Claim Missing Document
Check
Articles

The Role of the Indonesian Advocates' Code of Ethics in Ensuring Professional Integrity and Legal Justice Kurniati, Yeti; Suryawin, Paulana Christian; Putra, Erid Gauri; Firdaus, Muhammad Raihan; Haryati, Eti; Gunawan, Ricky; Gunawan, Ryan
Global Education Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v3i1.212

Abstract

The legal profession in Indonesia plays a crucial role in maintaining justice and upholding the law. Advocates are required to uphold integrity, honesty, and responsibility through adherence to a professional code of ethics. This study aims to analyze the role of the advocate code of ethics in maintaining professional integrity and ensuring legal justice. The research method used is a normative juridical approach, with a literature analysis of various regulations, codes of ethics, and previous research findings. The results indicate that the code of ethics serves as a guideline for behavior, a supervisory instrument, and a means of maintaining public trust in the legal profession. The discussion confirms the positive impact of implementing the code of ethics on public trust, although its implementation still faces obstacles such as a weak Honorary Council, limited enforcement, and fragmentation of advocate organizations. Strengthening efforts are carried out through ethics-based legal education, ongoing development, institutional reform, and public involvement.
Penegakan hukum dan upaya pencegahan tindak pidana judi online yang dilakukan pelaku anak oleh Kepolisian Polres Pangandaran dikaitkan dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 2024 tentang informasi dan transaksi elektronik (Studi kasus: Pangandaran) Syaripudien, Bayu; Kurniati, Yeti; Durahman, Dani
Cessie : Jurnal Ilmiah Hukum Vol. 4 No. 4 (2025): Cessie: Jurnal Ilmiah Hukum (In progress)
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/cessie.v4i4.1777

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari maraknya keterlibatan anak di bawah umur dalam praktik judi online, yang semestinya menjadi generasi penerus bangsa namun justru terjerumus dalam tindak pidana karena faktor ekonomi dan pengaruh lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum dan upaya pencegahan tindak pidana judi online yang dilakukan oleh pelaku anak oleh Kepolisian Resor Pangandaran, dikaitkan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pendekatan penelitian yang diterapkan bersifat deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara, serta penelusuran dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penegakan hukum terhadap pelaku anak telah dilakukan sesuai dengan ketentuan Pasal 45 UU No. 1 Tahun 2024, namun implementasinya belum optimal karena kurangnya pengawasan dan kesadaran orang tua terhadap aktivitas anak di dunia digital. Upaya pencegahan yang dilakukan kepolisian masih terbatas pada penyuluhan di sekolah tanpa melibatkan peran aktif masyarakat luas. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pihak kepolisian, lembaga pendidikan, orang tua, dan tokoh masyarakat dalam membangun kesadaran hukum serta literasi digital bagi anak.
Evaluasi implementasi dan implikasi hukum transformasi Bank Perkreditan Rakyat menjadi Bank Perekonomian Rakyat terhadap pembangunan ekonomi daerah pasca Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan Cahyad, Aep Hendar; Kurniati, Yeti; Hernawati, Hernawati
Cessie : Jurnal Ilmiah Hukum Vol. 4 No. 4 (2025): Cessie: Jurnal Ilmiah Hukum (In progress)
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/cessie.v4i4.1790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi dan implikasi hukum perubahan nomenklatur Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjadi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Dengan menggunakan metode penelitian hukum deskriptif-analitis dan studi kasus di Kabupaten Bandung serta wilayah sekitarnya, penelitian ini menganalisis proses transformasi regulasi, dampaknya terhadap regulasi daerah, dan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi daerah. Data diperoleh dari peraturan perundang-undangan, publikasi OJK, LPS, BPS, serta laporan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan nomenklatur BPR membawa konsekuensi hukum signifikan, terutama pada kewajiban penyesuaian dokumen hukum, sinkronisasi regulasi daerah, dan peningkatan tata kelola. Secara ekonomi, transformasi ini berpotensi memperkuat peran BPR dalam pembiayaan UMKM dan inklusi keuangan di daerah, meskipun masih terdapat keterbatasan data dan kesiapan kelembagaan di tingkat lokal. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan otoritas keuangan dalam mengawal transformasi BPR agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Eksistensi Perkawinan Adat di Tengah Pengaruh Hukum Nasional: Studi Perbandingan di Beberapa Daerah Indonesia Wiwit Juliana Sari; Yeti Kurniati; Eko Susanto Tejo
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 2 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i2.3304

Abstract

Hukum perkawinan adat di Indonesia masih memiliki eksistensi yang signifikan, meskipun berada di bawah tekanan unifikasi hukum nasional melalui Undang-Undang Perkawinan. Ketegangan antara hukum adat yang bersifat lokal dan fleksibel dengan hukum nasional yang lebih universal menciptakan dinamika yang kompleks, terutama dalam konteks adaptasi dan resistensi masyarakat adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif-empiris, di mana data sekunder diperoleh melalui studi literatur peraturan perundang-undangan dan penelitian terdahulu, sementara data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku hukum adat dan masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum perkawinan adat tetap dipertahankan oleh masyarakat adat, terutama di Bali, Sumatera Barat, dan Kalimantan, meskipun di beberapa aspek terdapat penyesuaian terhadap aturan hukum nasional, seperti dalam pencatatan perkawinan dan perlindungan hak-hak perempuan. Di sisi lain, ditemukan adanya resistensi di beberapa daerah ketika hukum nasional dianggap bertentangan dengan norma adat yang sudah lama berlaku. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya kebijakan hukum yang lebih inklusif dan responsif terhadap pluralisme hukum di Indonesia, yang dapat mengakomodasi keberagaman tradisi lokal tanpa mengorbankan prinsip-prinsip keadilan sosial yang dijamin oleh hukum nasional.
Co-Authors Abdul Rahim Ade Rizki Saputra Aep Suhendi AGUS AGUS Agus Awaludin Ahmad Fatoni Ahmad Nada Kusnendar Alfie, Dhea Andrian Yogaparanatha, Andrian Yogaparanatha Awan Setiawan Azhar, Muhamad Chairul Bahri, Robi Asadul Bayu SHW Binner Habeahan Bubun Bunyamin Bunyamin, Bubun Cahyad, Aep Hendar Cahyadi, David Dainsyah, Dainsyah Dani Durahman Darmajaya, Boyke David Cahyadi David Cahyadi, David Cahyadi Deni Sopiyan Dewi, Dian Amalia Dhanang Widijawan Dhea Alfie Doni Doni Hanafi, Doni Hanafi Eddy Setiawan, Eddy Setiawan Edy Santoso Edy Santoso, Edy Santoso Eka Priyanto Eko Susanto Tejo Ery Firsanti Ery Rachma Firsanti Fachri Rizky Fadillah Fajar Eryanto Septiawan Faris Fajharika Yusmar Feri irawan Firdaus Arifin, Firdaus Firdaus, Muhammad Raihan Gandana, Aan Tirta Giovani Anggasta Pratiwi Lambouw Gunati, Mira Hadi Prasetyo Utomo Haikal Mubarak Harry Rusman HARYATI, ETI Haryono, Tri Agus Haspada, Deny Hassanah, Nurul Hendrayana, Agus Hernawati Hernawati Hernawati Hernawati RAS Hernawati RAS Hodijatussolihah Hodijatussolihah Ichsan, Anas Putra James Yoseph Palenewen Juliawati, Kania Kamil Razak Karsa Sitorus, Ruari Prasetia Krisnamurti, Hana Kumara, Teguh Kushendar, Deden Hadi Kustiara, Imaniar Lambouw, Giovani Anggasta Pratiwi Lidya Nivisa Yusuf M. RIFKI M. Riksa Fritansya Gumilar Maarif, Ihsanul Manurung, Agustinus Mega Rahayu Mijan Miliyandra Mira Gunati Muhammad Fauzan, Muhammad Fauzan Muhammad Taufik Hidayah Munandar, Muhammad Akbar Ramadhan Munb, Munib Munggardijaya, Awang Munib Munb Murbani, Anastasia Wahyu Nurdiansyah, Lucky Alfian Nursyamsu, M. Rizqi Anshori Panuluh, Nisaa'i Ramilinia Permana, Diki Permana, Yedi Widya Pranadita, Nugraha Prasetia Randiana Priyanto, Eka Putra Pratama Putra, Erid Gauri Rahelia, Rahelia Rahmat, Riris Risnayanti Randiana, Prasetia RAS, Hj. Hernawati Razak, A. Kamil Ricardo Farida, James Ricky Gunawan, Ricky Riris Risnayanti Rahmat Rosidah Rosidah Ryan Faisal Ryan Gunawan, Ryan Saedi, Hedi Ceril Santoso, Joyo Saputra, Ade Rizki Sari, Lucky Nurlita Sari, Wiwit Juliana Sepriana, Gesta Dwi SHW, Bayu Sidiq, Yudha Permana Siti Anah Kunyanti Siti Handayani Herdiyanti Siti Handayani Herdiyanti Siti Maryati sri dwiyanti Suryawin, Paulana Christian Susanti, Rini Ayu Syaripudien, Bayu Tejo, Eko Susanto Thariq Muslim Tommy Prasetyo Tri Agus Haryono Wahyu Suwardi, Andi Wartawan, W. Wijaya, Dion Untung Wiwit Juliana Sari Wiwit Juliana Sari Wiwit Juliana Sari Yeti Rohaeti Yofy Syarkani Yuliarpan, Pipit