Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN MOTORIK DALAM BERMAIN GAME ONLINE PADA SISWA KELAS 5 SDN Subuhu Salam; Samsudin; Sri Yanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.32746

Abstract

  This study aims to analyze the fine motor skills level of fifth-grade students at SDN 7 Sape who actively play online games and to identify the relationship between playing intensity and their motor skills. This research employed a quantitative approach with a descriptive-exploratory survey design. The sample consisted of 15 students selected purposively based on the criterion of playing online games at least three times a week. Data were collected through an online gaming habit questionnaire, fine motor skill tests, and direct observation, then analyzed using descriptive statistics and Pearson correlation tests. The results showed an average fine motor skill score of 38.2 out of a maximum score of 50, categorized as good. Most students were in the good category (40%) and very good category (20%), with well-trained hand–eye coordination and finger reaction speed. However, accuracy and neatness remained weaknesses, with only 47% of students achieving a good category. These findings indicate that online games can positively contribute to visual coordination and reaction speed if played in reasonable durations and with supervision, but do not fully develop motor skills requiring precision and slow movement control. The study recommends regulating playing time, selecting educational games, and increasing creative physical activities to support comprehensive motor skill development.
DETERMINASI WORK LIFE BALANCE, BUDAYA ORGANISASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KUALITAS KINERJA LAYANAN KARYAWAN PT. BANK RIAU KEPRI SYARIAH (PERSERODA) DI BINTAN DAN TANJUNGPINANG DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Chikmah Dona Sunita; Nurhatisyah; Sri Yanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32869

Abstract

Penelitian ini mengkaji determinasi work life balance, budaya organisasi dan kompetensi terhadap kualitas kinerja layanan karyawan PT. Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) di Bintan dan Tanjungpinang dengan Komitmen Organisasi sebagai variabel intervening. Sampel dalam penelitian ini adalah 114 orang karyawan PT. BRK Syariah yang berstatus Pegawai di Bintan dan Tanjungpinang. Alat analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dan analisis mediasi menggunakan software SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work Life Balance (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y). Budaya Organisasi (X2) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y). Kompetensi (X3) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y). Komitmen Organisasi (Z) memiliki pengaruh signifikan terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y). Pengaruh tidak langsung Work Life Balance (X1) terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y) melalui Komitmen Organisasi (Z) tidak signifikan. Pengaruh tidak langsung Budaya Organisasi (X2) terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y) melalui Komitmen Organisasi (Z) tidak signifikan. Pengaruh tidak langsung Kompetensi (X3) terhadap Kualitas Kinerja Layanan (Y) melalui Komitmen Organisasi (Z) signifikan.
DETERMINASI SELF-EFFICACY, BEBANKERJA, KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR LURAH SE KOTA BATAM MELALUI BUDAYA ORGANISASI Katherina Herawati; Chabullah Wibisono; Sri Yanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33288

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self-efficacy, beban kerja, dan kompetensi terhadap kinerja pegawai kelurahan di Kota Batam, dengan budaya organisasi sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data berbentuk angka melalui kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan secara online kepada pegawai kelurahan. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai kelurahan di Kota Batam, dan sebanyak 198 responden dipilih menggunakan rumus Slovin dengan teknik probability proportional sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan kausal antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy, kompetensi, dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan beban kerja berpengaruh tidak signifikan. Budaya organisasi terbukti memediasi pengaruh self-efficacy dan kompetensi terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan budaya organisasi dan pengembangan kompetensi untuk meningkatkan kinerja pegawai kelurahan di Kota Batam.
Penerapan Isometric Handgrip Exercise Pada Hipertensi Pasien dengan Masalah Keperawatan Risiko Perfusi Miokard Inefektif di Ruang Jasmin RSUD Arifin Achmad Rahmadani Nivala; Angga Arfina; Sri Yanti; Ulfa Hasanah
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.143

Abstract

Pasien hipertensi berisiko mengalami penurunan perfusi miokard akibat aterosklerosis, yang dapat mengganggu sirkulasi koroner dan metabolisme jantung, sehingga menimbulkan risiko perfusi miokard inefektif. Penelitian ini bertujuan menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan penerapan isometric handgrip exercise terhadap masalah perfusi miokard inefektif. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Intervensi keperawatan mengacu pada SIKI perawatan jantung dan pemantauan tanda vital serta Evidence-Based Practice melalui latihan handgrip exercise. Implementasi dilakukan satu kali per hari selama tiga hari, dengan empat kali kontraksi tangan selama dua menit. Evaluasi dilakukan setiap hari menggunakan indikator tekanan darah, nyeri dada, nilai MAP, frekuensi nadi, dan kekuatan nadi. Studi kasus dilakukan di ruang Jasmin RSUD Arifin Achmad Riau pada dua pasien hipertensi. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan format standar keperawatan medikal bedah, observasi langsung, serta menggunakan alat handgrip dan sphygmomanometer digital. Hasil menunjukkan adanya perbaikan pada kedua pasien, ditandai dengan penurunan tekanan darah, denyut jantung (takikardi), dan nyeri dada, MAP menurun pada Tn. I dan stabil pada Ny. H, meskipun kekuatan nadi tetap cepat. Kesimpulan penelitian bahwa penerapan isometric handgrip exercise secara rutin terbukti memberikan dampak positif terhadap kondisi kardiovaskular pasien hipertensi dengan risiko perfusi miokard inefektif.
Penerapan Pemberian Olive Oil Terhadap Risiko Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Diabetes Melitus di Ruangan Mawar RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ayu Azzahra Djohan; Dendy Kharisna; Sri Yanti; Dini Maulinda
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.158

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya risiko gangguan pada integritas kulit. Penulisan Karya Ilmiah Berbasis Evidence Based Practice ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan olive oil dalam memperbaiki risiko gangguan integritas kulit. Karya Ilmiah Berbasis Evidence Based Practice ini menggunakan metode Studi Kasus. Penerapan Evidence Based Practice dilakukan diruangan Mawar RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau pada tanggal 20-22 Januari 2025. Jumlah pasien yang terlibat dalam penerapan Evidence Based Practice ini sebanyak 2 orang pasien diabetes melitus yang memiliki masalah keperawatan risiko gangguan integritas kulit. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan lembar observasi dan menggunakan alat Digital Skin Analyzer. Tindakan terapi Evidence Based ini dilakukan meggunakan penerapan olive oil yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut dalam frekuensi 2 kali penerapan.  Hasil penerapan menunjukkan adanya peningkatan kelembaban kulit yang signifikan setelah dilakukan penerapan olive oil. Pada pasien 1 didapatkan nilai kelembaban kulit mengalami peningkatan dari 33% menjadi 48%, sedangkan pada pasien 2  terjadi peningkatan dari 30% menjadi 45%. Kondisi kulit yang semula berada dalam kategori sangat kering meningkat menjadi kategori lembap setelah intervensi. Kesimpulan penelitian bahwa Olive oil efektif dalam meningkatkan kelembaban kulit dan mencegah gangguan kerusakan integritas kulit pada pasien diabetes melitus.
THE ROLE OF ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS IN INTEGRATING ARTIFICIAL INTELLIGENCE CONCEPTS THROUGH SIMPLE CODING ACTIVITIES Harol Hamonangan; Sri Yanti; Irma Desni; Hamka
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.1511

Abstract

The rapid advancement of Artificial Intelligence (AI) presents both opportunities and challenges for elementary education. Teachers play a strategic role in preparing young learners to understand and adapt to technology critically, creatively, and ethically. This study aims to analyze the role of elementary school teachers in integrating AI concepts through simple coding activities, as well as to identify the strategies and challenges encountered during implementation. The research employed a qualitative descriptive approach, using interviews, classroom observations, and document analysis as data collection techniques. The findings reveal that teachers serve as digital learning facilitators, innovators in designing coding-based learning activities, and ethical guides who help students use technology responsibly. Simple coding activities effectively foster students’ logical thinking, creativity, and digital collaboration skills. However, limited technological infrastructure and insufficient teacher training remain major obstacles to sustainable implementation. Therefore, systemic support through educational policy, professional development, and adaptive curriculum design is essential. Integrating AI concepts through simple coding in elementary schools not only enhances digital literacy but also cultivates ethical awareness and social responsibility toward technology. With collaborative support from educators, institutions, and policymakers, elementary education can become a foundational stage for shaping a generation that is intelligent, creative, and morally grounded in the era of artificial intelligence
Edukasi Video SADARI Pada Remaja Putri di Panti Asuhan Purwaningsih, Arlia; Harahap, Afrida Sriyani Harahap; Fitri Dyna; Sri Yanti; Veni Dayu Putri; Emul Yani; Selly Amanda Putri
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1930

Abstract

Kanker payudara masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada perempuan di seluruh dunia, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah akibat keterlambatan deteksi dini. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan strategi preventif yang sederhana dan efektif untuk dikenalkan sejak masa remaja guna membentuk kesadaran kesehatan jangka panjang. Namun, pengetahuan dan sikap remaja terhadap SADARI masih rendah, khususnya pada kelompok rentan seperti remaja yang tinggal di panti asuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi SADARI berbasis video dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri di Panti Asuhan Walidah Aisyiyah, Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif dengan desain pretest–posttest yang melibatkan 21 remaja putri usia 12–18 tahun dalam satu sesi selama 120 menit. Intervensi berupa pemutaran video edukasi tentang kanker payudara, tanda dan gejala awal, serta langkah-langkah SADARI yang dilanjutkan dengan diskusi terarah. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari 45% menjadi 88% dan skor sikap dari 34% menjadi 70%. Edukasi SADARI berbasis video efektif meningkatkan kesadaran dan sikap remaja terhadap deteksi dini kanker payudara di komunitas.
The Influence of Taxpayer Awareness and Tax Incentives on Compliance in Paying Land and Building Tax (PBB) in Bekasi City in 2022-2024 Sri Yanti; Bella Puspita Audina; Abdillah Abdillah
Indonesian Economic Review Vol. 6 No. 1 (2026): February : Indonesian Economic Review
Publisher : Cahaya Abadi Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53787/iconev.v6i1.81

Abstract

Land and Building Tax is a potential source of regional revenue. This study aims to analyze the influence of taxpayer awareness and tax incentives on taxpayer compliance. The research method used a quantitative approach with a Likert-scale survey of 384 respondents. Data analysis was conducted using Pearson correlation tests, multiple linear regression, t-tests, F-tests, and the coefficient of determination (R²) using SPSS version 20. The results showed that taxpayer awareness and tax incentives simultaneously had a significant effect on taxpayer compliance (F = 314.023; p < 0.05). Partially, taxpayer awareness and tax incentives had a positive and significant effect on taxpayer compliance. The correlation test showed a positive and significant relationship between each independent variable and taxpayer compliance. The R² value of 0.622 indicates that 62.2% of taxpayer compliance can be explained by taxpayer awareness and tax incentives. In conclusion, taxpayer awareness and tax incentives play a significant role in increasing taxpayer compliance.
Penyuluhan Urgensi Legalitas Usaha Dan Pemasaran Berbasis Teknologi Bagi Pelaku Umkm Di Kelurahan Sembulang Kecamatan Galang Kota Batam Nolla Puspita Dewi; Nicha Suwalla; Sri Yanti; Nurhatisyah Nurhatisyah; Ana Faizah; Faris Ramadhan; Benni Sumarman
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v1i3.180

Abstract

Galang District Is One of the Administrative Areas of Batam City Formed Based on Law Number 53 of 1999 Established on October 4, 1999, Galang District Was Effectively Run After the Inauguration of the Galang Sub-District Head by Decree of the Mayor of Batam Number: Kpts 02/III. 2000 March 2, 2000. The area of ​​Galang District is 2,018.5 km2, consisting of 350.8 km2 of land and 1,667.7 km2 of sea, with a total population of 9,025 males and 8,021 females with a total population of 17,046. The Galang District area consists of 32 RWs and 83 RTs. When viewed based on ethnicity, the Galang sub-district area has at least several ethnic groups (ethnicities) inhabiting this area, namely Malays, Javanese, Flores, Buton, Banjar, Batak and other (ethnic) tribes. Sembulang Village is in the Galang District, Batam City, Riau Archipelago Province. The results of surveys or observations, at this location there is still a lack of socialization or counseling regarding the legality of technology-based businesses and marketing in the Kelurahan and RT/RW. The businesses in Galang District range from banana chips, onion chips, cakes to birthday cakes. The implementation of community service is carried out by counseling first and then providing assistance on the practice of the counseling. Availability of experts from Batam University Lecturers, and assistant staff from students, participants (community), local officials so that this Community Service activity is carried out.
Factors Influencing the Merit System through Spiritual Motivation in the Riau Islands Province Yeny Trisia Isabella; Chablullah Wibisono; Sri Yanti
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum4665

Abstract

This study investigates the determinants of the merit system through the mediating role of talent management at the Regional Secretariat of the Riau Islands Province. Specifically, it examines the effects of spiritual motivation, innovative behavior, competence, and work culture on the merit system, both directly and indirectly through talent management. The research employs Structural Equation Modeling using AMOS (SEM-AMOS) to analyze data collected from 160 respondents selected based on the Slovin formula. The findings indicate that spiritual motivation, innovative behavior, and work culture exert a significant positive effect on the merit system, whereas competence demonstrates a positive but statistically insignificant direct effect. All four independent variables significantly influence talent management, which subsequently mediates their relationships with the merit system. The mediation analysis confirms that talent management plays a significant intermediary role, as spiritual motivation, innovative behavior, competence, and work culture each positively and significantly affect the merit system through this mechanism. Additionally, the simultaneous effect of these variables on the merit system via talent management is statistically significant. The coefficient of determination (R²) values demonstrates strong explanatory power, with 0.790 for talent management and 0.886 for the merit system. These results underscore the strategic importance of spiritual motivation, innovative behavior, and work culture in strengthening the merit-based governance of civil servants, particularly when integrated through structured talent management practices. Practically, the study highlights the necessity of embedding cultural and spiritual values, promoting innovation, and enhancing professional competence within public sector human resource management frameworks.