p-Index From 2021 - 2026
9.301
P-Index
This Author published in this journals
All Journal INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Analisis Kebijakan Pertanian Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Jurnal Pangan dan Agroindustri Jurnal Industri Hasil Perkebunan Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesian Journal of Chemistry Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Food Science and TechnologyJournal Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Gorontalo Agriculture Technology Journal Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Saintech Transfer Jurnal Agritechno To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Mutu Pangan : Indonesian Journal of Food Quality JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Media Agribisnis Jurnal Bioindustri Food ScienTech Journal Analisis Kebijakan Pertanian Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Buletin Poltanesa Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknologi Pangan Journal of Health and Nutrition Research Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan Warta LPM Celebes Journal of Community Services Journal of Bioindustry Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

WATERMELON ALBEDO SHEET JAM (Citrullus vulgaris R.): STUDY OF THE RATIO OF RED WATERMELON FLESH WITH ROSELLA FLOWER EXTRACT (Hibiscus sabdariffa) Yohanes Marito; Oke Anandika Lestari; Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) JURNAL BIOINDUSTRI: VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v8i1.2139

Abstract

Albedo semangka merupakan bagian yang tidak dikonsumsi dan memiliki persentase yang besar dari total berat buah. Adanya pektin pada albedo semangka telah diteliti berpotensi diolah menjadi selai lembaran, akan tetapi tanpa penggunaan daging buah menghasilkan produk dengan kurang flavor dan warna alami buah semangka. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan rasio terbaik antara daging buah semangka merah dengan ekstrak bunga rosella yang menghasilkan sifat fisikokimia dan sensori selai lembaran albedo semangka terbaik. Penelitian dirancang dengan satu faktor yaitu perbandingan konsentrasi daging buah semangka merah dan ekstrak bunga rosella yang terdiri dari lima perlakuan yaitu 4:0, 3:1, 1:1, 1:3, dan 0:4 yang masing-masing diulang sebanyak lima kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah rasio 1:3 (daging semangka merah: ekstrak rosella) dengan kadar air 14,50%, gula reduksi 56,26%, total asam 14,48%, dan warna nilai L* 9,48, a* 2,32, dan b* 0,02. Perlakuan ini menghasilkan selai lembaran yang memiliki aroma buah, penampakan berkilau, dan warna merah yang menarik.
KAJIAN LIDAH BUAYA (ALOE VERA) DAN JERUK SAMBAL (CITRUS MICOCARPA) PADA PEMBUATAN PERMEN JELLY Nurhayati, Nurhayati; Kusuma Dewi, Yohana Sutiknyawati; Hartanti, Lucky
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.636 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi lidah buaya dan jeruk sambal untuk menghasilkan karakteristik fisikokimia dan sensori dari permen jelly terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yang terdiri dari enam perlakuan lidah buaya : jeruk sambal yaitu 100 : 0 %, 90 : 10 %, 80 : 20 %, 70 : 30 %, 60 : 40 %, dan 50 : 50 %. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Variabel pengamatan meliputi kadar abu, total asam, tingkat kekerasan dan uji sensori yang meliputi kekenyalan, rasa, dan warna. Hasil penelitian terbaik permen jelly lidah buaya dan jeruk sambal adalah lidah buaya 80 % dan jeruk sambal 20 % dengan hasil analisis kadar abu (0,49 %), total asam (0,12 %), dan tingkat kekerasan (0,17 kg force). Hasil uji organoleptik terbaik yaitu kekenyalan 3,24 (kenyal), rasa 2,64 (asam), dan warna 3,04 (kuning).
KAJIAN BELIMBING WULUH (Averrhoa belimbi linn) SEBAGAI BAHAN PENGGUMPAL TAHU Rokhaenah, Siti; Kusuma Dewi, Yohana Sutiknyawati; Hartanti, Lucky
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31460

Abstract

ABSTRACTTofu is a traditional food consumed by many Indonesia as a high source of protein. It is delicious and cheap. It is a soft food product which is made from a soybean processing. It utilizes the nature of protein which coagulates if acidified. The star fruit which contains high citric acid (92,6-133,8) can be used as a tofu coagulant. The purpose of this research was to gain the optimal amount of the extract of wuluh star fruit to be used as a tofu coagulant. Thus, it could result in the best tofu in terms of its physiochemical and sensory characteristics. The best treatment was gained from 7% extrac of wuluh star fruit. The physiochemical characteristics of tofu had 48,21% of water content, 2,39mg/100 mg of vitamin C, 0,06kg/force level of solidity, and 13,88g/100g protein. Mean while, the result of test of preference were taste by 3,76 (dislike), texture by 3,68 (dislike), fragrance 4,08 (like), and color 4,12 (like).Keyword: wuluh star fruit, coagulant, tafu
KAJIAN PEMBUATAN PERMEN JELLY NANAS (Ananas comosus (L) Merr): PERBANDINGAN BAGIAN BUAH NANAS Sari, Sandytia Permata; Kusuma Dewi, Yohana Sutiknyawati; Lestari, Oke Anandika
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31472

Abstract

ABSTRACT Diversification of jelly-candy will be developed by pineaple flesh and core. the study of a pineapple jelly-candy (ananas comosus (l) merr): with different part of fruIt have find. The addition of pineapple core extract in the making of jelly-candy is a new breakthrough that makes jelly-candy more economical. The goal of this research was to find out of the best formulation of part of pineaple fruit best on physicochemical characterized and sensory evaluation. This research used randomized block design (RBD) of one factor, namely the proportion of flesh and core (f), consist of 5 levels are f(1): 100 % flesh; (f2):100 % core: f(3): 50 % flesh:50 % core; f(4): 25 % core:75 % flesh and f(5): 25 % flesh: 75 % core with 5 replications. The results showed that pineapple jelly candy-was produced by 100 % of core is the best formulation basev on physicochemical and sensory characterized. The physicochemical of pineapple jelly-candy were moisture content (12.40 %), ash content (0.46 %), Total Soluble Solid Solid (27.14 °Brix), total acidity (0.06 %), Vitamin C (14.77 mg/100g), level of hardness (0.09 kgf). The best sensory characteristics were texture (3.8), the flavor of (3.20), aroma of (3.13), the color of (3.87), and preference 0f (3.63). The value of formulation De Garmo was (0.60).Keywords : core, flesh, pineapple, jelly-candy
KAJIAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI PADA TEH HERBAL KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus (L.) Merr.) Dewi, Theresia Oktavia Triprastika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma; Sholahuddin, Sholahuddin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i3.46227

Abstract

Teh herbal adalah produk minuman yang dapat dibuat dengan infusi air dari akar, daun, bunga, kulit dan bagian komponen lain dari berbagai spesies tanaman yang sangat beragam. Saat ini, kulit buah nanas merupakan limbah yang berpotensi dikembangkan menjadi teh herbal. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan suhu pengeringan yang menghasilkan karakteristik fisikokimia dan orgnalopetik teh herbal kulit buah nanas terbaik. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok, suhu pengeringan sebagai perlakuan yang terdiri dari 3 taraf suhu yaitu 50, 60 dan 70 °C. Data dianalisis dengan ANOVA, jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ). Data organoleptik dianalisis menggunakan uji Friedman. Penentuan hasil terbaik melalui uji Indeks Efektifitas. Hasil penelitian menunjukkan suhu pengeringan 60 °C merupakan suhu pengeringan yang menghasilkan karakteristik fisikokimia dan organoleptik teh herbal kulit buah nanas terbaik. Karakteristik fisikokimia yang dihasilkan yaitu rendemen 20,84%, kadar air 5,00%, kadar abu 2,83%, total fenol 53,77 mg GAE/g ekstrak, aktivitas antioksidan 82,33%, karakteristik organoleptik yaitu warna 2,80 (tidak suka), aroma 3,27 (agak suka) dan rasa 3,00 (agak suka).
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI PERMEN JELLY PADA BERBAGAI RASIO SARI KOPI LIBERIKA (Coffea liberica) DAN SARI KASKARA Hasbullah, Hasbullah; Lestari, Oke Anandika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 4: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspp.v15i4.105700

Abstract

Permen jelly merupakan permen lunak yang dibuat dengan menambahkan hidrokoloid dengan tujuan mengubah tekstur yang lebih kenyal agar disukai anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rasio sari kopi dan sari kaskara yang menghasilkan karakteritik fisikokimia dan sensori permen jelly. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 1 faktor dan 5 perlakuan. Penelitian ini terdiri dari formulasi yang dibagi menjadi 5 perlakua berupa rasio sari kopi liberika dan sari kaskara dengan konsentrasi 100%:0%, 75%:25%, 50%:50%, 25%:75%, 0%:100%. Analisis data digunakan yaitu Analisis of Varian (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%. Kadar air, Gula Reduksi, Aktivitas Antioksidan, Warna dan Karakteristik sensori dengan kombinasi sari kopi dan sari kaskara pada penelitian ini memperoleh perlakuan terbaik pada kombinasi 50% sari kopi dan 50% sari kaskara dengan nilai kadar air 19,08%, gula reduksi 19,08%, antioksidan 59,40%, warna L* 36,88%, a*1,08%, b*1,28, dan nilai sensori warna hitam kecokelatan atau orange (3,80), memiliki aroma kopi (3,00), rasa manis (3,00), tekstur kenyal (3,20), penampakan mengkilat (3,13), dan kesukaan secara keseluruhan suka (3,43).
KARAKTERISTIK ES KRIM DENGAN PENAMBAHAN SARI JERUK SAMBAL (Citrus microcarpa Bunge) maryanto, maryanto; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma; Hartanti, Lucky
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 4: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspp.v15i4.106530

Abstract

Jeruk sambal (Citrus microcarpa Bunge) merupakan buah lokal yang kaya vitamin C dan senyawa bioaktif, namun pemanfaatannya masih terbatas sebagai bahan pelengkap makanan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh konsentrasi penambahan sari jeruk sambal yang menghasilkan karakteristik es krim terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor, yaitu konsentrasi sari jeruk sambal yang terdiri atas enam taraf perlakuan (0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, dan 12,5%) dengan empat kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi kecepatan leleh, warna (L*, a*, b*), pH, dan sifat organoleptik (warna, rasa, aroma, dan tekstur). Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf 5%, dilanjutkan dengan uji BNJ 5% apabila berbeda nyata, sedangkan data organoleptik dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sari jeruk sambal berpengaruh nyata terhadap nilai kecerahan (L*), pH, dan tekstur, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kecepatan leleh, nilai a*, b*, warna, rasa, dan aroma. Berdasarkan uji indeks efektivitas, perlakuan terbaik diperoleh pada penambahan sari jeruk sambal 5% dengan karakteristik daya leleh 34,89 menit/20 g, nilai L* 86,27, a* 1,59, b* 25,26, pH 4,81, serta tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa, aroma, dan tekstur masing-masing sebesar 3,63; 3,80; 3,73; dan 3,97 (kategori suka).
Sensory Evaluation of Liang Tea Kombucha in Various Ratios of Siam Orange Juice (Citrus nobilis) Oktavianti, Naya Elva; Raharjo, Dwi; Kusuma Dewi, Yohana Sutiknyawati
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Vol. 8 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jft.v8i2.91925

Abstract

Kombucha is generally made from tea leaves (Camellia sinensis) through a fermentation process for 7-14 days using sugar as a carbon source and a scoby starter (symbiotic culture of bacteria and yeast). Fermentation of kombucha with raw materials other than tea has been widely reported, one of the raw materials that also has the potential to be utilized is liang teh and siam orange juice which have been studied to contain antioxidant source components. The main objective of this study was to determine the sensory description of liang teh kombucha at various ratios of siam orange juice. The parameters observed included color, taste, aroma, soda sensation and overall preference. This study used 6 formulations of liang teh and siam orange juice ratios (100%: 0%; 90%: 10%; 80%: 20%; 70%: 30%; 60%: 40%; 50%: 50%). Sensory data were analyzed using non-parametric statistics (Kruskal Wallis), if the effect was continued with the Man Whitney method. The results showed that the comparison of the ratio of siam orange juice obtained an average value of color attributes 2.23-3.60 (yellowish pink-yellowish), aroma 1.70-2.70 (no orange juice scent-slightly orange juice scent), taste 1.53-3.60 (Not sour typical Siam orange juice-sour Siam orange juice), Fizzy sensation 2.20-3.37 (slightly fizzy-fizzy), and overall preference 2.70-3.27 (slightly like-like).
Co-Authors Abdul Haris Adi Suyatno Agusfiansyah, Syarif Agustina, Mulya Aklisa, Seskia Amalia Nur Alber Tulak Anggraeni, Wanda Putri Anis Shofiyani Anti Uni Mahanani Aprillia, Nelvy Regina Dwi Aschida, Feliks Chu Junloi Ayudianty, Laras Billhaq, Sabila Meirizqina Boangmanalu, Tania Roitona Brigita Ratna Harsanti Chairunnisa, Wafa Darmaniva, Marentina deviantika, deviantika Dewi, Theresia Oktavia Triprastika Dian Ulfa Dinda Chandra Anggrayni Doga, Konius Dwi Fatmawati, Dwi Dwi Raharjo Dzul Fadly Dzul Fadly Elia Radianto Emelda, Plaviana Fabiola, Vonny Fadly, Dzul Fani Indriani, Fani Farahiyati, Lana Florentina, Devi Viola Gian Melinda Saputri Govinda Anggita Fortin Hanafie, Hadriana Hanni Tuhuteru Hasbullah Hasbullah Hasbullah Heni Pujiastuti Himan, Rusina Ifwarisan Defri Janny Jovita Pakanan Joselina Tuhuteru Junloi, Feliks Chu Karuru, Perdy Komariyati Komariyati Komaryati, Komaryati Lengka, Mariana Lestari, Oke Anandika Lestari Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lucky Hartanti, Lucky Maherawati, Maherawati Maherawati, Maherawati Maherawati, Maherawati Mahyuddin, Masriani Mardiana Putri Marina, Aristawipana Marito, Yohanes Maryanto - Mastira, Susi Mia Sari Muhammad Rizki Aimanulhaq Nabilah, Uray Ulfah Nada, Geri Neli Muflihah Nurhayati, Nurhayati Nurmainah Nurmainah Oke Anandika Lestari Oke Anandika Letari Oktavianti, Naya Elva Olivia Feny Panjaitan, Pritania Selena Plaviana Emelda Putra, Cahyo Purnama Putri, Alintianni Yolla Putri, Dea Malyana Rafika Suci Rahmah, Maulia Rahmidiyani Reni Septiana Rokhaenah, Siti Rumbiak, Rein Edward Yohanes Salsabhilla, Keisya Aura Saputri, Gian Melinda Sari, Sandytia Permata Sherlirianti Sherlirianti Sholahuddin Sholahuddin - Siahaya, Griennasty Clawdya Siti Fauziah Sri Wahyuni Suko Priyono Sumiyati Tuhuteru Surachman Surachman Syafitri, Dhea Syamsi, Wisi Wilanda Syarifah Fatimah Humaira Syarifah Nabila Syarifah Zahrah Tabo, Opapur Tabuni, Endius Taneasy, Ian Th. Candra Wasis Agung Sutignya Thomas Candra Wasis Agung Tri Rahayuni Ubi Mekar Ulfa, Dian Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Utami, Dwi Vonny Fabiola Wei, A Wenda, Benius Wenda, Endison Widadi Padmarsari Soetignya Winda Rahmalia Wisi Wilanda Wisi Wilanda Syamsi Yohanes Marito