Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PELANGGARAN ETIKA RANGKAP JABATAN NOTARIS DI MAKASSAR PERSPEKTIF SIYASAH JINAYAH Haisyah; Hisbullah
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 5 No 1 (2024): SIYASATUNA
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Violation of the ethics of concurrent notary positions is a polemic that raises a lot of debate in various circles and often becomes a hot topic of conversation. This study aims to determine the violation of the dual ethics of notary positions in Makassar from the perspective of siyasah jinayah. The type of research used is qualitative research (field research), data sources in the form of primary and secondary data obtained through observation, interviews, and documentation, in answering these problems the author uses a Normative Theology approach (shar'i) and Empirical Juridical approach. The results of this study indicate that: first, after going through the research there was no violation of the dual position of Notary in Makassar. The concurrent positions of Notary in Makassar generally serve as Lecturers and PPAT. However, the position is not a category of dual position prohibition contained in the Notary Position Law No. 2 of 2014 concerning Notary Position. Second, there is no finding of concurrent positions of Notary in Makassar, so far there has been no sanction for Notaries who concurrently hold positions. Sanctions against violations of concurrent Notary positions are in the form of severe sanctions, which lead to dishonorable dismissal along with the revocation of the SK by the Ministry of Law and Human Rights based on the procedure for enforcing sanctions for Notaries who violate the ethics of concurrent positions. In contrast to the sanctions for violating the dual position of Notary in Islam, in the form of Allah's wrath upon him. Because the Notary who commits a violation is the same as his denial of the oath of office.
Inovasi Pembelajaran IPA Melalui Model Group Investigation Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Hisbullah
Jurnal Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pembelajaran
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/ky8vjq44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Group Investigation (GI) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas II MI Darul Khaeriyah pada mata pelajaran IPA, khususnya dalam mengenal bagian utama tubuh hewan dan tumbuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, dengan rata-rata skor meningkat dari 55 pada siklus pertama menjadi 80 pada siklus kedua, serta 90% siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada siklus kedua. Selain itu, partisipasi dan keterlibatan siswa dalam diskusi kelompok juga meningkat secara signifikan. Penerapan model GI terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, serta keterampilan sosial dan kerja sama mereka. Implikasi praktis dari temuan ini menunjukkan bahwa model GI dapat menjadi alternatif pembelajaran yang bermanfaat, khususnya dalam pendidikan dasar.  
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN DIAGNOSTIK BERBANTUAN GOOGLE FORM DALAM KURIKULUM MERDEKA FASE C MI DATOK SULAIMAN PALOPO Yosonegara, Atina; Hisbullah; Munawir, Ahmad
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3441

Abstract

Pelaksanaan asesmen diagnostik merupakan bagian penting dalam Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk memetakan karakteristik peserta didik, baik dari aspek kognitif untuk tes pengetahuan awal materi belajar maupun non-kognitif untuk gaya belajar dan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods. Adapun jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Penelitian dilakukan di MI Datok Sulaiman Palopo dengan subjek penelitian yaitu siswa Fase C berjumlah 28 orang dan objek penelitian berupa instrumen asesmen diagnostik yang mencakup aspek pengetahuan awal, gaya belajar, dan minat belajar peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa guru membutuhkan instrumen asesmen diagnostik yang praktis, menarik, dan sesuai dengan karakteristik siswa. Instrumen yang dikembangkan divalidasi oleh tiga ahli dengan hasil validasi sebesar 93,75% oleh ahli perangkat pembelajaran, 83,33% oleh ahli desain kurikulum merdeka, dan 91,66% oleh ahli evaluasi pembelajaran, yang keseluruhannya termasuk dalam kategori sangat valid. Uji kepraktisan oleh guru memperoleh skor 95% dan oleh siswa 87,67%, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Sedangkan hasil uji efektivitas oleh guru menunjukkan nilai 92,85% (sangat efektif). Penyebaran instrumen dilakukan secara langsung di berbagai Madrasah Ibtidaiyah di Palopo, yaitu MI DDI 1 Palopo dan MI DDI 3 Purangi dengan membagikan buku panduan penggunaan yang dilengkap scan kode QR asesmen diagnostik untuk memudahkan akses bagi pengguna serta melalui media komunikasi digital di lingkungan sekolah-sekolah yang membutuhkan instrumen asesmen diagnostik.  
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Joyful Learning  Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pembelajaran Pai Di Kelas V SDN 031 Sassa Wahyu Mausa; Dodi ilham; Hisbullah
Educate : Journal of Education and Learning Vol. 4 No. 1 (2026): Educate : Journal of Education and Learning
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/educate.v4i1.1539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan Joyful Learning dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas 17 peserta didik kelas V SDN 031 Sassa tahun pelajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar dan observasi aktivitas peserta didik, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan rata-rata skor dan kriteria yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Joyful Learning mampu meningkatkan minat belajar peserta didik, yang ditandai dengan peningkatan rata-rata skor minat belajar dari 68,22 pada siklus I menjadi 74,44 pada siklus II, serta tercapainya indikator keberhasilan dengan 100% peserta didik berada pada kategori berminat. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Joyful Learning efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran PAI untuk meningkatkan minat dan keterlibatan belajar peserta didik di sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MODUL PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TERINTEGRASI NILAI KEARIFAN LOKAL PADA FASE B DI SDN 8 SALOBULO KOTA PALOPO Tosampek, Herlina; Ahmad Munawir; Hisbullah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4433

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengembangan modul projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) di SDN 8 Salobulo Kota Palopo belum berjalan optimal karena guru belum memahami penyusunan modul P5, sehingga peserta didik kurang mengenal nilai-nilai kearifan lokal daerahnya. Pembelajaran proyek juga belum memiliki bahan ajar yang terstruktur, kontekstual, dan sesuai karakteristik peserta didik fase B. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul P5 terintegrasi nilai kearifan lokal Palopo serta mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisannya sebagai bahan ajar pada kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan di SDN 8 Salobulo Kota Palopo pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri dari ahli materi, ahli desain, wali kelas IV, dan 20 peserta didik kelas IV. Instrumen penelitian meliputi validasi media, angket praktikalitas peserta didik, dan pedoman wawancara guru. Teknik pengumpulan data yaitu lembar validasi media (ahli materi dan desain), lembar angket praktikalitas peserta didik, dan lembar wawancara guru. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul P5 terintegrasi kearifan lokal Palopo memenuhi kriteria kelayakan. Validasi ahli materi memperoleh skor 75% (kategori valid), dan validasi ahli desain mencapai 81% (kategori sangat valid). Hasil uji praktikalitas peserta didik memperoleh persentase 78% (kategori praktis), menunjukkan bahwa modul mudah digunakan, menarik, dan membantu peserta didik memahami kearifan lokal. Dengan demikian, modul P5 terintegrasi kearifan lokal Palopo dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pelaksanaan P5.
Analisis Pembentukan Peraturan Daerah Sinjai Nomor 13 Tahun 2021 Perspektif Siyasah Syar’iyyah M.Dirmansyah; Hisbullah; Zakirah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4212

Abstract

Penelitian ini menghadirkan tiga item rumusan masalah yaitu:Pertama, Apa dasar filosofis pembentukan Peraturan Daerah Sinjai Nomor 13 Tahun 2021? Kedua, Apa tujuan dan fungsi Peraturan Daerah Sinjai Nomor 13 Tahun 2021? Ketiga, Bagaimana penilaian perspektif Siyasah Syar’iyyah terhadap proses pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Sinjai? Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif normatif. Data diperoleh dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, fikih siyasah, dan karya ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk menilai pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Sinjai Nomor 13 Tahun 2021 dalam perspektif Siyasah Syar’iyyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Sinjai Nomor 13 Tahun 2021 didasarkan pada nilai keadilan, kemaslahatan, dan kepastian hukum sebagai landasan filosofis pembangunan kawasan perdesaan. Perda ini bertujuan memberikan kepastian hukum, mengarahkan perencanaan pembangunan desa secara sistematis, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Dalam perspektif Siyasah Syar’iyyah, proses pembentukan dan substansi perda pada prinsipnya telah mencerminkan nilai maslahah, ‘adl (keadilan), amanah, dan syura (musyawarah), meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek partisipasi masyarakat dan efektivitas implementasi agar tujuan kemaslahatan dapat tercapai secara optimal. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan peraturan daerah perlu tidak hanya berlandaskan pada ketentuan yuridis formal, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai keadilan, kemaslahatan, dan partisipasi masyarakat sebagaimana prinsip Siyasah Syar’iyyah. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan melaksanakan kebijakan pembangunan perdesaan yang lebih responsif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
KONSEP KEDATUAN DALAM SISTEM KERAJAAN LUWU PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH Indra, Muh. Indra Kaesar B; Hisbullah; Mustafa, Adriana
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 6 No 3 (2025): SIYASATUNA
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/siyasatuna.v6i3.47095

Abstract

This research aims to examine the position of the kedatuan within the governmental system of the Luwu Kingdom, the relationship between the kedatuan and the institutions of the Luwu Kingdom, and the perspective of Siyasah Syar’iyyah on the concept of Luwu Kingdom governance. This study is classified as library research using a normative approach, with primary data derived from previous scholarly studies (journals) on the Luwu Kingdom and the Qur’an, supported by secondary data in the form of relevant books and scientific articles. Data were collected through identification, selection, and editing, and analyzed qualitatively. The findings indicate that the kedatuan occupies the highest leadership position in the Luwu Kingdom, where the ruler is referred to as Datu rather than king. Initially, the Luwu Kingdom applied an absolute monarchy system, which later developed into a constitutional monarchy in line with the advancement of knowledge. The relationship between the kedatuan and the kingdom’s institutions is constitutional, reflected in the division of powers (trias politica) among Ade’ Sappulo Dua, Ade’ Asera, and To Maraja Pakkatenni. Ade’ Sappulo Dua is responsible for appointing the Datu and enacting laws, Ade’ Asera supervises governmental administration, and To Maraja Pakkatenni carries out the daily duties of the Datu. From the perspective of Siyasah Syar’iyyah, the Luwu Kingdom’s system of governance after Islamization aligns with Islamic principles, whereas the pre-Islamization system does not conform to universal Islamic teachings