kurnia, Reza
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/0n2esx20

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan perilaku yang dilakukan dengan mengikuti peraturan yang berkaitan dengan kesehatan diri. Tujuan utama dari pola hidup bersih dan sehat yaitu untuk meningkatkan kesehatan melalui proses penyadaran warga secara bertahap dalam memahamiproses hidup bersih, penjelasan tersebut menggambarkan kedudukan pribadi dalam menjaga perilaku hidup bersih dan sehat tiap hari. Penelitian ini menggunakan desain pra expriemental jenis one group pretest-posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah ibi-ibu di desa kuta krueng Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya. Kuesioner dalam penelitian ini digunakan untuk meneliti tentang pengaruh pemberian penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat terhadap peningkatan pengetahuan ibu-ibu Desa Kuta Krueng Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya. Jumlah Sempel yang diambil sebanyak 20 ibu-ibu.Di ketahui bahwa kebanyakan responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 20 responden dengan persentase 100%, sedangkan usia kebanyakan berusia 25-30 tahun sebanyak 13 responden dengan persentase 65%. Tingkat pengetahuan ibu-ibu sebelum diberikan penyuluhan terbanyak adalah kategori sedang 12 orang (60%). Tingkat pengetahuan ibu-ibu sesudah diberikan penyuluhan terbanyak adalah kategori tinggi 18 orang (90%).Rata tingkat pengetahuan ibu-ibu sebelum diberikan penyuluhan yaitu 13,47 dan sesudah diberikan penyuluhan yaitu 16,74. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hasil positif dari proses penyuluhan yang dilakukan.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Alamsyah, T. Aminuyati Amiruddin Amiruddin Amirudin Aniska, Tiara Astini, Dewi Ayuning, Dwi Baehaqi Bukhari Bukhari Cut Megawati dalima, dalima hayati Desi Arisandi, Dedi Dessritina, Pesona Dessritina Dewi Astini Dheny Febriansyah Dian Rahayu Dian, Dian Novita sari Diana Lestari, Diana Diffa , Farah Dinen, Kiki Asrifa Duana, Maiza Ellianufara , Ellianufara Erna Erna, Erna Fitria, Ricky Dear Fitria, Ully Fitriani Fitriani agustina Fitriani Fitriani Gunawan Gunawan Hadi, Murtadha Hafni, Idarul Hasrah Junaidi, Hasrah Idal Bahri In Erosida Irama, Asep Jamaluddin, RAHMA SASWITA Jannah, Rauzatul Mahendra, Rizal Makrurah, Dian Malena, Malena Mardhiah Mardhiah Marlinda Marlinda Masyitah Masyitah maulita, risna Megawati, Cut Meylissa Mhd Hidayattullah Mudawali, Fazlil Muhammad Muhammad Luthfi Muhammad Muhammad Muhammad Rizki Mulyadi Mulyadi Murtadhahadi, Murtadhahadi Muzhar, Fahmil novita sari, dian Nugraha, Hendra Nurul Hijjah Pangastuti, Yunida Putri , Rosalia Putri Balqis, Putri Putri, Ermita Silvana Putri, Rosalia Putri, Rossalia Putri, Sofia Marisya Quratu Ainisa Rahmi, Zahratul RAIHATUL HUSNA Rama, Rama Mutiara Raudatul Aina Reynaldi, Fitrah Reza Kurnia Rinaldy Rinaldy Rinawati Rinawati Rosalia Putri Rosdiana, Eka roza tamania darisma Rusdi Rusdi Sabilla, Adelia Mauliza Safira, Meylia Safira, Safra Safrizal Safrizal Salmalia Sapriana Rahayu Sihombing, Eni Monaliska Sri Utami Suci, Suci Ramadhani Syahputra, Anda T. Ibrahim, Mohd. Isa Tahlil, Teuku Taufiq Karma Teungku Nih Farisni Usman, Bukhari Wahyu Gito Putro Wahyuni, Srie Yanti, Rahma Yarmaliza Yarmaliza, Yarmaliza Yulis, Santri Zahara zahra mahfudzah Zahrul Fuadi Zakiyuddin, Zakiyuddin Zikra, Safaratul