Claim Missing Document
Check
Articles

Dinamika Keharmonisan Rumah Tangga Dalam Perspektif Tren Joanna dan Tren Cinderella Kajian Sosial dan Hukum Keluarga Islam Risma; Bahrul Ulum
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3229

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dinamika keharmonisan rumah tangga dalam perspektif dua tren yaitu tren Joanna dan tren cinderella, ditinjau dari aspek sosial dan Hukum Keluarga Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif - analitis melalui studi pustaka terhadap literatur video tren, media sosial, serta ketentuan hukum Islam. penelitian ini juga menggunakan pendekatan sosiologis dan normatif untuk mengkaji bagaimana budaya digital membentuk persepsi masyarakat terhadap relasi ideal antara suami dan istri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tren Joanna yang menggambarkan kemandirian dan dominasi perempuan dalam rumah tangga mencerminkan pergeseran nilai dari konsep qawamah dan ta‘awun dalam islam menuju relasi egaliter modern. Sebaliknya, tren Cinderella menonjolkan ketergantungan emosional dan finansial terhadap pasangan yang berpotensi menimbulkan ketimpangan peran dan rentan terhadap konflik rumah tangga. Dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, keharmonisan rumah tangga tidak diukur dari dominasi atau ketundukan salah satu pihak, melainkan dari penerapan prinsip sakinah  mawaddah wa rahmah. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan literasi keluarga Islami yang adaptif terhadap budaya digital, serta menjadi rujukan bagi pembinaan keluarga yang berlandaskan nilai spiritual dan kesetaraan. Tren Joanna dan tren Cinderella yang marak di media sosial mencerminkan perubahan pola pikir dan perilaku generasi muda terhadap konsep pernikahan dan keharmonisan rumah tangga. Kedua tren ini tidak hanya menjadi konten viral, tetapi juga merepresentasikan konstruksi sosial baru mengenai peran gender dalam institusi keluarga.
Co-Authors A. Nur Fitri Abdul Haliq Abel Widiastira Achmad Abubakar Afriyani Afriyani Al Adawiyah, Rumaisah Azizah Andi Arya Saputra Andi Irga Satrawati Taslim Anugerah Putra, Ridha Anwar , Mukhlis Kaspul arham, ihsan Arisman L Armita Atih Rohaeti Dariah BAHRUL ULUM Baiq Satrianingsih Bambang Haryadi Batubara, Ummi Mardhiah Darwin Jaya Tafanao Dedi Mulia Dian Anggraini Diaz Capriani Djatiwidodo Edi Pratiknya Dudung Abdullah Dupri EDI PRAKTIKNYA, DJATIWIDODO Ela Eva Pasaribu Fadillah Fahmi Hafid Faizul Faridha Nasir Ferika Desi Fisdayu Fitria Maharani Subroto, Inggrid Fransiska Wulan Safitri H. Sandi, S.Pd., M.Pd. Hafnidar Haifaturrahmah, Haifaturrahmah HAMIDAH Hardiansyah, Kiki Harjum Abadi Noer Harmin Sarana Hasnaul Maritsa Helmi Wardah Nasution Herlisa Hikmah Ihsan, Mahya Ineng Irma Rezkillah Isholiha, Nur Istiyanti Jumriani Saputri Kaddas, Badruddin Kanthi Pawening Tyas KEES DE ROODE Khairunissa M. Nurzin R. Kasau M. Wahyuddin Abdullah4 Maharani , Dewi Mariani Riska Marlia Rianti Marvin Meylani, Rima Micael Jeriko Damanik Minar Trisnawati Lumbantobing Muh Taufiq Amin Muh. Yusri Muhammad Farid Muhammad Ihsan Mursalim Mutmainnah, Andi Nasrul Nasrul Nasution, Yusra Neti Asmiati Nirmalasari Nur Fajrin, Syarifah Nuraini Kasman Nurul Andini Nuswantari, Atika Oka Mahendra, Ida Bagus Putu Parhusip, Austin Alexander Purnama, Hairun Nisa Purnomo Purnomo Qintar Alifah Ristiana Raditia Rahman, Agussalim Ramadhani Fitri Risnauli Rokhmadoni Pikir, Rizqi Rolando Marpaung Ruslina Rusmin Sabarguna, Boy Subirosa Safrin, Muhammad Sahiruddin Sahlan Samirah Samsidah Saputri, Julizar Mulya Sarazudin Sariman, Sarina Sarwadi Septian Bayu Anggara Simanjuntak, Bornok Siswanto, Vadil Sopiana , Yunita St. Harbiah Suleha Supiawani Surandi Tambunan, Husna Parluhutan Tuti Vela, Nur Veronika Murtinah, Veronika Wienta Diarsvitri Wijaya, Hamid Winda Dwi Kartika, Winda Dwi Yasin, Nurfatwa Andriani Yulianto, Ari Gana YUSUF, RAMAYANI Zainila Wati