Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

THE EFFECT OF EMPLOYEE COMPETENCE, MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS, AND PARTICIPATORY LEADERSHIP ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT THE KEPRI PROVINCIAL GOVERNMENT PUBLIC WORKS AND PUBLIC HOUSING AGENCYTHROUGH ORGANIZATIONAL COMMITMENT Trio Ardhimansyah; Chablullah Wibisono; Sri Yanti
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 9 (2025): AUGUST
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v4i9.1139

Abstract

This study aims to analyze the influence of employee competence, management information systems, and participative leadership on employee performance at the Public Works, Spatial Planning, and Land Agency (PUPRP) of the Riau Islands Provincial Government, with organizational commitment as a mediating variable. The research is motivated by the strategic role of PUPRP in infrastructure development and spatial planning, which requires optimal employee performance. The study employs a quantitative approach with data collected through questionnaires distributed to civil servants within the agency. The analysis uses Structural Equation Modeling (SEM) to test both direct and indirect effects of the independent variables on employee performance. The results indicate that employee competence, management information systems, and participative leadership significantly influence employee performance. Furthermore, organizational commitment partially mediates the relationship between these variables and employee performance. The findings highlight the importance of enhancing employee competence through continuous training, optimizing management information systems, and implementing participative leadership to improve organizational performance. These results provide practical recommendations for government institutions to develop strategies that strengthen organizational commitment and foster sustainable performance improvement.
Literatur Review : Efektivitas Terapi Non Farmakologi Dalam Mengelola Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Ardi Fajar Mustofa; Sri Yanti; Wardah Wardah; Angga Arfina
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 9 (2025): September 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah sistolik diatas 140 mmHg dan tekanan darah diastolik diatas 80 mmHg. Pengobatan hipertensi tidak hanya mengandalkan terapi farmakologis, namun terapi non-farmakologis telah terbukti efektif sebagai pendekatan komplementer yang aman dan minim efek samping untuk meninjau efektivitas berbagai bentuk terapi non- farmakologis dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi melalui studi literatur sistematik.Tujuan: dari literatur review ini yaitu untuk mengetahui jenis terapi non farmakologi yang dapat mengelola tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode: menganalisis ini merupakan literature review sistematik dengan menggunakan pedoman PRISMA. Sumber data diperoleh dari database elektronik seperti PubMed, EBSCO, Elsevier, dan ProQuest dalam keyword “Hypertension” dan “Non Pharmacological” atau “Non pharmacological hypertension” Kriteria inklusi meliputi publikasi tahun 2015-2025, berbahasa Indonesia/Inggris, dan membahas penurunan tekanan darah melalui intervensi non-farmakologis. Dari 73.357 artikel, 15 artikel memenuhi kriteria untuk dianalisis secara naratif. Hasil: Dari 15 artikel terpilih, seluruhnya melaporkan penurunan tekanan darah sistolik sebesar 3-12 mmHg dan diastolik sebesar 2-8 mmHg setelah intervensi non-farmakologis. Terapi yang paling efektif meliputi diet rendah natrium/DASH dan latihan fisik aerobik atau kombinasi aerobik-resistensi.  
PENDIDIKAN KESEHATAN CTPS SEBAGAI PEMUTUS RANTAI KUMAN PENYEBAB INFEKSI DAN PENYAKIT Tri Cahyadi, Anggih; Syafruddin; Abd Haris; Mirham Nurul Hairunis; Nurul Hairunis; Suriya Ningsyih; Hairunisa; Ihsan; Zuriatin; Sri Yanti
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 4 (2023): APTEKMAS Volume 6 Nomor 4 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v6i4.8294

Abstract

Health Education on the Steps of Handwashing with Soap (CTPS) plays a crucial role in breaking the chain of germ transmission that can cause infections and diseases, especially in the Elementary School environment. The aim of this service is to enhance children's knowledge and attitudes to correctly apply the steps of handwashing with soap (CTPS) in their daily lives, both within and outside the school environment. This activity is expected to prevent the risk of infections and diseases transmitted through contaminated objects, thereby improving the children's health status. The method used in carrying out community service activities is to convey information through a lecture method, namely a presentation combining educational games and ending with the practice of washing hands with soap (CTPS). The service was conducted at SDN 03 Wera on May 31, 2023. The outreach activities carried out received quite high enthusiasm where the students of SDN 03 Wera were very interested in discussing the benefits of CTPS health education. CTPS health education at SDN 3 Wera is an extraordinary step. This shows a commitment to not only providing information, but also creating an environment where healthy practices like CTPS become a natural part of children's daily routines.
Pengaruh Latihan Gerak Pinggul (Streetching) dan Kompres Hangat terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Punggung Bawah pada Lansia di Dusun Due Desa Parangina Kecematan Sape Kabupaten Bima Sri Yanti; Ihsan, Ihsan
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 9 No. 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v9i2.243

Abstract

Lansia yang mengalami nyeri punggung bawah terbanyak di Desa Parangina Kecematan Sape yaitu Dusun Due Wilayah Kerja Puskesmas Plus Sape. Seiring dengan meningkatnya umur harapan hidup lanjut usia, tidak jarang lansia terkena permasalahan karena adanya proses menua. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan latihan gerak pinggul (streetching) dan kompres Hangat terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada lansia di Dusun Due Desa Parangina. Penelitan ini menggunakan desain pra experiment dengan pendekatan one group pre test- post test desain. Populasi penelitian adalah lansia yang mengalami nyeri punggung bawah di Dusun Due Desa Parangina sebanyak 35 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Analisa Data menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian diperoleh nilai t hitung untuk kompres hangat sebesar 9 sementara nilai t hitung untuk latihan gerak pinggul (streetching) sebesar 10,585 hal ini berarti ho ditolak dan ha diterima yaitu latihan gerak pinggul (streetching) lebih berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada lansia jika dibandingkan dengan pemberian kompres hangat. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan Puskesmas Plus Sape dalam memberikan asuhan keperawatan pada lansia tidak hanya berupa anjuran dan obat-obatan tetapi dapat upayakan untuk dilakukan latihan gerak pinggul (streetching) dan kompres dengan air hangat untuk membantu mengurangi rasa nyeri punggung bawah yang dialami oleh lansia
Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Dusun Sigi Desa Wora Kecamatan Wera Kabupaten Bima Ihsan, Ihsan; Sri Yanti
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 9 No. 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v9i1.245

Abstract

Penyakit Diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat karena angka morbiditas dan mortalitas yang masih tinggi. Jadi setiap 30 detik, satu anak meninggal dunia akibat diare. Di Indonesia diare masih cukup tinggi dan menimbulkan banyak kematian terutama pada bayi dan balita dimana bayi (31,4%) dan pada anak balita (25,2%). Sekitar 162.000 balita meninggal akibat diare setiap tahun atau sekitar 460 balita per hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian diare pada anak di Dusun Sigi 1 Desa Wora Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Desain penelitian yang digunakan adalah desain kualitatif dengan pendekatan observasi analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak Balita usia (1-5 Tahun) sebanyak 425 dengan jumlah sampel sebanyak 37 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisa data menggunakan analisa data Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan perilaku hidup bersih dan sehat memiliki korelasi yang positif dengan kejadian diare pada anak balita di Dusun Sigi 1 Desa Waro Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan kepada masyarakat khususnya ibu dengan anak balita usia 1-5 tahun di Dusun Sigi 1 Desa Waro Kecamatan Wera Kabupaten Bima untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, dengan menjaga anak agar tidak bermain tanah, mencuci tangan anak dengan menggunakan sabun dan air bersih
Implementasi Mesase Effleurage Dalam Mengatasi Nyeri Menstruasi Pada Atlet Voly Stkip Taman Siswa Bima Rusdin, Rusdin; Mardian Andriani; Sri Yanti
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 10 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v10i1.394

Abstract

Nyeri menstruasi (disminorea) adalah kram pada perut dan nyeri pinggul yang dialami oleh wanita pada saat menstruasi. Rasa sakit yang dirasakan biasanya sebelum dan selama periodik menstruasi dan berlangsung konstan. Nyeri dapat diatasi dengan cara farmakologi maupun non farmakologis. Salah satu cara nonfarmakologisnya adalah teknik mesase efflurage. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu atlet voli STKIP Taman Siswa Bima mengatasi nyeri haid dengan teknik mesase efflurage. Penelitan ini menggunakan desain Quasi eksperimental dengan pendekatan control group post test design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 30 orang. Analisis hasil menggunakan uji paired sample t-test dengan nilai alfa 0.05. Hasil penelitian diperoleh hasil t hitung sebesar15,482 dengan db= 24 dan sign (2-ailled) sebesar 0,039 dengan p= 0,05 (95%) masih lebih kecil dari nilai batas kritis α= 0,05 (0,039≤0,05). Hasil ini menjelaskan bahwa teknik mesase efflurage dapat membantu mengurangi rasa nyeri menstruasi pada atlet voly STKIP Taman Siswa Bima. Menindaklanjuti hasil penelitian ini diharapkan atlet voly STKIP Taman Siswa Bima dapat mengaplikasikan teknik mesase efllurage sebagai salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri sebelum dan selama periodik menstruasi.
EFFECTIVENESS OF BASIC TRAINING FOR CIVIL SERVANT CANDIDATES (CPNS) USING THE KIRPETRICK LEVEL 3 MODEL (ATTITUDE AND BEHAVIOR) AND THE CONTINUATION OF PARTICIPANTS' ACTUALIZATION AFTER PARTICIPATING IN THE TRAINING IN THE WORK AREA OF THE RIAU ISLANDS L Isdawati; Bambang Satriawan; Sri Yanti
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 4 No. 4 (2024): August
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v4i4.1942

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Kirpatrick Model Level 3 Civil Servant Candidate Training (behavioral attitudes) after Alumni complete the Training, supporting and inhibiting factors on the impact of training after Alumni complete the Training and to determine the sustainability of actualization after alumni complete the training. The research method used is quantitative descriptive. The instrument used as a data collection tool is in the form of in-depth interviews with 4 direct superiors, 8 co-workers and 8 training alumni. The results of this study indicate that the effectiveness of the training can be measured successfully through changes in attitudes, knowledge, and skills of participants as seen from their behavior in the workplace, this is reinforced by the results of interviews with direct superiors. The effectiveness of the Kirpatrick Model Level 3 Civil Servant Candidate Training (behavioral attitudes) after Alumni complete the Training, from the results of interviews with direct superiors of training participants who stated that CPNS Latsar participants were able to innovate in increasing work productivity, doing work according to work standards and being responsible. Related to understanding the supporting and inhibiting factors that influence the impact of training after alumni complete the training program, from the results of interviews with direct superiors of training participants who stated that support from direct superiors, co-workers, and the work environment played a very significant role in helping alumni of basic CPNS training implement training objectives, Basic PNS values, and develop technical skills according to their formation and position. Related to the sustainability of the actualization process of Prospective Civil Servants after alumni complete the training, the sustainability of the actualization program prepared by alumni of the Training varies, depending on the relevance of the program to the main tasks and functions of alumni in their new positions, as well as the support received from superiors and co-workers.
SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN MOTORIK DALAM BERMAIN GAME ONLINE PADA SISWA KELAS 5 SDN Subuhu Salam; Samsudin; Sri Yanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.32746

Abstract

  This study aims to analyze the fine motor skills level of fifth-grade students at SDN 7 Sape who actively play online games and to identify the relationship between playing intensity and their motor skills. This research employed a quantitative approach with a descriptive-exploratory survey design. The sample consisted of 15 students selected purposively based on the criterion of playing online games at least three times a week. Data were collected through an online gaming habit questionnaire, fine motor skill tests, and direct observation, then analyzed using descriptive statistics and Pearson correlation tests. The results showed an average fine motor skill score of 38.2 out of a maximum score of 50, categorized as good. Most students were in the good category (40%) and very good category (20%), with well-trained hand–eye coordination and finger reaction speed. However, accuracy and neatness remained weaknesses, with only 47% of students achieving a good category. These findings indicate that online games can positively contribute to visual coordination and reaction speed if played in reasonable durations and with supervision, but do not fully develop motor skills requiring precision and slow movement control. The study recommends regulating playing time, selecting educational games, and increasing creative physical activities to support comprehensive motor skill development.
DETERMINASI WORK LIFE BALANCE, BUDAYA ORGANISASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KUALITAS KINERJA LAYANAN KARYAWAN PT. BANK RIAU KEPRI SYARIAH (PERSERODA) DI BINTAN DAN TANJUNGPINANG DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Chikmah Dona Sunita; Nurhatisyah; Sri Yanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32869

Abstract

Penelitian ini mengkaji determinasi work life balance, budaya organisasi dan kompetensi terhadap kualitas kinerja layanan karyawan PT. Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) di Bintan dan Tanjungpinang dengan Komitmen Organisasi sebagai variabel intervening. Sampel dalam penelitian ini adalah 114 orang karyawan PT. BRK Syariah yang berstatus Pegawai di Bintan dan Tanjungpinang. Alat analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dan analisis mediasi menggunakan software SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work Life Balance (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y). Budaya Organisasi (X2) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y). Kompetensi (X3) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y). Komitmen Organisasi (Z) memiliki pengaruh signifikan terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y). Pengaruh tidak langsung Work Life Balance (X1) terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y) melalui Komitmen Organisasi (Z) tidak signifikan. Pengaruh tidak langsung Budaya Organisasi (X2) terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y) melalui Komitmen Organisasi (Z) tidak signifikan. Pengaruh tidak langsung Kompetensi (X3) terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y) melalui Komitmen Organisasi (Z) signifikan.
DETERMINASI SELF-EFFICACY, BEBANKERJA, KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR LURAH SE KOTA BATAM MELALUI BUDAYA ORGANISASI Katherina Herawati; Chabullah Wibisono; Sri Yanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33288

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self-efficacy, beban kerja, dan kompetensi terhadap kinerja pegawai kelurahan di Kota Batam, dengan budaya organisasi sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data berbentuk angka melalui kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan secara online kepada pegawai kelurahan. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai kelurahan di Kota Batam, dan sebanyak 198 responden dipilih menggunakan rumus Slovin dengan teknik probability proportional sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan kausal antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy, kompetensi, dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan beban kerja berpengaruh tidak signifikan. Budaya organisasi terbukti memediasi pengaruh self-efficacy dan kompetensi terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan budaya organisasi dan pengembangan kompetensi untuk meningkatkan kinerja pegawai kelurahan di Kota Batam.