p-Index From 2021 - 2026
5.866
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Jurnal Media Infotama SEL Jurnal Penelitian Kesehatan Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Al-Qalam Jurnal de jure Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Ilmiah Betrik : Besemah Teknologi Informasi dan Komputer JURSIMA (Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen) Jurnal Akuntansi dan Bisnis Krisnadwipayana Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Kritis (Kebijakan, Riset dan Inovasi) JURNAL ILMIAH EDUKATIF Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat Multica Science and Technology Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Jurnal Visi Komunikasi JURNAL HUTAN TROPIS NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan Pustaka: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) JGK (Jurnal Guru Kita) Jurnal Marital: Kajian Hukum Keluarga Islam JEBIMAN: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia JURSIMA Jurnal Ekonomi dan Bisnis JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris Nursing Applied Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana Prosiding Seminar Nasional Unimus Jurnal Intelek Insan Cendikia Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Algoritma: Jurnal Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN PRODUK SUPERMARKET YANG TIDAK SESUAI DENGAN LABEL HARGA PROMOSI DI KOTA BALIKPAPAN ROSDIANA ROSDIANA
Jurnal de jure Vol 9, No 2 (2017): Jurnal Cetak De Jure
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.37 KB) | DOI: 10.36277/.v9i2.25

Abstract

Konsumen merupakan pemakai atau penggguna dari suatu produk barang maupun jasa. Sebagai pengguna produk barang atau jasa, tentunya konsumen memiliki hak-hak khusus yang harus dilindungi dan hak-hak tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), menetapkan bahwa konsumen berhak atas informasi yang benar, jelas dan mengenai kondisi dan jaminan barang dan/jasa. Selain itu dalam Pasal 8 ayat (1) huruf f UUPK menetapkan bahwa pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/jasa yang tidak sesuai dengan janji yang dinyatakan dalam label, etiket, keterangan, iklan atau promosi penjualan barang dan/atau jasa tersebut. Namun pada kenyataannya masih terdapat pelaku usaha yang mengabaikan kewajibannya sebagaimana dimaksud dalam UUPK dimana adanya perbedaan informasi antara harga barang yang tercantum pada label harga promosi, yang seringkali ditemukan perbedaan dengan harga yang dikenakan pada saat pembayaran di kasir. Perbedaan harga tersebut tentunya menimbulkan kerugian bagi konsumen karena biaya yang dikeluarkan melebihi beban yang telah diperhitungkan sebelumnya. Penelitian ini lebih ditujukan kepada konsumen sebagai pembeli dari suatu produk dan pengunjung supermarket. Terkait dengan pelindungan hak-hak konsumen yang diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen terhadap fokus utama mengenai permasalahan selisih harga yang disebabkan tidak kesesuaian antara label harga promosi dengan harga yang dikenakan pada label display (rak barang) dan pada saat pembayaran di kasir
KELEMBAGAAN PENGELOLAAN KAWASAN HUTAN LINDUNG SUNGAI WAIN PASCA UNDANG-UNDANG NOMOR 09 TAHUN 2015 TENTANG PEMERINTAH DAERAH PERUBAHAN KE-2 ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH ROSDIANA ROSDIANA
Jurnal de jure Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1096.453 KB) | DOI: 10.36277/.v10i1.17

Abstract

Model kelembagaan pengelolaan kawasan Hutan Lindung Sungai Wain pasca Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 Perubahan Ke-Dua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tetang Pemerintahan Daerah berbentuk KPH yang pengelolaan dilaksanakan oleh Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain, dan Badan Pengelola Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain membentuk sebuah unit Pelaksana Harian Hutan Lindung Sungai Wain untuk melakukan kegiatan operasional Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain dan Pengelolaan Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain ditangani oleh tanaga yang berasal dari organisasi pengelola sebelumnya Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain dan kedepannya Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain menyusun dokumen rencana pengelolaan (Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang) yang difasilitasi oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) dan dokumen tersebut sudah dalam tahap penilaian oleh pihak pusat.
PERANAN IMUNOSTIMULAN AKAR KUNING Arcangelisia flava Merr PADA GAMBARAN AKTIVASI SISTEM IMUN IKAN MAS (Cyprinus carpio L) Maryani Maryani; Rosdiana Rosdiana
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 8, No 1 (2020): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.404 KB) | DOI: 10.36706/jari.v8i1.10328

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas benih dari ikan budidaya adalah dengan meningkatkatkan respon imun sehingga kebal terhadap serangan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan respon imun non spesifik dari ikan mas dengan pemberian dosis optimum ekstrak Akar Kuning. Perlakuan yang diberikan adalah perbedaan dosis ekstrak Arcangelisia flava Merr., dimana perbedaan dosis tersebut adalah sebagai berikut : A = dosis 0 gr/kg pakan, B = dosis 2,5 gr/kg pakan, C = dosis 5,0 gr/kg pakan, D = dosis 7,5 gr/kg pakan, dan E =  dosis 10,0 gr/kg pakan.  Parameter utama yang diamati adalah pemeriksaan jumlah Hb, He, total eritrosit, total leukosit, persentase neutrofil, monosit, limfosit, dan tingkat kelangsungan hidup (SR).  Pengambilan darah selama penelitian, dilakukan sebanyak dua kali,yaitu pengambilan darah yang pertama dilakukan pada hari ke-14 setelah diberi ekstrak akar kuning, dan pengambilan darah kedua pada hari ke-30 setelah diberi ekstrak akar kuning dan diinfeksi bakteri A.hydrophila.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Arcangelisia  flava Merr. sebagai imunostimulan mempengaruhi jumlah Hb, He, total eritrosit, total leukosit, persentase neutrofil, monosit, limfosit dan tingkat kelangsungan hidup Cyprinus carpio L yang terinfeksi oleh Aeromonas hydropila.
ALAT PENGHAPUS WHITEBOARD OTOMATIS MENGGUNAKAN MOTOR STEPPER Toibah Umi Kalsum; Rosdiana Rosdiana
Jurnal Media Infotama Vol 7 No 1 (2011)
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.208 KB) | DOI: 10.37676/jmi.v7i1.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan alat alat bantu papan tulis otomatis dalam upaya mempermudah proses belajar mengajar di kelas dan Dengan adanya alat alat bantu papan tulis otomatis ini dapat membantu para pendidik untuk menghilangkan papan tulis otomatis secara otomatis, cukup dengan menekan tombol. Alat Iquidator Papan Tulis Otomatis adalah alat alat bantu papan tulis yang bekerja secara otomatis dengan tombol maka mikrokontrol memberikan perintah kepada pengemudi motor stepper untuk bergerak menghapus papan tulis putih. Kenop bekas ada 4 yang di belah yaitu papan tulis setengah bagian yang hilang dan papan tulis kosong penuh. Dari hasil penelitian dapat diambil beberapa kesimpulan Knob of push on dapat digunakan menjadi knob digital yang digunakan untuk menekan sebagai pemberi aturan untuk menghilangkan whiteboard. Mikrokontroler dapat digunakan untuk mengolah data pada pembuatan alat likuidator whaiteboard. Rs232 dengan IC max232 dapat digunakan untuk melakukan data komunikais secara serial. Aplikasi Iquidator papan tulis dapat dibuat dengan menggunakan program visual basic 6.0. Kata kunci: Alat Iquidator Papan Tulis Otomatis
ANALISIS DAYA DUKUNG LABORATORIUM IPA-BIOLOGI DALAM MENUNJANG PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI MA NURUL HIKMAH HAURGEULIS Rosdiana Rosdiana; Emah Khuzaemah; Ria Yulia Gloria
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.909 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v5i1.1269

Abstract

Pembelajaran biologi merupakan bidang yang mengkaji fakta-fakta empiris yang ada di alam, sehingga untuk mempelajarinya harus melalui pengkajian di laboratorium yang didesain sebagai miniature alam. Sedangkan pembelajaran biologi dalam kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) berorientasi pada siswa dan menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung sehingga siswa dapat berperan aktif dalam proses blajar mengajar. Oleh karena itu perlu analisis daya dukung laboratorium IPA-Biologi, dengan tujuan (1) untuk mengetahui daya dukung laboratorium IPA- biologi dalam menunjang pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) pada pembelajaran biologi (2) untuk mengetahui pemanfaatan daya dukung laboratorium IPA- biologi dalam menunjang pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) pada pembelajaran biologi menurut tanggapan guru. (3) untuk mengetahui respon siswa terhadap pelaksanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) dalam pembelajaran biologi dengan daya dukung laboratorium IPA-biologi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, angket, lembar observasi, dan dokumentasi. Setelah data diperoleh dan dianalisis dengan menggunakan tahapan yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan KTSP dalam pembelajaran biologi dengan daya dukung laboratorium IPA-biologi di MA Nurul Hikmah Haurgeulis terlaksana dengan cukup baik yaitu sebesar 59,8% yang diperoleh dari angket. Hasil observasi tentang daya dukung laboratorium IPA-biologi nilai rata-rata kolektif yang didapatkan adalah 60%, nilai tersebut dikategorikan kedalam kriteria cukup baik.Kata kunci: Pelaksanaan KTPS, laboratorium
KARAKTERISTIK PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS RUJUKAN MIKROSKOPIS KABUPATEN ACEH BESAR Eka Fitria; Raisuli Ramadhan; Rosdiana Rosdiana
Sel Jurnal Penelitian Kesehatan Vol 4 No 1 (2017): SEL Jurnal Penelitian Kesehatan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.547 KB) | DOI: 10.22435/sel.v4i1.1441

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ paru-paru dan menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat di dunia. Kawasan Asia Tenggara menyumbang 35% seluruh kasus TB yang ada di dunia. TB paru dapat didiagnosis berdasarkan gejala klinis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang seperti laboratorium dan radiologi. Salah satu kabupaten di Aceh yang termasuk dalam lima besar kabupaten yang menyumbang 34% kasus baru TB adalah Kabupaten Aceh Besar. Penelitian dilakukan di Puskesmas Rujukan Mikroskopis Darul Imarah, Suka Makmur dan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar dengan desain potong yang dilakukan selama 8 bulan, terdiri dari 49 responden berdasarkan total sampling. Penelitian ini bertujuan mendapatkan karakteristik penderita TB paru di 3 PRM Kabupaten Aceh Besar. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pemeriksaan sputum dengan teknik mikroskopis BTA dan metode PCR. Data dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 29 responden penderita TB paru di PRM Darul Imarah, 2 responden di PRM Suka Makmur dan 18 responden di PRM Seulimum. Karakteristik responden penderita TB paru didapatkan berturut-turut: jenis kelamin laki-laki, umur 45-54, 55-64, pendidikan tidak tamat SD dan tamat SMA, dan bekerja sebagai buruh/tani. Pemerintah terus menggiatkan kegiatan penyuluhan kesehatan bagi warga tentang tata cara mencegah TB paru, menemukan pasien TB paru dan melakukan pengobatan yang intensif dan tuntas sampai mereka sembuh. Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis that attacks the lungs and a public health threat to the world. Southeast Asia contributes 35% of the whole TB cases in the world.TB can be diagnosed based on clinical symptoms, physical examination, investigation such as laboratory and radiology. One of Aceh districts included in the top five districts contributes 34% new TB cases is Aceh Besar District. The study was conducted in Puskesmas referral microscopis Darul Imarah, Suka Makmur and Seulimum, Aceh Besar District with cross sectional design for 8 months, consist of 49 respondents based on total sampling. This study aims to obtain the characteristics TB patients in 3 Puskesmas referral microscopis Aceh Besar District. Data collection was done by interview and examination microscopic sputum technique BTA and PCR. Data were analyzed descriptively. The results is 29 respondents TB patients in Darul Imarah, 2 respondents in Suka Makmur and 18 respondents in Seulimum as Puskesmas referral microscopis. Characteristics respondents tb male is age between 45 to 54 years, 55 to 64 years and education did not finish primary school, graduate high school, and work as laborer / farmer. The government is continuing to intensify health education activities for community about how to prevent of TB , to finding TB patients and perform intensive treatment until healed.
DETEKSI MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS DENGAN PEMERIKSAAN MIKROSKOPIS DAN TEKNIK PCR PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS DARUL IMARAH Raisuli Ramadhan; Eka Fitria; Rosdiana Rosdiana
Sel Jurnal Penelitian Kesehatan Vol 4 No 2 (2017): SEL Jurnal Penelitian Kesehatan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.987 KB) | DOI: 10.22435/sel.v4i2.1463

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberkulosis. Penyakit tuberkulosis masih menjadi masalah utama kesehatan.TB menjadi penyebab kematian kedua terdepan penyakit menular di dunia. Indonesia menduduki peringkat kedua terbanyak setelah India dari enam negara yang menyumbang 60% dari total kejadian TB. Mycobacterium tuberculosis dapat dideteksi pada sputum dengan pemeriksaan mikroskopis, teknik Polymerase Chain Reaction (PCR), dan kultur bakteri. Aceh Besar menjadi urutan ketiga terbanyak penderita TB dan menyumbang 34 % jumlah seluruh kasus baru di Aceh. Penelitian bertujuan untuk mendeteksi Mycobacterium tuberculosis dengan pemeriksaan mikroskopik dan teknik PCR pada penderita tuberkulosis paru yang sudah menjalani pengobatan 2 bulan sampai 6 bulan di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar dengan jumlah sampel minimal 29 pasien TB aktif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pemeriksaan sputum secara mikroskopis dan teknik PCR. Data dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian didapatkan dari 29 responden hanya 1 sampel yang positif (3,4%) secara mikroskopis, sedangkan pemeriksaan dengan teknik PCR ditemukan 19 sampel yang positif (65,5%). Akurasi deteksi Mycobacterium tuberkulosis dengan teknik PCR sangat tinggi. Mycobacterium tuberkulosis yang tidak terdeteksi dengan pemeriksaan mikroskopis (BTA) dapat dideteksi dengan teknik PCR. Sebaiknya hasil negatif pada pemeriksaan BTA secara mikroskopik dilanjutkan dengan teknik PCR guna menghindari salah diagnosis, mengingat PCR akurasinya tinggi. Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Tuberculosis is still a major health problem. TB is the second leading cause of death of infectious diseases in the world. Indonesia was ranked second after India from six countries accounted for 60% of total TB incidence. Mycobacterium tuberculosis can be detected on sputum by microscopic, Polymerase Chain Reaction (PCR) technic and culture. Aceh Besar District became the third largest TB patient and accounted for 34% of all new cases in Aceh province. The study aims to detect Mycobacterium tuberculosis by microscopic and PCR in patients with pulmonary tuberculosis who have been undergoing treatment for 2 months to 6 months at Puskesmas Darul Imarah Aceh Besar District with a sample size of at least 29 active TB patients. Data was collected by interview, sputum microscopic and PCR method. Data were analyzed descriptively. The results showed of 29 respondents only 1 positive samples (3.4%) are microscopic, while the examination with the PCR technic found 19 positive samples (65.5%). Accuracy of Mycobacterium tuberculosis detection with PCR technique is very sensitive. Mycobacterium tuberculosis undetected by microscopic (Gram positive basil) and detected by PCR technique. Should a negative result in microscopic and followed by PCR technique to avoid incorrect diagnosis as the accuracy of PCR technic.
EVALUASI PROGRAM PENGENDALIAN FILARIASIS DARI ASPEK IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DI KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH Yulidar Yulidar; Nelly Marissa; Veny Wilya; Rosdiana Rosdiana; Eka Fitria; Ulil Amri Manik; Eka Randiana; Ibnu Muhsi
Sel Jurnal Penelitian Kesehatan Vol 6 No 2 (2019): SEL Jurnal Penelitian Kesehatan
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.735 KB) | DOI: 10.22435/sel.v6i2.2460

Abstract

Filariasis atau penyakit kaki gajah merupakan penyakit tular vektor yang masih endemis di Kabupaten Aceh Jaya Provinsi Aceh. Program pengendalian filariasis merujuk pada kebijakan yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat. Pemberian obat pencegahan massal sudah dilakukan selama 5 putaran sampai tahun 2015. Pada tahun 2016 dilakukan survei evaluasi prevalensi mikrofilaria (pre-TAS) dan hasilnya adalah Kabupaten Aceh Jaya tidak lulus survei tersebut. Penelitian ini merupakan studi kualitatif yang dilakukan pada bulan oktober 2017 dengan metode indepth interview. Jumlah responden yang diwawancara adalah 4 orang. Keberhasilan atau kegagalan eliminasi filariasis dipengaruhi oleh aspek epidemiologi dan manajemen. Aspek manajemen yang ditelusuri dalam penelitian ini yaitu bagaimana implementasi kebijakan pelaksanaan program pengendalian filariasis. Data dianalisis secara tematik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pelaksanaan program pengendalian filariasis yaitu pemberian obat massal pencegahan berjalan dengan baik. Keberhasilan ini ditunjukkan oleh data cakupan minum obat pada masyarakat setiap tahunnya selalu lebih dari standar nasional. Faktor kegagalan pre-TAS belum diketahui secara pasti. Berdasarkan hasil evaluasis program dari aspek implementasi maka ketersediaan sumber daya manusia dan anggaran belum maksimal untuk pengendalian filariasis. Filariasis or elephantiasis still an endemic vector borne disease in Aceh Jaya district Province Aceh. Prevention program of filariasis in Aceh jaya district is refers to the government policy. Mass drug administration was done during the fifth round of 2015. The survey prevalence of microfilaria (pre-TAS) in Aceh Jaya district 2016 and the result show is failed. This study is a qualitative research and conducted in oktober 2017 with indepth interview methode. The number of respondents interviewed was 4 respondents. The success or failure of filariasis elimination is influenced by epidemiological and management aspects. The management aspect traced is the implementation of the policy for prevention program of filariasis. Data were analyzed thematically. The result showed that the implementation of the policy for prevention program of filariasis is mass drug administration goes well. This success is shown by the annual data on taking medicine in community is always more than the national standard. Pre-TAS failure factor is not known for certain. Based on the evaluation of the program from the implementation aspect, the availability of human resources and the budget is not optimal for filariasis control.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA MENGANALISIS STRUKTUR TEKS PERSUASI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRODUCTION Rosdiana Rosdiana; Muh. Dahlan
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 1 (2022): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v18i1.5281

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menganalisis struktur teks persuasi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Mare Kabupaten Bone dengan menggunakan   model   pembelajaran   Problem   Based   Introduction.   Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas 4 tahap yaitu; perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus I dan Siklus II terdiri atas dua kali pertemuan dengan ketuntasan minimal, yaitu 75,00. Subjek penelitian ini adalah kemampuan menganalisis struktur teks persuasi siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Mare Kabupaten Bone berjumlah 22 orang dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Introduction. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data siklus I dan siklus II diketahui nilai rata -rata yang diperoleh siswa dalam menganalisis struktur teks persuasi meningkat. Pada siklus I ketidak tuntasan siswa sebesar 77,27%, sehingga nilai rata-rata siswa sebesar 60,68 (kurang mampu), pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 85,68 (mampu), ketuntasan siswa yang dicapai sebesar 86,36%. Aktivitas belajar siswa siklus I sebesar 65% (cukup) dan siklus II meningkat menjadi 100% (sangat baik). Aktivitas mengajar guru siklus I sebesar 70% (cukup) dan siklus II meningkat menjadi 96% (sangat baik).KATA KUNCI: Menganalisis; struktur teks persuasi; Problem Based Introduction IMPROVING THE ABILITY STUDENTS  TO ANALYZE THE STRUCTURE OF PERSUASION TEXT USING THE PROBLEM BASED INTRODUCTION LEARNING MODEL  ABSTRACT: This study aims to improve the ability to analyze the structure of persuasive texts in class VIII SMP Negeri 1 Mare, Bone Regency by using the Problem Based Introduction learning model. This research method is classroom action research (CAR). This research was carried out in two cycles, each cycle consisting of 4 stages, namely; planning, implementation, observation, and reflection. Cycle I and Cycle II consisted of two meetings with a minimum completeness of 75.00. The subject of this research is the ability to analyze the structure of the persuasion text of class VIII B students of SMP Negeri 1 Mare, Bone Regency totaling 22 people using the Problem Based Introduction learning model. Data analysis techniques were carried out quantitatively and descriptive statistics. Based on the results of data analysis cycle I and cycle II, it is known that the average value obtained by students in analyzing the structure of persuasive texts increases. In the first cycle the student's incompleteness was 77.27%, so the average score of students was 60.68 (low ability), in the second cycle the average value increased to 85.68 (able), the student's completeness achieved was 86, 36%. Student learning activities in the first cycle was 65% (enough) and the second cycle increased to 100% (very good). The teacher's teaching activity in the first cycle was 70% (enough) and the second cycle increased to 96% (very good).KEYWORDS: Analyzin;, persuasive text structure; Problem Based Introduction
Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi Guru SMK di Depok Nurul Frijuniarsi; Natalia Tri Astuti; Rosdiana Rosdiana
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 03 (2018): Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v1i03.2354

Abstract

Profesi guru menuntut setiap individu yang berkecimpung di dalamnya untuk selalu berimprovisasi dalam meningkatkan profesionalisme guna meraih kualitas pengajaran yang lebih baik, salah satunya dengan melaksakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), namun sayangnya tidak semua guru secara rutin melakukan PTK dikarenakan kurangnya pengetahuan akan prosedur pelaksanaannya. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kepada guru di SMKN 2 Depok, khususnya dalam merencanakan, menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi untuk menunjang profesionalisme guru. Dengan pemberian pelatihan serta pendampingan penyusunan proposal, mitra mampu menghasilkan proposal Penelitian Tindakan Kelas sesuai dengan bidang masing-masingKeywords: Pelatihan, PTK, Guru, SMK.
Co-Authors Abdul Gaffar Agus Purnama Ahmad Sofan Ansor Ana Fatmawati Angraini Andi Alim Syahri Andi Husniati Anifah Anifah Arief Rachmawan Assegaf Arief Syaf Safrianto Arif Rohman Febriansyah Aris Aris Arry Dwi Syahputra Arya Wiyangga Pradana aulia putri kusumawati Awis Hayatinufus Baktiana Ratna Etnis Budiman Budiman Dahlan, Fadli Dahlia Nauly Dhistianti Mei Rahmawantari Diajeng Reztrianti Dorang Luhpuri Edys Panto Simanjuntak Eka Fitria Eka Randiana Elizon Nainggolan elvan alfikri sudarman Emah Khuzaemah Fadli Dahlan Hafiz Dwiputro Hafizh Al Kautsar Aidilof Harry Indra Helfi Gustia Heni Vricya Silalahi Herlina Herlina Hery Widijanto Ibnu Muhsi Imam Wibowo Irmawati.S Irwan, Mahfuzi Ismail Razak Iwan Kurniawan Subagja Jayawarsa, A.A. Ketut Jusman Usman Kevin Josua Kanta Loso Judijanto M. Kausar Maulana Maryani, Maryani Mastari Mastari Mei Nita Bela Sari Hutauruk Mikael Bato Mishelei Loen Mistari Ulfa Muh. Dahlan Muhammad Harri Muhammad Ikhsanul Fikri Muhammad Muhammad Muhammad Ruslan Munawaroh - Mutammimul Ula Natalia Tri Astuti Nelly Marissa Nicky Aulia Nilam Fitriani Nino Nopriandi Saleh Nur Afivarahma Sihani Nur Qamariyah Nurayuda Nurayuda Nurfayanti Sulaiman Nuridin Nuridin Nursyamsiyah Nursyamsiyah Nurul Frijuniarsi Raharjo Raharjo Rahman, Dahlan A Raisuli Ramadhan Ria Yulia Gloria Rina Afrina Rini Dwi Jayanti Rini Hartini Rinda Andayani Rismawati Simbung Rizka Fauziah Rizka Rahayu Ruli Herdiana Ruslang, Ruslang Ryan Hmonangan Sartina Badarudin Sifak Indana Siska Suci Triana Ginting Siska Yuningsih Siti Aflah Safinatunnajah Siti Aisyah SITI FATIMAH Suhar Suhar Supardi U.S. Surti Anggraeni Tatag Herbayu Latukismo Tati Haryati Tati Suprapti Tetti Surianti Toibah Umi Kalsum Ulil Amri Manik Umi Hayati Veny Wilya Vera Novalia Veronika Ita Karina Tarigan Yamin Muhammad Yasaratodo Wau Yuaniko Paramitra Yuliana Likerda Tebai Yulidar Yulidar Yuniarti Ibrahim Yus Rama Denny Yuvita Oktarisa